Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Gambaran Kestabilan Suhu Tubuh Bayi Baru Lahir Yang Dilakukan Inisisasi Menyusui Dini (IMD) di Ruang Bayi RSU Bahagia Makassar Sainah Sainah; Surmayanti Surmayanti; Muhammad Sofyan
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2022): November 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v1i4.1218

Abstract

Hypotermia is a condition in wich the body experiences a decrease in core temperature (body temperature <36,5°C). One simple intervention to keep the baby’s temperature stable is Early Breastfeeding  Initiation (EBI). The aim of this study to determine the difference of axillary temperature of newborn between improper EBI group and proper EBI group for 24 hours in RSU Bahagia Makassar. This prospective cohort study was conducted at Aisyiyah Muntilan Hospital. Sixty-two healthy newborns from healthy mothers born in November 2016 who meet the inclusion and exclusion criteria. Subjects were grouped in improper EBI groups (n=32) and proper EBI groups (n=32). Axila temperature measurements were performed at 1st minute, 30th minute, 60th minute, 6th hour, 12th hour, 24th hour. The result of the hypotermic occurrence is more happened on improper EBI than proper EBI. EBI is able to prevent hypothermia during the first 24 hours of newborn life. Infants with proper EBI have a lower risk of hypothermia
Sosialisasi/ Penyuluhan tentang Bahaya Narkoba dan Obat-Obatan Terlarang Pada Peserta Didik SMP Negeri 15 Kota Makassar Sainah Iin Sainah; Muhammad Sofyan; Surmayanti Surmayanti
Patria Artha Journal of Community (PKM) Vol. 3 No. 1 (2023): Patria Artha Journal of Community
Publisher : Universitas Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/pajoco.v3i1.705

Abstract

Kegiatan sosialisasi/ penyuluhan Bahaya penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 15 Kota Makassar bertujuan  agar peserta dapat memahami dampak yang ditimbulkan dari penggunaan narkoba dan obat-obatan terlarang,  baik dampak secara fisik psikis maupun sosial ekonomi. Kegiatan sosialisasi/ penyuluhan  menggunakan metode partisipatif, ceramah dan diskusi. Kegiatan dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 17 Juni 2022 dengan jumlah peserta yang mengikuti kegiatan sosialisai terdiri dari 85 siswa/siswi SMP Negeri 15 Makassar yang berlokasi di Aula SMP Negeri 15  Kota Makassar. Untuk itu, melalui kegiatan sosialisasi / penyuluhan bahaya penggunaan narkoba dan obat- obatan terlarang  ini mampu meningkatkan pemahaman peserta didik SMP Negeri 15 Kota Makassar mengenai jenis-jenis narkotika, dampak dari penyalahgunaan narkoba dari aspek fisik, psikis, pendidikan, sosial dan ekonomi serta cara pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkoba dikalangan remaja. Kegiatan ini dapat membentengi generasi muda sebagai sebagai generasi penerus bangsa khususnya peserta didik di SMP Negeri 15 Kota Makassar dari bahaya penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang
Health Education, Resiko Pernikahan Dini Terhadap Stunting Di Lingkungan Songkolo Kelurahan Borongloe Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa Sainah Iin Sainah; Sumaryanti Sumaryanti; Fitriana Jufri; Irmawati Irmawati; Fausiyah Anissa; Wahyuningsih Wahyuningsih; Nurmiati Nurmiati; Muhammad Sofyan; Hendrianto Hendrianto; Mifta Febrianti
Patria Artha Journal of Community (PKM) Vol. 3 No. 2 (2023): Patria Artha Journal of Community
Publisher : Universitas Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/pajoco.v3i2.781

Abstract

Pernikahan merupakan hal yang sudah lazim dijalani oleh setiap pasangan laki-laki dan wanita untuk itu di perlukan persiapan yang mantap baik secara fisik maupun psikis. Berdasarkan hasil kajian diperoleh bahwa jika menikah pada usia muda dan mengalami kesulitan dalam rumah tangganya, maka akan banyak memunculkan permasalahan seperti kekerasan dalam rumah tangga, kematian ibu dan bayi karena belium waktunya melahirkan, banyak bayi yang di buang karena belum siap menjadi seorang ayah maupun ibu, pertengkaran dalam rumah tangga dan masih banyak kasus lainnya.Tujuan orang tua mereka untuk membantu meringankan perekonomian keluarga daripada melanjutkan sekolah ke jenjang lebih tinggi. Ketiga, faktor hamil diluar nikah. Maksud keluarga yang menikahkan putranya yang sudah hamil ini agar masyarakat tidak mengetahui perbuatan tabu tersebut.Suatu permasalahan yang masih di temui di lingkungan songkolo Kabuapten Gowa, ialah kasus resiko pernikahan dini terhadap stunting oleh karena itu tim pengabdian masyarakat Bersama mahasiswa universitas patria artha makassar, Fakultas Kesehatan prodi keperawatan menganggap perlu adanya sosialisasi di lingkungan songkolo kabupaten gowa bahaya resiko pernikahan dini terhadap stunting.  Harapan dilaksanakannya kegiatan tersebut memberikan edukasi bahaya pernikahan dini yang dapat menimbulkan berbagai dampak negative salah satunya yaitu melahirkan bayi dengan resiko terkena stunting.Program pengabdian masyarakat berupa edukasi mengenai bahaya pernikahan dini di lingkungan songkolo Kabupaten Gowa dilaksanakan menggunakan metode sosialisasi. Secara umum Lingkungan Songkolo memiliki tingkat pengetahuan tentang pernikahan dini dengan kategori cukup. Edukasi pernikahan dini dalam upaya pencegahan stunting sehing ga pengetahuan di Lingkungan Songkolo semakin meningkat. Perlu adanya kegiatan pembinaan terkait peran serta masyarakat dalam edukasi pernikahan dini dan bidang kesehatan pada wanita yang belum berusia 21 tahun agar menunda kehamilannya. Selain itu adanya pemeriksaan rutin saat Ibu hamil pertama maupun hamil selanjutnya di posyandu atau ke tenaga kesehatan terdekat, selalu menjaga kebersihan hidup dan lingkungannya, selalu memperhatikan dan mengkonsumsi makanan bergizi agar stunting dapat di cegah semaksimal mungkin dalam masyarakatKata Kunci, Pernikahan, stunting, edukasi kesehatan,
Edukasi dan Demonstrasi Teknik Relaksasi Nafas Dalam Sainah Sainah; Abdul Rahman; Muhammad Sofyan; Erep Gwijangge; Analina Murip; Sri Wahyuni; Olivia Olivia
Patria Artha Journal of Community (PKM) Vol. 6 No. 1 (2026): Patria Artha Journal of Community
Publisher : Universitas Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/pajoco.v10i1.1053

Abstract

Anak yang akan menjalani sirkumsisi sering mengalami kecemasan dan ketegangan akibat ketakutan terhadap rasa sakit, alat medis, dan suasana tindakan. Kecemasan tersebut dapat memicu peningkatan respon nyeri dan trauma psikologis pascatindakan. Salah satu teknik non-farmakologis yang efektif dalam mengurangi kecemasan adalah relaksasi nafas dalam, karena mampu menurunkan aktivitas sistem saraf simpatis dan meningkatkan relaksasi tubuh. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan demonstrasi teknik relaksasi nafas dalam kepada anak pra-sirkumsisi dan orang tua di Klinik Pratama Patria Lestari Kabupaten Gowa. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung relaksasi selama 5 – 10 menit sebelum tindakan. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner tingkat kecemasan anak dengan skala Modified Yale Preoperative Anxiety Scale (mYPAS).Hasil kegiatan menunjukkan adanya penurunan rerata skor kecemasan dari 45,2 (sebelum) menjadi 28,1 (sesudah intervensi). Sebagian besar anak tampak lebih tenang, mampu mengikuti instruksi napas dengan baik, dan tidak menolak prosedur. Orang tua juga melaporkan anak lebih kooperatif selama proses sirkumsisi.Kegiatan ini terbukti efektif dan dapat dijadikan model intervensi sederhana bagi tenaga kesehatan Klinik dalam upaya mewujudkan layanan sirkumsisi ramah anak.