Hermaya Rukka
Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

APLIKASI PUPUK ORGANIK CAIR ARES PISANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.) Hermaya Rukka; Ramli Ramli
Jurnal Agrisistem Vol 12 No 1 (2016): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pupuk organik cair ares pisang yang paling tepat terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi. Penelitian dilaksanakan di kebunpraktik Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Gowa, Kelurahan Romanglompoa Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan. Waktu pelaksanaan berlangsung pada Maret sampai Mei 2015. Metode ini dilaksanakan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 macam perlakuan dan 3 ulangan sehingga terdapat 12 plot perlakuan yaitu P0 = Tanpa perlakuan (kontrol), P1 = 750 ml/plot, P2 = 1000 ml/plot, P3 = 1,250 ml/plot. Hasil penelitian menunjukan aplikasi POC ares pisang pada dosis 1250 ml/plot (P3) memberikan pengaruh yang paling baik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi.
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK PENGEMBANGAN EKOWISATA PENDIDIKAN DI POLITEKNIK PEMBANGUNAN PERTANIAN GOWA Kaharuddin Kaharuddin; M. Nathan; Syaifuddin Syaifuddin; Hermaya Rukka
Jurnal Agrisistem : Seri Sosek dan Penyuluhan Vol 16 No 1 (2020): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr-sosekpenyuluhan.v16i1.105

Abstract

Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbantan) Gowa memiliki potensi untuk dijadikan sebagai lokasi ekowisata pendidikan, karena ditunjang oleh luas lahan yang dimiliki sekitar 58 ha dan aksesibilitas sangat baik, karena berada pada jalur utama Kota Makassar menuju Kota Malino yang merupakan salah satu destinasi wisata utama di Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian bertujuan untuk melakukan: 1) survei karakteristik lahan untuk kesesuaian pengembangan berbagai jenis ekowisata, 2) kajian evaluasi lahan untuk menguji tingkat kesesuaian lahan berbagai jenis ekowisata. Survei karakteristik lahan dilakukan secara detail dengan menggunakan sistim grid untuk memperoleh data biofisik lahan, sedangkan metode evaluasi lahan yang digunakan adalah metode evaluasi lahan untuk pariwisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Unit Lahan 1 dan 2, sesuai untuk berbagai jenis penggunaan sarana ekowisata seperti tempat bermain, tempat berkemah, taman rekreasi, dan lokasi lintas alam, sedangkan pada Unit Lahan 3 tidak sesuai untuk penggunaan berbagai jenis sarana ekowisata, karena adanya faktor pembatas berupa potensi bahaya banjir dan drainase tanah yang sangat buruk, serta kedalaman air tanah yang dangkal.
RESPONS PETANI TERHADAP APLIKASI MIKROORGANISME LOKAL (MOL) BUAH-BUAHAN UNTUK PENINGKATAN PRODUKSI KANGKUNG DARAT (Ipomea reptans) Saleh Saleh; Hermaya Rukka; Kaharuddin Kaharuddin
Jurnal Agrisistem : Seri Sosek dan Penyuluhan Vol 10 No 2 (2014): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh Mol buah-buahan terhadap produksi kangkung darat dan mengetahui respons petani terhadap aplikasi Mol buah-buahan pada kangkung darat. Penelitian dilaksanakan Maret sampai Mei 2014 di Kelurahan Barombong, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Penelitian teknis dilaksanakan dengan sistem demplot dengan ukuran petak 1,2 m x 2 m dengan 2 (dua) perlakuan, yaitu P1 (tanpa pemberian Mol buah-buahan) dan P2 (pemberian Mol buah-buahan), dan diulang sebanyak 3 (tiga) kali ulangan. Kegiatan penyuluhan dilakukan sebelum dan sesudah penelitian teknis dilaksanakan. Parameter pengamatan adalah: berat segar kangkung darat, respons petani terhadap aplikasi MOL dan efektivitas penyuluhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mol buah-buahan memberikan produksi kangkung darat yang lebih besar, yaitu 6.740 g dan berbeda nyata dengan tanpa pemberian Mol dengan berat 4.190 g. Perubahan pengetahuan responden dari kurang mengetahui menjadi sangat mengetahui, perubahan sikap dari ragu-ragu menjadi sangat setuju, dan perubahan keterampilan dari kurang terampil menjadi sangat terampil. Efektivitas penyuluhan yang dicapai adalah sebesar 44,34% dan kategori cukup efektif.
PERANAN MEDIA PENYULUHAN ELEKTRONIK TERHADAP TINGKAT ADOPSI INOVASI PETANI PADI SAWAH Arief Sirajuddin; Hermaya Rukka; Ismai Tandi; Muzakkir Muzakkir
Jurnal Agrisistem : Seri Sosek dan Penyuluhan Vol 17 No 1 (2021): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr-sosekpenyuluhan.v17i1.183

Abstract

Tujuan menggunakan media adalah untuk memperjelas informasi yang disampaikan sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan perhatian dan kemampuan sasaran. Dengan demikian media berperan penting antara lain dalam memberikan pengalaman yang kongkrit dan sesuai dengan tujuan belajar. misalnya tingkat pendidikan formal petani yang sangat bervariasi, keterbatasan sarana dan waktu belajar bagi petani. Penelitian yang dilaksanakan termasuk jenis penelitian deskriptif dengan metode survei yaitu suatu metode dalam meneliti status kelompok manusia, suatu obyek, suatu set kondisi, suatu system pemikiran ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat deskripsi, gambaran atau lukisan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai nfakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki. Populasi penelitian ini adalah anggota Gapoktan Salewatang yang berjumlah 380 orang di Desa Kalukuang Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar. Tata cara pengambilan sampel dilakukan sebagai berikut : Penentuan sampe (responden) dilakukan secara sample acak dengan mengambil 2 kelompok yaitu kelompok Berantas beranggotakan 25 orang dan kelompok Ingin Maju yang berjumlah 25 orang sehingga jumlah sampel secara keseluruhan berjumlah 50 orang. Peranan media elektronik terhadap tingkat adopsi inovasi petani padi sawah sangat berperan dimana media Pemutaran film terdapat 50 % responden pada kategori tinggi, media internet (media sosial) 50 % pada kategori sedang, media televisi 54 % pada kategori tinggi sedangkan media power point 56 % berada pada kategori sedang. Media elektronik yang paling efektif digunakan dalam kegiatan penyuluhan menurut responden adalah semua media elektronik sangat merespons tingkat adopsi inovasi, namun tingkat keefektifan tergantung dari tujuan penyuluhan yang akan dicapai dimana rata2 tingkat keefektifan 32,5 % tidak efektif, 44 % cukup efektif dan 23,5 % Efektif. Hubungan karakteristik petani terhadap tingkat adopsi inovasi petani padi sawah dengan menggunakan media Elektronik adalah pemutaran film dengan nilai korelasi 0,191 *, Media Internet 0,183*, media televisi 0,062 tidak berthubungan nyata dan power point nilai korelasi 0,058 artinya tidak juga berkorelasi nyata dengan tingkat adopsi inovasi dalam penerapan jajar Legowo.
EVALUASI PENDAPATAN PETANI MILENIAL TERHADAP PEMBERIAN DANA HIBAH KOMPETITIF PROGRAM YESS (Youth Entrepreneurship and Employment Support Service) Hermaya Rukka; Pratiwi Hamzah; A. Sabri Rusdi
Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol. 19 No. 2 (2023): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr-sosekpenyuluhan.v19i2.302

Abstract

Kaum muda tidak begitu tertarik untuk bekerja di bidang pertanian yaitu sebagian besar pertanian Indonesia masih menggunakan cara tradisional dan hanya sebagian kecil yang menggunakan teknologi. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pendapatan petani milenial terhadap pemberian dana hibah kompetitif program YESS dan untuk mengetahui perubahan tingkat pengetahuan, sikap dan keterampilan petani terhadap pemberian dana hibah kompetitif program YESS. Kajian ini dilaksanakan di Kecamatan Bulukumpa,Kabupaten Bulukumba dan penyuluhan dilaksanakan di Desa Bulo-Bulo Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba. Metode kajian menggunakan Kuesioner dan analisis data dengan B/C Ratio serta Uji T dengan SPSS untuk mengetahui peningkatan Pendapatan. Hasil kajiwidya ini menunjukkan terjadi peningkatan pendapatan terhadap pemberian dana hibah kompetitif dengan B/C Ratio> 1 dan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, artinya pendapatan petani milenial terjadi peningkatan. Evaluasi penyuluhan menunjukkan perubahan aspek pengetahuan meningkat 48,5%, sikap 46,4% dan keterampilan 40,5% dengan efektivitas penyuluhan berada pada kategori efektif dengan persentase 72,60%.