Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Mengasah Kepedulian Mahasiswa Bumigora Accounting Club (Bonc) Melalui Semangat Voluntourism Murapi, Ikang; Oki Astarini, Dewa Ayu; R. Ayu Ida Aryani; I Nyoman Subudiarta; Aditia
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i3.18269

Abstract

Kegiatan pengabdian ini akan memberikan edukasi mengenai Kepedulian Mahasiswa Bumigora Accounting Club (BONC) Melalui Semangat Voluntourism. Tujuan pengabdian untuk mengasah kepedulian mahasiswa memperbaiki kondisi perekonomian melalui pembangunan program yang tidak merusak lingkungan dan memberikan solusi berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan. Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), Sasaran utama pengabdian ini adalah masyarakat desa Langko. Populasi ini dipilih karena lokasinya strategis dijadikan objek wisata volunteer. Selama pengabdian beberapa kendala muncul, seperti keterlambatan dalam distribusi, akomodasi dan kelelahan di antara mahasiswa. Solusi yang diterapkan, seperti pembagian shift kerja dan pengaturan jalur distribusi yang lebih efisien, terbukti efektif mengatasi masalah ini. Selain itu, pembagian tugas yang lebih merata dalam evaluasi dapat memperbaiki proses di masa mendatang. Rekomendasi untuk kegiatan serupa di masa depan adalah pentingnya perencanaan yang lebih matang, terutama dalam hal pembagian tugas dan pengaturan waktu, serta penyusunan laporan yang lebih terstruktur untuk bisa memudahkan evaluasi kegiatan. Program seperti ini juga bisa diperluas dengan melibatkan lebih banyak pihak, seperti tokoh masyarakat dan instansi yang terkait, untuk meningkatkan jangkauan dan dampaknya secara berkelanjutan.
Literasi Berinvestasi di Pasar Modal dengan Focus Group Discussion Kelas Trading Oki Astarini, Dewa Ayu; Murapi, Ikang; Khairunnisa; Sriwinarti, Ni Ketut; Khairil, Fahrurrohmi
Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi Vol. 2 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi (Juni)
Publisher : Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jilpi.v2i4.458

Abstract

 Financial literacy is a long-term investment that is useful in managing finances effectively. Financial literacy is the key to managing finances wisely. PT. Infinity General Consulting as a consulting company operating in various financial fields certainly needs to have a social responsibility to contribute to increasing the financial literacy of its employees.  Employees who have good financial literacy will not only be more productive and prosperous but can also become agents of change in the surrounding environment, consisting of 7 employees and 11 members of the general public who took part in this service activity. The main aim of this activity is to provide an introduction and knowledge about the capital market in order to broaden understanding and improve financial literacy skills, especially in capital market investment, to employees and the general public. The method in this service is Focus Group Discussion as a way to increase financial literacy among employees. The results of this activity show that by increasing financial literacy among employees of PT. Infinity General Consulting provides an understanding of economic principles, financial systems and financial management which is expected to be able to optimize personal finances and contribute to the company's progress in creating a responsible financial culture in the work environment. The implications of this service provide information to the public about the importance of managing financial literacy in long-term investments and PT. Infinity General Consulting as the first-class trading consultant in West Nusa Tenggara.
Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Audit dengan Desain Penelitian Explanatory Astarini, Dewa Ayu Oki; Murapi, Ikang
Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Research Vol 10 No 1 (2026): JISAMAR (February 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52362/jisamar.v10i1.2177

Abstract

Inspektorat di Indonesia saat ini mengalami krisis kepercayaan. Hal ini dikarenakan perannya sebagai pelaksana pemeriksaan terhadap tugas Pemerintah Daerah yang meliputi bidang pemerintahan dan pembangunan,ekonomi,keuangan dan aset, serta bidang khusus tidak telaksana dengan baik. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga melaporkan bahwa dari setiap unit/satuan kerja juga diketahui belum maksimal. Berdasarkan fenomena temuan BPK terkait lemahnya system pengendalian intern dan adanya kasus korupsi yang terjadi di diberbagai daerah salah satunya Kota Mataram. Metode pada penelitian terdiri dari desain penelitian yang menggunakan penelitian explanatory dengan populasi sebesar 30 auditor/pemeriksa pada Inspektorat Kota Mataram. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner dengan analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda dan uji hipotesis. Hasil pada penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial dan simultan variabel keahlian, Independensi, dan motivasi berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas audit. Implikasi temuan penelitian ini bagi upaya terwujudnya audit yang berkualitas adalah perlunya pemberian motivasi kepada auditor tentang urgensi audit yang berkualitas disamping upaya peningkatan kompetensi melalui pelatihan.
Experience based economy untuk pengembangan usaha lokal menuju desa new voluntourism Ikang Murapi; Dewa Ayu Oki Astarini; Khairunnisa Khairunnisa; Heribertus Susanto
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27366

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian ini akan memberikan  pelatihan atau edukasi mengenai Pendampingan Experience Based Economy Untuk Pengembangan Usaha Lokal Menuju Desa New Voluntourism, dalam upaya meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat memberikan dampak yang signifikan terhadap pelaku usaha, termasuk pengelola desa wisata. Hadir dalam kegiatan pengabdian kali ini adalah warga Desa Langko berjumlah 30 orang. Metode pengabdian menggunakan beberapa tahapan yaitu, Focus Group Discussion, Pelatihan Edukasi Experience Based Economy Untuk Pengembangan Usaha Lokal Menuju Desa New Voluntourism, Pendampingan dan Supervisi. Dengan kegiatan pengabdian ini akan mampu membuat system yang lebih baik dan konsep yang jelas, terstruktur sehingga bisa menjadi suatu ilmu yang bermanfaat untuk dikembangkan di Desa Langko yang menjanjikan sebagai Desa wisata. Tujuan dari pengabdian ini diharapkan akan mampu menggali peranan Experience Based Economy dan New Voluntourism melalui ekowisata Desa Langko menjadi konsep terhadap kesejahteraan masyarakat setempat dan bagaimana ekowisata ini mampu memberdayakan masyarakat lokal, meningkatkan penghasilan mereka, dan menjaga kelestarian lingkungan sekitar. Melalui pengabdian berikut, akan digambarkan potensi yang dimiliki oleh New Voluntourism dalam memberikan solusi berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan. Kata kunci: experience based economy; pengembangan usaha lokal; new voluntourism. Abstract This service activity will provide training or education regarding Experience Based Economy Assistance for Local Business Development Towards New Voluntourism Villages, in an effort to increase community economic income, providing a significant impact on business actors, including tourist village managers. Present at this service activity were 30 residents of Langko Village. The service method uses several stages, namely, Focus Group Discussion, Experience Based Economy Educational Training for Local Business Development Towards a New Voluntourism Village, Mentoring and Supervision. With this service activity, we will be able to create a better system and a clear, structured concept so that it can become useful knowledge to be developed in Langko Village which is promising as a tourist village. The aim of this service is expected to be able to explore the role of Experience Based Economy and New Voluntourism through Langko Village ecotourism as a concept for the welfare of local communities and how ecotourism is able to empower local communities, increase their income, and preserve the surrounding environment. Through the following service, the potential that New Voluntourism has in providing sustainable solutions for society and the environment will be illustrated. Keywords: experience based economy; local business development; new voluntourism