Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PEMETAAN TEMPAT PENAMPUNGAN SAMPAH (TPS) ILEGAL MENGGUNAKAN GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM (GIS) DI WILAYAH KECAMATAN MATARAM KOTA MATARAM Wahyudin Wahyudin
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.253 KB) | DOI: 10.24929/ft.v7i2.719

Abstract

The purpose of this study is to determine the distribution of illegal waste collection points (TPS) and their volume, as well as the influence of geophysical factors, anthropogenic factors and population factors on the distribution of illegal waste disposal sites (TPS). This research is a descriptive study which is strengthened by the results of Illegal TPS mapping based on Global Positioning System (GPS) data using Geographic Information System (GIS). Analysis of the data used is descriptive analysis and is presented in the form of output in the form of maps and data tabulations. The results showed that the spread of locations from 43 Illegal TPS was almost evenly distributed in 9 sub-districts in Mataram District. Characteristics of Illegal TPS in terms of volume, distance from the river, type of land use, type of road occupied, and population density. The largest volume of Illegal TPS obtained was 36 m3, the location of Illegal TPS was less than 15 m from the river at 60.46% and was on the environmental road at 58.14%. While population density cannot be the main factor related to its influence on the number of illegal polling stations in Mataram District. Thus the existence of the Illegal TPS has the potential to pollute the environment because it is close to the river and in a residential environment.
PEMETAAN TEMPAT PENAMPUNGAN SAMPAH (TPS) ILEGAL MENGGUNAKAN GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM (GIS) DI WILAYAH KECAMATAN MATARAM KOTA MATARAM (Mapping Illegal Solid Waste Disposal (TPS) Using Geographic Information System (GIS) In Mataram District Area, Mataram City) Erlan Siswandi; Wahyudin Wahyudin
Jurnal Sains Informasi Geografi Vol 3, No 2 (2020): Edisi November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/jsig.v3i2.352

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui sebaran titik-titik Tempat Penampungan Sampah (TPS) ilegal dan volumenya, serta pengaruh faktor geofisik, faktor antropogenik dan faktor kependudukan terhadap sebaran Tempat Penampungan Sampah (TPS) ilegal. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang diperkuat dengan hasil pemetaan TPS Ilegal berdasarkan data Global Positioning System (GPS) dengan menggunakan Geographic Information System (GIS). Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan disajikan dalam bentuk output berupa peta serta tabulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebaran lokasi dari 43 TPS Ilegal hampir merata di 9 kelurahan di Kecamatan Mataram. Karakteristik TPS Ilegal ditinjau dari volume, jarak dengan sungai, jenis penggunaan lahan, jenis jalan yang ditempati, dan kepadatan penduduk. Volume TPS Ilegal terbesar yang diperoleh yaitu sebesar 36 m3, lokasi TPS Ilegal berjarak kurang dari 15 m dari sungai sebesar 60,46% dan berada di jalan lingkungan yakni sebesar 58,14%. Sedangkan kepadatan penduduk tidak dapat dijadikan faktor utama terkait pengaruhnya terhadap jumlah titik TPS ilegal di Kecamatan Mataram. Dengan demikian keberadaan TPS Ilegal tersebut sangat berpotensi mencemari lingkungan karena berada dekat dengan sungai dan berada di lingkungan permukiman.
Pemetaan dan Analisis Tempat Penampungan Sampah Sementara Menggunakan Sistem Informasi Geografis di Kecamatan Mataram, Kota Mataram Wahyudin Wahyudin; Erlan Siswandi
Jurnal Serambi Engineering Vol 6, No 4 (2021): Oktober 2021
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v6i4.3474

Abstract

The transportation of waste from the Temporary Waste Shelter (TWS) to the Final Processing Site (FPS) needs to be carried out to avoid the accumulation of waste in the TWS, because it has the potential to endanger the environment and health. This study aims to determine the distribution, capacity, service radius, and technical feasibility of TWS using a Geographic Information System (GIS), and to determine the level of need for TWS facilities in the Mataram District. This research is a descriptive observational study, where the researchers conducted a field survey by means of observation, plotting coordinates with GPS, and measuring waste generation on the specified respondents. The data is processed and analyzed spatially and normatively, then described. The results showed that there were 8 points TWS in Mataram District, with an uneven distribution in each village, namely 3 wards that did not have a formal TWS. The capacity of the existing TWS is adequate for containing waste from its coverage service, as well as the condition of the TWS in general is good but they need to be repaired and maintained. The need TWS in Mataram District is 16 units where 8 of them have being existing. The remains for additional TWS is 8 units those can be placed in each village, especially in 3 villages that do not yet have TWS, namely Punia, Pagesangan Barat, and Pagesangan Timur
Perencanaan Pengelolaan Sampah Di Pasar Dasan Agung Kota Mataram Dengan Pendekatan Reduce, Reuse Dan Recycle (3R) Wahyudin Wahyudin; Fitriah Fitriah; Azwaruddin Azwaruddin
Jurnal Serambi Engineering Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v5i2.1959

Abstract

Waste management in the Dasan Agung Market in Mataram City still uses conventional patterns. This pattern is not in line with the NTB Province policy that launched the concept of zero waste in 2019-2023. One approach that can support the program is the 3R method of waste management. This study aims to develop a waste management plan using the 3R approach. The method used in this study is the observation method, which is observing the current conditions and measuring the generation and composition of waste. The technique of determining the sample and measurement time and the procedure refers to SNI-19-3964-1995. The results showed that the amount of solid waste generation in Dasan Agung Market was 2.7 m3 / day and the weight of solid waste was 467 kg / day. Waste composition was obtained by organic waste 52.60% and inorganic waste 47.40%. TPS 3R is planned with an area of 110 m2, namely 74 m2 for composting area and 36 m2 for sorting and handling inorganic waste, and residual waste. The composting system implemented is using the drum method with a capacity of 100 liters, a total of 307 pieces. Waste Management Planning using the 3R Approach is capable of handling 80% of the waste, and 20% of the residue is disposed of in the landfill.
Analisis Dampak Sosial Terhadap Rencana Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara Wahyudin Wahyudin; Bidarita Bidarita; Diano Karno; Fairuz Safhira
Jurnal Serambi Engineering Vol 7, No 2 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v7i2.4172

Abstract

Jaringan SPAM di Kecamatan Bayan mengalami kerusakan setelah adanya gempa bumi pada tahun 2018, sehingga menimbulkan penurunan tingkat pelayanan di daerah layanan. Pemerintah Kabupaten Lombok Utara telah menyusun perencanaan optimalisasi SPAM dan akan segera dilaksanakan konstruksinya. Adanya perencanaan dan pelaksanaan konstruksi SPAM tersebut, diperlukan kajian untuk mengetahui dampak yang akan ditimbulkan kepada sosial masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak potensial dari kegiatan optimalisasi SPAM terhadap sosial masyarakat di Kecamatan Bayan, serta langkah mitigasi setiap dampak yang ditimbulkan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif.  Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pelaksanaan wawancara dilakukan kepada informan yang dianggap benar-benar mengetahui dan terlibat langsung pada permasalahan penelitian ini, yakni pihak PDAM, Pemerintah Desa, Tokoh Masyarakat, dan Masyarakat Adat Bayan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pembangunan optimalisasi SPAM di Kecamatan Bayan dapat menimbulkan dampak positif dan dampak negatif. Jenis dampak negatif yang ditimbulkan adalah terancamnya kelestarian mata air, mengganggu kenyamanan kehidupan masyarakat, mengganggu kesehatan masyarakat karena adanya debu dan kebisingan, dan gangguan akses (lalu lintas) masyarakat. Sedangkan dampak positifnya adalah terpenuhinya kebutuhan air minum masyarakat dan aktivitas pariwisata di Kecamatan Bayan. Dampak negatif ini dapat diminimalisir angka kejadiannya dengan melaksanakan langkah-langkah mitigasi yang tepat, begitu juga dengan dampak positifnya tetap dilakukan pengelolaan yang baik agar manfaat SPAM dapat diperoleh oleh semua pihak.
STUDI SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH PASAR DI PASAR TRADISIONAL PAGESANGAN KOTA MATARAM Wahyudin Wahyudin; Hismi Susane
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 3 No 2 (2018): Mei
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan umum pada penelitian ini adalah untuk timbulan dan komposisi sampah pasar di pasar Pagesangan, dan untuk mengetahui sistem pengelolaan sampah di pasar Pagesangan. Jenis penelitian yang penulis terapkan adalah metode diskriptif yaitu suatu penelitian yang di lakukan dengan tujuan untuk membuat gambaran secara objektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa timbulan sampah berdasarkan berat sampah dan volume sampah di Pasar Pagesangan yaitu masing-masing 1,10 kg/pedagang/hari dan 6,43 liter/pedagang/hari. Sedangkan komposisi sampah berdasarkan berat sampah yaitu sampah organik 51,17% dan sampah anorganiknya adalah 48,83% dan komposisi sampah berdasarkan volume sampah yaitu sampah organik sebesar 52,63% dan sampah anorganik sebesar 47,37%. Sistem pengelolaan sampah di Pasar Pagesangan dimulai pada tahap pewadahan, pengumpulan, pengangkutan, dan pengolahan sampah. Dimana sistem pengelolaan sampah mulai pada tahap pertama sampai terakhir masih membutuhkan perbaikan, terutama pengolahan dan pemanfaatan kembali perlu digalakkan. Saran yang dapat diusulkan adalah untuk pihak pengelola pasar agar lebih mengoptimalkan pengelolaan sampah, terutama memaksimalkan pengolahan sampah dan untuk penelitian selanjutnya agar meneliti lebih lanjut tentang sistem pengelolaan sampah pasar seperti aspek pembiayaan, peran serta masyarakat, peraturan dan kelembagaan. Kata kunci: sampah, pasar tradisional, pengelolaan sampah.
ANALISIS SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH PERKOTAAN DI PERUMAHAN PRESAK TIMUR KOTA MATARAM Wahyudin Wahyudin
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 6 No 3 (2021): Agustus
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58487/akrabjuara.v6i3.1555

Abstract

Pengelolaan sampah dewasa ini menjadi perhatian khusus bagi seluruh stakeholders, karena masih adanya permasalahan yang ditimbulkan oleh sampah. Pada umumnya konsep pengelolaan sampah sudah bagus, namun implementasinya yang masih kurang baik mengakibatkan kinerja pengelolaan sampah tidak optimal. Hal demikian terjadi juga di lingkungan perumahan Presak Timur Kelurahan Pagesangan Timur Kota Mataram, dimana pengelolaan sampahnya tidak optimal. Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui timbulan dan komposisi sampah, 2) untuk mengetahui sistem pengelolaan sampah di lingkungan Presak Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan rasionalistik (deduktif). Proses penelitian dimulai dengan mengidentifikasi permasalahan pengelolaan sampah di lingkungan Perumahan Presak Timur Kota Mataram dengan cara observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aspek teknik operasional pengelolaan sampah di lingkungan perumahan Presak Timur masih dibawah standar pengelolaan sampah yang baik. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengelolaan sampah masih perlu peningkatan pada setiap tahapan pengelolaan sampah, dan yang harus diutamakan untuk digalakkan adalah kegiatan pemanfaatan dan pengolahan sampah, yang mana hal ini belum dilakukan di perumahan Presak Timur
STUDY PENGOMPOSAN SAMPAH ORGANIK RUMAH SAKIT MENGGUNAKAN AKTIVATOR EM 4 (EFFECTIVE MICROORGANISME 4) SEBAGAI SALAH SATU ALTERNATIF DALAM PENGOLAHAN SAMPAH DI RUMAH SAKIT JIWA MUTIARA SUKMA KOTA MATARAM Wahyudin Wahyudin; Erlan Siswandi
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 4 No 4 (2019): November
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

enelitian ini bertujuan mengetahui (1) beberapa parameter (temperatur, pH, kelembaban, penyusutan, warna, tekstur dan bau) yang mempengaruhi pengomposan, (2) waktu yang dibutuhkan untuk pengomposan, (3) mutu kompos yang dihasilkan dengan penggunaan beberapa dosis aktivator EM4. Terdapat beberapa perlakuan yaitu sampel tanpa adanya penambahan aktivator (D0), sampel dengan penambahan aktivator EM4 sebanyak 1 ml (D1), sampel dengan penambahan aktivator EM4 sebanyak 2 ml (D2) dan sampel dengan penambahan aktivator EM4 sebanyak 3 ml (D3). Hasil penelitian dari 4 perlakuan menunjukkan bahwa terdapat 2 sampel yang salah satu parameternya melebihi nilai ambang batas menurut SNI 19-7030-2004 yaitu sampel dengan penambahan aktivator EM4 sebanyak 1 ml (D1) dan 2 ml (D2). Hasil yang memenuhi SNI 19-7030-2004 terdapat pada: (1) sampel tanpa panambahan aktivator EM4 (DO) dengan waktu pengomposan yang diperlukan selama 30 hari dengan suhu 29 0C, warna coklat kehitaman, berbau tanah dan berstruktur halus. Dari hasil uji laboratorium nilai kadar air 34,74%, pH 7,48, N-total 1,42, C-Organik 25,88 dan C/N ratio sebesar 18,32 (2) sampel dengan penambahan aktivator EM4 sebanyak 3 ml (D3) yaitu suhu 28 0C, warna coklat kehitaman, berbau tanah dan berstruktur halus. Dari hasil uji laboratorium nilai kadar air 34,85%, pH 6,79, N-total 2,04, C-Organik 30,97 dan C/N ratio sebesar 15,18 dan membutuhkan waktu paling singkat dibandingkan 3 sampel lainnya
PENGOMPOSAN SAMPAH ORGANIK RUMAH TANGGA MENGGUNAKAN MIKROORGANISME LOKAL BONGGOL PISANG SEBAGAI BIOAKTIVATOR Wahyudin Wahyudin; Nurhidayatullah Nurhidayatullah
Jurnal Agriovet Vol. 1 No. 1 (2018): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi MOL bonggol pisang terbaik berdasarkan lama waktu pengomposan dan kualitas kompos. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan mevariasikan dosis MOL limbah bonggol pisang sebanyak Lima perlakuan (D1= 100 ml, D2= 150 ml, D3= 250 ml, D4= 500 ml) dan perlakuan tanpa MOL (D0) sebagai kontrol. Data diperoleh dari pengukuran dan pemantauan setiap perlakuan, serta hasil uji laboratorium. Analisis data dilakukan secara menyeluruh pada setiap parameter dengan memperhatikan standar baku mutu kompos. Hasil penelitian menunjukkan, lama waktu pengomposan paling cepat terdapat pada perlakuan D2 yakni selama 12 hari, sedangakan kualitas kompos terbaik terdapat pada perlakuan D4 dengan kandungan N-total 0,92%, P2O5 1,30%, dan K2O sebesar 1,67%. Kata Kunci : sampah organik, bioaktivator, MOL bonggol pisang, pengomposan
Pelatihan Pengelolan Sampah Rumah Tangga Dengan Konsep Zero Waste Di Dusun Egok Selatan Dan Egok Tengah Desa Suka Makmur Nurhidayatullah Nurhidayatullah; Nurhidayah Nurhidayah; Mulhidin Mulhidin; Hijriati Sholehah; Wahyudin Wahyudin
Educativo: Jurnal Pendidikan Vol 1 No 2 (2022): Zadama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Marosk Zada Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.725 KB) | DOI: 10.56248/zadama.v1i2.30

Abstract

Kabupaten Lombok Barat dalam mengurus sendiri rumah tangganya termasuk melakukan pengendalian dan pengelolaan sampah telah membuat suatu Peraturan Perundang-undangan yaitu Peraturan Bupati Lombok Barat Nomor 6a Tahun 2015 tentang Pengelolaan persampahan/kebersihan. Zero waste merupakan salah satu upaya untuk meminimalisir sampah mulai dari produksi sampah berakhirnya suatu produksi.. Prinsip yang digunakan dalam konsep zero waste ini tidak hanya 3R (Reduce, Reuse, Recycle), namun juga 4R hingga 5R yaitu Reduce, Ruse, Recycle, Replace, dan Replant. Desa Suka Makmur memiliki 12 Dusun, di antaranya adalah Dusun Egok Selatan dan Dusun Egok Tengah. Berdasarkan observasi tim dengan cara menemui Kepala Desa Suka Makmur dan Kepala Dususn Egok Tegah dan Kepala Dusun Egok Selatan diperoleh suatu masalah yaitu terkait dengan sampah rumah tangga. Berbagai macam jenis sampah rumah tangga di antaranya adalah sampah pelastik, sampah sisa makanan, sampah sayuran, kulit buah, dedaunan dsbPengabdian Kepada Masyarakat ini akan melakukan sosialisasi atau Pelatihan Pengelolan Sampah Rumah Tangga dengan Konsep Zero Waste di Dusun Egok Selatan dan Egok Tengah Desa Suka Makmur Kec. Gerung Lombok Barat Tahun 2022.