Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PERSEPSI MASYARAKAT DALAM KEPEDULIAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KELURAHAN WANCIMEKAR KECAMATAN KOTABARU Siti Hasna Maria Ulfatul Muharomah; Lukmanul Hakim; Kariena Febriantin
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 6 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v9i6.2022.2228-2236

Abstract

Kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah di Kelurahan Wancimekar Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang. Aktivitas apa saja yang dilaksanakan guna menunjang kebersihan di lingkungan sekeliling Kelurahan Wancimekar. Metode penelitian yang dipakai yakni dengan prosedur wawancara, observasi, serta dokumentasi. Hasil yang didapati pada penelitian ini bahwasanya ada aktivitas kerja bakti yang dilaksanakan tiap hari sabtu. Perihal ini dilaksanakan oleh masyarakat Kelurahan bertujuan supaya masyarakat sekeliling untuk membantu masyarakat sekitar menjaga kebersihan lingkungan serta menyadari pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Disisi lain belum terdapat program daur ulang sampah di sekitar masyarakat. Pasalnya, perusahaan lokal yang menangani semua sampah yang ada di TPA Wancimekar Kotabaru sudah diambil alih. Padahal hal-hal tersebut sangat dibutuhkan masyarakat sekeliling guna lebih menunjang kesadaran pengelolaan sampah dengan prosedur daur ulang sampah menjadi sesuatu yang bernilai. Jadi, bisa terlihat bahwasanya betapa pedulinya warga Desa Wancimekar terhadap pengelolaan sampah, meski mereka tinggal bersebelahan dengan instalasi pembuangan akhir. Aktivitas tersebut dapat menunjang kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan guna terwujudnya lingkungan hidup yang bersih, sehat serta menyenangkan guna selaku tempat tinggal.
Implementasi Kebijakan Perhutanan Sosial Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia di Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat Iqbal Jamalulail; Lukmanul Hakim
Jurnal Politikom Indonesiana Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Politikom Indonesiana
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/jpi.v5i1.3727

Abstract

Kebijakan Perhutanan Sosial yang ada di kabupaten Bekasi adalah sebagai pilot project untuk wilayah Provinsi Jawa Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keberhasilan Implementasi Kebijakan Perhutanan Sosial Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK RI) Di Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat dengan menggunakan dua dimensi Implementasi Kebijakan yaitu Isi Kebijakan dan Lingkungan Implementasi. Peneliti mengunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Jumlah informan yang diwawancarai sebanyak 6 orang yang ditentukan. Lokasi penelitian di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa Implementasi Kebijakan Perhutanan Sosial di Desa Pantai, Bakti Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat masih kurang baik. Karena dari beberapa dimensi tersebut masih membutuhkan pembenahan dalam pengimplementasian yang yang dilaksanakan guna meningkatkan keberhasilan Perhutanan Sosial Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat.Kata Kunci: Isi Kebijakan, Implementasi dan Perhutanan Sosial
STRATEGI PENGENDALIAN HAMA TANAMAN PADI DALAM PENINGKATAN PRODUKSI PERTANIAN OLEH DINAS PERTANIAN KABUPATEN KARAWANG Rizki Azhari; Rudyk Nababan; Lukmanul Hakim
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 5, No 2: Desember 2021
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v5i2.785

Abstract

Dalam Peraturan Daerah Kabupaten Karawang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Organisasi Perangkatt Daerah Kabupaten Karawang. Dalam rangka meningkatkan produktivitas tanaman padi pada lahan yang luas dan perkembangan kecamatan tersebut, masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Karawang wajib melindungi tanaman padi dan dampak kerugian yang disebabkan oleh OPT, sebagaimana dinyatakan dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1992  tentang  Sistem Budidaya Tanaman pada Pasal 20 ayat (1) bahwa perlindungan tanaman dilaksanakan dengan sistem pengendalian hama terpadu, dan ayat (2) pelaksanaan perlindungan tanaman sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), menjadi tanggung jawab masyarakat dan Pemerintah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan secara kualitatif yang dilakukan dengan studi pustaka, studi lapangan, dan wawancara. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa perancangan strategi pengedalian hama tanaman padi dalam upaya meningkatkan produktivitas padi di Kabupaten Karawang sudah baik dalam pengendalian hama tanaman padi oleh penyuluh pertanian Kabupaten Karawang. Namun tidak dapat di pungkiri ada beberapa kekurangan dalam ke efektifan pelaksanaan program atau kegiatan tersebut, seperti sarana dan parasarana yang kurang memadai, petani kurang memahami cara menggunakan alat yang modern, petani tidak memenuhi syarat dari dinas pertanian dalam penyemprotan pestisida  sehingga pelaksanaan masih belom maksimal karena masih banyak yang perlu di perbaiki lagi dan di tingkatkan lagi. ABSTRACT In the Karawang Regency Regional Regulation Number 6 of 2014 concerning the Organization of the Karawang Regency Regional Apparatus. In order to increase the productivity of rice plants on a large area of land and the development of the district, the community and the Karawang Regency Government are obliged to protect rice plants and the impact of losses caused by OPT, as stated in Law of the Republic of Indonesia Number 12 of 1992 concerning Plant Cultivation Systems in Article 20 paragraph (1) that plant protection is implemented with an integrated pest control system, and paragraph (2) the implementation of plant protection as referred to in paragraph (1), becomes the responsibility of the community and the Government. This research uses a descriptive method with a qualitative approach carried out with literature studies, field studies, and interviews. The results of this study indicate that the design of rice plant pest control strategies in an effort to increase rice productivity in Karawang Regency has been good in controlling rice pests by agricultural extension agents in Karawang Regency. However, it cannot be denied that there are several deficiencies in the effectiveness of the implementation of these programs or activities, such as inadequate facilities and infrastructure, farmers do not understand how to use modern tools, farmers do not meet the requirements of the agricultural office in spraying pesticides so that implementation is still not optimal because there is still much that needs to be improved and improved again.Keywords: Strategy Design, Pest Control, Pest Trap Light
Analisis kinerja pegawai sekretariat dprd Indah Herdiyanti Fajrin; Lukmanul Hakim; Kariena Febriantin
JURNAL MANAJEMEN Vol 13, No 2 (2021): Juni
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jmmn.v13i2.9883

Abstract

Setiap suatu organisasi membutuhkan pegawai untuk meningkatkan keahlian serta menjalankan fungsi dan perannya sesuai dengan tugasnya , dan setiap pegawai dituntut untuk berusaha mengingkatkan kualitas serta dapat memahami esensi serta tanggung jawab sesuai dengan profesinya. Kinerja pegawai yang tinggi dibutuhkan untuk mendukung kelancaran tugas dan fungsi DPRD Kabupaten Karawang. Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya Kinerja pegawai di Sekretariat DPRD Kabupaten Karawang dalam melaksanakan tugas dan fungsinya belum optimal. Artikel ini bertujuan untuk untuk mengetahui bagaimana kinerja pegawai Sekretariat DPRD Kabupaten Karawang. Metode yang digunakan dalam artikel ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Data Primer dalam artikel ini yaitu wawanacara bersama Staff Sekretariat DPRD Kabupaten Karawang. Serta Data Sekunder dalam artikel ini berasal dari Data Laporan Absensi Pegawai DPRD Kabupaten Karawang. Hasil kajian artikel ini dapat disimpulkan bahwa kinerja pegawai Komisi I DPRD Kabupaten Karawang dalam keseluruhan menjalankan tugasnya belum dikatakan optimal karena dalam sisi akuntabilitas kedisplinan pegawainya masih perlu untuk ditingkatkan.Kata Kunci : Karawang, Kinerja, Pegawai. 
EFEKTIVITAS PROGRAM KELUARGA HARAPAN DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARKAT DESA PUSAKAJAYA SELATAN Fitriani syahidah; Lukmanul Hakim; Rudyk Nababan
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 2 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i2.2023.600-611

Abstract

Salah satu program untuk mengatasi atau menurunkan kemiskinan pemerintah telah menggulirkan Program Keluarga Harapan yang diatur dalam Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2018 tentang Program Keluarga Harapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas PKH dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Pusakajaya Selatan. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori efektivitas Budiani (2007:53) yang ditinjau dari ketepatan sasaran, sosialisasi program, tujuan program, dan pemantauan program. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa indikator ketepatan sasaran belum optimal di karenakan keterbatasan kuota penerima sehingga masih terdapat masyarakat kurang mampu yang belum mendapatkan PKH. Indikator sosialisasi program sudah terlaksana tetapi masih belum efektif karena sosialisai PKH hanya diadakan sekali saja pada saat pertemuan awal sehingga masih terdapat masyarakat yang kurang memahami terkait mekanisme pelaksanaan PKH, dalam indikator tujuan program belum tercapai yang diuraikan dalam 5 tujuan PKH. Kemudian indikator pemantauan program belum cukup baik walaupun pemamntauan sudah dilakukan baik oleh Dinas Sosial Kabupaten Karawang, Pendamping PKH, dan Pemerintah Desa Pusakajaya Selatan, namun masalah pendataan di lapangan, pemutakhiran data, sosialisasi program yang belum maksimal, menyebabkan ketidaktepat sarasan program PKH di Desa Pusakajaya Selatan.
Analisis Dinamika Hubungan Pemerintah Pusat dan Daerah Dalam Penanggulangan Pandemi Covid-19 di Indonesia Muhammad Rizky Mubaroq; Lukmanul Hakim; Rahman Rahman
Strukturasi: Jurnal Ilmiah Magister Administrasi Publik Vol 5, No 1 (2023): STRUKTURASI: JURNAL ILMIAH MAGISTER ADMINISTRASI PUBLIK, MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/strukturasi.v5i1.1621

Abstract

The condition of the Corona Virus Disease 2019 or COVID-19 pandemic, which has been increasingly endemic in Indonesia since 2020, has resulted in a problem of authority between the Central Government and the Regional Government. The purpose of this study is to find out the relationship between the Central and Regional Governments in tackling the Covid-19 Pandemic in Indonesia. This study uses a qualitative approach. Literature studies are used to analyze the relationship between the center and regions in handling the COVID-19 pandemic. This approach involves a conceptual process and generates identification in understanding the problem. The results of the study show that the COVID-19 pandemic has affected every dimension of life, including central and regional relations in the corridors of decentralization in Indonesia. The government's efforts to deal with the pandemic and its impact on the socio-economic community have led to initiatives from the regional government. On the other hand, this initiative raises problems in the governance of central and regional relations. The central government must strengthen coordination with regional governments to deal with COVID-19. On the other hand, regional governments also need to be given the freedom to innovate in handling COVID-19, which cannot be predicted when it will end, provided that they do not have to overstep the authority of the central government and violate existing laws and regulations. Thus, it is hoped that Indonesia can jointly overcome the COVID-19 outbreak well, both at the central and regional levels in a synergistic manner.
PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGEMBANGAN SUMBER DAYA PEREMPUAN DI KABUPATEN KARAWANG Agung Adi Laksono; Lukmanul Hakim; Rachmat Ramdani
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 3 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i3.2023.1370-1376

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Peneliti memilih menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan penelitian kualitatif untuk menemukan cara, mencari, mengumpulkan, mengolah dan menganalisis data hasil penelitian tersebut. Pentingnya peran perempuan dalam pembangunan SDGs (Sustainable Development Goals) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan merupakan komitmen dunia untuk memprioritaskan pemberdayaan perempuan, karenanya pemerintah Indonesia membidik empat sektor utama yakni di bidang pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, serta terkait pencegahan kekerasan. Penelitian ini berkaitan erat dengan kinerja lembaga pemerintahan, yang berdampak konstruktif pada pengembangan kajian ilmu pemerintahan. Dalam pemberdayaan sumber daya perempuan, banyak upaya yang di lakukan oleh pemerintah dalam memberdayakan perempuan, salah satunya adalah Program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS). pelaksanaan program terpadu P2WKSS Kabupaten Karawang Tahun 2022 juga dicanangkan untuk ikut penilaian provinsi Jawa Barat. Hal itu dilakukan karena optimisme pemda terhadap Desa Tirtasari yang dianggap memiliki potensi untuk konsisten dalam pelaksanaan program P2WKSS, selain itu  Desa Tirtasari juga dianggap memiliki banyak kegiatan penunjang di tingkat masyarakat yang sudah berjalan sangat baik seperti Kelompok Wanita Tani (KWT) dan kegiatan rutinanan yang dilakukan oleh PKK. Namun terdapat kelemahan dalam pelaksanaan program P2WKSS ini, yakni kurang dilibatkannya perempuan itu sendiri sebagai pengelola program P2WKS, keterlibatan mereka masih sebatas kelompok penerima (objek) dan tidak terlibat sebagai pengelola program. Permaslalahan lain muncul dari pelaksana program yang tidak menjalankan programnya sesuai rencana, akibatnya terjadi keterlambatan pelaksanaan, padahal tahun ini ada target pemerintah yang harus dikejar yakni penilaian P2WKSS dari provinsi, selain itu program P2WKSS juga menunjuk daerah atau wilyah yang dianggap kurang menonjol dari segi pemberdayaan perempuan. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sumberdaya organisasi dalam Implementasi Program Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Dan Sejahtera (P2WKSS) Di Desa Tirtasari Kabupaten Karawang.
Perbandingan Upaya Penanggulangan Terorisme Antara Indonesia dan Filipina Helmi Arig Musyafa; Haura Atthahara; Lukmanul Hakim
JLEB: Journal of Law, Education and Business Vol 1, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v1i2.1193

Abstract

Meskipun terorisme bukan hal yang baru, tetapi perang melawan terorisme masih menjadi tantangan besar baik di Indonesia, Filipina maupun di negara lainnya. Terlebih di era globalisasi yang semakin maju membuat banyak sekali kelompok terorisme yang berinovasi dengan teknologi saat ini untuk melancarkan serangan terornya. Tulisan ini dibuat bertujuan untuk menganalisis upaya-upaya apa saja yang dilakukan pemerintah Indonesia dan pemerintah Filipina dalam menanggulangi dan mencegah tindak pidana terorisme yang notabennya kedua negara ini memiliki berbagai macam kesamaan baik dari kondisi geografis maupun kelompok-kelompok yang melakukan teror di kedua negara ini. Dalam artikel ini, penulis menggunakan metode penelitian studi kepustakaan dengan data primer dan sekunder yang berkaitan dengan  upaya penanggulangan terorisme di Indonesia dan Filipina. Selain upaya secara tegas yang dilakukan melalui upaya represif seperti pertempuran, penggerebekan, dan penghancuran kelompok teroris, penting juga upaya pendekatan secara preventif  dan preemtif