Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Increasing the competitiveness of Rural Banks through an innovation approach in Bogor District Dimas Ari Darmantyo; Ratno Ratno; Yustiana Wardhani
The Management Journal of Binaniaga Vol 5, No 2 (2020): December 2020
Publisher : STIE Binaniaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33062/mjb.v5i2.394

Abstract

Competition in the banking world in increasing the value of its assets is getting tighter.The presence of financial technology adds to the tight competition in the banking world. Rural Banks (BPR) which focuses on small community services and MSMEs must innovate in order to survive in the banking industry. This research aims to find out if there is an influence of product innovation, process innovation, marketing innovation and organizational innovation on business performance, with accidental sampling method to obtain 150 samples of BPR Customers Bogor District, this research uses Structural Equation Modelling (SEM) method to analyze the data obtained. The results showed that, there is a positive influence of product innovation, process innovation, marketing innovation and organizational innovation on business performance. Product innovation variables have a stronger impact on business performance than marketing innovation, organizational innovation and process innovation. Keywords : Product Innovation, Process Innovation, Marketing Innovation and Business Performance
Strategi Pengembangan Koperasi Melalui Kolaborasi dan Transformasi Digital di Kota Bogor Yustiana Wardhani; Syarief Gerald Prasetya; Vera Clara Simanjuntak
Jurnal Manajemen dan Organisasi Vol. 14 No. 2 (2023): Jurnal Manajemen dan Organisasi
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jmo.v14i2.44686

Abstract

The research aims to identify the influential factors in developing cooperative development strategies in the city of Bogor. Research data using primary data and analysis using quantitative methods with SWOT and AHP analysis. The results of the research on the internal-external (IE) matrix show that the position of cooperative development is in cell one by implementing a growth strategy through vertical integration, by means of backward integration, meaning that in order to develop cooperatives in Bogor City, they must be independent, which means the use of all factors of production rely on the cooperative's own business, both products, human resources and other resources. The results of AHP show that the most prioritized strategy implemented is a strategy of trying to improve information and technology systems so that they can innovate and compete with other similar businesses. Cooperatives can make efforts to increase cooperation with the government and the private sector in the field of science and technology development so that cooperatives can innovate and compete in the market, as well as efforts to increase public trust in cooperatives and the need to make regulations and policies that support the development of cooperatives.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Customer Service dan Kualitas Produk Mobile Banking Terhadap Kepuasan Nasabah Bank BNI Bogor Arif Rizki Maulana; Yustiana Wardhani
Jurnal KREATIF (Kajian Riset Ekonomi & Bisnis Inovatif) Vol 2 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP3M) – Universitas Binaniaga Indonesia (UNBIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33062/jkf.v2i1.72

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh kualitas pelayanan pelanggan dan kualitas produk mobile banking terhadap kepuasan nasabah di Bank BNI Bogor. Di era transformasi digital, industri perbankan mengalami perubahan signifikan dengan diperkenalkannya layanan mobile banking, yang menawarkan kemudahan dan aksesibilitas bagi transaksi keuangan. Meskipun adopsi mobile banking semakin meningkat, masih terdapat tantangan terkait kepuasan nasabah, khususnya dalam hal kualitas pelayanan dan fungsionalitas produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kualitas pelayanan pelanggan dan kualitas produk mobile banking berkontribusi terhadap kepuasan nasabah. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif, menggunakan survei untuk mengumpulkan data dari nasabah Bank BNI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan pelanggan dan kualitas produk mobile banking berpengaruh signifikan terhadap kepuasan nasabah. Penelitian ini menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan dan pengembangan fitur mobile banking guna memenuhi ekspektasi nasabah, sehingga dapat meningkatkan kepuasan 6an loyalitas nasabah.  Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berharga untuk meningkatkan strategi pelayanan dan pengembangan produk di sektor perbankan, khususnya dalam meningkatkan pengalaman nasabah dalam layanan mobile banking.
Penguatan Layanan Kesehatan Mental Berbasis Recovery-Oriented di RS Menur dan Suku Tengger Kamilah Sa'diah; Nor Balkish Zakaria; Asna Manullang; Yustiana Wardhani; Ridha Azahra
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2183

Abstract

Peningkatan kasus gangguan kesehatan mental dan penyalahgunaan zat, termasuk kecanduan judi daring, menjadi tantangan serius bagi sistem pelayanan kesehatan di Indonesia. RS Menur Surabaya sebagai rumah sakit rujukan Provinsi Jawa Timur mencatat tingkat keterisian tempat tidur (BOR) yang tinggi. Di sisi lain, komunitas adat Suku Tengger di Desa Ngadiasari juga menghadapi keterbatasan akses layanan kesehatan mental dengan pendekatan budaya yang khas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis penguatan layanan kesehatan mental berbasis recovery-oriented melalui pendekatan psikososial pada dua konteks berbeda, yaitu rumah sakit dan komunitas adat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan semi-empiris melalui observasi respons psikososial dan instrumen sederhana berupa indikator partisipasi, ekspresi emosional, dan keterbukaan komunikasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan respons sosial-emosional pasien serta penerimaan positif masyarakat adat terhadap pendekatan berbasis budaya. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pengabdian masyarakat dapat menjadi model intervensi sosial komplementer dalam sistem layanan kesehatan mental berbasis komunitas.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan Eka Ayu Andani; Yustiana Wardhani
Jurnal KREATIF (Kajian Riset Ekonomi & Bisnis Inovatif) Vol 1 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP3M) – Universitas Binaniaga Indonesia (UNBIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33062/jkf.v1i1.7

Abstract

Penerapan gaya kepemimpinan yang tidak sesuai dengan keadaan karyawanya dan kurangnya disiplin kerja mengakibatkan menurunnya kinerja karyawan dalam mencapai tujuan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  pengaruh gaya kepemimpinan dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada CV Pluvia Cipta Mandiri. Metode yang digunakan dalam  penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan metode asosiatif yang bersifat kausal. Sampel yang digunakan sebanyak 38 responden dengan menggunakan metode sampling jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara dan observasi. Penelitian ini menggunakan metode uji validitas, uji reabilitas, uji asumsi klasik, analisis deskriptif, uji koefisien korelasi, analisis regresi berganda, uji hipotesis dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa 45,1% variasi pada variabel kinerja karyawan dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan dan disiplin kerja. Sedangkan sisanya yaitu (100%-45,1% = 54,9%) banyak dipengaruhi oleh variabel-variabel lain yang tidak diuji dalam penelitian ini. 
Pengaruh Gender dan Stress Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Bank Mandiri Taspen Bogor Sozawato Telaumbanua; Yustiana Wardhani
Jurnal KREATIF (Kajian Riset Ekonomi & Bisnis Inovatif) Vol 1 No 2 (2025): September 2025
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP3M) – Universitas Binaniaga Indonesia (UNBIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33062/jkf.v1i2.35

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Gender Dan Stress Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Bank Mandiri Taspen Bogor Bogor. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu karyawan Mandiri Taspen Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif yang bersifat kausal dengan menggunakan pendekatan kuanttatif, sampel yang digunakan sebanyak 75 responden. Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi liner berganda dengan menggunakan program SPSS 26. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Gender berpengaruh signifikan dan positif terhadap Kinerja Karyawan, Stress Kerja berpengaruh signifikan dan positif terhadap Kinerja Karyawan, Gender, dan Stress Kerja secara simultan berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan Mandiri Taspen Bogor
Pengaruh Orientasi Pasar dan Orientasi Kewirausahaan Terhadap Kinerja Pemasaran Fazran Azis; Yustiana Wardhani
Jurnal KREATIF (Kajian Riset Ekonomi & Bisnis Inovatif) Vol 1 No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP3M) – Universitas Binaniaga Indonesia (UNBIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33062/jkf.v1i3.49

Abstract

Orientas pasar, orientasi kewirausahaan dan kinerja pemasaran memiliki peran yang sangat penting yang harus dimiliki seorang pengusaha agar berhasil dalam menjalankan bisnisnya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh orientas pasar dan orientasi kewirausahaan terhadap kinerja pemasaran di CV Karya Mas Bogor. Pengumpulan data menggunakan metode angket atau kuesioner. Metode angket atau kuesioner dilakukan untuk mendapatan tanggapan responden mengenai Orientas pasar dan orientasi kewirausahaan terhadap kinerja pemasaran. Analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis Regresi Linier berganda yang terdapat dalam program SPSS v. 20. Penelitian ini melibatkan 55 responden yang semuanya terdiri dari karyawan CV tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara variabel orientasi pasar terhadap variabel kinerja pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara variabel orientasi kewirausahaan terhadap variabel kinerja pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara variabel orientasi pasar dan orientasi kewirausahaan terhadap variabel kinerja pemasaran di CV Karya Mas Bogor.
Penguatan Layanan Kesehatan Mental Berbasis Recovery-Oriented di RS Menur dan Suku Tengger Kamilah Sa'diah; Nor Balkish Zakaria; Asna Manullang; Yustiana Wardhani; Ridha Azahra
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2183

Abstract

Peningkatan kasus gangguan kesehatan mental dan penyalahgunaan zat, termasuk kecanduan judi daring, menjadi tantangan serius bagi sistem pelayanan kesehatan di Indonesia. RS Menur Surabaya sebagai rumah sakit rujukan Provinsi Jawa Timur mencatat tingkat keterisian tempat tidur (BOR) yang tinggi. Di sisi lain, komunitas adat Suku Tengger di Desa Ngadiasari juga menghadapi keterbatasan akses layanan kesehatan mental dengan pendekatan budaya yang khas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis penguatan layanan kesehatan mental berbasis recovery-oriented melalui pendekatan psikososial pada dua konteks berbeda, yaitu rumah sakit dan komunitas adat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan semi-empiris melalui observasi respons psikososial dan instrumen sederhana berupa indikator partisipasi, ekspresi emosional, dan keterbukaan komunikasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan respons sosial-emosional pasien serta penerimaan positif masyarakat adat terhadap pendekatan berbasis budaya. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pengabdian masyarakat dapat menjadi model intervensi sosial komplementer dalam sistem layanan kesehatan mental berbasis komunitas.
DIVERSIFIKASI DAN PEMASARAN PRODUK BUAH PALA KELOMPOK USAHA WARGA DESA SIRNAGALIH KECAMATAN TAMAN SARI KABUPATEN BOGOR Syarief Gerald Prasetya; Yustiana Wardhani; Vina Oktaviani
Jurnal Abdi Inovatif : Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Abdi Inovatif : Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Nusa Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31938/jai.v3i1.691

Abstract

Nowadays, one of the problems concerning the government is poverty. Sirnagalih Village, located in Taman Sari sub-district of Bogor Regency, is known for its local superior commodity, nutmeg. According to the statistical data of Bogor district plantations in 2017, Taman Sari sub-district produced 63,212 kilograms of nutmeg on a land area of 20.36 hectares. In order to identify the problems, the working methods of the community are based on field surveys and observation. The stages involved in the empowerment of local nutmeg processing business actors in Sirnagalih village are programme preparation through forum group discussion (FGD) between nutmeg farmers, village authorities and community leaders. When compiling and implementing the programme, it is important to follow a structured approach. This involves problem assessment, training, technical guidance, mentoring, monitoring and evaluation, and workshops. The conclusion of this activity is empowerment of small entrepreneurs through diversification of nutmeg processed products, through this community empowerment programme has brought benefits to nutmeg processed small entrepreneurs and local governments. However, there are still several barriers to overcome such as limited access to capital, lack of proper accounting and inadequate financial reporting. Therefore, it is advisable for the nutmeg business entrepreneurs to market the nutmeg processed products with a wider range and access to capital is important for the nutmeg business entrepreneurs in the developing their business both from the aspects of production, marketing and human resources. Keywords: poverty, nutmeg commodity, empowerment, small entrepreneurs Abstrak Desa Sirnagalih merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Taman Sari, Kabupaten Bogor, dikenal dengan komoditas unggulan lokalnya, yaitu buah pala. Menurut Data Statistik Perkebunan Kabupaten Bogor tahun 2017, Kecamatan Taman Sari menghasilkan 63.212 kilogram pala dari lahan seluas 20,36 hektar. Permasalahan yang dihadapi oleh pelaku kelompok usaha petani pala ini adalah kelompok usaha petani pala ini belum bisa melakukan diversifikasi produk olahan pala. Mereka hanya bisa menghasilkan produk manisan pala. Permasalahan lainnya adalah dari segi pemasarannya, pelaku kelompok usaha petani pala ini belum bisa memasarkan produknya secara online, sehingga pembelinya masih berkisar di Desa Sirnagalih saja. Tujuan dari kegiatan ini adalah membantu kelompok usaha petani pala untuk melakukan diversifikasi produk berupa sirup pala dan membatu kelompok usaha petani pala tersebut untuk dapat melakukan pemasaran secara online. Metode yang dilakukan adalah observasi lapangan. Tahapan-tahapan yang terlibat dalam pemberdayaan pelaku usaha pengolahan pala lokal di Desa Sirnagalih adalah persiapan program melalui diskusi kelompok forum (FGD) antara petani pala, aparat desa, dan pemimpin masyarakat. Saat menyusun dan melaksanakan program tersebut, sangatlah penting untuk melakukan pendekatan yang terstruktur karena melibatkan penilaian masalah, pelatihan, panduan teknis, pembimbingan, pemantauan dan evaluasi, serta lokakarya. Hasil dari kegiatan ini adalah pemberdayaan kelompok pelaku usaha petani pala melalui diversifikasi produk olahan pala berupa sirup pala. Melalui program pemberdayaan masyarakat ini, telah memberikan manfaat kepada kelompok pelaku usaha petani pala dan pemerintah lokal. Namun, masih ada beberapa hambatan yang perlu diatasi seperti keterbatasan modal, kurangnya pencatatan yang tepat, dan pelaporan keuangan yang tidak memadai. Oleh karena itu, disarankan bagi kelompok pelaku usaha petani pala untuk memasarkan produk olahan pala dengan jangkauan yang lebih luas. Kata Kunci: kemiskinan, komoditas pala, pemberdayaan, pengusaha kecil