Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Revitalisasi megoak-goakan sebagai media pembelajaran IPS berbasis budaya untuk menumbuhkan empati dan mencegah bullying di sekolah dasar Ni Luh Sri Ardhaniasih; Ni Putu Okta Ginanti; Ni Putu Iswarya Harumtini; Ketut Susiani
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 10 No. 1 (2025): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/025719jpgi0005

Abstract

Perundungan (bullying) di sekolah dasar menjadi masalah sosial-emosional serius yang mengganggu perkembangan siswa dan merupakan isu penting dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam hal pendidikan yang inklusif dan berkualitas (SDG 4). Revitalisasi Megoak-Goakan berpotensi sebagai media pembelajaran IPS berbasis budaya untuk menumbuhkan empati dan mencegah bullying. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas Megoak-Goakan dalam menumbuhkan empati dan mencegah bullying di lingkungan sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), dengan mengikuti tahapan PRISMA untuk identifikasi, penyaringan, seleksi kelayakan, dan analisis isi. Data diperoleh dari 30 artikel ilmiah nasional dan internasional yang membahas pembelajaran IPS, pendidikan karakter, budaya lokal, permainan tradisional, dan pencegahan bullying pada rentang waktu 2020–2025. Hasil SLR menunjukkan bahwa Megoak-Goakan mengandung unsur kerja sama tim, sportivitas, dan komunikasi antarpeserta yang dapat mengembangkan keterampilan sosial–emosional seperti empati, toleransi, dan pengendalian emosi. Interaksi langsung dalam permainan ini memperkuat rasa kebersamaan dan penghargaan terhadap perbedaan. Oleh karena itu, integrasi Megoak-Goakan dalam kurikulum IPS tidak hanya memperkaya pengalaman belajar dengan budaya lokal, tetapi juga berkontribusi signifikan pada terciptanya iklim sekolah yang inklusif dan bebas bullying.
The role of social studies learning in fostering tolerance and multicultural awareness of elementary school students through the SDGs approach Ni Putu Eka Putri Desyani; Gusti Ayu Putu Yuni Widari; I Putu Aprika Apsarendra Putra; Ketut Susiani
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 10 No. 1 (2025): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/025720jpgi0005

Abstract

The problem faced in learning in Elementary Schools is how to foster an attitude of tolerance and multicultural awareness amidst existing social diversity. Social Studies (IPS) learning can play a strategic role in overcoming these challenges. The main objective of this study is to examine the role of IPS learning in fostering an attitude of tolerance and multicultural awareness of elementary school students through the Sustainable Development Goals (SDGs) approach. This study uses a qualitative approach with a literature review research design. The subjects in this study include relevant literature sources such as journal articles, books, and documents that discuss Social Studies learning, multicultural education, and SDGs integration. The data collection method is carried out using documentation techniques, and data analysis uses content analysis to extract relevant information. The results of the study indicate that Social Studies learning that integrates SDGs can increase social awareness and strengthen students' attitudes of tolerance towards cultural, social, and religious diversity. The conclusion of this study indicates that Social Studies learning with the SDGs approach can form a generation that is more tolerant and cares about diversity. The implication of this study is the importance of integrating SDGs values into the social studies education curriculum to create inclusive students who are ready to face global challenges. <w:LsdException Locked="false" Priority="50" Name="Grid Tab
Mengintegrasikan perspektif SDGs (tujuan pembangunan berkelanjutan) dalam pembelajaran ilmu pengetahuan sosial untuk membangun kepedulian dan rasa tanggung jawab sosial Dayu Ekawati; Ni Luh Surya Adnyani; Ni Putu Sintya Wahyu Widyantari; Ketut Susiani
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 10 No. 1 (2025): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/025727jpgi0005

Abstract

Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) merupakan agenda global yang menekankan pentingnya tindakan kolektif untuk menghadapi berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan. Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian dan tanggung jawab sosial kepada peserta didik sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana perspektif SDGs dapat diintegrasikan secara efektif dalam pembelajaran IPS di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis dengan mengkaji berbagai jurnal ilmiah dan dokumen kebijakan pendidikan terkait implementasi nilai-nilai SDGs dalam pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi tema SDGs, seperti pengentasan kemiskinan, kesetaraan gender, dan aksi terhadap perubahan iklim, mampu meningkatkan kesadaran sosial, empati, dan partisipasi aktif siswa dalam kehidupan masyarakat. Strategi pembelajaran kontekstual, kolaboratif, dan berbasis proyek terbukti efektif dalam menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial. Dengan demikian, penguatan kurikulum IPS melalui perspektif SDGs menjadi langkah penting dalam membentuk generasi yang peduli, tangguh, dan bertanggung jawab terhadap masa depan berkelanjutan.
Integrasi pendidikan sosial emosional untuk kesadaran lingkungan anak di sekolah dasar Ni Ketut Sri Indrayanti; Wayan Ari Widnyani; Ketut Susiani
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 10 No. 1 (2025): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/025742jpgi0005

Abstract

Perubahan iklim yang semakin nyata menuntut upaya kolektif lintas sektor, terutama pendidikan, untuk membentuk generasi sadar lingkungan sejak dini. Artikel ini membahas pentingnya integrasi pendidikan sosial emosional (PSE) dalam pembelajaran di sekolah dasar sebagai strategi menumbuhkan kesadaran lingkungan guna mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 13. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur terhadap berbagai sumber ilmiah terkait PSE, pendidikan lingkungan, dan implementasi Kurikulum Merdeka. Hasil analisis menunjukkan bahwa keterampilan sosial emosional, seperti empati dan tanggung jawab, berkorelasi positif dengan kesadaran lingkungan siswa. Integrasi PSE ke dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) secara tematik dan berbasis pengalaman terbukti efektif memperkuat pemahaman dan kepedulian siswa terhadap isu lingkungan. Faktor eksternal seperti pola asuh orang tua dan peran aktif guru turut mendukung keberhasilan implementasi PSE. Simpulan penelitian menegaskan bahwa penguatan PSE dalam pendidikan dasar berperan penting membentuk karakter siswa yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga peduli terhadap keberlanjutan bumi, sehingga mendukung tercapainya SDG 13 melalui aksi nyata di lingkungan sekolah.
Penguatan kualitas pembelajaran berbasis kurikulum OBE melalui lesson study di LPK Kadek Suranata; Gede Eka Budi Darmawan; Nyoman Ari Surya Darmawan; Ketut Susiani; Luh Wawas Wati
Lentera Negeri Vol. 5 No. 2 (2024): Lentera Negeri
Publisher : Indonesian Institute For Counseling, Education and Therapy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/991280

Abstract

Tantangan yang dihadapi LPK pariwisata untuk meningkatkan kualitas lulusan memerlukan upaya untuk melakukan perbaikan kurikulum dan peningkatan kualitas instruksional. Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil pendampingan penguatan kualitas pembelajaran berbasis kurikulum OBE di LPK OTC Bali melalui kegiatan lesson study. Metode kegiatan yang digunakan meliputi lokakarya, workshop, pendampingan unjuk kerja dan FGD. Peserta kegiatan meliputi managamen dan instruktur LPK OTC Bali sebanyak 67 orang dan 120 mahasiswa. Evaluasi terhadap capaian setiap tahap kegiatan diukur melalui metode angket dan penilaian hasil unjuk kerja. Hasil evaluasi pelaksanaan program kegiatan ini menunjukkan bahwa (1) setelah dilaksanakan sosialisasi, pemahaman peserta kegiatan PkM cenderung berada pada tingkat baik sekali dan pada tingkat pemahaman yang baik, (2) hasil workshop pengembangan kurikulum dan perangkat instruksional menunjukkan kemampuan para peserta kegiatan dalam penyusunan kurikulum berbasis OBE pada semua indikator cenderung pada tingkat sangat baik dan baik, dan (3) tingkat kepuasan mahasiswa terhadap kurikulum yang digunakan instruktur serta implementasi intruksional oleh instruktur setelah pelaksanaan dua siklus lesson study pada dua aspek yang diukur dan pada setiap indikator mencapai target yang ditetapkan, yaitu >75%. Hasil tersebut merekomendasikan kepada LPK menggunakan lesson study sebagai metode mengembangkan kurikulum yang lebih relevan dengan kebutuhan industri, meningkatkan kemampuan instruktur serta kualitas intruksional di LPK.
The effectiveness of using learning CDs on increasing information and communication technology learning outcomes Ketut Susiani; I Nengah Suastika; Dewa Bagus Sanjaya
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 7 No. 3 (2022): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30031895000

Abstract

The era of revolution 4.0 requires educators and students to have skills that are able to compete globally. One of the skills that are becoming a trend today is digital literacy. Mastery of communication technology is one of the subjects that are able to answer these challenges. The purpose of this study was to determine the effectiveness of using Learning CDs in information and communication technology subjects. By using quantitative and design methods pseudo used in the study this is a Randomized Two - group Design  Posttest Only analyzed with statistical formulas, it was found that the results of learning technology information and communication groups of students who are taught using learning CDs experience a significant increase.