Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perilaku Wirausaha Pensiunan Perkebunan Kelapa Sawit Lisa Ariska Puriwara; Anak Agung Ngurah Wisnawa; Burhanuddin Burhanuddin
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.04.34

Abstract

Peningkatan populasi yang menua dapat menciptakan tantangan sosial dan ekonomi.  Oleh sebab itu, diperlukan cara untuk meminimalisir permasalahan ini. Salah satu solusinya yaitu dengan meningkatkan kewirausahaan di kalangan pensiunan. Sayangnya tidak ada kebijakan jelas yang spesifik dan fokus untuk mendukung kewirausahaan pada penduduk di golongan usia pensiunan. Terlebih lagi di Indonesia, kewirausahaan pensiunan masih sangat jarang dibahas khususnya pada pensiunan perusahaan perkebunan kelapa sawit. Maka, penelitian ini pada dasarnya merupakan bagian kajian yang ingin mengidentifikasi motivasi, intensi, dan hambatan berwirausaha bagi pensiunan perusahaan perkebunan kelapa sawit. Penelitian dilaksanakan bulan November-Desember 2021 di PT. Indotruba Tengah, Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive). Responden dari penelitian ini adalah karyawan yang akan pensiun sebanyak 31 karyawan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif korelatif. Motivasi dan Intensi responden akan dibagi ke dalam tiga kategori yaitu tinggi, sedang, dan rendah selanjutnya untuk melihat hubungan keduanya akan digunakan uji chi square dengan SPSS. Sedangkan hambatan akan dianalisis dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi untuk bewirausaha tergolong tinggi yakni sebanyak 87% responden masuk kategori tinggi. Intensi berwirausaha juga tergolong tinggi yakni sebanyak 81% responden masuk kategori tinggi. Berdasarkan hasil uji chi-square diketahui bahwa terdapat hubungan antara motivasi dengan intensi kewirausahaan. Sedangkan hambatan dengan frekuensi terbanyak yang dipilih oleh calon pensiunan untuk berwirausaha yaitu kurangnya modal untuk menciptakan usaha baru, kurangnya pelatihan atau penyuluhan akan kewirausahaan, dan kondisi kesehatan yang menurun.
Strategi Kontruksi Pesan Dakwah Digital Melalui Model Negative Framing Robert N. Entman Pada Instagram Reels @MasjidSejutaPemuda Muchamad Hanif Pratama Jaya; Burhanuddin Burhanuddin; Al-May Abyan Izzy Burhani
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.18055

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi pesan dakwah pada tiga video Instagram Reels akun Masjid Sejuta Pemuda periode April 2026 menggunakan Model Framing Robert N. Entman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menganalisis empat elemen framing, yaitu pendefinisian masalah, identifikasi penyebab, penilaian moral, dan rekomendasi penyelesaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Sejuta Pemuda secara konsisten menerapkan strategi negative framing sebagai pendekatan komunikasi dakwah digital yang khas dan terstruktur. Keempat elemen framing bekerja secara terpadu dalam membangun narasi dua babak, yaitu babak konflik sebagai pemantik perhatian audiens dan babak resolusi sebagai media penyampaian nilai-nilai dakwah. Temuan utama penelitian menunjukkan adanya pola asimetri durasi yang konsisten pada ketiga video, di mana babak konflik menempati kurang dari 30% durasi tayangan, sedangkan lebih dari 70% didominasi oleh babak resolusi yang sarat dengan pesan spiritual. Pola tersebut menegaskan bahwa negative framing digunakan sebagai pattern interrupt untuk mengatasi keterbatasan short attention span Generasi Z, bukan sebagai inti substansi pesan. Dengan demikian, Masjid Sejuta Pemuda berhasil membangun formula komunikasi dakwah digital yang distingtif melalui transformasi provokasi awal menjadi konstruksi nilai spiritual dalam struktur narasi yang terencana dan proporsional.
Demonstrasi Eco Enzyme melalui Media Sosial dan Modul dalam Pemanfaatan Sampah Organik di Desa Kuok Burhanuddin Burhanuddin; Syafira Aulia Rangganis; Aisyah Hilal; Rizno Fadhil; Tiyara Fany Mansyah; Sofia Yohana Simanjuntak; Ivo Ayu Nur Fadhilla; Hilda Mutiara; Zilzha Sari Maulana
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2023): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.9.3.318-325

Abstract

Kuok is one of the villages in Kampar Regency that has yet to utilize its household waste, both organic and inorganic waste. This activity aims to educate on processing and utilizing household organic waste into a multi-purpose eco-enzyme solution through social media demonstrations and modules in Kuok Village. The method of this activity is based on the YouTube channel of KKN-T IPB June-August 2021 Kamparkab02. The target training participants are the community, community organizations and leaders of Kuok Village, 100 participants with cell phone devices and YouTube, Instagram and WhatsApp applications. The theory part of the video is 12 minutes long, and the practical part of making eco enzymes is 3 minutes long. During seven days, there were 158 views out of the target of 100 views, with 23 likes out of the target of 50 likes, and the number of comments was 15 out of 30 comments. As many as 50% of the viewers are homemakers, 10% are village officials, and the rest are youth from Kuok Village. As many as 62.5% of people stated that the eco enzyme processing video was more effective than the module. Both the video and the module have positively impacted knowledge, attitudes and actions and have enabled people to process their organic waste into eco enzymes.