Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENDAMPINGAN KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT DESA SUMBERDODOL KABUPATEN MAGETAN DALAM PENGEMBANGAN IKLAN PARIWISATA DESA Tiyas Nur Haryani
Aptekmas Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 3 No 2 (2020): APTEKMAS Volume 3 Nomor 2 2020
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.457 KB) | DOI: 10.36257/apts.v3i2.2054

Abstract

The development of rural tourism is becoming a strategic program in the context of increasing village income. Since the enactment of Law Number 6 of 2014 concerning Villages, villages have more autonomous authority in managing village government management, managing village funds and allocating village funds and managing BUMDes. Village tourism can increase village income and have an impact on improving the welfare of local villagers. Therefore it is interesting to provide assistance for community groups in the village to be able to develop a village tourism program in his village. Science and Technology Activities for the Community we do in Sumberdodol Village, Magetan Regency with Community Information Group partners. Sumberdodol Village is a village that is declared to be one of the tourist villages in Magetan Regency. The main potential of Sumberdodol Village is an abundant spring. The purpose of this IbM activity is to increase the promotion of Sumberdodol Village tourism village through digital media. However, the problem faced by stakeholders is the low level of human resources who dominate the digital promotion media that can increase the promotion of the tourism village of Sumberdodol Village. The methods used in this IbM activity include starting with need assessment, print promotion village training and village tourism e-commerce training.
PENYULUHAN PENDIDIKAN POLITIK BAGI PEREMPUAN DI LEMBAGA DAKWAH ISLAM INDONESIA (LDII) KABUPATEN KARANGANYAR Tiyas Nur Haryani; Ismi Dwi Astuti Nurhaeni
JURNAL PengaMAS Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian penyuluhan yang dilakukan kepada masyarakat kelompok sasaran Lembaga Dakwah Islam Indonesia Kabupaten Karanganyar menjadi salah satu kegiatan tridharma perguruan tinggi yakni pengabdian kepada masyarakat dalam bidang sosial politik. Kegiatan pengabdian penyuluhan kepada masyarakat ini mengambil topik perempuan dan politik. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan literasi politik dan partisipasi politik kelompok perempuan khususnya perempuan anggota Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Karanganyar baik sebagai pemilih cerdas maupun perempuan kader politik formal. Penyuluhan dan peningkatan kapasitas yang serupa pada dasarnya pernah dilakukan berulang kali di sesi sebelumnya, namun kegiatan edukasi literasi politik harus dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan untuk peningkatan kapasias perempuan serta memperlebar akses, kontrol, partisipasi dan manfaat perempuan dalam politik. Penyuluhan dan ceramah ini akan dilaksanakan dengan kelompok sasaran pada masyarakat akar rumput. Kegiatan pengabdian menggunakan metode penyuluhan. Materi penyuluhan mencakup wawasan gender, wawasan pendidikan politik dan urgensi perempuan dalam politik. Hasil dari kegiatan pengabdian ini antara lain, peserta dapat memiliki pengetahuan, preferensi mengenai politik perempuan dan strategi berpartisipasi aktif dalam politik. Perempuan dapat berdaya dengan akses, partisipasi dan kontrol yang dimilikinya. Sehingga ke depan lebih banyak lahir dan memperkuat kebijakan berprespektif gender yang tumbuh dari aspirasi di masyarakat dan perempuan yang duduk dalam kursi kepemimpinan.
MENGURAI FEMINISASI KEMISKINAN KEPALA RUMAH TANGGA PEREMPUAN (KAJIAN PADA PROGRAM PFK JALIN MATRA) Kabul Setio Utomo; Tiyas Nur Haryani
Jurnal Komunikasi dan Kajian Media Vol 3, No 1 (2019): JURNAL KOMUNIKASI DAN KAJIAN MEDIA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jkkm.v3i1.1331

Abstract

Kemiskinan pada perempuan penting untuk menjadi perhatian dalam pembangunan, sebab kemiskinan berbasis gender belum teratasi dengan optimal. Artikel ini merupakan hasil penelitian yang membahas penanggulangan feminisasi kemiskinan pada kepala rumah tangga perempuan. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan penanggulangan feminisasi kebijakan untuk kepala rumah tangga perempuan di Privinsi Jawa Timur. Data dikumpulkan hasil dari analisis isi dokumen dan observasi di wilayah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Provinsi Jawa Timur telah memiliki program penanggulangan feminisasi kemiskinan khususnya untuk kepala rumah tangga perempuan dengan nama program JALIN MATRA atau kepanjangan dari “Jalan Lain Menuju Mandiri dan Sejahtera” Penanggulangan Feminisasi Kemiskinan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Program Penanggulangan Feminisasi Kemiskinan (FKP) melalui JALIN MATRA dalam implementasinya cukup optimal. Rekomendasi yang dapat peneliti sarankan dalam implementasi program kemiskinan untuk kepala rumah tangga perempuan di Provinsi Jawa Timur antara lain; adanya keberlanjutan program JALIN MATRA, keterlibatan kelompok perempuan dalam pendataan penerima manfaat program, peningkatan pemberdayaan berbasis gender bagi kelompok sasaran.
PELAYANAN PRIMA MELALUI PENYELENGGARAAN MAL PELAYANAN PUBLIK DI INDONESIA Arnita Febriana Puryatama; Tiyas Nur Haryani
Kybernan: Jurnal Studi Kepemerintahan Vol 3 No 1 (2020): APRIL 2020
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/kybernan.v1i1.580

Abstract

Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk menganalisis pelayanan prima pelayanan publik melalui penyelenggaraan mal pelayanan publik di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif penulis mendeskripsikan keadaan mengenai penyelenggaraan Mal Pelayanan publik sebagai bentuk dari pelaksanaan pelayanan prima dalam reformasi administrasi. Dari hasil analisis, diketahui bahwa pelayanan prima melalui Mal Pelayanan Publik di Indonesia ditandai oleh perubahan pada aspek struktur dan prosedur birokrasi dengan adanya efisiensi administrasi. Selain itu, pelayanan prima dalam aspek reformasi administrasi juga ditandai dengan adanya perubahan dari sisi perilaku dan sikap birokrasi yang condong pada paradigma New Public Service (NPS) yang berorientasi untuk memberikan pelayanan berkualitas kepada masyarakat.
Faktor Keberhasilan Implementasi Program Skill Development Center dalam Menekan Pengangguran di Kota Surakarta Dania Ridayanti Kusumadewi; Tiyas Nur Haryani; Is Hadri Utomo
Wacana Publik Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v3i2.80294

Abstract

Pengangguran merupakan orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan. Negara Republik Indonesia menjamin bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak. Salah satu upaya pemerintah dalam mengentaskan pengangguran adalah dengan program Skill Development Center. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor pendukung dan penghambat implementasi program SDC dalam menekan pengangguran di Kota Surakarta dengan menggunakan analisis teori dan Van Metter dan Van Horn. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan dokumentasi. Analisis pembahasannya menggunakan model interaktif Miles and Huberman, serta validitas datanya menggunakan triangulasi metode dan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari keenam poin dalam teori Meter dan Horn, semuanya menjadi faktor pendukung dalam implementasi program SDC. Namun, beberapa poin selain menjadi faktor pendukung juga ada yang menjadi faktor penghambat, yaitu poin ukuran dan tujuan kebijakan, sumber daya, karakteristik dan agen pelaksana, dan lingkungan ekonomi, sosial, dan politik.
Implementasi Program Perlindungan Anak dalam Menekan Kekerasan Pada Anak di Kabupaten Wonogiri Nur Aini Kusuma Putri; Tiyas Nur Haryani; Sri Yuliani
Wacana Publik Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v3i2.80442

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi program Perlindungan Anak dalam menekan kekerasan pada anak di Kabupaten Wonogiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan model Miles and Huberman. Penelitian ini menggunakan konsep dari Jones (1996) dimana implementasi kebijakan terdiri dari tiga aktivitas utama yang sangat penting yaitu organization, interpretation, and application. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Program Perlindungan Anak di Kabupaten Wonogiri sudah terlaksana meskipun masih ada penambahan angka kasus kekerasan pada anak di Kabupaten Wonogiri. Dilihat dalam tahap pengorganisasian, bahwa Dinnas PPKBP3A Kabupaten Wonogiri dalam pelaksanaan Program Perlindungan Anak sesuai dengan segala aturan yang berlaku, bekerja sama dengan beberapa lembaga daerah dan dengan fasilitas yang memadai untuk pelaksaan program perlindungan anak. Dalam tahap interpretasi, Dinas PPKBP3A Kabupaten Wonogiri sudah melaksanakan sosialisasi sebagai pelaksanaan program perlindungan anak, yang mana dalam pelaksanaan ini melibatkan banyak pihak. Sedangkan, dalam tahap aplikasi, Dinas PPKBP3A Kabupaten Wonogiri menilai keberhasilan program dari cara terima dan tanggap dari masyarakat, terutama dari korban kekerasan.
Implementasi Strategi Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul dalam Meningkatkan Wisatawan Nasional Eksa Zhenindo Hanif Amarullah; Tiyas Nur Haryani; Herwan Parwiyanto
Wacana Publik Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v3i2.80051

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi strategi yang dilakukan Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul dalam mendongkrak wisatawan nasional. Alasan pemilihan lokasi di Bantul karena memiliki potensi tempat wisata yang beranekaragam dan cukup melimpah sehingga perlu dilakukan strategi yang tepat. Untuk mengetahui implementasi strategi yang dilakukan Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, peneliti menggunakan teori Hunger dan Wheelen yang memiliki 3 aspek yaitu program, anggaran, dan prosedur. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling dengan teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi, validitas data menggunakan teknik triangulasi teknik, serta analisis data menggunakan teori Miles dan Huberman yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat program pemasaran sebagai upaya untuk meningkatkan wisatawan yang memiliki 1 kegiatan dan di dukung 4 sub kegiatan. Dalam aspek anggaran dana berasal dari APBD kabupaten Bantul. Dalam LKPJ Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul tahun 2022 memiliki total anggaran 34 miliar dan untuk total anggaran pada program pemasaran pariwisata mencapai 1,9 miliar atau 5,74% dari total anggaran. Kemudian untuk prosedur, Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul belum memiliki SOP secara tertulis dalam mengatur program pemasaran pariwisata selama ini Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul melaksanakan kegiatan berdasarkan kebiasaan bertahap yang sudah dilakukan dari waktu ke waktu.
Efektivitas Program Dapur Sehat Atasi Stunting di Kampung Keluarga Berkualitas Srikandi Gilingan, Kota Surakarta Agustine Carla Amelinda; Tiyas Nur Haryani
Wacana Publik Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v3i2.80230

Abstract

Program Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam upaya pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga beresiko stunting yang terdiri dari calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, baduta/balita yang beresiko stunting terutama bagi keluarga yang kurang mampu melalui pemanfaatan sumber daya dan bahan pangan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas program Dapur Sehat Atasi Stunting di Kampung KB Srikandi Gilingan, Kota Surakarta dalam menurunkan prevalensi balita stunting. Penelitian ini merupakan penelitian desktriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian dipilih secara purposive sampling yang dianalisis menggunakan model analisis interaktif dari Miles dan Hubermen. Teori yang digunakan yakni teori Efektivitas Program dari Nakamura dan Smallwood (1985) dengan indikator: a) pencapaian tujuan atau hasil, b) efisiensi, c) kepuasan kelompok sasaran, d) daya tanggap klien, dan e) sistem pemeliharaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa program Dashat di Kampung KB Srikandi Gilingan ditinjau dari indikator pencapaian tujuan dan hasil, kepuasan kelompok sasaran, dan daya tanggap klien cenderung cukup efektif dalam menurunkan prevalensi balita stunting dan edukasi gizi seimbang bagi kelompok sasaran, namun cenderung kurang efektif apabila ditinjau dari indikator efisiensi dan sistem pemeliharaan karena terbatasnya biaya operasional program dan kurangnya monitoring oleh stakeholders terkait.