Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Implementasi Peraturan Walikota Nomor 6 Tahun 2021 di Kota Padangsidimpuan Ian Alfian
Jurnal AKTUAL Vol 20, No 1 (2022): Jurnal AKTUAL
Publisher : STIE Trisna Negara OKU Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47232/aktual.v20i1.153

Abstract

This study aims to determine the consistency of the implementation of Mayor Regulation Number 6 of 2021 in Padangsidimpuan City concerning the Arrangement and Development of People's Markets, Shopping Centers and Supermarkets and Layouts in Padangsidimpuan City. This type of research is a descriptive qualitative research by interviewing the local government regarding the regulations that have been issued and the implementation of these regulations. The results of the study show that so far the government has consistently implemented this rule as well as possible. It is shown that the granting of permits for the establishment of modern retail which is not in accordance with regulations, the government still does not grant permits to modern retail entrepreneurs. For example Alfamidi who is on Jl Imam Bonjol Padangsidimpuan. Then the role of the government in this case the Department of Cooperatives, MSME and Trade also urges through the regulation to modern retail entrepreneurs to: accept employees from the surrounding community, provide stalls for MSME in front of modern retail and accept MSME products to be marketed in modern retail. 
Peran Perguruan Tinggi Dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Desa Lumban Dolok Dalam Menghindari Riba Melalui Sosialisasi Perbankan Syariah Resi Atna Sari Siregar; Ian Alfian; Syahrial
Journal of Community Dedication and Development (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 1 No. 1 (2021): (Januari - Juni 2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1743.562 KB)

Abstract

Perguruan tinggi merupakan salah satu institusi pendidikan yang bertanggung jawab mempersiapkan peserta didiknya untuk menjadi anggota yang baik dalam masyarakat.Tanggung jawab perguruan tinggi tersebut tercakup dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Apabila Tri Dharma Perguruan Tinggi tersebut dikaitkan dengan kondisi masyarakat di desa Lumban Dolok, dari temuan peneliti, mayoritas masyarakat desa Lumban Dolok mempunyai simpanan di bank konvensional. Sosialisasi dan pemahaman tentang riba ditujukan agar masyarakat dapat menghindari riba dengan melakukan berbagai upaya. Penelitian ini adalah penelitian hukum (legal research). Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis sosiologis (social legal approach). Ada beberapa hal yang membuat masyarakat desa Lumban Dolok belum melakukan transaksi perbankan melalui bank syariah. Pertama adanya anggapan bahwa bank syariah sama saja dengan bank konvensional. Kedua mereka mengatakan bahwa pelayanan bank syariah belum maksimal, seperti kurangnya kantor cabang yang menghambat dalam kecepatan dan ketepatan dalam transaksi perbankan. Ketiga, belum adanya kesadaran penuh dan dorongan untuk berpindah ke keuangan syariah dari konvensional. Namun setelah dilakukannya program sosialisasi riba dan kaitannya dengan bank syariah masyarakat dapat mengetahui dan paham akan bahaya riba sehingga terdorong untuk bertransaksi yang sesuai syariat dan tergerak untuk bertransaksi di keuangan syariah.
KONSEP UNDIAN BERHADIAH DALAM Q.S AL-MAIDAH AYAT 90 MENURUT TAFSIR AL-MISBAH Ian Alfian; Nursantri Yanti
HUMAN FALAH: Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam HUMAN FALAH: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam │ Vol. 9 │ No. 2 │ 2022
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/hf.v9i2.13627

Abstract

This study aims to explain the concept of lottery prizes in Q.S Al-Maidah verse 90. This is related to the phenomenon of giving raffle prizes from producers to consumers as a marketing strategy to increase buying interest. The prize draw in question is by providing certain conditions for customers, such as having to purchase coupons or shopping for certain products or at a certain price to be able to get the lucky draw voucher/coupon. The research method used is qualitative analysis. By analyzing the lottery, including the words azlam (drawing fate with arrows) or maysir (gambling) contained in QS. Al-Maidah verse 90. From the results of research conducted by the authors, it is concluded that the lottery with prizes is categorized as haram if it contains the following elements: 1) Maysir (gambling) which is a lot of luck where consumers will be anxious to get big prizes in an easy way. 2) Tabdzir, namely using property for something that is not useful according to the provisions. 3) Gharar, namely the uncertainty of participants to get prizes in an activity that is not clear (of a deceptive nature) by the producer/service provider through the trick of promising gifts or bonuses. 4) Dharar, namely endangering other people as a result of a hidden gambling game that is misleading by giving a winning prize on top of the losses and losses suffered by other participants. 5) Ighra 'that is making empty dreams where consumers will naturally fantasize about expecting a tempting gift. As a result, it creates a lazy mentality to work because to get the prize, it is enough to wait for the announcement. 6) Israf, namely waste, where participants spend money beyond their reasonable needs.
Implementasi Bauran Pemasaran sebagai Strategi Pengembangan Usaha Dali Ni Horbo di Kabupaten Toba Ian Alfian; Siti Aisyah
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.8116

Abstract

Pengabdian ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan pendapatan pengusaha dali ni horbo melalui pelatihan dan seminar implementasi bauran pemasaran sebagai strategi pengembangan usaha dali ni horbo di Kabupaten Toba. Metode yang digunakan dalam pengabdiannini yaitu menggunakan metode pendekatan ABCD (AssettBased Communityy Development) yaitu pendekatan yang dilakukan pengabdi kepada masyarakat secara langsung ke pengusaha dali ni horbo dengan mengamati, mewawancari serta melihat langsung pembuatan dan penjualan dali ni horbo. Pengabdian masyarakat dilaksanakan pada tanggal 30 Juli 2022 bertempat di Desa Silaen Kabupaten Toba Sumatera Utara dengan peserta pengabdian pengusaha dali ni horbo sebanyak 15 orang. Hasil pengabdian bahwa bauran pemasaran diterapkan dan dilaksanakan pengusaha dali ni horbo yaitu adanya perubahan produk yang memiliki daya tahan menjadi beberapa hari, kemudian perubahan kemasan yang lebih baik, produk dali ni horbo kini telah menjadi lebih lama serta adanya perubahan harga sebagai peningkatan pendapatan pengusaha dali ni horbo. Adapun kesimpulan dari pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan yaitu pengusaha dali ni horbo harus konsistensi pengusaha dali ni horbo dalam menjalankan bisnis dengan menerapkan bauran pemasaran yang telah dilakukan.This service aims to increase the income of dali ni horbo entrepreneurs through training and seminars on implementing the marketing mix as a dali ni horbo business development strategy in Toba Regency. The method used in this service is the ABCD (Assett-Based Community Development) approach, which is an approach taken by community workers directly to Dali Ni Horbo entrepreneurs by observing, interviewing, and seeing directly the manufacture and sale of Dali Ni Horbo. The community service was conducted on July 30, 2022, at Silaen Village, Toba Regency, North Sumatra, with 15 Dali Ni Horbo Entrepreneur Service participants. The result of the service is that the marketing mix is implemented and carried out by Dali Ni Horbo entrepreneurs, namely changes in products that have a shelf life of several days, then changes in better packaging, Dali Ni Horbo products are now longer, and there are price changes as an increase in the income of Dali Ni Horbo entrepreneurs horbo. The conclusion from the community service that has been done is that Dali ni Horbo entrepreneurs must be consistent with Dali Ni Horbo entrepreneurs in running a business by implementing the marketing mix that has been done.
PEMANFAATAN E-COMMERCE SEBAGAI STRATEGI PEMASARAN KIPANG DIAN DI PANYABUNGAN Alfian, Ian Ian
WELFARE: Journal of Islamic Economics and Finance Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Prodi Perbankan Syariah UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

E-Commerce sebagai bisnis elektronik masa kini haruslah digunakan setiap UMKM. Namun pada usaha kipang dian ini e-commerce belum maksimal penggunaannya. Banyak faktor yang menyebabkan hal ini terjadi. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan instrumen observasi dan wawancara. Hasil penelitian yaitu usaha kipang dian belum memaksimalkan penggunaan sosial mediasebagai media promosi dan e-commerce dalam penjualan produk.  Hal ini dikarenakan kurang memahami aplikasi yang ada namun pemilik ada niat dan mau memahami agar bisa memaksimalkan penggunaan e-commerce sebagai strategi pemasaran untuk meningkatkan penjualan.
ANALISIS TRANSPARANSI DAN PENGELOLAAN DANA ZAKAT PADA BAZNAS KABUPATEN MANDAILING NATAL alfian, ian ian
WELFARE: Journal of Islamic Economics and Finance Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Prodi Perbankan Syariah UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to find out how transparent and managed zakat funds are in BAZNAS, Mandailing Natal Regency. The method used is a qualitative approach. The results of the research are in accordance with article 71 paragraph (2), namely that the zakat funds collected are distributed to each BAZNAS program in Mandailing Natal Regency, namely through Madina Makmur, Madina Sehat, Madina Smart, Madina Peduli, Madina Taqwa. Meanwhile, for transparency, in accordance with Law Number 23 of 2011 concerning Management of Zakat Funds, each Regency/City is required to submit reports on the implementation of zakat management every 6 months and at the end of the year to the Provincial BAZNAS and Regent/Mayor.
ANALISIS PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM TAMBANG EMAS DI KECAMATAN NAGA JUANG DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM alfian, ian ian
WELFARE: Journal of Islamic Economics and Finance Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Prodi Perbankan Syariah UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber daya alam merupakan salah satu kekayaan alam yang harus tetap dijaga kelestariannya. Oleh karena itu, diperlukankomitmen bersama untuk mengelola dan mengembangkansumber daya alam tersebut untuk mencapai kelestariannya dan keberlanjutannya yang pada hakekatnya diubah melaluikegiatan pertambangan menjadi modal ekonomi riil baginegara, yang kemudian diubah menjadi modal sosial.Penelitian ini bertujuan untuk mencari jawaban dari persoalanpokok, yaitu Bagaimana pengelolaan sumber daya alamtambang emas di Kecamatan Naga Juang. Bagaimanapengelolaan sumber daya alam tambang emas di KecamatanNaga Juang dalam perspektif ekonomi Islam. Jenis penelitianini menggunakan penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan data primer dan sekunder yang metodepengumpulan datanya adalah observasi, wawancara dan dokumnetasi.  Berdasarkan hasil penelitian dan kajian yang dilakukan, bahwa awal mula adanya tambang emas di kecamatan Naga Juang ini bermula dari perusahaan yang bernama PT. Sorik Masmining yang melakukan penambangandengan cara modren sejak tahun 2010, kemudian pada tahun2013 PT. Sorik Masmining tidak beroperasi lagi karena PT tersebut tidak mendapatkan izin dari masyarakat dan pemerintah, namun penembangan tetap dilakukan oleh masyarakat secara ilegal sampai dengan sekarang.
Al-‘Urf dan Al-‘Adah: Relevansi dan Tantangannya dalam Pembentukan Hukum Ekonomi Islam Ian ian Alfian; Nurhayati Nurhayati; Tuti Anggraini; Ahmad Riyansyah
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol. 8 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-hes.v8i2.16326

Abstract

This research discusses the relevance and challenges of al-‘Urf and al-‘Adah in the context of rapid fintech development and globalization. Al-‘Urf, the commonly accepted customs within society, and al-‘Adah, local traditional practices, serve as secondary sources of law in Islam that provide flexibility in adapting Sharia law to social and economic changes. The advancement of technology and globalization has created new dynamics in economic practices that do not always align with classical Islamic law. Challenges such as cashless transactions, peer-to-peer lending, and digital investments often require new assessments through the principles of al-‘Urf and al-‘Adah to remain by Sharia. This research uses a qualitative approach through interviews and literature studies to identify the relevance, challenges, and solutions for applying al-‘Urf and al-‘Adah in the digital context. The research findings indicate cross-sector collaboration between scholars, academics, and business practitioners is necessary to establish adaptive Sharia standards. By recognizing new practices that do not contradict Islamic principles, al-‘Urf and al-‘Adah have the potential to strengthen justice and ethics in fintech transactions, as well as support the sustainability of the sharia economy in the global era.