Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Penerapan E Government Bagi Aparat Desa Wanagiri Menuju Desa Digital Bambang Pujiyono; Achmad Aditya Ashadul Ushud; Windarto Windarto; Archita Desia Logiana
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2023): Bantenese : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ps2pm.v5i2.7455

Abstract

Kegiatan abdimas ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja apparat desa Wanagiri melalui pemanfaatan Teknologi ( E-Gov ). Pemanfaatan teknologi memudahkan cara kerja dalam melayani kepentingan masyarakat. Masalah yang ditimbul dan dihadapi adalah minimnya tingkat ketrampilan aparatur desa dengan tuntutan masyarakat yang lebih dinamis, tata kelola administrasi kantor yang belum baik, serta minimnya informasi tentang Desa. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini mulai dari persiapan, pelaksanaan,pelaporan, evaluasi, sampai dengan keberlanjutan kegiatan. Target pelaksanaan program ini adalah tertatanya pengelolaan administrasi desa yang telah berbasis digital, terbangunnya website Desa yang informatif, terpromosikan potensi desa, serta meningkatnya kemampuan dan ketrampilan apartur desa. Hasil kegiatan abdimas tergambar dalam penambahan wawasan apparat desa tentang pemanfaatan teknologi digital dalam peningkatan pelayanan public. Ekspresi dan antusiasme menjadi ukuran kualitatif keberhasilan kegiatan abdimas ini.
Pelatihan Komputer Berbasis Kompetensi Pada Biro SDM Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Wiwin Windihastuty; Titin Fatimah; Windarto; Martini
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat TEKNO (JAM-TEKNO) Vol 1 No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan pegawai pada dasarnya bertujuan untuk memastikan dan memelihara kemampuan pegawai dalam bekerja sehingga memenuhi kualifikasi yang diprasyaratkan dan dapat memberi kotribusi optimal bagi organisasi. Salah satu bentuk pengembangan pegawai adalah pelatihan berbasis kompetensi. Pelatihan berbasis kompetensi merupakan suatu pendekatan pelatihan yang lebih spesifik dan terukur. Sistem pelatihan ini mengajarkan tidak hanya tentang materi-materi pelatihan yang terkait dengan meningkatkan kinerja dalam suatu pekerjaan atau jabatan, akan tetapi juga bagaimana mengidentifikasi tingkat kompetensi yang dibutuhkan untuk mengisi level sebuah jabatan. Pelatihan berbasis kompetensi lebih memberikan banyak praktik dari pada teori, sehingga para peserta akan menjadi terampil dan mahir menguasai bidang yang dipilihnya. Sistem Pelatihan Berbasis Kompetensi sangat bermanfaat bagi organisasi, juga bagi pegawai itu sendiri. Bagi organisasi sistem pelatihan ini dapat meningkatkan kinerja organisasi, sedangkan bagi pegawai dapat meningkatkan produktivitas dan motivasi untuk berkarir lebih tinggi. Salah satu pelatihan yang saat ini sangat dibutuhkan adalah pelatihan dalam pengoperasian komputer. Berdasarkan latar belakang tersebut, Universitas Budi Luhur diminta untuk memberikan pelatihan berbasis kompetensi untuk Sumber Daya Manusia Unit Pusat (UP) dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan mengenalkan dan melatih penggunaan komputer dan aplikasinya. Kami sebagai dosen, mewakili Universitas Budi Luhur untuk memberikan pelatihan tersebut sebagai wujud dari Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PPM) yang merupakan salah satu tridharma dari peguruan tinggi. Semoga pelatihan ini dapat menjadi kontribusi yang bermanfaat untuk peningkatan kemampuan para staf UP dan UPT Kemendikbud agar produktifitas mereka meningkat.
Circular Economy Model through Using Aquaponic Technology to Support the ProKlim Village Program in RT 10 Petukangan Utara, Jakarta Martini; Yousep Eka Irawan Apriandi; Rismawandi; Windarto
Poltanesa Vol 26 No 2 (2025): December 2025
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service program supports the ProKlim (Program Kampung Iklim) initiative in RT 10 Petukangan Utara, South Jakarta by implementing a circular economy model through integrated tilapia (Oreochromis niloticus) and Pak coy (Brassica rapa var. chinensis) cultivation using aquaponic technology. Designed for densely populated urban areas with limited land, the aquaponic system converts fish waste into plant nutrients while plants purify the water, creating a closed-loop, zero-discharge process. The program consisted of awareness sessions, technical training, installation of aquaponic units, and community mentoring. Program outcomes indicate substantial improvements in environmental knowledge, climate adaptation awareness, and sustainable food-production skills. The system achieved 78–82% water savings, significantly reducing resource consumption compared to conventional methods. Pre- and post-training assessments showed a 90% increase in participants’ understanding of aquaponics and circular economy principles. Each production cycle generated 20 kg of Pak coy and 10 kg of tilapia, contributing to household nutrition and providing IDR 400,000–600,000 in additional microeconomic value through consumption and local sales. These quantitative results validate the effectiveness of aquaponic-based circular economy practices in supporting ProKlim objectives, particularly in enhancing climate adaptation, promoting sustainable resource use, and strengthening community empowerment in limited urban spaces.