Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN HIDAYATULLAH SURABAYA DALAM MENGHADAPI GELOMBANG MODERNISASI Muhammad Irfan
Fitrah Vol 8 No 1 (2017)
Publisher : Prodi PAI STIT Sunan Giri Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47625/fitrah.v8i1.164

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pendidikan pondok pesantren di tengah gelombang modernisasi dan tantangan komplesitas global dalam mewujudkan masyarakat madani. Lokus kajiannya adalah pondok pesantren Hidayatullah Surabaya. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pondok pesantren Hidayatullah Surabaya sejauh ini masih mampu bersaing dengan lembaga pendidikan formal lainnya, dan bahkan menjadi pilihan utama dan yang pertama bagi masyarakat di sekitar wilayah pesantren tersebut.
KETERAMPILAN MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DALAM MEWUJUDKAN ORGANISASI PEMBELAJAR DI SD INTEGRAL LUQMAN Al-HAKIM SURABAYA Muhammad Irfan
Fitrah Vol 9 No 2 (2018)
Publisher : Prodi PAI STIT Sunan Giri Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47625/fitrah.v9i2.177

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis keterampilan manajerial kepala sekolah dalam mewujudkan sekolah sebagai organisasi pembelajar di SD Integral Luqman Al-Hakim Surabaya. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologis, artinya peneliti meneliti fenomena yang terjadi di lapangan sesuai dengan mengumpulkan data-data melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi di lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya organisasi pembelajar di sekolah agar sekolah selalu melakukan inovasi pendidikan sehingga mampu terus bersaing seiring berkembangnya zaman. Begitu pula dengan SD Integral Luqman Al-Hakim Surabaya yang telah menerapkan organisasi pembelajar lewat keterampilan manajerial kepala sekolah yang meliputi keterampilan konseptual, keterampilan hubungan manusia, dan keterampilan teknik. Bagi seorang kepala sekolah, keterampilan manajerial begitu penting keberadaannya dalam mewujudkan sekolah sebagai organisasi pembelajar, yaitu sekolah yang selalu mengalami kemajuan dan selalu mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan yang dari tahun ke tahun selalu mengalami kemajuan. al, Organisasi Pembelajar
Eksistensi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mengatasi Krisis Moralitas Peserta Didik Kelas VII SMP Negeri 06 Kota Bima Nurhasanah Nurhasanah; Muhammad Irfan; Putri; Susanti; Ratih; Adriani; Elisa
eL-HIKMAH: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam Vol. 16 No. 1 (2022): June
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elhikmah.v16i1.6105

Abstract

The crisis of morality that occurs in students is a crucial problem in education because the first success in educating is a change in the attitude or morals of students from bad to good. This study discusses the school's or teacher's methods for dealing with a morality crisis in students at SMPN 06 Kota Bima. The method used is qualitative. The findings of this study mention several ways of overcoming a moral problem, namely; first, reciting the Qur'an together before the teaching and learning process begins. Second, midday prayers in the congregation. Third, carry out Imtaq every Friday. In addition, the teacher also sanctions students who have committed violations in the form of reprimands and summons to parents of students. Keywords: Morality, Students, PAI Teachers Abstrak: Krisis moralitas yang terjadi pada peserta didik merupakan masalah krusial dalam pendidikan, karena kesuksesan pertama dalam mendidik ialah perubahan sikap atau moral pada peserta didik dari yang tidak baik menjadi baik. Penelitian ini membahas metode sekolah atau guru untuk menanggulangi terjadinya krisis moralitas pada peserta didik di SMPN 06 Kota Bima. Adapun metode yang digunakan, yaitu metode kualitatif. Temuan penelitian ini menyebutkan beberapa metode penanggulangan krisis moral, yaitu; pertama,  pembacaan Al qur’an secara bersama-sama sebelum proses KBM dimulai. Kedua, sholat dzuhur secara berjamaah. Ketiga, melaksanakan Imtaq setiap hari Jum’at. Selain itu juga, guru memberikan sanksi kepada peserta didik yang telah melakukan pelanggaran, baik sanksi berupa teguran maupun surat panggilan orang tua peserta didik.
APPLICATION OF SCIENCE LEARNING IN THE OPEN NATURE CLASS OF JUNIOR SCHOOL IT INSAN KAMIL, BIMA TOWN Irfan, Muhammad
FASHLUNA Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : Prodi PGMI STIT Sunan Giri Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47625/fashluna.v4i2.623

Abstract

By utilizing the surrounding environment as a learning resource students can easily master science concepts because students make observations in concrete situations. The positive impact of the environmental approach is that students can be motivated by their curiosity about something in their environment. Students will feel more challenged because students are dealing directly with real objects. Learning outcomes are very important because they become a benchmark for the extent to which the teaching and learning process takes place optimally. This study aims to determine the application of the application of natural science learning in the open air class of SD IT Insan Kamil, Bima City. This research is a type of field research, using qualitative research methods. 4. The average value of students in the skill aspect is higher than the knowledge aspect, with a skill value of 79 and knowledge of 81. This is because in the skills aspect, during Covid-19 learning students can easily learn science material at home. By collecting assignments based on students' skills, they directly learn natural science in the open.
Perkembangan Budaya Rimpu Dalam Menghadapi Modernisasi Dan Globalisasi (Studi Dengan Menggunakan Pendekatan Fenomenologi) Irfan, Muhammad
Fikroh: (Jurnal Studi Islam) Vol. 6 No. 2 (2022): Desember: Fikroh Jurnal Studi Islam
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/fikroh.v6i2.800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan budaya rimpu dalam menghadapi modernisasi dan globalisasi di tengah kehidupan masyarakat Bima, mengidentifikasi dampak dari menurunnya budaya rimpu di tengah gelombang modernisasi dan globalisasi, menguraikan upaya masyarakat dan pemerintah dalam melestarikan kembali budaya rimpu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode penelitian ini akan mendeskripsikan bagaimana pandangan para tokoh tentang perkembangan rimpu menghadapi modernisasi dan globalisasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif fenomenologis. Sumber data penelitian terdiri dari tokoh budaya, para akademisi yang terdiri dari kepala dinas Dikpora dan Kepala dinas pariwisata, juga tokoh agama pengumpulan data dengan penelitian kualitatif, yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan perkembangan budaya rimpu di Bima dimulai sejak Islam menjadi agama masyarakat Bima. Dampak dari menurunnya budaya rimpu adalah terjadinya pergeseran nilan-nilai makna dari motto maja labo dahu. Beberapa hal yang dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat untuk melestarikan budaya rimpu adalah melakukan kegiatan festival rimpu, pawai budaya, karnafal, dan menggunakan rimpu dalam lingkungan sekolah.
The Development of Rimpu Culture in the Face of Modernization and Globalization (A Study Using Phenomenological Approach) Irfan, Muhammad
FiTUA: Jurnal Studi Islam Vol 5 No 2 (2024): December
Publisher : STIT Sunan Giri Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47625/fitua.v5i2.1106

Abstract

This research aims to describe the development of rimpu culture in the face of modernization and globalization in the lives of Bima people, identify the impact of the decline of rimpu culture in the midst of waves of modernization and globalization, describe the efforts of the community and government in preserving rimpu culture. This research uses qualitative research methods. This research method will describe how the views of the figures about the development of rimpu facing modernization and globalization. The type of research used is descriptive phenomenological. The source of research data consists of cultural figures, academics consisting of the head of the Dikpora office and the head of the tourism office, as well as religious leaders collecting data with qualitative research, namely observation, interviews, and documentation. The results showed that the development of rimpu culture in Bima began when Islam became the religion of the Bima people. The impact of the decline of rimpu culture is the shift in the values of the meaning of the motto maja labo dahu. Some of the things done by the government and the community to preserve rimpu culture are conducting rimpu festival activities, cultural parades, karnafal, and using rimpu in the school environment.
MEMBACA PERAN KESALEHAN ORANG TUA DALAM MEMBENTUK KECERDASAN EMOSIONAL ANAK DI DESA O’O, BIMA Elisa, Elisa; Irfan, Muhammad; Indriani, Irma
JEMARI : Jurnal Edukasi Mahasiswa Sunan Giri Vol 2 No 1 (2024): June
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) STIT Sunan Giri Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47625/jemari.v2i1.811

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana peran kesalehan orang tua terhadap kecerdasan emosional anak di Desa O’o Kecamatan Donggo Kabupaten Bima. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian analisis data yang digunakan meliputi pengumpulan data, sampling, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian yang dilaksanakan menunjukan bahwa lingkungan keluarga mempunyai peran yang besar terhadap nilai-nilai kecerdasan emosional anak. Lingkungan keluarga yang baik akan menghasilkan anak yang baik, begitu pula sebaliknya lingkungan keluarga yang kurang baik hasilnya tidak akan baik. Dari pendidikan keluarga tersebut Seorang anak sudah saling menghargai satu sama lain. Dampak dari efektivitas pendidikan keluarga yang telah diberikan oleh orang tua berpengaruh positif dalam perubahan kecerdasan emosional anak, seperti hal nya perubahan sikap, tutur kata, perilaku yang baik serta saling menghargai satu sama lain. perubahan positif yang terjadi menunjukan dampak pendidikan keluarga. Salah satu yang menjadi faktor penghambat peran kesalehan orang tua yaitu kurangnya perhatian orang tua dikarenakan orang tua sibuk dengan urusannya masing-masing, gedget dan faktor lingkungan. Peran orang tua menjadi suatu hal yang penting untuk diperhatikan dalam pengembangan emosi anak. Keadaan emosianal anak di Desa tersebut telah cukup baik dalam membina hubungan sosial, empati dan motivasi diri. Akan tetapi mereka belum dapat mengenali dan mengendalikan emosi diri dengan baik. Faktor pendukung dalam mengembangkan kecerdasan emosional anak adalah wawasan dan pengalaman orang tua, dukungan anggota keluarga yang lain, dan lingkungan pendidikan bagi anak.
Artificial Intelligence in Islamic Studies Courses: Opportunities and Limitations in Islamic Higher Education from Student Perspectives Mainuddin; Hermawansyah; Irfan, Muhammad; Junaidin; Zulkifli, Muh.
Al-Hayat: Journal of Islamic Education Vol. 9 No. 3 (2025): Al-Hayat: Journal of Islamic Education
Publisher : LETIGES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35723/ajie.v9i3.234

Abstract

This study examines AI's dual impact in Islamic Studies courses at PTIs, addressing the gap in student perspectives on benefits/limitations. Amidst digital transformation and the need to align technology with Islamic values, this study examines how AI facilitates or impedes spiritually deep learning, thereby guiding ethical integration that preserves core pedagogical principles. A qualitative case study design approach was used, with data collected through semi-structured interviews with 11 active AI student users, participant observation of AI use in lectures, and analysis of AI-assisted lecture documents. Braun and Clarke's thematic data analysis model was applied, with cross-source triangulation to ensure validity. Five key benefits emerged: enhanced efficiency (e.g., rapid drafting), broader access to references, improved conceptual understanding, practical academic support, and enriched learning processes. Conversely, five limitations were identified: deficits in contextual religious knowledge (e.g., oversimplifying sacred texts), accuracy/reliability issues, inadequate referencing, academic dependency (reduced critical thinking), and technical barriers (e.g., internet instability). Findings reflect a single institution’s student cohort, limiting generalizability; variability in AI tool quality among participants may also influence results. Implications include the need for AI literacy modules, specialized Islamic datasets, and offline AI solutions to address inequities in resource-limited regions. This research pioneers two frameworks of AI-Ready Islamic Pedagogy (Critical Verification, Contextual Adaptation, Balanced Integration) and Hybrid Epistemology (combining AI pattern recognition with sanad-based knowledge validation).
MENEGUHKAN TUJUAN DAN BIDANG KAJIAN SOSIOLOGI PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI BASIS INOVASI SOSIAL Rahmah, Fiska; Nurbaya, Siti; Irfan, Muhammad
JEMARI : Jurnal Edukasi Mahasiswa Sunan Giri Vol 2 No 2 (2024): Desember
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) STIT Sunan Giri Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47625/jemari.v2i2.893

Abstract

This study discusses the objectives and scope of Islamic educational sociology, emphasizing its relevance to the process of individual personality formation and social dynamics. Islamic educational sociology is viewed as a discipline that not only studies social interactions in the context of education but also integrates Islamic ethical and spiritual values as the foundation for student development. The research method used is a literature study by examining various relevant literature, such as books, articles, and scientific journals. The results of the study show that Islamic educational sociology plays an important role in the process of socialization, analysis of social development, and the adjustment of educational institutions to changes in society, both in terms of demographics, technology, and culture. In addition, Islamic education through a sociological approach is expected to produce a generation that is faithful, knowledgeable, and contributes positively to social development. Thus, Islamic educational sociology not only functions as an academic tool but also as an instrument of social transformation in line with Islamic values.
INTEGRASI NILAI-NILAI ISLAM DALAM PENDIDIKAN MODERN DI SMK KESEHATAN AISYIYAAH BIMA Muhammad Irfan
TADBIRUNA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2023): TADBIRUNA
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51192/jurnalmanajemenpendidikanislam.v4i2.1614

Abstract

Modern education in the era of globalization demands a balance between science and moral values. The integration of Islamic values in modern education is an important aspect in shaping the character of students who have noble morals and are professional in their fields. This study aims to analyze the application of Islamic values in the education system at SMK Kesehatan 'Aisyiyah Bima and its impact on students. The research method used is a qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that the integration of Islamic values is carried out through the curriculum, school culture, and teacher role models. The curriculum at SMK Kesehatan 'Aisyiyah Bima combines Islamic material in health learning, such as ethics in medical services and honesty values in health practices. In addition, school culture such as congregational prayer, reading the Qur'an, and the habituation of discipline and responsibility also strengthen Islamic values in students' daily lives. The implication of this integration is the creation of a religious and professional educational environment, as well as graduates who not only have skills in the health sector but also have a strong Islamic character. Therefore, the integration of Islamic values in modern education at Health Vocational Schools is an effective strategy in creating a competent and moral generation