Paradigma pembelajaran abad 21 menekankan pada pengembangan kompetensi peserta didik secara holistik melalui pendekatan berbasis proyek. Untuk mengukur hasil pembelajaran berbasis proyek tugas guru adalah mendesain instrument penilaian yang berbasis proyek sebagai salah satu wujud kompetensi pedagogik. Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah: mengembangkan kompetensi pedagogik guru dalam mendesain instrument penilaian berbasis proyek dan meningkatkan pelayanan guru dalam pelaksanaan pembelajaran melalui implementasi desain instrument penilaian berbasis projek. Metode dan bentuk kegiatan adalah pelatihan dan pendampingan. Pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari 5 tahapan yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan, evaluasi, serta keberlanjutan program. Mitra kegiatan ini adalah guru SMPN 1 Kabupaten Ogan Ilir. Tahapan sosialisasi berisi kegiatan mendiskusikan masalah yang diangkat dalam kegiatan pengabdian. Tahapan pelatihan berisi kegiatan pemaparan materi, simulasi, observasi dan evaluasi. Tahap penerapan terdiri kegiatan pendampingan implementasi, observasi, diskusi. Tahap evaluasi berupa evaluasi kegiatan. Tahap keberlanjutan program berisi monitoring keberlanjutan program. Hasil kegiatan menyimpulkan bahwa kegiatan pengabdian ini telah berhasil meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam mendesain instrument penilaian berbasis proyek. Kegiatan ini telah memunculkan budaya baru, kepedulian, dan paradigma positif guru dalam mendesain instrument penilaian yang fokus pada proses tidak hanya hasil serta memfasilitasi terjadinya kolaborasi peserta didik dalam pemecahan masalah dan berfikir kritis.