Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS BIBLIOMETRIKA PERAN BANK WAKAF MIKRO DALAM MENDORONG KESEJAHTERAAN UMKM DI INDONESIA Ismail; Andri Soemitra
Juremi: Jurnal Riset Ekonomi Vol. 1 No. 5: Maret 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/juremi.v1i5.998

Abstract

Sistem ekonomi islam selalu berkontribusi besar dalam perkembangan ekonomi nasional dan sebagai alat pemecah kemiskinan, disamping itu dalam Al-Quran sudah jelas tertera larangan riba. Salah satu Lembaga keuangan mikro syariah yaitu Bank Wakaf Mikro hadir dengan konsep dengan segala kemudahan menggunakan prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini merupakan studi literatur dengan menganalisis beberapa literature terpilih 5 tahun terakhir di google schoolar dengan menggunakan aplikasi Publish or perish. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Bank Wakaf Mikro memainkan perannya sebagai lembaga yang non riba, memberikan pembiayaan tanpa agunan serta memberikan pendampingan untuk mendorong keberhasilan mencapai kesejahteraan UMKM di Indonesia serta membantu para nasabah UMKM terlepas dari jeratan Rentenir yang mengambil keuntungan semata.
Majelis Sholawat Al-Banjari: Etno-Religius dan Identitas Urang Banjar Perantauan Di Serdang Bedagai Aulia Rahmi; Faisal Riza; Ismail; Rholand Muary; Muhammad Jailani
Getpress Management Journals Vol 3 No 3 (2025): As-Salam: Journal Islamic Social Sciences and Humanities
Publisher : Yayasan Salam Cerdas Al-Fattah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66867/as.v3i3.123

Abstract

This study aims to examine the role of the Majelis Sholawat Al-Banjari (MSB) within the Banjar community in Serdang Bedagai. MSB has become an essential part of Banjar identity, which is widely recognized as a community deeply devoted to shalawat, influenced by the teachings of Tuan Guru Syaikh Zaini bin Abdul Ghani (Abah Guru Sekumpul). This research employs a qualitative method with an ethnographic approach, involving participatory observation and the researcher’s direct engagement in MSB activities. The findings reveal that the etno-religious identity of the Banjar people in Serdang Bedagai has long been shaped by the tradition of Aruh Maulud, practiced well before the establishment of MSB. The presence of MSB has further reinforced this identity through the recitation of Maulid Simtudduror. Beyond serving as a medium for preserving religious traditions, MSB also functions as a space that strengthens the ties of Banjar migrants and acts as a “reminder” of their ancestral homeland in Kalimantan. This etno-religious identity becomes even more deeply embedded through the practice of shalawat inherited from Abah Guru Sekumpul, making shalawat not only a form of spiritual expression but also a symbol of the Banjar people’s collective identity in Serdang Bedagai.
Hubungan Stres Kerja dengan Kinerja Guru di SD Swasta Al-Ulum Medan Meutia Hafni Indah Triana; Wasiyem; Ismail; Salianto; Tri Niswati Utami
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v5i1.2797

Abstract

Kinerja guru yang belum optimal masih menjadi salah satu permasalahan dalam dunia pendidikan karena dapat mempengaruhi efektivitas proses pembelajaran di sekolah. Stres kerja merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kinerja guru. Tingginya tuntutan pekerjaan, seperti kegiatan mengajar, penyusunan perangkat pembelajaran, penilaian hasil belajar, dan tugas administratif dapat menyebabkan guru mengalami stres kerja. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara stres kerja dengan kinerja guru di SD Swasta Al-Ulum Medan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 36 guru yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Teacher Stress Inventory (TSI) dan Individual Work Performance Questionnaire (IWPQ). Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat stres kerja kategori sedang sebanyak 22 responden (61,1%) dan tingkat kinerja kategori rendah sebanyak 17 responden (47,2%). Hasil uji korelasi Spearman diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar -0,880 dengan p-value sebesar 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara stres kerja dengan kinerja guru di SD Swasta Al-Ulum Medan.
Brondolan and Prayers: Spirituality, the Meaning of Ikhtiar, and Survival Strategies of Women in Palm Oil Plantations Yusva Fadillah Nasution; Suheri Harahap; Ismail
Tanwiruna: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 2 No. 3 (2026): Tanwiruna: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : CV. Jalan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65793/j.tanwiruna.2026.163

Abstract

This study is motivated by economic conditions that have led women in Dusun Siluman A, Tebinglinggahara Village, Labuhanbatu Regency, to work as palm fruit (brondolan) collectors to support their families. Amidst uncertain income, these women are required to develop survival strategies while upholding religious values in their daily lives. This study aims to analyze the survival strategies employed by female brondolan collectors and the implementation of religious values in their roles as breadwinners. This study employs a qualitative approach with a case study design. Data were collected through semi-structured interviews, passive participatory observation, and documentation. The findings reveal that female brondolan collectors employ active, passive, and networking strategies to cope with economic hardship. In fulfilling their roles as breadwinners, these women continue to uphold religious values by adjusting their work schedules to accommodate prayer obligations, viewing their work as a form of sincere effort (ikhtiar), and instilling values of patience, gratitude, sincerity, and responsibility in their children. This study concludes that female brondolan collectors play a crucial role in sustaining their families' economic well-being without compromising the religious values that guide their daily lives.