Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Histamine test kit formation from Manganase (II), 5-fluorouracil and Alizarin red S complex compound Hijriati Sholehah; Hismi Susane
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 2 (2020): Maret
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.895 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i2.1534

Abstract

This researh aims to detect the presence of histamine by forming complex compounds of 5-fluorouracil, Mn (II) metal ions and alizarin red S reagents. This type of research is a laboratory experiment. This research was conducted at the Ikip Chemistry Laboratory in 2019. The results showed that the Test Kit that was made could be used to detect the presence of histamine determining the existence of histamine qualitatively viewable color formed based on complex compounds of  Mn(II)-His-5FU-ARS seen from the shift in wavelength of maximum generated.. The making of the histamine test kit is made by varying the concentration of 10-100 ppm at 10 ppm   intervals under optimum conditions and can be used to make a color comparator solution. Then  the method validity test is done by making a standard histamine curve that gives a regression equation  y = 0.001x + 0.3364 with a correlation coefficient (r2) = 0.9972. Based on the validity test method, the accuracy value is in the range of  95.0-106% and the results of the test kit on tuna samples indicate that the histamine test kit made has a good accuracy value because the average recovery value is 96%. 
STUDI SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH PASAR DI PASAR TRADISIONAL PAGESANGAN KOTA MATARAM Wahyudin Wahyudin; Hismi Susane
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 3 No 2 (2018): Mei
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan umum pada penelitian ini adalah untuk timbulan dan komposisi sampah pasar di pasar Pagesangan, dan untuk mengetahui sistem pengelolaan sampah di pasar Pagesangan. Jenis penelitian yang penulis terapkan adalah metode diskriptif yaitu suatu penelitian yang di lakukan dengan tujuan untuk membuat gambaran secara objektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa timbulan sampah berdasarkan berat sampah dan volume sampah di Pasar Pagesangan yaitu masing-masing 1,10 kg/pedagang/hari dan 6,43 liter/pedagang/hari. Sedangkan komposisi sampah berdasarkan berat sampah yaitu sampah organik 51,17% dan sampah anorganiknya adalah 48,83% dan komposisi sampah berdasarkan volume sampah yaitu sampah organik sebesar 52,63% dan sampah anorganik sebesar 47,37%. Sistem pengelolaan sampah di Pasar Pagesangan dimulai pada tahap pewadahan, pengumpulan, pengangkutan, dan pengolahan sampah. Dimana sistem pengelolaan sampah mulai pada tahap pertama sampai terakhir masih membutuhkan perbaikan, terutama pengolahan dan pemanfaatan kembali perlu digalakkan. Saran yang dapat diusulkan adalah untuk pihak pengelola pasar agar lebih mengoptimalkan pengelolaan sampah, terutama memaksimalkan pengolahan sampah dan untuk penelitian selanjutnya agar meneliti lebih lanjut tentang sistem pengelolaan sampah pasar seperti aspek pembiayaan, peran serta masyarakat, peraturan dan kelembagaan. Kata kunci: sampah, pasar tradisional, pengelolaan sampah.
Analysis of Sayang-Sayang Spring Water Quality Using the Water Quality Index for Evaluation of the Suitability of Clean Water Sources Susane, Hismi; Mulhidin, Mulhidin; Nurhidayah, Nurhidayah; Sholehah, Hijriati
Indonesian Journal of Chemistry and Environment Vol. 8 No. 2 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ijoce.v8i2.94441

Abstract

Clean water plays a crucial role in public health and environmental sustainability, particularly in urban and peri-urban areas that still rely on springs as a water source. The Sayang-Sayang Spring in Mataram City is utilized by the community, but its water quality is potentially affected by anthropogenic activities in the surrounding area. This study aimed to comprehensively evaluate the water quality of Sayang-Sayang Spring using the Water Quality Index (WQI) approach and determine its suitability as a clean water source. Water samples were collected in August 2025 and analyzed for physical, chemical, and biological parameters in accordance with Minister of Health Regulation No. 32 of 2017. The Weighted Water Quality Index (WQI) was calculated by determining parameter weights using the Delphi method. The analysis results showed that most physical and chemical parameters, such as temperature, TSS, TDS, pH, BOD, DO, nitrate, and ammonia, met clean water quality standards. However, COD and total phosphate values ​​exceeded the established threshold, and microbiological parameters showed a total coliform content of 240 MPN/100 mL. A WQI of 90.20 indicates excellent water quality. However, the presence of organic matter, nutrients, and coliforms limits the use of this spring as untreated drinking water. This study confirms the effectiveness of the WQI as a water quality assessment tool and supports the sustainable management of the spring from anthropogenic pressures.
Pendampingan Kelembagaan Posyantek Desa Darmaji dalam Pembuatan Biogas Skala Rumah Tangga Mulhidin, Mulhidin; Sholehah, Hijriati; Nurhidayah, Nurhidayah; Susane, Hismi
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/cqgmyf81

Abstract

Teknologi tepat guna Menurut  merupakan teknologi yang sesuai dengan kondisi dimana teknologi tersebut digunakan atau diterapkan, baik dari aspek sosial, ekonomi, maupun budaya, sehingga masyarakat setempat mudah berpartisipasi dan bisa memenuhi kebutuhan mereka secara efektif. Biogas adalah gas yang dapat dihasilkan dari fermentasi faeces (kotoran) ternak, misalnya sapi, kerbau, babi, kambing, ayam dan lain-lain dalam suatu ruangan yang disebut digester Pendampingan kelembagaan dalam pembuatan biogas skala rumah tangga sangat penting untuk memastikan keberhasilan dan keberlanjutan program.Tujuan Kegiatan pengabdian Masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang cara pembuatan Biogas skala rumah tangga sebagai eenrgi terbaruka.Metode yang digunakan dalam pengadbian masyarakat ini adalah Sosialisasi dan pelatihan Langsung tentang cara pembuatan Biogas. Program Pendampingan pembuatan biogas di Desa Darmaji Kecamatan kopang Kabupaten Lombok Tengah diharapkan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai potensi biogas sebagai energi terbarukan yang ramah lingkungan dan bermanfaat dalam mengelola limbah.
Edukasi dan Pendampingan Gerakan Pilah Sampah untuk Mendukung Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Dusun Borok Desa Darmaji Kecamatan Kopang Kabupaten Lombok Tengah Susane, Hismi; Azwaruddin, Azwaruddin; Abdullah, Taufik; Wahyuningsih, Sri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i2.4278

Abstract

Sampah masih menjadi salah satu masalah yang penanggulangannya belum bisa dilakukan secara maksimal. Jumlah timbulan sampah yang tiap waktu terus meningkat menjadi contoh nyata pengolahan sampah yang belum sesuai. Pengolahan sampah berkelanjutan merupakan salah satu cara untuk meminimalisir timbulan sampah dengan cara melakukan Pemilahan dari sumber sampah. Sampah yang sudah dipilah dapat di tempatkan dan dimanfaatkan sesuai jenisnya.Sampah organik dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan kompos sedangkan sampah anorganik dapat dimanfaatkan menjadi produk yang bernilai guna dan bernilai ekonomis. Diharapkan dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat menjadi langkah awal untuk pengelolaan sampah berkelanjutan yang ada di Dusun Borok Desa Darmaji Kecamatan Kopang Kbupaten Lombok tengah.