Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR RISIKO KEGAGALAN PENCAPAIAN SASARAN PROYEK TEPAT WAKTU DAN MUTU PADA PEMBANGUNAN PROYEK JEMBATAN DI KABUPATEN PROBOLINGGO Novie Surachmad; Subandiyah Azis; Edi Hargono D Putranto
Jurnal Teknik Sipil Info Manpro Vol 7 No 1 (2018): JURNAL TEKNIK SIPIL INFOMANPRO
Publisher : Pascasarjana Teknik Sipil Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/infomanpro.v7i1.1021

Abstract

Identifikasi resiko pada Proyek konstruksi Pembangunan proyek jembatan di Kabupaten Probolinggo tepat waktu dan mutu juga perlu dilakukan, karena hal tersebut merupakan salah satu bentuk proyek konstruksi yang memiliki sejumlah risiko dalam pelaksanaannya. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Faktor-faktor yang berpengaruh langsung maupun tidak langsung terhadap risiko kegagalan pencapaian sasaran proyek tepat waktu dan mutu pada pembangunan proyek jembatan di Kabupaten Probolinggo dan mendapatkan faktor yang paling dominan mempengaruhinya, sehingga dapat menentukan strategi yang tepat untuk meminimalisir terjadinya risiko kegagalan pencapaian sasaran proyek tersebut. Metodologi analisa data yang digunakan adalah analisis faktor dan analisis Path terhadap jawaban dari kuesioner yang disebarkan kepada 43 responden dari pihak kontraktor, Owner dan konsultan pengawas yang terlibat dalam pekerjaan proyek-proyek jembatan di Kabupaten Probolinggo yang dibangun pada tahun anggaran 2014. Berdasarkan hasil penelitian, faktor-faktor yang mempengaruhi secara signifikan tidak tercapainya target waktu adalah Faktor Keuangan, faktor SDM dan Faktor lingkungan kerja. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi secara signifikan tidak tercapainya target mutu adalah Faktor Target Waktu, Faktor Keuangan, SDM dan lingkungan kerja. Semua variabel bebas tidak memberikan pengaruh secara tidak langsung terhadap variabel terikat target mutu (Y2). Faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi tidak tercapainya target waktu adalah Faktor lingkungan kerja dengan nilai Koefisien Standardized β sebesar 0.364. Sedangkan faktor yang paling dominan mempengaruhi tidak tercapainya target mutu adalah Faktor lingkungan kerja dengan nilai Koefisien Standardized β sebesar 0.309. Strategi untuk mengatasi nya adalah dengan membangun konstruksi pengaman (talud) dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan konstruksi jembatan, kontraktor harus bisa memanfaatkan dan menggunakan uang muka kontrak dengan baik sesuai fungsinya, Lamanya waktu pelaksanaan pekerjaan disesuaikan waktu ideal sesuai kemampuan kerja dan persyaratan teknis jembatan dan kontraktor harus menambahkan jumlah SDM yang bekerja sesuai dengan keahlian dan kebutuhan dalam melaksanakan pekerjaan