Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUDI KORELASI PENGETAHUAN TERHADAP SIKAP MAHASISWA KEPERAWATAN DALAM PENCEGAHAN GENERASI THALASEMIA DI POLTEKKES KEMENKES SEMARANG PRODI DIII KEPERAWATAN TEGAL Cuciati Cuciati; Agus Mulyadi; Harry Abriyanto; Fatchurrozak Himawan
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v14i1.438

Abstract

Thalasemia bukan salah satu dari penyakit menular tetapi angkanya terus meningkat, hal ini dikarenakan thalasemia merupakan penyakit keturunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi pengetahuan terhadap sikap mahasiswa terhadap pencegahan generasi thalasemia. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan studi korelasi. Penelitian ini dilakukan di kampus 9 DIII Keperawatan Prodi Tegal Poltekkes Kemenkes Semarang. Teknik pengambilan sampling dengan menggunakan rums slovin dengan jumlah sampel 188 responden, mengumpulan data menggunakan kuesioner yang berisi karateristik respon, pengetahuan tentang thalasemia dan sikap dukungan dalam pencegahan generasi thalasemia. Analisis data menggunakan Chi square. Hasil penelitian menunjukan bahwa mahsiswa memiliki pengetahan baik sebanyak 92 orang (48,9%) dan memiliki sikap mendukung sebanyak 165 orang (87,76%), Hasil Uji Chi sqare didapatkan, dengan nilai Sym. Sig < 0,05 hal ini dapat disimpulkan bahwa ada korelasi pengetahuan terhadap sikap mahasiswa dalam pencegahan generasi thalasemia.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MENGOLAH PROTEIN HEWANI SEBAGAI SUPLEMEN PADA BUMIL UNTUK MENCEGAH STUNTING PADA ANAK DI WILAYAH POSYANDU TUNON WILAYAH PUSKESMAS BANDUNG Maria Ulfah; Ta'adi Ta'adi; Cuciati Cuciati
Jurnal Inovasi Masyarakat Terupdate Vol. 2 No. 2 (2025): JIMAT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jimat.v2i2.13740

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis di Indonesia yang dapat berdampak pada perkembangan fisik dan perkembangan kognitif anak. Salah satu faktor penyebab stunting adalah kurangnya asupan protein hewani, khususnya pada ibu hamil yang berperan penting dalam pembentukan jaringan dan perkembangan janin. Kecamatan Bandung, Kota Tegal, masih menghadapi tantangan dalam pemenuhan gizi ibu hamil, terutama terkait konsumsi protein hewani. Kota Tegal, khususnya wilayah kerja Puskesmas Bandung, kelurahan Tunon termasuk daerah dengan kasus stunting yang masih cukup tinggi. Berdasarkan laporan kesehatan wilayah, masih ditemukan ibu hamil yang belum mampu memenuhi kebutuhan gizi seimbang, terutama protein hewani. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, dilakukan pemberdayaan masyarakat berupa edukasi dan pelatihan pengolahan protein hewani menjadi makanan yang menarik dan enak rasa dan banyak kadungan protein dan bergizi untuk mencegah stunting pada bayi yang akan dilahirkan oleh ibu hamil.