Ardi Pujiyanta
Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta Jl. Prof. Dr. Soepomo, S.H., Warungboto, Janturan, Yogyakarta 55164 Telp : (0274) 563515 Ext. 3208

Published : 45 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

DETEKSI PENYAKIT TULANG MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN DENGAN METODE BACKPROPAGATION Khawa Sukmawati; Ardi Pujiyanta
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 2, No 2 (2014): Juni
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v2i2.2844

Abstract

Penyakit tulang adalah penyakit yang sering kali tidak disadari oleh seseorang yang mungkin saja, orang tersebut sudah mengidap gejala-gejala penyakit tersebut. Umumnya seseorang akan menyadari bahwa dia telah mengidap penyakit tulang, ketika kondisi tulangnya tidak memungkinkan lagi untuk diobati. Jadi untuk mengurangi resiko keluhan pada tulang, kita membutuhkan informasi lengkap dan memadai baik dari riset, internet dan petugas kesehatan. Dengan menjaga kesehatan tulang maka aktivitas dan kinerja seseorang pun menjadi lebih produktif. Berdasarkan keadaan yang seperti ini peran pakar kesehatan terutama di bidang penyakit Tulang sangat dibutuhkan karena faktor keterbatasan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk membangun suatu program Jaringan Syaraf Tiruan menggunakan metode backpropagation untuk mendiagnosa penyakit tulang.            Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka, observasi dan wawancara. Untuk tahap pengembangan sistem meliputi analisis kebutuhan sistem, perancangan sistem, implementasi sistem, pengujian sistem dengan metode black box test dan alpha test. Dalam penelitian ini, gejala – gejala penyakit tulang yang digunakan sebagai input untuk mendeteksi penyakit terdiri dari 42 gejala dan 10 macam jenis penyakit. Arsitektur jaringan syaraf tiruan dengan 42 neuron input, menggunakan 1 hidden layer dengan melakukan perubahan jumlah neuron hidden sebagai percobaan yaitu 21 neuron hidden kemudian diganti menjadi 42 neuron hidden, serta terdapat 10 neuron output. Perangkat lunak ini dibuat menggunakan bahasa pemrograman Borland Delphi 7 dan Microsoft Acces 2010.            Dari penelitian yang dilakukan menghasilkan sebuah perangkat lunak aplikasi deteksi penyakit Tulang menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan dengan metode Backpropagation sebagai sarana konsultasi kesehatan tentang penyakit tulang. Berdasarkan pengujian yang dilakukan maka aplikasi jaringan syaraf tiruan yang terbentuk dapat mengenali pola yang ada dengan akurasi tertinggi yaitu 90% menggunakan nilai learning rate (α) = 0.1, 42 neuron hidden, fungsi aktivasi yang dipakai adalah fungsi logsig (sigmoid biner), dan metode pelatihan yang dipakai adalah metode trial and error.Aplikasi ini telah diuji coba oleh para responden yang dapat memberikan hasil cukup baik sesuai kebutuhan. Kata kunci : Jaringan Syaraf Tiruan, Backpropagation, Penyakit Tulang
MEDIA PEMBELAJARAN PERHITUNGAN DETERMINAN REDUKSI MINOR EKSPANSI KOFAKTOR DAN ADJOIN Sigit Buddy Prakoso; Ardi Pujiyanta
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 2, No 1 (2014): Februari
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v2i1.2629

Abstract

Peningkatan mutu pendidikan merupakan salah satu unsur konkrit yang sangat penting dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Sejalan dengan itu, hal yang sangat penting untuk diperhatikan adalah masalah prestasi belajar. Berdasarkan data nilai kuis Aljabar Linear Tiruan 2012.Berdasarkan hasil kuis dan kuesioner yang telah dilakukan,nilai mahasiswa yang mengikuti kuis yang nilainya lebih kecil dari 60 ada 33% dan dari hasil kuesioner didapatkan bahwa mahasiswa membutuhkan perangkat lunak ada 100%,dari data kuis dan kuesioner mahasiswa mengalami kesulitan didalam hal perhitungan.Penelitian ini bertujuan untuk membantu kegiatan perkuliahan Aljabar Linear. Dengan adanya media pembelajaran berbasis multimedia ini diharapkan mahasiswa dapat meningkatkan minat belajar dan motivasi dalam kegiatan belajar khususnya mengenai materi Perhitungan Determinan Reduksi Minor Ekspansi Kofaktor dan Adjoin.Metode penelitian ini dilaksanakan dengan mengidentifikasi permasalahan, pengumpulan data melalui metode literature, interview dan kuesioner. Metode literatur  dilakukan dengan studi pustaka yaitu membaca dan membandingkan buku dan artikel yang terkait. Wawancara dilakukan kepada dosen pengampu mata kuliah Aljabar Linear. Penyebaran kuesioner terkait tentang perhitungan materi Perhitungan Determinan Reduksi Minor Ekspansi Kofaktor dan Adjoin. Data yang terkumpul digunakan untuk menganalisis user, kebutuhan user,  kebutuhan sistem. Hasil analisis digunakan untuk membuat aplikasi pembelajaran Aljabar Linear untuk metode Media Pembelajaran Perhitungan Determinan Reduksi Minor Ekspansi Kofaktor dan Adjoin multimedia dengan menggunakan software adobe flash CS3.Hasil penelitian ini adalah aplikasi multimedia sebagai Media Pembelajaran Aljabar Linear untuk metode Perhitungan Determinan Reduksi Minor Ekspansi Kofaktor dan Adjoin. Aplikasi telah diuji coba  menggunakan black box test dan alpha test. Berdasarkan hasil uji coba tersebut dapat disimpulkan bahwa aplikasi pembelajaran ini dapat  membantu proses pembelajaran mahasiswa dan dapat digunakan sebagai alat bantu pembelajaran Aljabar Linear untuk metode Perhitungan Determinan Reduksi Minor Ekspansi Kofaktor dan Adjoin. Kata Kunci : Aljabar Linear, Determinan, Media Pembelajaran,
MULTIMEDIA PEMBELAJARAN DIAGONALISASI MATRIKS Kirana Permata Putri; Ardi Pujiyanta
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 2, No 1 (2014): Februari
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v2i1.2601

Abstract

Berdasarkan hasil nilai kuis Aljabar Linier yang telah dilakukan, bahwa  jumlah prosentase mahasiswa banyak yang mendapat nilai di bawah standart kompetensi dikarenakan mahasiswa tidak memahami materi khususnya dalam menentukan langkah-langkah menyelesaikan perhitungan Diagonalisasi Matriks. Penelitian ini bertujuan untuk membantu kegiatan perkuliahan Aljabar Linear. Dengan adanya multimedia pembelajaran ini diharapkan mahasiswa dapat meningkatkan minat belajar dan motivasi dalam kegiatan belajar khususnya mengenai materi Diagonalisasi Matriks.Metode penelitian ini dilaksanakan dengan mengidentifikasi permasalahan, pengumpulan data, interview dan kuesioner. Metode literatur  dilakukan dengan studi pustaka yaitu membaca dan membandingkan buku dan artikel yang terkait. Wawancara dilakukan kepada dosen pengampu mata kuliah Aljabar Linear. Penyebaran kuesioner terkait tentang perhitungan materi Diagonalisasi Matriks. Data yang terkumpul digunakan untuk menganalisis user, kebutuhan user,  kebutuhan sistem. Aplikasi disusun dengan prosedur yang mencakup indentifikasi masalah yang diperoleh, analisis kebutuhan, merancang konsep, merancang isi, design document dan diagram navigasi, merancang naskah, merancang grafis. Hasil analisis digunakan untuk membuat aplikasi pembelajaran Aljabar Linear untuk materi Diagonalisasi Matriks, dan aplikasi multimedia dibuat dengan menggunakan software adobe flash CS3.Hasil penelitian ini adalah aplikasi multimedia sebagai Multimedia Pembelajaran Aljabar Linear untuk materi  Diagonalisasi Matriks. Aplikasi telah diuji coba  menggunakan black box test dan alpha test. Berdasarkan hasil uji coba tersebut dapat disimpulkan bahwa aplikasi pembelajaran ini dapat  membantu proses pembelajaran mahasiswa untuk memahami materi dan dapat digunakan sebagai alat bantu dosen untuk menunjang pembelajaran Aljabar Linear pada materi Diagonalisasi Matriks. Kata Kunci : Multimedia Pembelajaran, Aljabar Linear, Diagonalisasi Matriks
Media Pembelajaran untuk Metode Penjadwalan First Come First Serve-Ejecting Based Dynamic Scheduling (FCFS-EDS) untuk MPI Job dalam Sistem Grid Rusydi Umar; Ardi Pujiyanta
Annual Research Seminar (ARS) Vol 3, No 1 (2017): ARS 2017
Publisher : Annual Research Seminar (ARS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

First Come First Serve-Ejecting Based Dynamic Scheduling (FCFS-EDS) adalah metode untuk menjadwalkan untuk MPI Job berdasarkan reservasi atau pemesanan. Message Passing Interface (MPI) adalah spesifikasi API yang mengijinkan aplikasi paralel untuk berkomunikasi dengan sesamanya dengan saling berkirim pesan. Penjadwalan FCFS-EDS masuk dalam kategori Flexible Advance Reservation, dinamik pada sudut pandang lojik. Oleh karena itu akan sulit dipahami dan dibayangkan karena hanya bersifat lojik saja. Untuk itulah perlu dibuat simulasi dari penjadwalan MPI job dengan metode FCFS-EDS, untuk membantu memahami proses penjadwalan MPI job dengan metode FCFS-EDS. Dengan simulasi ini pengguna dapat merubah-rubah parameter dalam penjadwalan MPI job dan melihat visualisasi dari penjadwalan MPI job dalam sudut pandang lojik, dan juga mengetahui bagaimana nantinya sebuah MPI job akan dieksekusi.
REDUKSI VARIABEL -VARIABEL GEJALA PENYAKIT EPILEPSI DENGAN ALGORITMA BACKPROPAGATION Ardi Pujiyanta; Taufik Ismail
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahun 2000, diperkirakan penyandang epilepsi di seluruh dunia berjumlah 50 juta orang, 37 juta orang di antaranya adalah epilepsi primer, dan 80% tinggal di negara berkembang. Penyakit epilepsi didefinisikan sebagai suatu sindrom yang ditandai oleh gangguan fungsi otak yang bersifat sementara dan paroksismal, yang memberi manifestasi berupa gangguan, atau kehilangan kesadaran, gangguan motorik, sensorik, psikologik, dan sistem otonom, serta bersifat episodik. Ada kendala yang harus dihadapi oleh masyarakat yaitu jumlah dokter spesialis yang tidak seimbang dengan penderita dan biaya yang relatif mahal untuk pemeriksaan penyakit epilepsi. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah bagaimana mereduksi variable-variabel gejala penyakit epilepsi dengan menggunakan jaringan saraf tiruan yang dapat menghasilkan output yang maksimal. Sistem kerja dari diagnosa ini mengunakan metode backpropagatione yang merupakan salah satu metode atau model jaringan saraf tiruan. Pemilihan digunakannya metode ini karena proses pelatihan lebih cepat dengan tingkat ketelitian yang tinggi, dimana vektor masukan pada proses pelatihan menjadi vektor bobot. Metode yang digunakan adalah studi literatur. Tahap pengembangan aplikasi perangkat lunak meliputi tahap analisis sistem perancangan sistem, pemrograman dan pengujian sistem.Ketika dilakukan pengujian dengan mereduksi beberapa gejala, ternyata jaringan masih dapat mengenali penyakit dengan akurasi yang cukup tinggi yaitu sebesar 92%, ketika gejala yang direduksi gejala G009,G016 dan G024.Kata kunci : Backpropagation, diagnosa, penyakit epilepsi, reduksi variabel gejala
Job Scheduling on Grid Computing Using First Fit, Best Fit, and Worst Fit Ardi Pujiyanta; Fiftin Novianto
Khazanah Informatika Vol. 8 No. 2 October 2022
Publisher : Department of Informatics, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/khif.v8i2.17069

Abstract

Grid computing can be considered large-scale distributed cluster computing and parallel distributed network processing. The two most important issues in managing user work are resource allocation and scheduling of required resources. When user jobs are submitted, they are managed by resource intermediaries who find and allocate the right resources. After the resource allocation stage, work scheduled on the existing resources according to the user's required resources. In most grid systems with traditional scheduling, jobs are submitted and placed in waiting room queues to wait for the required resources to become available. Each grid system can use a different scheduling algorithm to execute jobs based on other parameters, such as resources, delivery time, and execution duration. There is no guarantee that these traditional scheduling algorithms will get the job done. The First Come First Serve Left Right Hole Scheduling (FCFS-LRH) reservation strategy improves resource utilization in a grid system by using a local scheduler. Compared to traditional strategies. There are two objectives of this research. First, compare the first fit, best fit, and worst fit algorithms to find empty timeslots and place them in a virtual view. Second, reduce the idle time value. The results showed that the FCFS-LRH method could reduce the idle time value of the FCFS-EDF and FCFS methods. The overall execution time of the first fit with the FCFS-LRH strategy is better than the FCFS-EDF
Perancangan Alat Monitoring Karbon Monoksida (CO) dan Partikel Debu PM 2.5 dalam Ruangan Berbasis ESP32 Devkit C V4 dan LCD OLED Putra, Marta Dwi Darma; Pujiyanta, Ardi; Riadi, Imam
JTEV (Jurnal Teknik Elektro dan Vokasional) Vol 10, No 2 (2024): JTEV (Jurnal Teknik Elektro dan Vokasional)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtev.v10i2.128386

Abstract

Polusi udara tidak hanya terjadi di alam terbuka, tetapi juga terjadi di dalam sebuah ruangan. Polusi udara adalah kondisi di mana menurunya kualitas udara karena tercemar yang disebabkan oleh polutan seperti beberapa jenis gas, asap kendaraan, asap industri dan limbah udara dari rumah tangga. Hal ini dapat menjadi lebih berbahaya dibandingkan dengan di alam terbuka. Padahal, masyarakat menghabiskan waktu sekitar 90 persen di dalam ruangan paparan debu dan asap dalam jangka waktu yang lama akan menyebabkan penyakit paru-paru, meliputi penyakit kardiovaskular, asma, bronkitis, kematian dini, dan kanker paru-paru. Perancangan alat monitoring kualitas debu dan partikel dalam ruangan pada penelitian ini menggunakan mikrokontroler ESP32 Devkit C V4, sensor debu Sharp GP2Y1010AU0F, sensor MQ 135, dilengkapi serta monitoring kualitas udara secara real time dengan menggunakan LCD OLED. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat untuk memonitor kualitas udara di dalam ruangan. Hasil yang diperoleh pada hasil pengujian yang telah dilakukan terhadap kinerja alat dapat diambil kesimpulan bahwa sistem monitoring Karbon Monoksida (CO) dan partikel PM 2.5 dapat berjalan dengan baik. Alat telah dapat menampilkan pembacaan Karbon Monoksida (CO) dan partikel PM 2.5. Saat pengujian alat dibandingkan dengan alat Air Quality Detector memiliki hasil pembacaan Karbon Monoksida (CO) dengan rata – rata error 0.6% dan partikel PM 2.5 dengan rata – rata error 2.6%. Pada hasil monitoring pengujian keseluruhan selama 13 jam didapat hasil monitoring kadar Karbon Monoksida (CO) dengan rata – rata sebesar 2.7 PPM dan partikel PM 2.5 dengan rata – rata sebesar 22.5 ug/m3
ANALISIS FORENSIK APLIKASI PENIPUAN BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN METODE NIST Pujiyanta, Ardi; Maulana, Irfan
Jurnal Informatika Vol 8, No 2 (2024): JIKA (Jurnal Informatika)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jika.v8i2.10575

Abstract

Meningkatnya penggunaan aplikasi berbasis Android seiring dengan perkembangan teknologi. Salah satu permasalahan yang bisa disalah gunakan dalam tindak kejahatan dengan menanamkan malware atau phising ke dalam aplikasi Android. Aplikasi seperti Whatsapp bisa menjadi sarana bagi pelaku kejahatan untuk mengirimkan file aplikasi berbahaya ke korban. Barang bukti dalam kasus pidana, akan dilakukan analisis forensik untuk mendapatkan bukti digital, baik berupa riwayat percakapan, gambar, dokumen dan lainnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode National Institute of Standards and Technology (NIST). Metode NIST memiliki empat tahapan untuk acuan analisis barang bukti antara lain, collection, examination, analysis, dan reporting.  Tahapan penelitian yang dilakukan dimulai dari studi literatur, observasi, perancangan skenario, mempersiapkan kebutuhan penelitian, dan penerapan metode NIST. Selanjutnya mencari bukti digital berupa file aplikasi berbahaya untuk dianalisis sistem dari aplikasi tersebut. Penelitian ini menghasilkan informasi yang tersimpan di dalam database Whatsapp berupa data percakapan dan file aplikasi berbahaya. Informasi yang didapat dari aplikasi yang dianalisis tersebut yaitu aplikasi tersebut dimanipulasi seolah-olah file lain, dampak dari aplikasi yang telah dimanipulasi dapat mencuri data pribadi dari korban, berupa SMS.  SMS penting bisa berupa kode OTP rekening bank milik korban.
Design Of A Job Scheduling Data Structure For Grid Resources Pujiyanta, Ardi; Noviyanto, Fiftin
Jurnal Teknologi Vol 16, No 2 (2024): Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jurtek.16.2.283-290

Abstract

Essentially, Grid computing is an infrastructure that offers high-speed computing capacity in a distributed system by utilizing geographically distributed resources. Grid resources are owned by different organizations and have their own policies and access models. Scheduling future jobs in a grid system requires a data structure capable of handling parallel jobs, known as the Message Passing Interface (MPI). A data structure model needs to be proposed to minimize search time, and efficiently add and remove MPI jobs. Data structures that support future scheduling models will improve resource utilization efficiency. This research proposes a data structure capable of handling future MPI job scheduling to increase resource utilization. Experimental results on the data structure show that the average memory consumption of the FCFS-LRH data structure is lower than that of FCFS and FCFS-EDS. For average empty timeslot searches, FCFS-LRH is faster than FCFS-EDS but slower than FCFS. The average data insertion speed of FCFS-LRH is faster than that of FCFS-EDS.
Job scheduling reservations on cloud resources Pujiyanta, Ardi; Noviyanto, Fiftin
International Journal of Advances in Intelligent Informatics Vol 10, No 3 (2024): August 2024
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/ijain.v10i3.1421

Abstract

The current application of cloud computing focuses more on research problems. One of the main problems in the cloud is job allocation. Jobs are dynamically allocated to server processors. All cloud virtualized hardware is available to users on demand and can be dynamically upgraded. Resource scheduling is critical in research in the cloud, due to its large execution time and resource costs. The differences in resource scheduling criteria and parameters used cause various categories of Resource Scheduling Algorithms. Resource scheduling has a goal, identifying the right resources to schedule workloads in a timely manner and improving the effectiveness of resource utilization. In other words, minimizing workload completion time. Mapping the right workloads to resources will result in good scheduling. Another goal of resource scheduling is to identify adequate and appropriate workloads. So it can support scheduling of multiple workloads, to meet various QoS needs in cloud computing. The aim of this research is to determine the value of waiting time, idle time and makespan on cloud resources. The proposed method is to sort the arrival times of jobs with the least workload and place the jobs on a virtual view, before scheduling them on cloud resources. Experimental results show that the proposed method has an idle time of 25.3%, FCFS is 43.1% while for bacfilling it is 31.5%. The average makespan reduction for FCFS is 16.73%, for bacfilling it is 12.87%. The average decrease in AWT for FCFS was 13.3% for bacfilling of 12.03%. The results of this research can be applied to cloud rentals with flexible times.