A. Muafiah Nur
Universitas Muhammadiyah Makassar

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Identifikasi Kemampuan Berpikir Logis Mahasiswa Calon Guru Fisika Menggunakan Instrument TOLT Rahmawati Rahmawati; Edy Kurniawan; A. Muafiah Nur
Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi (JPFT) Vol 7 No 1 (2021): Januari-Juni
Publisher : Department of Physics Education, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpft.v7i1.2719

Abstract

This study aimed to identify the type of reasoning and the level of prospective physics teacher students’ logical thinking ability. This type of research was a field study with a quantitative descriptive method. The test was the technique used in collecting data of this study. The instrument used in this study was the standard test like Test of Logical Thinking (TOLT). This test consists of 10 questions that measured five types of reasoning, namely proportional reasoning, variable control, probabilistic reasoning, correlation reasoning, and combination reasoning. The level of logical thinking ability was distinguished into concrete, transitional, and formal thinking operational. The sample of this study was students of physics teacher candidates at the first-year level, totaling 30 students.  All of data was analyzed by quantitative descriptive. In general, students tend to the type of proportional reasoning and controlling variables and less on probabilistic reasoning. Based on the level of logical thinking ability, the results showed that the percentage of 30 students who were in the concrete, transitional, and formal categories, respectively, were 30%, 30%, and 60%. This data becomes the basis for consideration in the development of learning models and learning assessments used in lectures, especially in Department of Physics Education in one of the University in Makassar city, so that they are able to contribute to the development of students' level of logical thinking skills as a provision for the next life.
Blended Learning: Penerapan dan Pengaruhnya Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Program Studi PGSD A. Muafiah Nur; Nasrah Nasrah; Amri Amal
Jurnal Basicedu Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2189

Abstract

Blended Learning merupakan pembelajaran yang tidak hanya mendapatkan pengalaman belajar dari dalam kelas, tetapi mereka memanfaatkan pengalaman belajar yang lebih luas secara mandiri guna meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Penelitian ini bertujuan menerapkan dan melihat pengaruh model pembelajaran blended learning terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa prodi PGSD pada mata kuliah Konsep Dasar IPA SD. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain the matching-only pretsest-posttest control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan penerapan pembelajaran mata kuliah Konsep Dasar IPA SD dengan model Blended Learning yang dipadukan dengan melatihkan indikator keterampilan berpikir kritis sudah terlaksana  dengan baik. Berdasarkan hasil uji signifikansi diketahui bahwa pengaruh peningkatan keterampilan berpikir kritis antara kedua kelas eksperimen berbeda secara signifikan. Dari pengujian hipotesis, didapatkan taraf signifikansi untuk postest sebesar 0,001 dan N-Gaian sebesar 0,017. Nilai taraf signifikansi ini menunjukkan nilai yang lebih kecil dari 0,025 (sig (2-tailed) < 0,025), sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan pengaruh peningkatan keterampilan berpikir kritis antara kedua kelas eksperimen. Mahasiswa menanggapi positif terhadap penerapan pembelajaran mata kuliah Konsep Dasar IPA SD dengan model Blended Learning dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa, meskipun dalam pelaksanaannya masih memiliki keterbatasan dalam pengelolahan kelas selama proses pembelajaran daring dan luring.
METODE OUTDOOR LEARNING DALAM PENERAPANNYA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA UPT SDN 49 LAPPO ASE KABUPATEN BONE A. Muafiah Nur; Astuti Nandu; Nasrah Nasrah
JKPD (Jurnal Kajian Pendidikan Dasar) Vol 8, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jkpd.v8i1.9804

Abstract

Konteks penelitian tindakan kelas ini dilatarbelakangi dari hasil belajar siswa yang masih tergolong kurang baik; pendekatan pembelajaran yang diterapkan guru masih bersifat konvensional; dan siswa kurang memiliki motivasi belajar yang kuat. Kondisi ini diatasi melalui penerapan metode outdoor learning diamana pembelajaran dilaksanakan di luar ruangan dengan topik cara perkembangbiakan tumbuhan dan hewan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat seberapa sukses metode outdoor learning dalam meningkatkan hasil belajar IPA di SDN 49 Lappo Ase Kabupaten Bone. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus memiliki langkah-langkah utama sebagai berikut: perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Tahap tindakan selalu direvisi untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dan akurat. Proses pengolahan data pada penelitian ini menggunakan pendekatan analitis deskriptif. Penerapan metode outdoor learning terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPA dibuktikan dengan hasil penelitian pada siklus I dan II, dengan skor rata-rata hasil belajar IPA siswa meningkat dari 76,67 menjadi 83,06 dan ketuntasan klasikal pembelajaran juga meningkat dari 72,22% menjadi 88,89%.
Model Pembelajaran Example Non Example Untuk Meningkatan Hasil Belajar IPA Murid Sekolah Dasar Nurbaya Nurbaya; Amri Amal; A. Muafiah Nur
EduBase : Journal of Basic Education Vol 4 No 2 (2023): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : Jurnal IAI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/edubase.v4i2.1188

Abstract

Masalah dalam penelitian ini yaitu guru sering kali menyampaikan materi pelajaran IPA hanya menggunakan metode ceramah, sehingga murid merasa bosan dan kurang tertarik untuk belajar IPA. Hal ini dapat menyebabkan hasil belajar murid menjadi rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA melalui model pembelajaran kooperatif tipe example non example murid kelas IV SD Inpres 12/79 Hulo Kabupaten Bone. Penelitian yang dilaksanakan merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang mencakup empat kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah murid kelas IV SD Inpres 12/79 Hulo Kabupaten Bone sebanyak 14 murid yang terdiri atas 7 laki-laki dan 7 perempuan. Teknik pengumpulan data adalah observasi, tes (evaluasi), dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe example non example, hasil belajar IPA murid kelas IV SD Inpres 12/79 Hulo Kabupaten Bone mengalami peningkatan. Pada siklus I, nilai rata-rata hasil belajar murid 61 dengan 6 murid atau dengan presentase 40%. Sedangkan pada siklus II, nilai rata-rata meningkat menjadi 90 dengan 14 murid atau dengan presentase 100%. Dari hasil analisis tersebut disimpulkan bahwa hasil belajar IPA pada murid kelas IV SD Inpres 12/79 Hulo Kabupaten Bone dapat ditingkatkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe example non example.
Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Model Pembelajaran Inkuiri Pada Murid Sekolah Dasar Rosdiana Rosdiana; Nasrah Nasrah; A. Muafiah Nur
EduBase : Journal of Basic Education Vol 4 No 2 (2023): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : Jurnal IAI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/edubase.v4i2.1189

Abstract

Masalah dalam penelitian ini yaitu guru sering kali menyampaikan materi pelajaran IPA dengan metode ceramah, sehingga murid merasa bosan dan kurang tertarik untuk belajar IPA. Hal ini dapat menyebabkan hasil belajar murid menjadi rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA melalui model pembelajaran inkuiri murid kelas V SD Inpres 12/79 Hulo Kabupaten Bone. Penelitian yang dilaksanakan merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang mencakup empat kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah murid kelas V SD Inpres 12/79 Hulo Kabupaten Bone sebanyak 13 murid yang terdiri atas 6 laki-laki dan 7 perempuan. Teknik pengumpulan data adalah observasi, tes (evaluasi), dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa melalui penerapan model pembelajaran inkuiri, hasil belajar IPA murid kelas V SD Inpres 12/79 Hulo Kabupaten Bone mengalami peningkatan. Pada siklus I, nilai rata-rata hasil belajar murid 60 dengan 5 murid atau dengan presentase 38%. Sedangkan pada siklus II, nilai rata-rata meningkat menjadi 93 dengan 13 murid atau dengan presentase 100%. Dari hasil analisis tersebut disimpulkan bahwa hasil belajar IPA pada murid kelas V SD Inpres 12/79 Hulo Kabupaten Bone dapat ditingkatkan melalui model pembelajaran inkuiri.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ASSURE BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD INPRES TAMALANREA V KOTA MAKASSAR Nurul Ulfa; Nurlina; A. Muafiah Nur
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 2 Juni 2024 in Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i2.4039

Abstract

This research is research that uses a quantitative approach with a Quasi Experimental type of research using a Non-Equivalent Pretest-Posttest Control Group research design. The design aims to determine the effect of the ASSURE learning model assisted by audiovisual media on the science learning outcomes of class IV students at SD Inpres Tamalanrea V, Makassar City. The independent variable in this research is the ASSURE learning model assisted by audiovisual media, while the dependent variable is science learning outcomes. The sample selection was carried out by Total Sampling type with the results of class IVa as the experimental group with a total of 28 students and class IVb as the control class with 29 students. Data collection techniques in research are observation, tests and documentation. Data was collected from administering tests in the cognitive domain and then analyzed descriptively and inferential statistics using the Independent Sample T-Test. The research results show that there are science learning outcomes with the material Changing Forms of Energy. This can be seen in the posttest average for the experimental class reaching 71.43. while the control class Posttest average reached 56.03. Based on hypothesis testing using the Independent Sample t test, the tcount value = 3.471, while the ttable value = 2.004. Based on the results obtained tcount > ttable (tcount = 3.471 > ttable = 2.004). Thus H0 is rejected and H1 is accepted.