Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Utilization of Water-Soluble Chitosan as Antiseptic Hand Sanitizer Anies Chamidah; Christina Nur Widiyanti; Nahda Nur Fabiyani
Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada Vol 21, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.654 KB) | DOI: 10.22146/jfs.38750

Abstract

Shrimp wastes produced by manufacturers are mostly limited to be utilized by small industries. They only can turn the waste into chips and shrimp pastes even though it can be used as chitosan. The scarcity of shrimp waste utilized as chitosan is often constrained due to the lack of chitosan dissolve in water caused by the length of the molecular chain. In order to optimize the chitosan utilization, depolymerization is used; such as using H2O2. Chitosan depolymerization enables chitosan to be water soluble and has a high antibacterial ability, which can be applied as an antiseptic of hand sanitizer which has been derived from synthetic materials. The used method is an experimental method which includes the processing of making water-soluble chitosan with test parameters of deacetylation, solubility, moisture content, and yield. Furthermore, the manufacture of hand sanitizers is carried out in vitro and in vivo. The results showed that water-soluble chitosan can be made at 13% H2O2 concentration at 40°C with deacetylation degree 94.21%, 90% solubility, 10.60% moisture content and 3.5% yield. Moreover, after becoming a hand sanitizer, it was able to inhibit Escherichia coli and Staphylococcus epidermidis bacteria at concentrations of 120 mg/ml, respectively 19.53 mm and 21.12 mm, which were relatively strong. Resulted in MIC values 0.28% and 0.27%, and MBC values 1.12% and 1.08%, and also without causing irritation or edema on mouse skin.
Pembuatan Konsentrat Omega-3 dari Minyak Hati Hiu Botol dengan Metode Kristalisasi Urea Anies Chamidah; Andaru Wicaksono
Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada Vol 23, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfs.60352

Abstract

Minyak ikan adalah sumber terbaik dari omega-3 khususnya EPA dan DHA yang penting untuk kesehatan manusia. Hati hiu kaya akan minyak, sampai saat ini, pemanfaataannya terbatas sebagai sumber squalene atau bahkan dibuang sebagai limbah padahal kandungan asam lemak omega-3nya masih cukup tinggi. Tujuan penelitian ini adalah pembuatan konsentrat omega-3 dari minyak hati ikan hiu. Metode yang digunakan adalah kompleks urea yang dapat memisahkan antara asam lemak jenuh dan tak jenuh dengan perlakuam Aa (rasio urea : asam lemak = 2 :1 suhu 25°C), Ab (rasio urea : asam lemak = 2 :1 suhu 5°C), Ba (rasio urea : asam lemak = 4:1 suhu 25°C) dan Bb (rasio urea : asam lemak = 4 :1 suhu 5°C). Perlakuan terbaik diperoleh pada perlakuan rasio urea: minyak ikan (4:1) dengan suhu pengadukan 5°C (Ba) menghasilkan rendemen sebesar 28,78% dan bilangan iod sebesar 182,48 g/100g serta kadar EPA sebesar 20,04% dan  DHA sebesar 13,59% dengan total asam lemak PUFA sebesar 35,78%. Kesimpulannya pembuatan konsentrat omega-3 dari minyak hati hiu botol dengan metode kristalisasi urea layak diupayakan.
PELATIHAN PENGOLAHAN SE’I TUNA DENGAN FORTIFIKASI EKSTRAK DAUN JATI DI DESA GAJAHREJO KABUPATEN MALANG Hardoko Hardoko; Mikchaell Alfanov Pardamean Panjaitan; Eddy Suprayitno; Bambang Budi Sasmito; Anies Chamidah; Titik Dwi Sulistiyati; Yunita Eka Puspitasari; Heder Djamaludin; Jeny Ernawati Tambunan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.641 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1434

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM di Desa Gajahrejo Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang melalui diversifikasi pengolahan ikan tuna (Thunnus sp.) dalam bentuk se’i tuna dengan fortifikasi ekstrak daun jati. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta menumbuhkan sikap positif pelaku UMKM di Pantai Bajul Mati, Desa Gajahrejo, Kabupaten Malang terhadap usaha diversifikasi pengolahan produk berbahan ikan tuna. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode PALS (Participatory Action Learning Syatem) dengan cara pelatihan langsung yang meliputi pengolahan ikan menjadi se’i tuna dengan penambahan ekstrak daun jati sebagai pewarna alami untuk mengubah tampilan produk se’i tuna menjadi lebih menarik dan pengemasan produk olahan se’i tuna. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa kelompok mitra telah mampu dalam melakukan pengolahan ikan tuna menjadi produk se’i tuna dengan adanya tambahan fortifikan berupa ekstrak daun jati sebagai pewarna alami. Mitra juga telah mampu mengemas produk se’i tuna menggunakan sealer dan vacuum sealer.