Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Bimbingan Teknis Pengelolaan Pembelajaran secara Video Conference dengan aplikasi Zoom dan Youtube di Era Pandemi Covid-19 Agusriandi Agusriandi; Mutmainnah Mutmainnah; Elihami Elihami; Yunus Busa
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): September
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v3i2.706

Abstract

The aims to provide teachers and lecturers with understanding and skills on how to manage learning online or online. This stage of community service includes analyzing the need for an online learning management platform, conducting technical guidance, and conducting evaluations. After the technical guidance activity, the participants liked the material and speakers in the technical guidance which indicated that the participants understood the material presented by the resource persons. Based on the evaluation results it was found that the implementation of this activity was successful with a high level of attendance of the participants, a level of likeness that was evenly distributed in all material presented by the resource persons, and a very high level of satisfaction with the guidance committee services.
Bimbingan Teknis Pembuatan Media Pembelajaran Digital secara daring oleh civitas akademika ditengah pandemi Covid-19 Yunus Busa; Agusriandi; Elihami; Mutmainnah
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2020): Agustus
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v3i1.501

Abstract

Program pengabdian masyarakat atau abdimas Universitas Muhammadiyah Enrekang adalah program yang diselenggarakan dengan tujuan memberikan pengetahuan kepada para civitas akademika tentang tata cara pembuatan media pembelajaran. Tahapan pengabdian masyarakat ini meliputi analisis kebutuhan media pembelajaran digital, mengadakan bimbingan teknis, dan melakukan evaluasi. Setelah dilakukannya kegiatan bimbingan teknis peserta telah mampu membuat media pembelajaran seperti presentasi, video, interaktif, dan android. Berdasarkan hasil evaluasi ditemukan bahwa pelaksanaan kegiatan ini berjalan sukses dengan tingkat kehadiran peserta yang tinggi, tingkat kesukaan yang merata pada seluruh materi yang disajikan narasumber, dan tingkat kepuasan terhadap pelayanan yang sangat tinggi.
Melangkah Bersama untuk Pendidikan Berkualitas melalui Implementasi Program Kampus Mengajar 5 Ismail Ismail; Yunus Busa
MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT Vol 5 No 1 (2023): MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT
Publisher : LP2M Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/pengabdian.v5i1.5852

Abstract

Program Kampus Mengajar merupakan sebuah inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah mitra khususnya daerah terpencil melalui partisipasi aktif mahasiswa dan Dosen Pembimbing Lapangan dari perguruan tinggi. Program ini melibatkan kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah mitra, untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih baik bagi anak-anak di sekolah mitra. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema Mewujudkan Transformasi Pendidikan: Peran Mahasiswa dan Dosen Pembimbing Lapangan dalam Program Kampus Mengajar bertujuan untuk mendorong partisipasi mahasiswa dan DPL dalam pembangunan pendidikan: Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berkontribusi secara langsung dalam pembangunan pendidikan di Indonesia. Melalui pengalaman mengajar di sekolah mitra, mahasiswa dapat mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam dunia nyata dan menjadi agen perubahan dalam sistem pendidikan. Kegiatan Pengabdian Kampus Mengajar Angkatan 5 (KM 5) dilakukan di kabupaten Enrekang, yang dilaksanakan pada bulan Februari-Juni 2023. Tim KM5 terdiri dari 13 DPL dan 100 mahasiswa yang berasal dari Universitas Muhammadiyah Enrekang yang ditempatkan di 26 sekolah mitra di Kabupaten Enrekang.Metode pelaksanaan Kegiatan pengabdian KM 5 dimulai dari tahapan (1) pra kegiatan yakni pembekalan (pelatihan microteaching kepada mahasiswa nonkependidikan), Mitra yang Terlibat dalam Penugasan Program Kampus Mengajar; (2) Deskripsi Kegiatan Koordinator PT, (3) Deskripsi pelaksanaan kegiatan pendampingan Mahasiswa dan DPL; dan (4) Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Mahasiswa dan DPL, (5) Hambatan dan Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan (6) Kisah keberhasilan Program KM-5.Dalam proses penugasan, mahasiswa dan Dosen Pembimbing Lapangan menjalankan peran penting sebagai pendamping dan pengajar di sekolah mitra. Mereka memberikan bimbingan dan pengajaran langsung kepada siswa, melibatkan mereka dalam kegiatan pembelajaran yang kreatif, dan mengembangkan keterampilan sosial serta karakter siswa. Selain itu, mahasiswa memiliki kesempatan untuk memahami budaya lokal dan memperluas wawasan mereka melalui interaksi dengan masyarakat setempat. Namun demikian, Dalam pelaksanaan program ini, terdapat beberapa tantangan yang harus dihadapi mahasiswa, seperti kurangnya dukungan infrastruktur sekolah mitra, dan hambatan teknis lainnya. Namun, melalui upaya kolaboratif dan komunikasi yang intens antara semua pihak yang terlibat, hambatan-hambatan ini dapat diatasi dengan baik.Evaluasi terhadap pelaksanaan program menjadi hal yang penting untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitasnya. Evaluasi dilakukan melalui observasi, penilaian, dan refleksi terhadap kegiatan mahasiswa dan Dosen Pembimbing Lapangan. Hasil evaluasi tersebut digunakan sebagai dasar untuk mengidentifikasi keberhasilan program, hambatan yang dihadapi, dan perbaikan yang perlu dilakukan di masa depan.Dengan komitmen dan kerjasama yang kuat antara semua pihak yang terlibat, Program Kampus Mengajar 5 memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah mitra dan menciptakan perubahan positif dalam masyarakat.
Implementation of Project-Based IPAS Learning Integrated With Pancasila Student Profile to Enhance Creativity and Social Care of Fifth-Grade Students at SDN 237 Pinrang Nuryati Nuryati; Yunus Busa; Asbar Asbar
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze the implementation of project-based Integrated Natural and Social Sciences (IPAS) learning integrated with Pancasila Student Profile in enhancing creativity and social care among fifth-grade students at SDN 237 Pinrang. The research method employed was classroom action research with qualitative and quantitative approaches conducted in two cycles. The research subjects were 28 fifth-grade students at SDN 237 Pinrang. Data collection techniques included observation, creativity tests, social care questionnaires, interviews, and documentation. Data analysis was conducted descriptively using both qualitative and quantitative methods with descriptive statistics. The results demonstrated that the implementation of project-based IPAS learning integrated with Pancasila Student Profile effectively enhanced student creativity from an average of 68.5 in cycle I to 84.2 in cycle II. Student social care also increased from moderate category 67.3% to high category 89.7%. The implementation involved projects relevant to daily life such as waste management, water conservation, and local wisdom of Pinrang that integrated elements of Pancasila Student Profile. The research concludes that project-based IPAS learning integrated with Pancasila Student Profile is effective in enhancing student creativity and social care through meaningful and contextual learning experiences.
Effectiveness of Augmented Reality (AR) Media Usage with the POGIL Learning Model in IPAS Learning at UPT SDN 212 Pinrang Muliati Muliati; Masnur Masnur; Yunus Busa
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Natural and Social Sciences learning requires innovative approaches that can integrate modern technology with effective learning methods. This research aims to analyze the effectiveness of using Augmented Reality media with Process Oriented Guided Inquiry Learning model in improving student learning outcomes in Natural and Social Sciences subjects at UPT SDN 212 Pinrang. The research method used a quasi-experimental design with pretest-posttest control group design involving 60 fifth-grade students divided into experimental and control groups. The experimental group used Augmented Reality media with Process Oriented Guided Inquiry Learning model, while the control group used conventional learning. Research instruments included learning outcome tests, student activity observation sheets, and learning motivation questionnaires. Data analysis techniques used descriptive and inferential statistics with independent sample t-test and paired sample t-test. The results showed significant improvement in the experimental group with pretest average of 68.7 increasing to 85.3 in posttest, while the control group increased from 67.9 to 74.2. Independent sample t-test showed significant differences between both groups with p-value < 0.05. Learning motivation analysis showed significant improvement with average score of 89.4 in the experimental group compared to 76.2 in the control group. The research conclusion indicates that using Augmented Reality media with Process Oriented Guided Inquiry Learning model is effective in improving learning outcomes and student motivation in Natural and Social Sciences learning. The integration of Augmented Reality technology with inquiry learning approach provides immersive and interactive learning experiences that enhance understanding of abstract concepts into more concrete ones.