Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analysis the Implementation of the Active Learning Learning Process in MTs Negeri Throughout Tanah Datar Regency Lufri; Fira Verina; Abdul Razak; Syamsurizal; Muhamad Sholichin
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 12 (2023): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i12.5115

Abstract

The educational process aims to make students master science. Education is also very important in shaping the personality and behavior of students. The purpose of this study was to analyze the implementation of the active learning learning process in MTs Negeri throughout Tanah Datar Regency. This type of research is descriptive qualitative,the data analysis used is by scoring, presenting data and determining the frequency of implementing active learning for teachers and students of MTs Negeri in Tanah Datar District. The results of the analysis of the implementation of active learning with a percentage of 30% in the frequent category, 33.33% in the sometimes category and 6.67% in the never category. Where the average implementation of the active learning learning process for MTs Negeri teachers in Tanah Datar Regency is 87.96% which is included in the frequent category and means having good criteria. As for the results of the implementation of each variable such as the use of learning models by 82.5%, lesson planning by 93.3%, implementation of learning 87.2% implementation of evaluation 88.6% and obstacles in learning 69, 3% and the negative impact and positive impact of learning by 81.3%. Implementation of active learning by students gets the value of each variable such as learning planning with a percentage of 73.9% after that the implementation of learning is 83.2% learning evaluation is 90% obstacles in learning 53.9% % and positive and negative impacts of learning by 62%.
Kontaminasi Mikrobiologis Dan Parasitologis Pada Air Bersih Di Indonesia: Tinjauan Literatur 2020-2025 Nabila Azzahra; Vitratul Ilahi; Muhamad Sholichin
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 7 (2026): GJMI - Juli
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v4i7.2216

Abstract

Air bersih yang aman dari kontaminasi mikrobiologis dan parasitologis merupakan prasyarat utama kesehatan masyarakat, namun capaian akses air minum aman di Indonesia masih jauh tertinggal dibandingkan akses air minum layak secara umum. Penelitian ini bertujuan memetakan tren tahun publikasi, sebaran jenis sumber air, sebaran wilayah, dan peluang riset kontaminasi mikrobiologis dan parasitologis pada sumber air bersih di Indonesia melalui analisis literatur. Penelusuran dilakukan pada basis data Google Scholar menggunakan Harzing's Publish or Perish dengan kata kunci kontaminasi mikrobiologis dan cemaran bakteri air bersih Indonesia, dibatasi pada rentang tahun 2020 hingga 2025. Setelah skrining judul, pemeriksaan duplikasi, dan pengecekan kelengkapan metadata mengikuti alur seleksi bergaya PRISMA, diperoleh 115 artikel yang memenuhi kriteria kelayakan untuk dianalisis. Hasil menunjukkan tren publikasi meningkat tajam pada 2024 dan 2025, menyumbang lebih dari separuh total artikel. Air minum umum dan depot air minum isi ulang mendominasi objek penelitian dengan proporsi 73,9%, sementara Coliform dan Escherichia coli menjadi parameter yang paling banyak diuji sebesar 66,1%, umumnya menggunakan metode Most Probable Number. Wilayah penelitian masih terkonsentrasi di Pulau Jawa, sedangkan tidak satu pun artikel yang secara eksplisit meneliti kontaminasi parasitologis ditemukan sepanjang periode tersebut. Temuan ini menunjukkan penelitian kontaminasi air bersih di Indonesia masih terkonsentrasi secara tematik, objek, dan wilayah, sehingga membuka peluang riset yang luas pada aspek parasitologis, sumber air non-komersial, serta wilayah di luar Pulau Jawa.
Morphometric characterization and genetic distance of rabbits (Oryctolagus cuniculus) in several region in Indonesia Muhamad Sholichin; Auliani Arafah; Abdul Razak
Tropical Genetics Vol. 5 No. 1 (2025): Genetics
Publisher : Genetikawan Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/tg.v5i1.51

Abstract

Rabbits are a group of animals that are very popular and enjoyed by the community. Rabbits, in general, have the high biological and economic potential to produce quality meat, skin, and hair, as well as pets (ornamental) and modern business farming. Rabbits are well known in Indonesia and developed mostly for farming. This literature study discusses morphometric characteristics and genetic distances among rabbits. The parameters used were head length (PK), head width (LK), ear length (PTL), ear width (LTL), chest circumference (LKD), chest width (LD), humerus bone length (PH), radius-ulna bone length (PRU), tibial bone length (PT), and body length (PB). The results of body variables measurement in FG rabbits had a higher mean for body size, including PK (12.64 cm), PTL (13.59 cm), LTL (6.47 cm), PH (9.52 cm), PRU (8, 95 cm), and PB (41.97 cm) compared to other families. Genetic distance shows that it has a close genetic distance (0.63106), while the farthest genetic distance is found between Rexb rabbits and ES rabbits, which is 6.96749. The genetic distances and tree phenogram construction are useful for estimating kinship between Rabbits clumps.
A Systematic Literature Review: Analisis Hubungan Banjir dan Sanitasi Lingkungan terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) Nabila Azzahra; Nia Watri Wahyuni; Muhamad Sholichin
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 8 (2026): GJMI - Agustus
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v4i8.2256

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia, dengan sanitasi lingkungan dan kejadian banjir sering disebut sebagai faktor lingkungan yang memengaruhi penyebarannya. Namun demikian, penelitian yang secara eksplisit mengaitkan ketiga variabel tersebut secara bersamaan masih terbatas dan tersebar di berbagai sumber literatur dengan desain studi yang beragam. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara banjir dan sanitasi lingkungan terhadap kejadian DBD melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) yang berpedoman pada PRISMA, dengan pencarian literatur dilakukan pada Google Scholar dan Crossref untuk artikel terbitan tahun 2016–2026. Setelah melalui tahap penyaringan judul, abstrak, dan penilaian kelayakan teks lengkap, diperoleh 24 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil sintesis menunjukkan bahwa hubungan sanitasi lingkungan dengan DBD masih inkonsisten antarstudi, bergantung pada jenis indikator sanitasi yang diukur, sementara hubungan iklim, curah hujan, dan banjir dengan DBD relatif lebih konsisten, khususnya pada studi ekologi time-series yang mempertimbangkan periode tunda (lag). Banjir menunjukkan mekanisme ganda (dual effect) terhadap populasi vektor Aedes aegypti, yaitu efek penurunan sementara pada fase akut dan efek peningkatan pada fase pascabanjir. Kajian ini menegaskan perlunya standardisasi definisi operasional sanitasi lingkungan serta pendekatan spatio-temporal untuk memahami dinamika hubungan banjir-sanitasi-DBD secara lebih komprehensif.