Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PENGELOLAAN PASAR TRADISIONAL DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI PASAR BARU POLEWALI KAB. POLEWALI MANDAR H.Mukhlis Hannan; Abd. Asis; Nirwana I
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 2, No 2 (2020): Peqguruang, Volume 2, No.2, Nopember 2020
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.774 KB) | DOI: 10.35329/jp.v2i2.1154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan pasar tradisional di pasar baru polewali, dan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan pungutan retribusi pasar baru polewali dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah serta faktor-faktor apa yang mendukung dan menghambat dalam pengelolaan pasar tersebut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif, yaitu gambaran tentang bagaimana pengelolaan di pasar baru polewali dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah, adapun data yang diperoleh dengan menggunakan teknik wawancara dengan para informan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pengelolaan pasar tradisional di pasar baru polewali sudah dilakukan dengan baik, petugas pasar baru polewali sudah berupaya memberikan pengelolaan secara maksimal terlihat dari pelaksanaan tugas dan tanggungjawabnya. Faktor yang mendukung dalam pengelolaan pasar baru polewali dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah adalah dengan banyaknya pedagang yang berdagang di pasar baru polewali pada saat musim buah-buahan dimana pedagang dari berbagai macam wilayah datang untuk berdagang di pasar tersebut. Sedangkan yang menjadi faktor penghambat adalah masih ada beberapa pedagang yang tidak melakukan penyetoran retribusi pasar dan parkiran kendaraan di pasar baru yang masih acak-acakan dikarenakan kurangnya kerjasama antara Ka. Pasar baru poleweali dengan petugas dari Dishub yang mengelola parkir kendaraan di pasar baru polewali.
DAMPAK SOSIAL EKONOMI PROGRAM PEMBAGIAN BERAS MISKIN DI KECAMATAN RANTEBULAHAN TIMUR KABUPATEN MAMASA Abd. Asis; Rosdiana Rosdiana
MITZAL (Demokrasi, Komunikasi dan Budaya) : Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 4, No 1 (2019): MITZAL, Volume 4, Nomor 1, Mei 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.513 KB) | DOI: 10.35329/mitzal.v4i1.428

Abstract

This study aims to determine the socio-economic impact of the poor rice distribution program (Raskin) in the East Rantebulahan Subdistrict, Mamasa Regency. The type of research used is descriptive research. Data obtained through interviews, observations with direct observations at the location of research, documentation, and analyzed qualitatively. The results showed that the distribution of Raskin in Rantebulahan Timur Sub-district did not have an economic impact after the community received raskin. Because after receiving Raskin, the income they earn is only enough to meet food needs, not yet reaching for the fulfillment of clothing and shelter. Another impact of the distribution of Raskin was the socio-cultural impact, where Raskin did not affect the socio-cultural conditions of Raskin recipients.
Peranan Guru Bimbingan Dan Konseling Terhadap Pembentukan Moral siswa Di SMPN 1 Balla Asis, Abd.; Ada, Junia; Latief, Abdul
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 5, No 1 (2023): Vol 5, No 1 (2023): Peqguruang, Volume 5, No.1, Mei 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v5i1.2043

Abstract

Sekolah adalah tempat dimana  siswa dapat memperoleh pendidikan formal, sekolah juga  bertanggung jawab terhadap pembentukan karakter siswa dan menanamkan nilai-nilai moral yang baik, untuk itu  peran guru bimbingan dan konseling sangat dibutuhkan untuk membentuk  kepribadian siswa menjadi lebih baik dan bermoral. adapun yang menjadi pokok masalah yaitu 1. bagaimana keadaaan moral murid di SMPN 1 Balla, 2. Apa saja yang mempengaruhi perkembangan moral siswa di SMPN 1 Balla, 3. Bagaimana Peranan Guru Bimbingan dan Konseling dalam membentuk moral siswa di SMPN 1 Balla. Metode pada penelitian tersebut yakni penelitian deskriktif Kualitatif yakni analisis data melalui hasil data yang ada, yaitu kata-kata dan tindakan, data tertulis, dan foto, layanan bimbingan dan konseling sangat pokok untuk dilaksanakan yang singkron dengan kemauan siswa  yaitu untuk membentuk dan mengembangkan moral siswa kearah yang lebih baik.
Implementasi Perencanaan Partisipatif Pembangunan Masyarakat Desa Piriang Tapiko Kecamatan Tutar Kabupaten Polewali Mandar Bahtiar, Ongki; Hannan, Mukhlis; Asis, Abd
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 5, No 1 (2023): Vol 5, No 1 (2023): Peqguruang, Volume 5, No.1, Mei 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v5i1.3570

Abstract

Dalam merealisasikan tujuan pembangunan maka segenap potensi dari alam harus digali, dikembangkan, dan dimanfaatkan sebaik-baik begitu pula dengan potensi manusia berupa penduduk yang banyak jumlahnya harus ditingkatkan pengetahuan dari keterampilannya sehingga mampu menggali, mengembangkan, dan memanfaatkan potensi alam secara maksimal dan pelaksanaan program pembangunan tercapai. Partisipasi adalah hal mengikutsertakan semua orang suatu kegiatan merupakan aktivitas dalam organisasinya untuk mencapai tujuan yang mereka inginkan. Metode peneliti yang dilakukan adalah jenis penelitian deskriptif yaitu metode penelitian yang bertujuan untuk memberikan gambaran secara sistematis, faktual dan akurat mengenai data yang ada di lapangan tentang partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan di desa piriang tapiko kecamatan Tutar Kabupaten Polewali Mandar. Pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan kualitatif yaitu metode yang menggunakan simpel, yakni melakukan observasi dan wawancara langsung dengan informan pada prinsip pembangunan dilaksanakan oleh masyarakat Desa Piriang Tapiko hanyalah untuk masyarakat desa itu sendiri dalam memenuhi kebutuhan hidup masyarakat desa. Dengan demikian maka dalam proses proses partisipasi desa itu sendiri yang dipergunakan untuk masyarakat umum atau lebih khususnya masyarakat desa Piriang Tapiko itu sendiri. 
PERAN PEMERINTAH DALAM PENGEMBANGAN SDM UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT DI DESA BUNTUBUDA Apriantho, Apriantho; Hannan, Syuaib; Asis, Abd.
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 4, No 2 (2022): Peqguruang, Volume 4, No.2, November 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v4i2.1466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah dalam pengembangan sdm untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di desa buntubuda kabupaten mamasa. Hasil penelitian menjelaskan bahwa peranan pemerintah desa buntubuda dalam pengembangan sdm untuk menigkatkan ekonomi di desa buntubuda ada beberapa jenis yaitu tatanan regulasi, pengarahan strategi, dan pelatihan. Faktor yang mendorong pemerintah dalam pengembangan sdm adalah untuk menigkatkan ekonomi di desa buntubuda adalah dukungan multipihak baik dari pemerintah daerah maupun dari pemerintah pusat semangat dan respon positif dari masyarakat, keterlibatan beberapa lembaga seperti pendamping desa, pemerintah desa dan pemasaran. Sedangkan faktor penghambatnya adalah kualitas sdm yang masih rendah, belum profesional, kurang dan paradigma masyarakat yang konservatif masih takut untuk mencoba dan takut unuk gagal.
PENGARUH PERKEMBANGAN ISLAM TERHADAP PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAN ADAT ISTIADAT MANDAR DI KECAMATAN MALUNDA KABUPATEN MAJENE .E, Muliadi; Hannan, H. Mukhlis; Asis, Abd
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 3, No 1 (2021): Peqguruang, Volume 3, No.1, Mei 2021
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.751 KB) | DOI: 10.35329/jp.v3i1.2608

Abstract

Melihat dari sudut Pandang Islam dengan ke Aslian Adat Istiadat Mandar di Kecamatan Malunda terhadap beberapa hal yang berjalan sama-sama dalam Dimensi Kehidupan masyarakat, meskipun dari faktor lain terdapat Perubahan dan terkikis sedikit demi sedikit setelah Islam berkembang di tiga priode di mulai masa kerajaan masa penjajahan dan masa kemerdekaan sampai sekarang dari tiga perkembangan di atas berhasil mempengaruhi kehidupan Masyarakat sehingga Masyarakat yang dulunya bersifat Adatisme menjadi Masyarakat Agamais dan Pemerintah Kecamatan Malunda sejak dari zaman Kerajaan sampai sekarang terjadi beberapa perubahan kekuasaan kerajaan (Mara’dia) kemudian berubah menjadi Kepala distiri kemudian menjadi Kadete kemudian berubah menjadi Kecamatan sampai sekarang, perubahan-perubahan tersebut turut mempengaruhi perubahan sosial dalam Masyarakat baik dari segi perkembangan Agama maupun dari segi perubahan Adat Istiadat. Maka penulis berkesimpulan bahwa Perkembangan Islam terhadap Penyelenggaraan Pemerintahan merupakan ajaran yang dapat merubah Adat Istiadat Mandar di Kecamatan Malunda.
PERAN KEPALA DESA DALAM MENINGKATKAN KEGIATAN GOTONG ROYONG DI DESA BUNTUBUDA KECAMATAN MAMASA KABUPATEN MAMASA Magdalena, Magdalena; Syaeba, Muhammad; Asis, Abd.
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 4, No 2 (2022): Peqguruang, Volume 4, No.2, November 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v4i2.880

Abstract

Masyarakat Indonesia menyadari bahwa dalam kehidupannya tidak bisa terlepas dari saling ketergantungan antar sesamanya, sehingga masyarakat selalu berusaha untuk memelihara hubungan yang baik dengan sesamanya. Salah satu cara untuk memelihara hubungan yang baik dengan sesamanya yakni melakukan kegiatan gotong royong diperlukan peran kepala desa. Dimana dalam melaksanakan program pemerintah desa yang terencana dan terarah dengan baik maka diperlukan perencanaan, penggerakan serta pengawasan dalam pelaksanaan program tersebut karna tanpa adanya ini semuanya tidak akan berlangsung dan terlaksana dengan baik. Karena itu, perlu adanya seorang pemimpin yakni kepala desa yang memiliki kemampuan untuk melaksanakan hal tersebut. Rumusan masalah dalam penelitian ini antara lain: 1). Bagaimanakah peran kepala desa dalam meningkatkan kegiatan gotong royong di desa buntubuda kecamatan mamasa kabupaten mamasa 2). Adakah Factor penghambat yang   mempengaruhi kegiatan gotong royong di desa buntubuda kecamatan mamasa kabupaten mamasa Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif.Lokasi penelitian di Desa buntu buda Kecamatan mamasa Kabupaten mamasa.responden  dalam penelitan ini adalah kepala desa buntu buda, Perangkat Desa buntu buda, kepala dusun  di desa buntu buda serta warga Desa buntu buda.Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, dokumentasi, dan observasi  Berdasarkan hasil penelitan ini  masih banyak yang belum sepenuhnya terealisasi oleh Pemerintah Desa Buntubuda sehingga terjadinya pasang surut dalam pelaksanaan kegiatan gotong royong dalam pembangunan ini. Kegiatan ini dilakukan oleh masyarakat ataas dasar suka rela tetapi dari pihak pemerintah gampong berinisiatif memberikan insentif berupa uang untuk masyarakat yang bergotong royong. Bentuk dan sifat kegiatan gotong royong yang masih dikategorikan pembangunan pada fisik Desa ditentukan oleh faktor-faktor yang melatar belakangi gotong royong itu, ekonomi, sosial, budaya dan politik, serta agama yang ada di Desa Buntubuda.
PERAN PEMERINTAH DALAM PENGEMBANGAN SDM UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT DI DESA BUNTUBUDA Parawansa, Aco; Asis, Abd.; Apriantho, Apriantho
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 4, No 2 (2022): Peqguruang, Volume 4, No.2, November 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v4i2.1502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah  dalam pengembangan sdm untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di desa buntubuda kabupaten mamasa. Hasil penelitian menjelaskan bahwa peranan pemerintah desa buntubuda dalam pengembangan sdm untuk menigkatkan ekonomi di desa buntubuda ada beberapa jenis yaitu tatanan regulasi, pengarahan strategi, dan pelatihan. Faktor yang mendorong pemerintah dalam pengembangan sdm adalah untuk menigkatkan  ekonomi di desa buntubuda adalah dukungan multipihak baik dari pemerintah daerah maupun dari pemerintah pusat Antusiasme dan umpan balik positif dari masyarakat, keterlibatan beberapa organisasi seperti asisten desa, pemerintah desa dan pemasaran. Sementara faktor-faktor yang menghambatnya adalah kualitas sumber daya manusia, masih merupakan masyarakat yang rendah, tidak profesional, langka dan konservatif yang masih takut untuk mencoba dan gagal.
EFEKTIVITAS PELAYANAN PUBLIK DI DESA LILLI KECAMATAN MATANGNGA KABUPATEN POLEWALI MANDAR Alma, Alma; Ibrahim, Mahyuddin; Asis, Abd.
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 4, No 1 (2022): Peqguruang, Volume 4, No.1, Mei 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v4i1.2281

Abstract

ALMA, 2021 ” Efektivitas Pelayanan Publik Di Desa Lilli Kecamatan    Matangnga Kabupaten Polewali  Mandar.” Di bimbing oleh Bapak Mahyuddin Ibrahim selaku Pembimbing I dan Bapak Abd. Asis selaku pembimbing II.Tujuan dalam penelitian ini adalah mengenai Efektivitas Pelayanan Publik di Desa Lilli Kecamatan Matangnga Kabupaten Polewali  Mandar, adapun sub masalah dalam penelitian ini, yaitu 1. Bagaimana efektivitas pelayanan publik di desa lilli kecamatan matangnga kabupaten polewali mandar?, 2. Faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi pelayanan di kantor Desa Lilli Kecamatan Matangnga Kabupaten Polewali Mandar Sudah Efektif Dan Efisien?Jenis Penelitian ini tergolong dalam penelitian kualitatif .Adapun sumber data yang digunakan yaitu hasil wawancara dengan pegawai di Desa Lilli Kecamatan Matangnga Kabupaten Polewali  Mandar dan masyarakat, Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik, serta berbagai literatur yang berhubungan dengan pelayanan publik. Metode Pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah Klasifikasi data/kategori data, Reduksi data dan Editing data.Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Kinerja Pelayanan di Desa Lilli Kecamatan Matangnga Kabupaten Polewali  Mandar belum memenuhi empat indikator yang digunakan oleh peneliti. Indikator-indikator tersebut mengacu pada prinsip-prinsip penyelenggaraan pelayanan publik. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pelayanan di Desa Lilli Kecamatan Matangnga Kabupaten Polewali  Mandar antara lain: 1) Faktor jaringan, 2) Faktor Kesadaran Masyarakat,3) Faktor Sarana dan Prasarana, 4) Faktor Anggaran.Implikasi dalam penelitian ini adalah Desa Lilli Kecamatan Matangnga Kabupaten Polewali  Mandar perlu untuk meningkatkan kualitas kinerja pelayanannya dan juga fasilitas-fasilitas yang disediakan agar masyarakat merasa nyaman. Kata kunci : Efektifitas dan pelayanan publik
ANALISIS SWOT ALIRAN PINNI’ SUNGAI MAPI, EKOWISATA ALAM DESA TUBBI YANG BELUM TEREKSPOS Masyhadiah, Masyhadiah; Asis, Abd.; Japri, Muh.; Safira, Monalisa
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2024): Sipissangngi Volume 4, Nomor 2, Juni 2024
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jurnal.v4i2.5117

Abstract

Pariwisata melibatkan perjalanan untuk rekreasi atau pelancongan. Salah satu bentuk wisata adalah ekowisata, yang berhubungan dengan alam dalam pembelajaran dan pengembangan lingkungan. Penelitian ini menggunakan analisis SWOT dengan tujuan untuk untuk mendeskripsikan potensi ekowisata, menyusun produk ekowisata potensial, mengevaluasi daya tarik wisatawan terhadap objek wisata, dan merancang produk ekowisata yang akan dikembangkan di aliran Pinni’. Adapun penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif studi kasus, karena peneliti berusaha menggambarkan proses dan kejadian di aliran sungai Mapi yang disebut Pinni’. Berdasarakan hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa aliran Pinni’ memiliki banyak potensi karena lokasinya yang strategis, berada di tengah perkebunan warga dan memiliki aliran sungai yang deras, yang cocok untuk wisata memancing, menyelam, kuliner buah hasil kebun masyarakat, dan arung jeram.