Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Socialization Of Problem-Based Learning Model With Reading, Questioning, And Answering (PBLRQA) In Empowering Student Retention Usman, Ali; Hatip, Moch.; Widiyanto, Wahyu Eko; Natasha, Meita Aruri; Fajriyah, Alifia Iffah
Journal Of Humanities Community Empowerment Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Humanities Community Empowerment
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jhce.v3i1.3009

Abstract

Student retention is an important aspect that needs to be considered in the learning process, because it ensures that the knowledge gained can be stored for a long time and reused when required. Therefore, current learning must prioritize empowering student retention as part of a strategy to improve the quality of education. This community service aims to socialize the PBLRQA learning model to empower student retention. The method of implementing the activity consists of two main stages: (1) workshop and (2) mentoring the implementation of the learning model. The workshop focuses on understanding the role of retention in learning and how to improve it. Meanwhile, mentoring the implementation of the PBLRQA model is carried out through classroom learning practices, where teachers are directly assisted in implementing this model. The workshop results showed that teachers who were actively involved in the discussion better understood the importance of retention in learning. Furthermore, the results of mentoring the implementation of the PBLRQA learning model indicated that teachers had understood how to apply this model in the classroom. Moreover, they stated that the PBLRQA model has great potential in improving student retention. Teachers have also understood the concept of retention, including its meaning, its role in learning, and how to measure and improve student retention. In addition, teachers have become familiar with one of the learning models that can support increasing student retention, namely the PBLRQA learning model, along with its application in the learning process
Vo2Max Siswa Sekolah Basket Wirabhakti Lumajang Syahab, Afaf; Fathur Rohman, Muhammad; Widiyanto, Wahyu Eko; Topoyono, Topoyono
Bravo's: Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 12 No 3 (2024): Bravo's: Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan
Publisher : Physical Education Departement of University PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v12i3/40

Abstract

Permainan bolabasket merupakan cabang olahraga yang populer dunia dengan pemain dari berbagai kalangan masyarakat dari remaja sampai dewasa. Permainan bolabasket dengan yang memerlukan intensitas fisik tinggi  membutuhkan  fisik dan kebugaran yang prima untuk mencapai permainan pada level lebih yang tinggi. Penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui kapasitas aerobik (VO2Max) siswa sekolah basket Wirabhakti Lumajang  yang tengah bersiap menuju ajang PERBASI CUP kelompok umur dibawah 15 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa sekolah basket wirabhakti lumajang  belum ada yang masuk kategori unggul. siswa laki-laki sekolah basket Wira Bahkti Lumajang Under 15 tahun  yang masuk kategori sangat baik sekali dan sangat baik dengan persentase 0%. Kategori baik sebesar 7%, berkategori cukup sebesar 43% dengan kategori kurang sebesar 14%, dan dengan kategori kurang sekali sebesar 36%. Sedangkan untuk atlet perempuan sekolah basket Wira Bahkti Lumajang Under 15 tahun  yang masuk kategori sangat baik sekali,Sangat baik dan baik memperoleh  persentase 0%. Kategori cukup sebesar 14%, berkategori kurang sebesar 36%, dan kategori kurang sekali sebesar 50%.
Minat Siswa Mengikuti Pelajaran Pendidikan Jasmani di SMP Nuris Jember Iwan Setia Darmawan; Wahyu Eko Widiyanto; Bahtiar Hari Hardovi; Afaf Achmad Syahab
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 5 No. 1 (2024): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v5i1.486

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi minat siswa SMP Nuris Jember mengikuti pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan. Pendekatan penelitian ini menggunakan survei dengan metode deskriptif kuantitatif. Instrumen pengumpulan data mengguankan kuesioner dengan sampel penelitian 69 siswa. Data dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan persentase. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa minat siswa terhadap pembelajaran Pendidikan Jasmani di SMP Nuris Jember dapat digolongkan sebagai "sedang", dengan 29 siswa atau 49% dari total responden menunjukkan tingkat minat tersebutOleh karena itu, dapat diperoleh kesimpulan bahwa minat siswa terhadap mata pelajaran tersebut di SMP Nuris Jember umumnya berada pada tingkat "sedang". Peran guru menjadi kunci dalam menentukan kualitas pembelajaran maupun hasil pembelajaran.
Hubungan Asupan Zat Gizi Makro dan Micro dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) pada Siswa Putra SMK Pelayaran Yusuf, Jamaludin; Widiyanto, Wahyu Eko; Wijaya, Febri; Panggraita, Gilang Nuari; Putri, Mega Widya
Nutriology : Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v7i1.5622

Abstract

Gizi seimbang berkaitan erat dengan kecukupan asupan energi dan zat gizi, meliputi karbohidrat, protein, lemak,vitamin, dan mineral. Pemenuhan gizi yang optimal penting untuk mendukung pertumbuhan serta mencegahmasalah malnutrisi. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis tingkat kecukupan zat gizi makro dan mikroserta asupan energi pada siswa SMK Pelayaran Baruna Pemalang, serta menganalisis hubungan antara asupanenergi dengan Indeks Massa Tubuh (IMT). Metode penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengansampel 26 siswa putra yang dipilih berdasarkan kesediaan, status kesehatan, dan kriteria inklusi lainnya. Dataasupan zat gizi dikumpulkan menggunakan metode food record selama tiga hari dalam satu minggu dan kemu-dian di olah menggunakan NutriSurvey, sedangkan data IMT diperoleh melalui pengukuran antropometri (beratbadan dan tinggi badan siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan uji regresi linier sederhana. Hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa 25 dari 26 siswa memiliki asupan zat gizi di bawah Angka Kecukupan Gizi(AKG). Uji statistik menunjukkan nilai p<0.05, Artinya terdapat hubungan signikan antara asupan energi danstatus gizi siswa.
Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Strategi Branding Digital bagi UMKM Ikan Asap di Wilayah Krajan Lor Desa Gumelar Muhammad Imam Ihsan Dhabith; Naila Aulia; Nanda Yupitasari; Dimas Yunus Wibisono; Wahyu Eko Widiyanto
JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Vol 7, No 1 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jiwakerta.v7i1.22636971

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun masih menghadapi tantangan dalam penguatan branding dan pemanfaatan media digital. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat identitas usaha dan optimalisasi pemasaran digital pada UMKM ikan asap di Dusun Krajan Lor, Desa Gumelar. Metode yang digunakan adalah deskriptif partisipatif dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan pendampingan langsung kepada pelaku usaha. Program meliputi pembuatan logo dan plang usaha, optimalisasi promosi melalui WhatsApp evaluasi respons konsumen. Hasil menunjukkan bahwa pemasangan identitas usaha meningkatkan visibilitas produk, sementara pemanfaatan WhatsApp membantu memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan kepastian penjualan. Konsumen menilai produk memiliki keunggulan pada cita rasa khas dan daya simpan hingga tiga hari. Penggunaan media sosial memberikan rasa percaya diri dan ketenangan bagi penjual karena adanya pemesanan sebelum kedatangan konsumen. Sinergi antara pelaku usaha, masyarakat, dan pemerintah desa menjadi faktor pendukung keberlanjutan usaha. Strategi digital sederhana yang konsisten terbukti mampu meningkatkan daya saing UMKM secara berkelanjutan.
Analisis Teknik Pukulan Menyerang Jonathan Christie Dalam Pertandingan Bulutangkis All England 2024 Syahwal Satrio Jati; Wahyu Eko Widiyanto; Bahtiar Hari Hardovi
Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO) Vol. 9 No. 2 (2026): Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/ep15xz33

Abstract

This study aims to analyse the attacking stroke techniques used by Jonathan Christie in the 2024 All England tournament. The research method used is quantitative descriptive with observation techniques based on video recordings of matches from the preliminary rounds to the final. Data was collected by recording the frequency, success rate, failure rate, and point contribution of each type of attacking shot, namely smash, dropshot, drive, lob, and netting play. The results showed that smash was the most dominant technique in scoring direct points, while lob and netting play were more often used to control the tempo of the game. Overall, Jonathan was able to maintain a stroke success rate of over 85% across all types of techniques, with peak consistency shown in the final round when almost all strokes achieved an accuracy of over 90%. Based on this research, it can be concluded that the effectiveness of Jonathan Christie's game is supported by a combination of attacking shot variations, with the smash as the primary finisher and other techniques as supporting elements in creating attacking opportunities. Kata Kunci: Jonathan Christie, Attacking Shot Technique, Smash, All England 2024
PENDAMPINGAN PROGRAM ACTIVE CLASSROOM SEBAGAI STRATEGI PENGEMBANGAN HUMAN CAPITAL SANTRI MAHASISWA PONDOK PESANTREN RODLOTUL JANNAH Roro Aditya Novi; Neviyani; Wahyu Eko Widiyanto
Majalah Ilmiah "PELITA ILMU" Vol 9 No 1 (2026): PELITA ILMU (JUNI 2026)
Publisher : STIA Pembangunan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37849/mipi.v9i1.535

Abstract

Pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kompetensi santri, namun santri yang berstatus pelajar berjuang melawan tantangan mengintegrasikan pendidikan formal dan nonformal sehingga partisipasi belajar aktif, kemampuan komunikasi akademik, dan budaya diskusi ilmiah masih rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat pembelajaran berbasis Active Classroom melalui pendampingan sebagai strategi pengembangan human capital santri santri di Pondok Pesantren Rodlotul Jannah, Kabupaten Jember. Sasaran kegiatan adalah santri mahasiswa aktif beserta pengurus pondok pesantren sebagai mitra strategis. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Approach (PAA) yang dipadukan dengan pendampingan partisipatif melalui lima tahapan, yaitu kebutuhan, analisis perencanaan program, pelaksanaan pendampingan, monitoring dan evaluasi, serta refleksi dan tindak lanjut, dengan aktivitas berupa workshop, diskusi kelompok, pembelajaran kolaboratif, pembelajaran berbasis kasus, presentasi ilmiah, dan refleksi pembelajaran. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan partisipasi aktif santri mahasiswa dalam kegiatan akademik, berkembangnya kemampuan komunikasi, berpikir kritis, dan kolaborasi, meningkatkan kepercayaan diri dalam menyampaikan pendapat, serta mulai terbentuknya forum diskusi ilmiah mandiri di lingkungan pesantren. Program ini juga memperoleh komitmen pengurus pondok pesantren untuk melanjutkan penerapan Kelas Aktif secara mandiri sebagai bagian dari sistem pelatihan santri. Dapat disimpulkan bahwa pendampingan Kelas Aktif efektif sebagai strategi pengembangan human capital santri santri yang mengintegrasikan nilai-nilai pesantren dengan pembelajaran aktif berbasis student centered learning.
The Effect of Repetition and Duration Based Circuit Training on Body Mass Index and Physical Fitness Levels among Students Jamaludin Yusuf; Gilang Nuari Panggraita; Pandu Kresnapati; Wahyu Eko Widiyanto; Willy Ihsan Rizkyanto
JUMORA: Jurnal Moderasi Olahraga Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Moderasi Olahraga
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53863/mor.v5i2.1905

Abstract

The findings from field observations show that out of the 61 students sampled at SMK Pelayaran Baruna Pemalang, 35 students have a Body Mass Index (BMI) within the normal (healthy) category. Meanwhile, the students’ overall physical fitness level is categorized as low, with 46 students included in this group. This research seeks to examine the influence of repetition-based and duration-based circuit training methods on the BMI and fitness levels of students at SMK Pelayaran Baruna Pemalang. The study utilized an experimental approach with a 2x2 factorial design and was evaluated using Multivariate Analysis of Variance. The independent variables consisted of repetition-based and duration-based circuit training, while the dependent variables included Body Mass Index (BMI) and fitness level. The population consisted of 89 students of SMK Pelayaran Baruna Pemalang, while the study involved a purposive sample of 55 students. The findings revealed that the circuit training method simultaneously had no significant effect on Body Mass Index, with a significance value of 0.879 > 0.05, whereas the circuit training method demonstrated a simultaneous significant effect on physical fitness, indicated by a significance value of 0.003 < 0.05. The study concludes that repetition-based circuit training is effective in enhancing physical fitness. In addition, there is an interaction between repetition- and duration-based circuit training on Body Mass Index and physical fitness. Future research may further develop other circuit training models to enhance fitness
Survei Tingkat Keterampilan Shooting Dalam Permainan Sepak Bola Ekstrakulikuler SMA Negri Balung Moh Abdul Rohman; Rizki Apriliyanto; Wahyu Eko Widiyanto
Jurnal Porkes Vol 9 No 3 (2026): PORKES
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/porkes.v9i3.35801

Abstract

Shooting skills are a crucial fundamental technique in soccer because they are a determining factor in a team’s success in scoring goals. However, the soccer players in the Balung State High School extracurricular program have never been scientifically evaluated regarding their shooting skill levels based on their playing positions, making it difficult for coaches to design targeted training programs tailored to the players’ needs. This study aims to analyze the shooting skill levels of the Balung State High School soccer club players based on their playing positions. The method used was a descriptive survey with a quantitative approach. The sample consisted of 30 players selected using purposive sampling, with the criteria being that they were active players who trained regularly. Data collection was conducted through a shooting test toward the goal from a distance of 16.5 meters, consisting of three attempts, with a maximum score of 15 points. The data were analyzed using descriptive statistics. The results showed that the overall average shooting skill of the players was 7.43 (49.56%), falling into the “fair” category. The striker position achieved the highest average (8.44 or 56.30%), followed by defenders and midfielders with the same average (7.44 or 49.63%), while goalkeepers had the lowest average (4.33 or 28.89%). The conclusion of this study is that the shooting skills of the extracurricular soccer players at Balung State High School vary depending on their playing positions and, in general, are still in the “adequate” category.
Technical actions associated with point outcomes: A notational analysis of Anthony Sinisuka Ginting at the 2018 China Open Widiyanto, Wahyu; Apriliyanto, Rizki; Yusuf, Jamaludin
Journal Sport Area Vol 11 No 2 (2026): August
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2026.vol11(2).24760

Abstract

Background: Match statistics provide objective information for evaluating badminton performance and developing evidence-based coaching strategies. However, limited studies have comprehensively examined the technical actions contributing to an elite player’s performance throughout an entire tournament. Objectives: This study aimed to analyse the effectiveness of technical actions performed by Anthony Sinisuka Ginting during the VICTOR China Open 2018 HSBC BWF World Tour Super 1000, focusing on point-winning and point-losing outcomes. Methods: This study employed a quantitative observational design using systematic notational analysis. Performance data were obtained from official Badminton World Federation (BWF) match videos covering all four matches played by Anthony Sinisuka Ginting from the Round of 16 to the final, comprising 10 sets with a mean set duration of 26.1 minutes. Each match was systematically coded using a structured observation instrument to record service, netting, smash, drive, dropshot, lob, chop, defend, and lift actions. Technical actions were classified according to successful and unsuccessful outcomes, and the data were analysed descriptively using frequencies and percentages. Results: The smash generated the highest number of points, with an average success rate of 57.0% and an unforced error rate of 14.6%. In contrast, netting showed the highest proportion of successful actions but also the highest unforced error rate (26.7%). This pattern indicates that netting involved a greater balance between successful and unsuccessful outcomes than the other technical actions analysed. Conclusions: The findings demonstrate that technical performance in elite badminton is characterised by differences in point production and error patterns across technical actions. The results provide an athlete-centred perspective on elite badminton performance and offer practical evidence for coaches when evaluating match performance and designing technical and tactical training programmes.