Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KARAKTERISTIK PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS MANDALA KECAMATAN MEDAN TEMBUNG Sarah Diva Tumanggor; Lucia Aktalina; Anna Yusria
Jurnal Kedokteran STM (Sains dan Teknologi Medik) Vol. 5 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.616 KB) | DOI: 10.30743/stm.v5i2.343

Abstract

Hipertensi merupakan suatu keadaan di mana terjadinya peningkatan tekanan darah sistol ≥140 mmHg atau tekanan diastol ≥90 mmHg atau keduanya. Pada tahun 2018, Kemenkes RI mencatat prevalensi hipertensi di Sumatera Utara berada di posisi 4 dibandingkan provinsi lain di Indonesia. Kota Medan berada di posisi tertinggi sebesar 7.174 jiwa. Berdasarkan beberapa puskesmas di Kota Medan, Puskesmas Mandala menduduki posisi tertinggi untuk penderita hipertensi yaitu sebesar 4.483 jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetalhui kalralkteristik palsien hipertensi di Puskesmas Mandala Kecamatan Medan Tembung. Penelitian observasional. Populasi seluruh pasien di Puskesmas Mandala Kecamatan Medan Tembung. Sampel masing-masing pasien dengan kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 86 sampel. Teknik pengambilan dengan teknik non-probalbility dengan cara convenience sampling. Pengujian hipotesis menggunakan Spearman Rho. Hasil Penelitian didapatkan responden mayoritas berusia 66-74 tahun (82,7%), berjenis kelamin perempuan sebanyak 52 responden (60,5%), berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil sebanyak 46 responden (53,5%), memiliki suku Batak sebanyak 56 responden (56,1%).
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN VAKSINASI COVID-19 PADA LANSIA DI KELURAHAN BABURA KECAMATAN MEDAN SUNGGAL Kanaya Tamita; Hardy Hasibuan; Lucia Aktalina; Cana Rifiza Rahmawani Saragih
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 11 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.208 KB) | DOI: 10.30743/jkin.v11i1.268

Abstract

Coronavirus Disease-19 (COVID-19) merupakan suatu penyakit menular yang disebabkan oleh virus Corona yang telah menjadi pandemi diseluruh dunia termasuk Indonesia. Dengan penyebaran yang semakin hebat, WHO mendorong seluruh negara dalam mengembangkan vaksin COVID-19 dengan tujuan untuk membentuk herd immunity. Pada 13 Januari 2021, program vaksinasi tahap pertama di Indonesia telah dimulai. Terkait program vaksinasi COVID-19, terdapat perhatian khusus terhadap lansia yang umumnya memiliki penyakit komorbid yang dapat memperburuk keadaannya apabila terjangkit COVID-19. Pengetahuan lansia tentang vaksinasi COVID-19 merupakan hal yang sangat penting untuk menghindari peningkatan kasus COVID-19 yang semakin tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan vaksinasi COVID-19 pada lansia di Kelurahan Babura Kecamatan Medan Sunggal. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan metode cross-sectional dan jumlah sampel sebanyak 83 orang. Analisis data mengunakan uji Fisher. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan vaksinasi COVID-19 pada lansia dengan memiliki nilai p= 0,018.
Pengetahuan tentang Osteoarthritis di Desa Jaring Halus Kab. Langkat Selly Oktaria; Siti Kemala Sari; Lucia Aktalina
Pengabdian Deli Sumatera Vol 1 No 2 (2022): Artikel Pengabdian Volume 1 Nomor 2, Juli 2022
Publisher : LLPM Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Osteoarthritis merupakan penyakit sendi yang sering terjadi pada usia lanjut ataupun karena faktor trauma yang dapat menyebabkan nyeri dan disabilitas. Osteoarthritis membuat perubahan pada membrane synovial yang berfungsi memelihara serta melumasi tulang rawan pada sendi. Selain itu terjadi degradasi pada kolagen dan proteoglikan yang dipicu oleh enzim proteolysis dari keluarga Matriks Metalloprotease (MMP) dan keluarga adisintegrin and metalloprotease with thrombospondin (ADAMTS). Seiring bertambahnya konsentrasi Agrekan mengalami penurunan sehingga menggangu fungsinya dalam menahan adanya gaya kompresi pada sendi digunakan sehingga pada usia lanjut lebih banyak terkena osteoarthritis. Kata Kunci: Osteoarthritis, Kolagen, Proteoglikan
Perbedaan Bleeding Time Sebelum dan Sesudah Dipapar Rokok Elektrik Pada Tikus Wistar (Rattus norvegicus) Putri Anasi Parangin-angin; Lucia Aktalina; Selly Oktaria; Ira Cinta Lestari
ANATOMICA MEDICAL JOURNAL | AMJ Vol 9, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/amj.v9i2.29327

Abstract

Rokok elektrik mengandung nikotin yang dapat merusak pembuluh darah dan memicu aktivasi trombosit dalam proses hemostasis. Salah satu indikator gangguan hemostasis adalah bleeding time. Meskipun rokok elektrik dianggap lebih aman, dampaknya terhadap bleeding time masih perlu dikaji secara ilmiah melalui penelitian eksperimental pada hewan coba. Tujuan penelitian ini mengetahui perbandingan bleeding time pada tikus wistar setelah paparan asap rokok elektrik. Dilakukan penelitian eksperimental in vivo dengan desain pretest-posttest with control group pada tikus jantan galur Wistar. Bleeding time diukur pada minggu ke-0, ke-1, dan ke-2 setelah paparan asap rokok elektrik. Rerata bleeding time pada kelompok kontrol tetap stabil selama pengamatan, sedangkan kelompok rokok elektrik mengalami penurunan yang signifikan. Paparan asap rokok elektrik secara signifikan menurunkan bleeding time pada tikus dengan nilai (p = 0,000). Temuan ini menunjukkan bahwa rokok elektrik berpotensi memengaruhi hemostasis primer dan meningkatkan kecenderungan pro-trombotik.Kata Kunci: bleeding time, rokok elektrik, tikus wistar jantan
HUBUNGAN USIA DAN PEKERJAAN DENGAN KEJADIAN KATARAK DI RUMAH SAKIT UMUM HAJI MEDAN TAHUN 2024 Nurwanti Hasanah; Tri Makmur; Alamsyah Lukito; Lucia Aktalina
JURNAL PENELITIAN TERAPAN KESEHATAN Vol 13 No 1 (2026): JURNAL PENELITIAN TERAPAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jptk.v13i1.1235

Abstract

Cataract is one of the leading causes of visual impairment worldwide, characterized by the clouding of the eye lens that obstructs light from entering the eyeball. Cataract is generally associated with degenerative processes due to aging; however, several other risk factors such as exposure to ultraviolet radiation, smoking habits, systemic diseases like diabetes, and occupations that increase exposure to light or heat also play a role in accelerating its onset. This study aims to determine the relationship between age and occupational risk factors with the incidence of cataract at Haji General Hospital Medan in 2024. This research employed an analytical design with a cross-sectional approach. The study population consisted of all cataract patients at Haji General Hospital Medan during the period of July 1–September 30, 2024, totaling 269 individuals. The sampling technique used was total sampling, in which the entire population was included as research subjects. Data were analyzed using univariate analysis to describe frequency distributions and bivariate analysis with the Chi-Square test to examine the relationship between variables. The results showed that the majority of respondents were female (55%) and worked as private employees, entrepreneurs, or state-owned enterprise workers (45.4%). A total of 198 respondents (73.6%) were diagnosed with cataract. Statistical analysis revealed a significant association between age and the incidence of cataract (p = 0.000 < 0.05) as well as between occupation and the incidence of cataract (p = 0.017 < 0.05). Therefore, it can be concluded that advanced age and certain types of occupations contribute significantly to the increased risk of cataract incidence at Haji General Hospital Medan in 2024.