Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

THE CORRUPTION TRENDS WITHIN THE ASEAN COUNTRIES: A BIBLIOMETRIC ANALYSIS REVIEW Muliani, Muliani; Sayuti, Alfian; Septian, Defel
Fokus Ekonomi : Jurnal Ilmiah Ekonomi Vol 19, No 1: June 2024
Publisher : STIE Pelita Nusantara Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34152/fe.19.1.136-144

Abstract

This article gives a quantitative examination of corruption trends in one of the ASEAN countries. The study focused on 5 research questions. Information is collected to check the above research questions and a network map is applied. This study aims to examine the publication of documents based on the most influential articles, co-authorship of country, co-occurrenceance of all keywords, most cited sources, co-citation of cite author. Keywords are categorized into several clusters. The type of analysis used is bibliometric analysis. This study took the latest data of 823 articles from the scientific database, namely SCOPUS from 2000-2024, and network analysis using VOSviewer software. This study found that The most influential article in the study of Corruption in ASEAN Country is the article entitled "Institutional causes, macroeconomic symptoms: Volatility, crises, and growth" with a number of citations of 785 times. Indonesia is the ASEAN state that contributes the most to research related to Corruption with a total of 279 documents. The main field of study keywords that are most often used in Corruption research in ASEAN Country are Corruption. The journal source that publishes the most research on corruption is the Journal of Financial Crime with a total of 621 citations. Based on the co-citation of cite author, Shliefier is the author with the most citations. This research has certain limitations and is concluded by providing implications and suggestions for future studies. Finally, this study will provide more insight for researchers, academics, and others to find research gaps in the field of corruption.
Pendampingan Penyusunan Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK) Berbasis SIPD RI pada Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat Feryansyah, Feryansyah; Sayuti, Alfian; Khotmi, Herawati; Putri, Dina Amalya; Wardiningsih, Reny; Umam, Khaerul; Dewi, Resty Yusnirmala
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i2.1651

Abstract

Catatan atas Laporan Keuangan merupakan salah satu bagian dari laporan keuangan yang memberikan penjelasan secara detail dan menambah informasi atas laporan keuangan utama. Catatan atas Laporan Keuangan yang tersusun dengan baik dan penuh kehati-hatian agar sesuai dengan prinsip-prinsip pada Standar Akuntansi Pemerintah dan Basis SIPD RI menjadi bukti bahwa pengelolaan keuangan daerah dapat dipertanggungjawabkan. Aparatur pada Sub Bagian Keuangan dan Aset Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai penyusun laporan keuangan mengalami kendala dalam penyusunan Catatan atas Laporan Keuangan. Hal ini disebabkan karena adanya pergantian aparatur tanpa menggenerasikan ilmu yang dimiliki dan kurangnya pengalaman serta latar pendidikan yang tidak mendukung sehingga pemahaman terhadap penyusunan Catatan atas Laporan Keuangan tidak memadai. Dalam mengatasi masalah tersebut, metode yang digunakan terdiri dari tahap persiapan yaitu mengidentifikasi SIPD RI pada Akuntansi dan Pelaporan Keuangan serta mengidentifikasi penguasaan dokumen pendukung penyusunan Catatan atas Laporan Keuangan. Dan tahap pelaksanaan yaitu menyusun Catatan atas Laporan Keuangan Basis SIPD RI dengan data-data yang valid. Tujuan pemberian pelatihan secara aplikatif dan pendampingan secara langsung adalah untuk memberikan pengetahuan terhadap aparatur tersebut cara menyusun Catatan atas Laporan Keuangan yang baik dan benar, sehingga aparatur tersebut berhasil berdasarkan pemahaman, keterampilan, dan kemandiriannya dalam menyelesaikan penyusunan Catatan atas Laporan Keuangan yang tepat waktu dan dapat dipertanggungjawabkan.
Tingkat Pengungkapan Emisi dan Kepatuhan Lingkungan: Analisis Sebelum dan Sesudah Penerapan Aturan OJK No. 16/SEOJK.04/2021 dalam Konteks Teori Legitimasi dan Stakeholder Sayuti, Alfian
Kompeten: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol. 2 No. 6 (2024): Mei 2024
Publisher : PT Seval Literindo Kreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57141/kompeten.v2i6.128

Abstract

Perekonomian yang berkelanjutan seharusnya menjadi perhatian para pemangku kepentingan. Pemerintah sebagai regulator diharapkan menjadi pengawas bagi perusahaan yang tidak menerapkan konsep keberlanjutan, sedangkan perusahaan sebagai pelaku ekonomi seharusnya bertanggungjawab penuh terhadap dampak operasionalnya terhadap lingkungan dan masyarakat. Penelitian ini menguji tingkat pengungkapan emisi dan kepatuhan perusahaan terhadap lingkungan sebelum dan setelah diterbitkannya aturan Otoritas Jasa Keuangan No. 16/SEOJK.04/2021. Data yang digunakan adalah perusahaan high-profile yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020 dan 2021. Pengungkapan emisi dan kepatuhan terhadap lingkungan dianalisis menggunakan metode konten analisis, dimana Global Reporting Initiative (GRI) Standards 2016 sebagai pedoman. Uji analisis menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pengungkapan emisi dan kepatuhan terhadap lingkungan pada perusahaan high-profile sebelum dan setelah penerbitan aturan No. 16/SEOJK.04/2021. Temuan ini membuktikan aturan tersebut diprediksi efektif dan mengkonfirmasi penerapan dari teori legitimasi dan teori stakeholder dalam perspektif yang berbeda. Studi ini berkontribusi terhadap pihak pemerintah dan perusahaan terutama dalam pengambilan kebijakan berkaitan dengan isu lingkungan.