Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

KEJADIAN KARIES GIGI (def-t) BERDASARKAN SIKAP ANAK DI TK PUTRA II SUKARAMI KOTA PALEMBANG Sri Wahyuni
Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkgm.v4i2.1423

Abstract

Latar Belakang : Sikap merupakan ekspresi perasaan seseorang yang merefleksikan kesukaannya atau ketidaksukaan nya terhadap suatu objek. Masalah utama kesehatan gigi dan mulut yang terjadi adalah karies gigi. Karies gigi adalah penyakit pada jaringan keras gigi akibat aktivitas bakteri yang menyebabkan kehilangan mineral pada gigi. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan sikap anak terhadap terjadinya karies gigi (def-t) pada anak TK Bina Putra II Sukarami Kota Palembang. Metode : Metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Dilaksanakan pada bulan Februari 2022. Sampel penelitian ini sebanyak 22 orang anak TK Bina Putra II. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian didapatkan anak memiliki sikap terhadap terjadinya karies gigi (def-t) dengan kategori baik sebesar 18%, dengan kategori kurang sebesar 82% dan anak yang memiliki karies gigi (def-t) dengan kategori tinggi sebesar 14%, dengan kategori sedang sebesar 50%, dan kategori rendah sebesar 36%. Berdasarkan uji statistik chi square didapatkan nilai p value 0,014. Kesimpulan : Sebagian besar anak memiliki sikap terhadap terjadinya karies gigi (def-t) dalam kategori kurang dan anak yang memiliki def-t dalam kategori sedang. Dalam rangka menurunkan jumlah anak yang mengalami karies gigi maka perlunya diberikan penyuluhan tentang masalah kesehatan gigi dan mulut khususnya karies gigi.
PELATIHAN PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT SEJAK DINI DI PANTI ASUHAN KOTA PALEMBANG Nur Adiba Hanum; Ismalayani Ismalayani; Sri Wahyuni
ABDIKEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : PUSAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/j.abdikemas.v5i1.1546

Abstract

the pandemic, dental health interventions in the community directly in the field could not be carried out in connection with breaking the chain of transmission of Covid 19. Now that field activities have been allowed in the community, we are conducting dental health interventions at the Marfuah Orphanage in Palembang based on our assessment in February of 2020 before the pandemic, the dental hygiene of the children at the Marfu'ah Palembang Orphanage was still low, with an average plaque score of 2.8 (bad criteria). Plaque is the main cause of caries disease. The goal of PKM is that the children of the Marfu'ah Palembang orphanage are able to care for their teeth independently to get optimal dental and oral health. The targets were 10 orphans and 40 orphans. The training method for teaching theory and skills is through lectures, games, demonstrations, video screenings and simulations. The results after the activity were an increase in knowledge about daily dental care in 90% of children who had good knowledge and only 10% of children had moderate knowledge, there was also an increase in brushing skills properly as many as 92.5% of children, and there was an increase in the level of oral hygiene in children with an average plaque score of 0.75 (good criteria), then 10 orphanage caregivers can be empowered as a companion, supervisor and control of children's dental and oral health.
PENGARUH ESTETIKA DENTAL TERHADAP PSIKOSOSIAL PADA REMAJA Mujiyati Mujiyati; Sri Wahyuni
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 15, No 1 (2023): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v15i1.1056

Abstract

Latar Belakang: Maloklusi memberikan pengaruh negatif terhadap fungsi pengunyahan dan berbicara, serta dapat mempengaruhi psikologis remaja berupa menurunnya kepercayaan diri. Tujuan:  penelitian ini untuk menggali lebih dalam mengenai pengaruh karakteristik estetika dental terhadap status psikososial di kalangan remaja khususnya siswa-siswi Sekolah Menengah Atas Negeri di Kota Palembang. Metode: Analisis univariat digunakan untuk menghitung nilai mean dan median dari variabel numerik, serta proporsi dari variabel kategorik. Analisis bivariat pada penelitian ini digunakan untuk mengetahui apakah ada pengaruh estetika dental terhadap status psikososial. Penelitian ini merupakan penelitian analitik komparatif, menggunakan data hasil wawancara dengan kuesioner dan pengukuran. Rancangan penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh SMA Negeri di Kota Palembang yang berjumlah 22 sekolah. Sampel dalam penelitian hanya mengambil 1/3 nya yaitu berjumlah 8 sekolah dengan 325 responden berdasarkan metode penarikan sample yaitu purposive-stratified random sampling. Hasil: Mayoritas responden dalam penelitian ini adalah siswa yang sedikit membutuhkan perawatan dari aesthetic component yaitu  105 orang (32,3%), yang memiliki status ortodonti oklusi normal 120 orang (36,9%), yang memiliki oral hygiene kalkulus sebanyak 210 orang (64,6%). Saran: Siswa lebih memperhatikan kesehatan gigi dan mulut khsususnya dalam melakukan perawatan gigi yang maloklusi. Kesimpulan: Ada pengaruh aesthetic component terhadap dampak psikososial, dan ada pengaruh dental health component terhadap dampak psikososial pada remaja di SMA Negeri Kota Palembang. Kata kunci : Maloklusi, Estetika Dental, Status Psikososial