Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal Dynamic SainT

ANALISA PEMANFAATAN CAMPURAN BRIKET ARANG SEKAM PADI DENGAN CANGKANG KEMIRI SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF Sallolo Suluh
Jurnal Dynamic Saint Vol 6 No 1 (2021): Jilid 1 Volume 6
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v6i1.1241

Abstract

This research aims to determine; (1) The effect of the mixture of rice husk charcoal briquettes with hazelnut shell charcoal on boiling time, (2) The effect of the mixture of rice husk charcoal briquettes with hazelnut shell charcoal on the net power (Pout) (3) The effect of the mixture of rice husk charcoal briquettes with hazelnut shell charcoal on the loss of power in the furnace, (4) The effect of a mixture of rice husk charcoal briquettes with hazelnut shell charcoal on the resulting thermal efficiency. The research method used is an experimental method using rice husk charcoal with candlenut shell charcoal for testing on the stove. The results showed that the most superior mixture of rice husk charcoal briquettes with hazelnut shells was found in B3 briquettes (a mixture of 40% rice husk charcoal and 40% hazelnut shells) resulted in boiling time in the 55th minute, clean power 0,24 kW, loss of power 0,098 KW and thermal efficiency of 40.45%.
Studi Eksperimen Limbah Buah Pinus Sebagai Sumber Energi Alternatif Ditinjau Dari Variasi Butiran Sallolo Suluh; Petrus Sampelawang; Kurniawan borotoding
Jurnal Dynamic Saint Vol 5 No 2 (2020): Jilid 5 Volume 2
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v5i2.2390

Abstract

Studi Eksperimen Limbah Buah Pinus Sebagai Sumber Energi Alternatif Ditinjau Dari Variasi Butiran. Dibimbing oleh Dosen Sallolo Suluh, ST., MT. dan Ir. Petrus Sampelawang., MT. Penelitian ini bertujuan (1) Mengetahui kemampuan nilai kalor pada briket arang buah pinus ditinjau dari variasi butiran (2) Mengetahui efisiensi thermal pada briket arang buah pinus ditinjau dari variasi butiran. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimental dengan memanfaatkan limbah buah pinus sebagai bahan bakar pada kompor untuk mendidihkan air. Hasil pengujian nilai kalor didapatkan Briket 1 yaitu 5721 cal/gr, briket 2 sebesar 5340 cal/gr dan briket 3 sebesar 5686 cal/gr. Hasil pengujian pembakaran menunjukkan bahwa briket 3 yang paling unggul dalam hal mendidihkan air sebanyak 3 (tiga) kali) dan efisiensi pembakaran sebesar 43,58% disusul briket 2 sebesar 33,18% dan briket 1 sebesar 32,17%
Kajian Peningkatan Kualitas Briket Arang Campuran Sekam Padi Dengan Buah Pinus Sebagai Sumber Energi Alternatif Sallolo Suluh; Petrus Sampelawang; Mesak; Henrikus
Jurnal Dynamic Saint Vol 6 No 1 (2021): Jilid 1 Volume 6
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v6i1.2393

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui nilai kalor dari briket arang buah pinus dengan sekam padi berdasarkan komposisi bahan. (2) Untuk mengetahui efisiensi thermal pembakaran briket arang campuran buah pinus dengan sekam padi berdasarkan komposisi bahan. Metode penelitian yang digunakan metode experimental dengan memanfaatkan campuran buah pinus dengan sekam padi komposisi campuran bahan yang telah dicetak dan menghasilkan bentuk briket sarang tawon sebagai bahan bakar pada kompor untuk mendidihkan air. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium nutrisi dan makanan ternak Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin dan Laboratorium teknik mesin UKI Toraja. Hasil uji nilai kalor rata - rata yaitu briket KK1 diperoleh 6023 Cal/gr, KK2 diperoleh 5861.33 Cal/gr, KK3 5652.66 Cal/gr. Hasil uji pembakaran pada 3 jenis briket yang berbeda menunjukkan bahwa briket KK1 yang paling unggul dalam hal kemampuan untuk mendidihkan air yaitu sebanyak lima kali dan efisiensi pembakarannya sebesar 62.7%, kemudian briket KK2 mendidihkan air sebanyak dua kali dengan efisiensi sebesar 25 % dan paling rendah yaitu briket KK3 mendidihkan air sebanyak dua kali dengan efisiensi sebesar 22 %.