Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Hubungan Perilaku Impulsif Buying terhadap Penyesalan Setelah Berbelanja Online pada Gen Z Dea Aulia; M. Rayhan Rizandy; Chyntha Ramadhina Revachaisya; Beny Rahim; Jelpa Periantalo; Muhammad Ilham; Dinda Agraiza
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/1t4p4r03

Abstract

Perkembangan teknologi dan kemudahan berbelanja secara daring menyebabkan perilaku pembelian impulsif semakin sering terjadi pada kalangan mahasiswa (Febriana, 2017). Pembelian yang dilakukan secara spontan sering kali diikuti dengan munculnya penyesalan setelah melakukan pembelian. Pstatiini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara impulsive buying dengan penyesalan pasca pembelian pada mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi. Subjek penelitian berjumlah 139 mahasiswa. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson dengan bantuan software JASP. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,063 dengan nilai signifikansi p = 0,461 (p > 0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara impulsive buying dengan penyesalan pasca pembelian pada mahasiswa (Meliala, 2018; Ishak, 2012). Dengan demikian, tinggi rendahnya impulsive buying tidak berkaitan secara signifikan dengan tingkat penyesalan pascapembelian yang dimiliki mahasiswa.
Perbedaan Self Control Berdasarkan Angkatan pada Mahasiswa Saska Imelda Najua; Mozza Syakila; Annisa Anggun Ridanti; I Ketut Dimas Andhika; Benny Rahim; Jelpa Periantalo; Dinda Agraiza; Muhammad Ilham
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2026): July : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i3.1355

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan self-control berdasarkan angkatan pada mahasiswa Universitas Jambi. Self-control dipahami sebagai kemampuan mengendalikan pikiran, emosi, dorongan, dan perilaku agar selaras dengan tujuan akademik serta norma sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan desain non-eksperimental. Sampel berjumlah 120 mahasiswa aktif yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi seimbang ke dalam empat angkatan, yaitu 2022, 2023, 2024, dan 2025. Data dikumpulkan melalui skala self-control berbentuk Likert lima pilihan, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan One-Way ANOVA. Hasil deskriptif menunjukkan rata-rata self-control tertinggi terdapat pada angkatan 2022, sedangkan rata-rata terendah terdapat pada angkatan 2025. Data memenuhi asumsi normalitas dan homogenitas. Hasil uji One-Way ANOVA menunjukkan nilai F sebesar 6,842 dengan signifikansi 0,001. Temuan ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan self-control yang signifikan berdasarkan angkatan. Mahasiswa angkatan lebih lama cenderung memiliki self-control lebih tinggi karena pengalaman akademik, proses adaptasi, dan tuntutan perkuliahan yang lebih kompleks. Hasil ini menegaskan pentingnya dukungan kampus melalui pembinaan regulasi diri, konseling akademik, dan pelatihan manajemen waktu bagi mahasiswa baru secara berkelanjutan. Program pendampingan dapat disesuaikan dengan kebutuhan setiap angkatan mahasiswa aktif.
Hubungan Self-Compassion dengan Tingkat Kepercayaan Diri Mahasiswa yang Sudah Berwirausaha Aqila Caesara Meisyalinda; Graciella Hasibuan; Hasna Khalillah; Benny Rahim; Jelpa Periantaloe; Muhammad Ilham; Dinda Agraiza
Jurnal Psikologi dan Konseling Vol. 1 No. 3 (2026): Edisi: April-Juni
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara self-compassion dan kepercayaan diri dalam berwirausaha pada mahasiswa Universitas Jambi yang menjalankan usaha. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel terdiri atas 50 mahasiswa yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan Self-Compassion Scale (SCS) yang diadaptasi dari Neff (2003) dan skala kepercayaan diri dalam berwirausaha berdasarkan aspek kepercayaan diri menurut Lauster (2002). Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, uji linearitas, dan korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan JASP. Hasil menunjukkan data berdistribusi normal (W = 0,9708; p = 0,218) dan terdapat hubungan linear yang signifikan antara variabel (F = 1635; p < 0,001). Uji korelasi menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara self-compassion dan kepercayaan diri dalam berwirausaha (r = 0,4158; p = 0,003). Temuan ini menunjukkan bahwa self-compassion berhubungan dengan peningkatan kepercayaan diri dalam berwirausaha pada mahasiswa.