Amalia Mastuty
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA POSBINDU DESA BABAKAN ASEM KABUPATEN TANGERANG Wiksuarini, Erwin; Beti Haerani2; Maulin Halimatunnisa; Amalia Mastuty; Muhammad Amrullah
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 11 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia merupakan usia yang berisiko tinggi terhadap penyakit degeneratif seperti penyakit jantung coroner (PJK), hipertensi, diabetes mellitus dan kanker. Salah satu penyakit yang dialami oleh lansia adalah hipertensi. Hipertensi sering disebut sebagai pembunuh terselumbung. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Hubungan Aktivitas Fisik Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi di Wilayah Kerja Posbindu Desa Babakan Asem Kabupaten Tangerang. Desain penelitian ini adalah Analitik korelasional dengan metode cross sectional. Populasi semua lansia di Desa Babakan Asem Kabupaten Tangerang sejumlah 35 responden. Tehnik sampling menggunakan Total Sampling dengan sampel 35 responden. Instrument penelitian menggunakan lembar observasi dengan pengolahan data editing, coding, scoring, tabulating dan uji statistik menggunakan uji rank spearman. Hasil penelitian hampir setengahnya aktivitas fisik adalah aktivitas ringan 16 responden (45,7%), responden memiliki hipertensi sedang 23 responden (65,7%). Uji rank spearman menunjukan bahwa nilai signifikansi 0,000 < alfa (0,05), sehingga Ho ditolak. Peneltian ini dapat disimpulkan bahwa ada Hubungan Aktivitas Fisik Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi di Wilayah Kerja Posbindu Desa Babakan Asem Kabupaten Tangerang. Dari hasil penelitian ini, responden lebih aktif dan termotivasi untuk melakukan cara pencegahan hipertensi.
Hubungan Pola Makan dengan Kejadian Gastritis di UGD Puskesmas Eyat Mayang muqarrobin, aoladul; D. Mustamu Qamal Pa’ni; Maulin Halimatunnisa; L. Hersika Asmawariza; Iwan Wahyudi; Bq. Fitrihan Rukmana; Erwin Wiksuarini; Amalia mastuty
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 11 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v11i2.2023.586

Abstract

ABSTRAK Gastritis merupakan proses inflamasi atau gangguan yang disebabkan karena adanya faktor iritasi serta infeksi pada mukosa dan submukosa lambung. Kejadian gastritis telah mecapai 1,8 juta hingga 2,1 juta penduduk pada setiap tahunnya di dunia. Indonesia termasuk ke dalam sepuluh kasus terbanyak didunia. Pada pasien rawat inap di RS maupun di Puskesmas dengan jumlah kasus sebanyak 30.154 (4,9%). Tujuan: mengetahui apakah terdapat hubungan pola makan dengan kejadian gastritis pada pasien yang mendapatkan pelayanan di UGD Puskesmas Eyat Mayang. Metode: Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode korelasional dengan jenis penelitian cross sectional. Sampel berjumlah 30 responden dengan teknik purposive sampling. Hasil: Hasil penelitian didapatkan disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara frekuensi makan, jumlah makan dan jenis makanan terhadap kejadian gastritis dengan nilai P= 1.000 berarti >0.05. Hal ini disebabkan oleh karena adanya faktor lain yang mempengaruhi kejadian gastritis, seperti adanya faktor gaya hidup dan faktor resiko lainnya   Kata kunci: Pola Makan, Gastritis   ABSTRACT   Background: Gastritis is an inflammatory process or disorder caused by irritation and infection of the gastric mucosa and submucosa. The incidence of gastritis has reached 1.8 million to 2.1 million people every year in the world. Indonesia is among the ten most cases in the world. Inpatients in hospitals and community health centers with a total of 30,154 cases (4.9%). Objective: to find out whether there is a relationship between diet and the incidence of gastritis in patients who receive services at the Eyat Mayang Community Health Center ER. Method: The research design used in this research is a correlational method with a cross sectional type of research. The sample consisted of 30 respondents using purposive sampling technique. Results: The research results concluded that there was no significant relationship between eating frequency, number of meals and type of food on the incidence of gastritis with a P value of 1,000 meaning >0.05. This is caused by other factors that influence the incidence of gastritis, such as lifestyle factors and other risk factors     Keywords: Diet, Gastritis