Shinta Puspitasari
Department of Plant Pests and Diseases Faculty of Agriculture Bogor Agricultural University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Perencanaan Pembelajaran dalam Meningkatkan Kemampuan Guru Mengelola Kelas pada Pembelajaran IPS Kurniasari, Dwiga; Puspitasari, Shinta; Fitria, Siska Sukma Ayu Liatul; Firdaussiyah, Azahratul; Sihombing, Yosepa Juliana; Astuti, Dwi Puji
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jkip.v4i2.740

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran perencanaan pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan guru dalam mengelola kelas pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di tingkat SMP. Kebaruan penelitian ini terletak pada fokus kontekstual di SMP Negeri 41 Semarang, yang merepresentasikan keberagaman karakteristik peserta didik dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru IPS, dan perwakilan siswa. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran dipahami sebagai panduan utama yang mendukung efektivitas proses belajar mengajar, meningkatkan kesiapan mengajar guru, serta membantu guru beradaptasi terhadap dinamika kelas. Selain itu, dukungan institusi melalui supervisi berkala, pelatihan internal, dan forum MGMP turut memperkuat pelaksanaan perencanaan di sekolah. Disarankan untuk guru dalam penelitian selanjutnya untuk terus mengembangkan keterampilan reflektif dan adaptif dalam menyusun serta menerapkan perencanaan pembelajaran, termasuk dalam memanfaatkan media digital dan strategi yang inovatif.   This study aims to analyze the role of lesson planning in enhancing teachers’ ability to manage classrooms in Social Studies (IPS) instruction at the junior high school level. The novelty of this research lies in its contextual focus at SMP Negeri 41 Semarang, which represents the diversity of student characteristics in the implementation of the Independent Curriculum (Kurikulum Merdeka). This study employs a descriptive qualitative approach, with data collected through in-depth interviews and documentation. The informants in this study consist of the vice principal for curriculum affairs, a Social Studies teacher, and a student representative. Data analysis follows the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that lesson planning is understood as a primary guide that supports the effectiveness of the teaching and learning process, enhances teachers’ instructional preparedness, and assists them in adapting to classroom dynamics. In addition, institutional support through regular supervision, internal training, and participation in teacher working groups (MGMP) reinforces the implementation of lesson planning at school. It is recommended for teachers in further research to continue to develop reflective and adaptive skills in compiling and implementing learning plans, including in utilizing digital media and innovative strategies
The Effect of Using Picture Word Inductive Model (PWIM) Strategy Toward Vocabulary Mastery of Ninth Grade Students of MTsN 6 Agam Puspitasari, Shinta; Eliza, Eliza; Syahrul, Syahrul; Dewi, Merry Prima
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13757

Abstract

Penelitian ini dilakukan di MTsN 6 Agam yang memiliki masalah dalam pembelajaran bahasa Inggris khususnya dalam penguasaan kosa kata. Berdasarkan observasi dan wawancara yang dilakukan, ditemukan permasalahan terkait vocabulary siswa. Permasalahan tersebut adalah siswa kekurangan kosa kata dan mendapat nilai yang rendah dalam penguasaan kosa kata, guru masih menggunakan cara konvensional dalam memberikan kosa kata kepada siswa, banyak siswa yang tidak tertarik untuk belajar bahasa Inggris. Peneliti berasumsi bahwa Strategi Model Induktif Kata Bergambar (PWIM) dapat meningkatkan penguasaan kosa kata siswa. Penelitian ini merupakan quasi eksperimen dengan menggunakan desain pre test-post test. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IX MTs 6 Agam. Sampel IX6 dijadikan sebagai kelas eksperimen dan diajar menggunakan Strategi Model Induktif Kata Bergambar dan IX7 dijadikan sebagai kelas kontrol dan diajar menggunkan cara konvensional. Untuk menentukan sampel, peneliti menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian ini adalah soal pilihan ganda. Data diperoleh melalui pre-test dan post-test untuk kelompok eksperimen dan kontrol. Untuk menganalisis data, peneliti menggunakan program SPSS20 untuk uji normalitas dan uji homogenitas. Kemudian untuk menguji hipotesis peneliti menggunakan (SPSS20) dengan (?) = 0,05. Dari hasil dan perhitungan nilai pretest dan posttest kelas eksperimen diperoleh signifikansi dua arah menunjukkan bahwa 0,00< 0,05. Alternatifnya adalah (Ha diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak yang berarti bahwa ada pengaruh yang signifikan penggunaan strategi model induktif kata bergambar dalam penguasaan kosa kata di kelas eksperimen dan kontrol. Hal ini dibuktikan dengan penggunaan model induktif kata bergambar sebagai penguasaan kosa kata dapat membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan mereka dalam penguasaan kosa kata.