Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

ANALISIS BUKU BACAAN ANAK “BELAJAR SAMBIL BERTERNAK AYAM” BERDASARKAN PENDEKATAN STUKTURAL Mila Roysa
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 1, No 1 (2017): JURNAL KREDO VOLUME 1 NO 1 TAHUN 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.353 KB) | DOI: 10.24176/kredo.v1i1.1750

Abstract

Pendidikan sastra di sekolah dasar adalah pembelajaran sastra anak. Sastra anak merupakan pembayangan atau pelukisan kehidupan anak yang imajinatif ke dalam bentuk struktur bahasa anak. Sastra anak merupakan sastra yang ditujukan untuk anak, bukan sastra tentang anak. Sastra tentang anak bisa saja isinya tidak sesuai untuk anak-anak, tetapi sastra untuk anak sudah tentu sengaja dan disesuaikan untuk anak-anak selaku pembacanya (Puryanto, 2008: 2). Pemilihan buku bacaan anak harus disesuaikan dengan usia tingkat perkembangan usia anak. Analisis yang digunakan dalam pembahasan ini menggunakan teknik deskriptif dengan menganalisis teks cerita yang berjudul “Belajar Sambil Berternak Ayam” yang sesuai untuk pengoptimalan kognitif anak. Berdasarkan analisis bacaan judul cerita tersebut sesuai untuk siswa sekolah dasar untuk siswa kelas tinggi.Kata Kunci: Pendekatan struktural.
BENTUK KESANTUNAN TUTURAN PENDIDIK DENGAN PESERTA DIDIK DALAM INTERAKSI PEMBELAJARAN Muzayyanatun Nisa'; Mila Roysa; Mohammad Kanzunnudin
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 4, No 2 (2021): JURNAL KREDO VOLUME 4 NO 2 TAHUN 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v4i2.5850

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesantunan tuturan pendidik dalam pembelajaran, baik di kelas maupun di luar kelas pada TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal XIV Pasuruhan Lor Kudus. Kesantunan berbahasa masih minim diperhatikan.  Hal ini menjadikan peran pendidik sangat penting dalam meningkatkan  kesantunan berbahasa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kesantunan dalam interaksi pembelajaran antara pendidik dengan peserta didik. Subjek penelitian ini yakni seorang pendidik. Selanjutnya, objek penelitian ini yakni semua dialog yang berupa kata, frasa, dan atau kalimat yang dituturkan oleh pendidik pada saat pembelajaran baik itu pelanggaran atau pematuhan maksim-maksim kesantunan. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis  dan disimpulkan. Pemeriksaan/pengecekan keabsahan data menggunakan validitas pragmatis. Validitas pragmatis bertujuan untuk mengukur seberapa baik metode yang digunakan dalam berbagai keadaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kesantunan berbahasa pendidik terhadap peserta didik menggunakan kosakata yang sederhana, mudah dipahami serta tidak bernada tinggi. Pengaplikasian kesantunan berbahasa menjadikan peserta didik lebih sopan dan menghargai orang lain. Oleh karena itu kesantunan tuturan pendidik dalam pembelajaran anak usia dini perlu mendapatkan perhatian secara optimal.
PENERAPAN MEDIA VIDEO ANIMASI DALAM PEMBELAJARAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN MENYIMAK SISWA KELAS VI Mila Roysa
Jurnal Educatio Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/je.v4i2.4914

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menyimak siswa dengan menggunakan media video animasi di SD V Mejobo Kudus. Subjek pada penelitian adalah siswa kelas VI tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 10 siswa. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilakukan dalam dua siklus dan 4 kali pertemuaan. Data untuk penelitian ini diperoleh dari lokasi dan peristiwa, partisipan, dan dokumen. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, tes dan angket. Teknik validasi data menggunakan expert jugmend yaitu menurut validasi pakar atau ahli dalam bidang Bahasa Indonesia. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif komparatif dan statistic atau kuantitatif. Hasilnya, ditemukan bahwa capaian pembelajaran menggunakan video animasi memperoleh ketuntasan sebesar 70% dan 30 tidak tuntas pada siklus I. Pada siklus II menjelaskan bahwa sebanyak 90% siswa tuntas dan 10% tidak tuntas dibawah KKM. Dari data menejelaskan bahwa peningkatan dari siklus I dan Siklus II sebesar 20%. Penggunaan media video animasi sangat efektif dalam meningkatkan pembelajaran menyimak siswa.
PENERAPAN MEDIA VIDEO ANIMASI DALAM PEMBELAJARAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN MENYIMAK SISWA KELAS VI Mila Roysa
Jurnal Educatio Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/je.v4i2.4913

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menyimak siswa dengan menggunakan media video animasi di SD V Mejobo Kudus. Subjek pada penelitian adalah siswa kelas VI tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 10 siswa. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilakukan dalam dua siklus dan 4 kali pertemuaan. Data untuk penelitian ini diperoleh dari lokasi dan peristiwa, partisipan, dan dokumen. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, tes dan angket. Teknik validasi data menggunakan expert jugmend yaitu menurut validasi pakar atau ahli dalam bidang Bahasa Indonesia. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif komparatif dan statistic atau kuantitatif. Hasilnya, ditemukan bahwa capaian pembelajaran menggunakan video animasi memperoleh ketuntasan sebesar 70% dan 30 tidak tuntas pada siklus I. Pada siklus II menjelaskan bahwa sebanyak 90% siswa tuntas dan 10% tidak tuntas dibawah KKM. Dari data menejelaskan bahwa peningkatan dari siklus I dan Siklus II sebesar 20%. Penggunaan media video animasi sangat efektif dalam meningkatkan pembelajaran menyimak siswa.
PENINGKATAN AKTIVITAS KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA MELALUI MODEL CIRC PADA TEMA PENGALAMAN DI SEKOLAH DASAR Mila Roysa; Sumaji
Sasando Vol 6 No 1 (2023): SASANDO VOL 6 NO 1 APRIL 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v6i1.211

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peningkatan aktvitas kemampuan membaca pemahaman siswa menggunakan model CIRC pada tema pengalaman di sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancanagan penelitian tindakan kelas (PTK). Tahapan penelitian meliputi (1) perencanaan; (2) pelaksanaan tindakan; (3) tindakan penelitian; dan (4) refleksi. Penelitian dilaksanakan dengan dua siklus. Sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas III SD 1 Soco. Hasil penelitian membuktikan bahwa penggunaan model CIRC dalam meningkatkan aktivitas kemampuan membaca pemahaman tentang isi bacaan pada siklus I sebesar 80,42% menjadi 83,61% pada siklus II dalam kategori baik. Dari hasil penemuan menyimpulkan bahwa aktivitas kemampuan membaca pemahaman menggunakan model CIRC mengalami peningkatan dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran siswa.
PERAN SASTRA ANAK DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK USIA DINI DI TPA AL WAHDA KUDUS Sania Nailul Muna; Mila Roysa; Moh Kanzunnudin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Posted
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.61969

Abstract

This study aims to determine the role of children's literature in shaping the character of early childhood at TPA Al Wahda Kudus, as well as to analyze the effectiveness of the implemented Reading Program. This research uses a qualitative descriptive approach. Data were collected through observation, interviews with teachers, and documentation of children's developmental progress. The results showed that children's literature, integrated through the routine Reading Program, significantly contributed to the formation of positive characters, especially in overcoming psychological barriers such as shyness and adaptation difficulties. Children experienced a transformation into braver, more confident individuals and showed improvement in social-emotional aspects. The study concludes that the structured selection of children's literature stories acts as an effective medium for early childhood character internalization.
REALITAS KONFLIK RUMAH TANGGA DALAM FILM DUA HATI BIRU KARYA GINA S.NOER Tia Dwi Octafiani; Mila Roysa; Sri Surachmi W
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Verified
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.62091

Abstract

ABSTRACT   The research, Social Critique of Domestic Conflict in the Film Dua Hati Biru by Gina S. Noer: A Feminist Review is motivated by the unequal gender relations within households resulting from patriarchal culture. Film, as a modern literary medium, is not only entertaining but also conveys social critique. The research problem encompasses the forms of social critique in domestic conflict and the feminist perspective on such conflict. This study aims to describe social critique and analyze domestic conflict through a feminist perspective. The theoretical basis uses Sugihastuti's feminist literary criticism, which encompasses subordination, stereotypes, patriarchy, power relations, double burdens, and marginalization, and is reinforced by Mansour Fakih's radical feminism, which positions patriarchy as the root of gender inequality. The research method is qualitative with content analysis. Data consist of dialogue, scenes, and film narrative. Data collection techniques include observation, note-taking, and documentation, while data analysis involves data reduction, presentation, and drawing conclusions. The results demonstrate a social critique of unequal roles, economic pressure, lack of communication, and family interference. A feminist review reveals subordination, stereotypes, double burdens, marginalization, and patriarchal domination within the household. In conclusion, the film Dua Hati Biru depicts gender inequality within families due to patriarchal culture. It is recommended that further research examine more diverse subjects and approaches.