Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pengaruh Kegunaan Coretax dan Kemudahan Akses Terhadap Minat Karier Mahasiswa Akuntansi Dengan Mediasi Literasi Pajak Herawati Khotmi; Feryansyah; Agus Khazin Fauzi
Jurnal Aplikasi Perpajakan Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Aplikasi Perpajakan
Publisher : Jurnal Aplikasi Perpajakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jap.v6i1.111

Abstract

Di era digitalnya ini, coretax mulai diberlakukan di awal tahun 2025 dan pelaporan SPT (Surat Pemberitahuan Orang Pribadi dan Badan mulai diberlakukan ditahun 2026. Untuk itu diperlukan adanya pemahaman dari pengguna dalam mengoperasikan coretax. Sehingga dalam penelitian ini memiliki tujuan untuk menguji Kegunaan Coretax, kemudahan akses, literasi pajak berpengaruh terhadap Minat Mahasiswa Akuntansi berkarier dibidang perpajakan. Selain itu literasi pajak memediasi hubungan antara kegunaan coretax dan kemudahan akses terhadap minat mahasiswa akuntansi berkarier dibidang perpajakan. Metode analisis yang digunakan yaitu menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM) dengan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil dari penelitian ini yaitu kegunaan coretax dan kemudahan akses berpengaruh terhadap minat mahasiswa akuntansi berkarier dibidang perpajakan, sedangkan literasi pajak tidak berpengaruh terhadap minat mahasiswa akuntansi berkarier dibidang perpajakan. Disisi lain literasi pajak dapat memediasi hubungan antara kegunaan coretax dan kemudahan akses terhadap minat mahasiswa akuntansi berkarier dibidang perpajakan. Disarankan sebaiknya dari pihak direktorat jendral pajak memberikan edukasi untuk menjalankan aplikasi coretax untuk mahasiswa yang bertujuan sebagai bekal mahasiswa dalam dunia kerja.
Bersama Menjaga Alam: Inisiatif Pengelolaan Sampah di Kawasan Wisata Melalui Kemitraan Edukasi dan Sosial Khotmi, Herawati; Indriani, Eni; Putri, Dina Amalya; Feryansyah; Rispawati, Dewi; Listantia, Nora; Rosika, Herliana; Supriastuti, Eko
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.11606

Abstract

Keindahan alam merupakan daya tarik utama dari Kawasan wisata. Pantai Senggigi berada dipulau Lombok Nusa Tenggara Barat merupakan destinasi wisata yang dikenal dengan keindahan alamnya. Akan tetapi seiiring berjalannya waktu terdapat banyaknya sampah plastik yang dapat mencemari lingkungan. Kegiatan Pengabdian Universitas Mataram (UNRAM) bersama dengan Universitas Multimedia Malaysia (UMM) berkolaborasi dengan dengan Hotel Merumata, DMO Senggigi dan Lombok Ocean Care (LOC) melakukan kegiatan bersih pantai Senggigi. Kegiatan bersih-bersih pantai bertujuan untuk peduli terhadap lingkungan untuk menjaga kelenstarian alam sekitar pantai. Metode pelaksanaan kegiatan dimulai dari perencanaan, persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan laporan kegiatan. Kurangnya kesadaran pengunjung dalam membuang sampah berakibat pada lingkungan yang kurang sehat dan nampak kotor. Permasalahan tersebut diantisipasi dengan cara bersih-bersih lingkungan pinggiran pantai Senggigi untuk dapat menciptakan lingkungan yang sehat dan indah dipandang oleh para wisatawan manca negara. Melalui kegiatan pemungutan sampah yang dilakukan di Kawasan pinggiran atau bibir pantai diperoleh hasil pemungutan sampah plastik dan logam sejumlah lima kantong plastik atau karung. Kegiatan pengabdian diliput di media Gatawanews.id yang bertujuan untuk dapat meningkatkan kesadaran dari masyarakat sekitar untuk cinta terhadap lingkungan.
TRANSFER PRICING AS A MODERATING VARIABLE OF THE INFLUENCE OF GOOD CORPORATE GOVERNANCE ON COMPANY PERFORMANCE Lidyah, Rika; Hardiansyah; Eljawati; Sri Wahyuni Nur; Feryansyah
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 9 No. 2 (2025): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v9i2.17135

Abstract

Abstract This research is a quantitative study with an explanatory approach, namely an approach that uses previous research as the main material to analyze more deeply and prove the hypothesis used in this study. The data used in this study are primary data that researchers obtained from Cemerlang Jaya bvangunan employees spread throughout Indonesia. The data obtained is in the form of an online questionnaire with a total of 10 questions related to the hypothesis in this study. The result in this article show show that the two hypotheses proposed by the researcher can be accepted due to similar answers from Cemerlang Jaya building employees spread throughout Indonesia who agree that good corporate governance can affect company performance, can improve employee welfare, and make the company's financial condition stable. Based on the results of the first row of the third table above, it shows that the influence of Good Corporate Governance on Company Performance can have a positive relationship direction and a significant influence because the value is positive and below the significance level of 0.05, namely 0.03. In addition, in the next row, the Transfer Pricing variable can also influence the Good Corporate Governance variable on Company Performance.because of the same thing, namely the P-Values ​​are positive and below the significance level of 0.05. This is because Transfer Pricing can affect the company's financial stability which ultimately has an impact on Company Performance. Keywords : Company Performance , of Good Corporate Governance , Transfer Pricing
Pengaruh Keputusan Pendanaan dan Keputusan Investasi dalam Prediksi Kebangkrutan dengan Kepemilikan Manajerial sebagai Pemoderasi Feryansyah; Khotmi, Herawati; Sayuti, Alfian
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 5 No. 2 (2025): Artikel Riset Juli 2025
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v5i2.6606

Abstract

Kebangkrutan suatu perusahaan diawali dengan kondisi financial distress yang tidak dapat teratasi. Faktor-faktor penyebab terjadinya financial distress adalah keputusan pendanaan berupa utang oleh perusahaan yang telah melewati batasan optimal sehingga perusahaan kesulitan dalam melunasi utang tersebut saat jatuh tempo. Selain itu, keputusan investasi oleh investor yang melemah karena informasi financial distress menjadi isu yang kurang menarik dan tidak menguntungkan dimasa yang akan datang. Namun, manajemen selaku pengelola perusahaan yang memiliki kepemilikan manajerial berperan dalam mengatasi financial distress. Penelitian ini bermaksud untuk menguji pengaruh keputusan pendanaan dan keputusan investasi dalam prediksi kebangkrutan dengan kepemilikan manajerial sebagai pemoderasi. Sampel penelitian ini menggunakan perusahaan yang termasuk kategori Consumer of Cyclicals dengan sub sektor Apparel & Luxury Goods periode 2020 – 2023 di Bursa Efek Indonesia (BEI), dimana sampel diperoleh sesuai teknik nonprobability sampling pada metode purposive sampling. Model dan hipotesis penelitian ini diuji berdasarkan metode Partial Least Square (PLS) melalui aplikasi smartPLS 3.0. Hasil penelitian ini membuktikan keputusan pendanaan berpengaruh negatif signifikan dalam prediksi kebangkrutan, keputusan investasi berpengaruh positif tidak signifikan dalam prediksi kebangkrutan, kepemilikan manajerial memperlemah pengaruh keputusan pendanaan dalam prediksi kebangkrutan, dan kepemilikan manajerial tidak memperkuat pengaruh keputusan investasi dalam prediksi kebangkrutan.
Cerdas Finansial: Belajar Menabung untuk Membentuk Kemandirian Santri Aptasari, Fety Widianti; Putri, Baiq Krisnina Maharani; Hastuti, Ely Windarti; Mujahidi, Khairul; Darmansyah, Satria; Adha, Rishan; Feryansyah
Rahmatan Lil 'Alamin Journal of Community Services Volume 5 Issue 2, 2025
Publisher : Department of Accounting, Faculty of Business and Economics, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/RLA.Vol5.iss2art3

Abstract

This community service program aims to enhance the financial literacy of students at Wasilatul Abror Islamic Boarding School in Central Lombok by fostering saving habits and basic financial planning skills. Financial literacy is an essential competency that should be instilled early to build responsible and independent individuals. The program was implemented in three stages: preparation, implementation, and evaluation. The implementation stage included delivering fundamental financial concepts, simulating personal budgeting, and practicing simple saving activities. The results indicate an improvement in students’ understanding and awareness of financial management. Students began to differentiate between needs and wants, allocate their pocket money more effectively, and set aside a portion for savings. The evaluation phase revealed positive changes in financial behavior and the development of basic life skills in money management. This program demonstrates that Islamic boarding schools can play a strategic role in embedding financial literacy and fostering students’ financial independence, preparing them to face future economic challenges.
Analisis Penerapan Akuntansi Perpajakan pada Usaha Mikro di Kecamatan Mataram ., Dina Amalya Putri; Reny Wardianingsih; Feryansyah
Jurnal Aplikasi Perpajakan Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Aplikasi Perpajakan
Publisher : Jurnal Aplikasi Perpajakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jap.v6i2.432

Abstract

Usaha mikro memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian daerah, khususnya di Kecamatan Mataram sebagai pusat aktivitas ekonomi di Kota Mataram. Namun, sebagian besar pelaku usaha mikro masih menghadapi kesulitan dalam menerapkan akuntansi perpajakan secara benar dan teratur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akuntansi perpajakan pada usaha mikro di Kecamatan Mataram, serta mengidentifikasi kendala dan upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan pajak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap 10 pelaku usaha mikro dari berbagai sektor, serta triangulasi data dengan petugas KPP Pratama Mataram dan dokumen resmi dari Dinas Koperasi dan UKM Kota Mataram. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman, melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku usaha mikro belum menerapkan akuntansi perpajakan sesuai standar karena keterbatasan pengetahuan akuntansi, rendahnya literasi pajak, dan minimnya pendampingan dari pihak otoritas pajak. Meskipun demikian, terdapat upaya positif dari pemerintah melalui program sosialisasi pajak dan pelatihan digitalisasi keuangan. Penelitian ini juga menemukan bahwa tingkat kepatuhan pajak meningkat pada pelaku usaha yang telah menggunakan aplikasi pembukuan sederhana atau mengikuti pelatihan perpajakan. Temuan ini menunjukkan pentingnya pendampingan berkelanjutan dan inovasi digital dalam mendorong penerapan akuntansi perpajakan yang efektif di sektor usaha mikro. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah, otoritas pajak, dan lembaga pendidikan dalam merancang strategi pembinaan dan edukasi pajak bagi pelaku UMKM.
Pendampingan Pembukuan Digital Melalui Excel Akuntansi Dan Google Sheet Di UMKM Toko Parfum “X” Feryansyah; Dina Amalya Putri; Nadia Nuril Ferdaus; Alfian Sayuti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13490

Abstract

This community service activity aims to enhance the capacity of MSME owners in conducting financial record-keeping through Digital Accounting Assistance using Accounting Excel and Google Sheets at Perfume Shop “X”. The assistance is carried out to help the business owner transition from inefficient manual bookkeeping to a more structured, accurate, and accessible digital bookkeeping system. The implementation methods include basic bookkeeping training, introduction to key features of Accounting Excel and Google Sheets, as well as hands-on practice based on actual transactions occurring in the shop. Through this practical mentoring process, the business owner is able to understand the financial recording workflow, operate digital bookkeeping templates, and independently prepare simple financial statements. The results show that the use of digital technology in bookkeeping can increase efficiency, minimize recording errors, and help MSME owners monitor their business’s financial condition more effectively. Overall, this community service activity successfully improved digital bookkeeping literacy and provided a positive impact on the financial management of the MSME.
MAHASISWA CERDAS PAJAK: PELATIHAN PENGISIAN E-SPT TAHUNAN ORANG PRIBADI Herawati Khotmi; Suparlan; Feryansyah; Reny Wardiningsih; Khaerul Umam; Resty Yusnirmala Dewi; Dewi Rispawati
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 1 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i1.4356

Abstract

Pajak merupakan sumber penghasilan dari negara. Kebanyakan orang banyak yang kurang paham terhadap tatacara pengisian e-SPT tahunan orang pribadi, melalui mahasiswa diberikan edukasi berupa pelatihan pengisian e-SPT tahunan orang pribadi yang bertujuan untuk memberikan pemahaman dan dapat menambah keterampilan bagi mahasiswa dalam mengisi e-SPT tahunan orang pribadi. Metode pelatihan yaitu dimulai dari tahap perencanaan kegiatan, ceramah & persentasi, memberikan pelatihan atau praktik langsung, diskusi dan evaluasi kegiatan. Antusias peserta dalam mengikuti pelatihan cukup baik terlihat dari pelaksanaan pelatihan berlangsung. Terdapat berbagai diskusi/tanya jawab yang mencerminkan ketertarikan peserta dalam mengikuti pelatihan. Berdasarkan hasil evaluasi menunjukkan bahwa 20 (69%) peserta dengan anggapan cukup mudah memahami, 4 (13,8%) peserta dengan anggapan sangat mudah, 4 (13,8%) peserta dengan anggapan cukup sulit dan 1 (3,4%) peserta dengan anggapan sulit. Adapun beberapa kendala yang dihadapi Sebagian besar dikarenakan kesalahan teknis dalam pengisian e-SPT. Berdasarkan kendala yang dihadapi sebagai bahan masukkan untuk pelaksanaan pengabdian berikutnya mengupayakan penggunaan coretax untuk menghindari adanya kendala system e-SPT tahunan orang pribadi.
Apakah Whoosh Merupakan Aset Publik? Literatur Review Pencatatan, Pengakuan, dan Pelaporannya Umam, Khaerul; Lalu Andika Noviawan; Feryansyah
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 13 No. 2 (2025): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
Publisher : LPPM Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53952/jir.v13i2.633

Abstract

Proyek Kereta Cepat Whoosh merupakan salah satu infrastruktur strategis nasional dengan struktur pembiayaan kompleks yang melibatkan BUMN, Penyertaan Modal Negara (PMN), dan pinjaman luar negeri. Kompleksitas ini memunculkan perdebatan mengenai statusnya sebagai aset publik dalam perspektif akuntansi sektor publik. Penelitian ini bertujuan menelaah apakah Whoosh dapat dikategorikan sebagai aset publik dengan menggunakan pendekatan systematic literature review terhadap regulasi akuntansi pemerintahan, standar pelaporan BUMN, teori publicness (Bozeman), serta literatur mengenai hybrid public assets. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun Whoosh menjalankan fungsi pelayanan publik dan berada dalam pengawasan regulatif pemerintah, proyek ini tidak memenuhi kriteria aset publik menurut Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) karena tidak dibiayai langsung oleh APBN, tidak tercatat sebagai BMN, dan dikelola oleh korporasi (PT KCIC) yang menerapkan PSAK. Selain itu, keterbatasan akses publik akibat struktur tarif dan ketiadaan skema Public Service Obligation (PSO) menunjukkan bahwa fungsi publiknya belum bersifat universal. Dengan demikian, posisi Whoosh lebih tepat diklasifikasikan sebagai quasi-public asset atau public-oriented commercial asset, yaitu aset komersial yang mengandung elemen layanan publik namun tidak memenuhi karakteristik aset publik tradisional. Temuan ini menegaskan perlunya penyempurnaan kebijakan pelaporan aset hibrida dan perumusan kerangka tarif yang lebih inklusif untuk memperkuat akuntabilitas fiskal dan fungsi publik proyek sejenis di Indonesia.