Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENDAMPINGAN PELATIHAN BERHITUNG CEPAT DENGAN MENGGUNAKAN METODE JARIMATIKA PADA SISWA SD DI ARFAI Rahmatia Rahmatia; Gilang Ary Sandy; Mokhammad Dedi Penta Putra; Revisika Revisika
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 4 No 2 (2022): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v4i2.1575

Abstract

Indonesia mengalami masa Pandemi Covid-19 sehingga mengharuskan siswa belajar dari rumah (study from home) yang membuat guru kesulitan dalam mengecek sampai sejauh mana siswa memahami materi terutama sejauh mana siswa mampu mengetahui operasi hitung. Hal ini mengakibatkan belajar dari rumah (study from home) tidak berjalan berjalan dengan optimal karena keterbatasan siswa dalam membuat siswa dalam memenuhi kuota internet, jaringan internet yang tidak memadai serta HP yang tidak semuanya siswa memilikinya. Sehingga dalam hal ini pengabdi akan memberikan pendampingan serta pelatihan tentang penggunaan Jarimatika untuk siswa dalam melakukan operasi hitung mulai dari bilangan 1 sampai 99. Jarimatika merupakan singkatan dari jari dan matematika yaitu cara berhitung matematika untuk anak-anak dengan menggunakan jari tangan. Metode yang digunakan pada kegiatan ini antara lain: 1) Metode observasi, dilakukan dengan melakukan mengobservasi para siswa, 2) Metode demonstrasi yang dilakukan pada saat menyajikan materi jarimatika, 3) Metode mengamati dan memeriksa hasil pekerjaan. Kegiatan ini terlaksana dengan baik dan diikuti oleh siswa SD. Dari hasil seluruh rangkaian kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa: (1) peserta didik memahami formasi jari tangan dan aturan penjumlahan, pengurangan dan perkalian dengan menggunakan jarimatika; (2) peserta didik merasa lebih mudah dan lebih cepat dalam menghitung operasi dasar dengan menggunakan jarimatika; (3) peserta didik memberikan respon positif terhadap kegiatan ini. Secara umum kegiatan ini memberikan pengetahuan baru kepada peserta didik tentang salah satu metode cepat dan menyenangkan untuk melakukan operasi hitung.
Mathematics Problem Solving Analysis on Higher Order Thinking Skills Based on Story Questions Teguh Santoso; Mokhammad Dedi Penta Putra; Gilang A. Sandy; Dwi Priyo Utomo
International Journal of Learning Reformation in Elementary Education Vol. 1 No. 01 (2022): International Journal of Learning Reformation in Elementary Education
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.039 KB) | DOI: 10.56741/ijlree.v1i01.69

Abstract

This study aims to determine the problem-solving ability of field independent (FI) and field dependent (FD) students in solving HOTS story problems. This type of research is qualitative research. The research strategy used is a descriptive model. This research was carried out at a junior school in Malang, Indonesia. The respondent was tenth-grade students. Data collection methods in this study include tests and interviews. Data analysis techniques include data collection, reduction, presentation, and concluding. The results of this study show that FI and FD students understand the problem. There is no difference between the two; FI and FD students are good at understanding the problem. FI students plan solutions well and can correctly create mathematical models, while FD students have difficulty developing mathematical models. In getting answers, FI and FD students have something in common: they are not quite right in the final solution.
REPRESENTATION MATHEMATICS OF JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS IN SOLVING TIMSS PROBLEMS IN TERMS OF GENDER Teguh Santoso; Mokhammad Dedi Penta Putra; Rahmatia Rahmatia; Dwi Priyo Utomo
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.156 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i4.5641

Abstract

The purpose of this study was to find out and describe the process of student representation in solving TIMSS cognitive domain questions in terms of gender. This study used descriptive qualitative method. This research was conducted at the Karangploso Islamic Middle School in Malang in class VIII in the odd semester of the 2021/2022 academic year. Data collection techniques in this study used tests and interviews. The data analysis technique used consisted of three stages, namely data reduction, data presentation and conclusion. The results of this study indicate that students with male and female gender in carrying out the process of representing questions in the cognitive aware domain do not experience problems, even though there are slight problems with male students in solving questions, students can still improve them. The process of representing material in the cognitive domain by female students is better than that of male students. Male students experience confusion in determining the initial steps when working on questions. While the process of representing questions in the cognitive reasoning domain, female students are also better than male students, female students are able to answer questions in the form of inequalities models well, while male students make mistakes in making inequalities models.
PELATIHAN PEMBUATAN SOAL DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI GOOGLE FORM PADA GURU SD INPRES 12 PRAFI MANOKWARI Zaki Mubarok; Mokhammad Dedi Penta Putra; Kartini Kartini; Wiska Baharuddin
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v5i2.2325

Abstract

The Covid-19 pandemic has made school learning take place online, without face-to-face. Which has an impact on the implementation of the 2013 Curriculum SD Inpres 12 Prafi Manokwari has not been maximized. This problem becomes a burden as well as a challenge for students in the learning process. Teachers feel the same thing, online learning is less than optimal, because they have to learn more about technology related to the learning process and applied to elementary school students. During online learning the media used is Whatsapp. This is not optimal because the teacher only provides material and assignments with Whatsapp, then students collect the assignments again, so that the material is not sent and assignments are lost before being assessed. For this reason, the STKIP Muhammadiyah Manokwari Community Service Program (PKM) Team is trying to help increase learning technology knowledge and skills for teachers at SD Inpres 12 Prafi Maanokwari with socialization and training, including using Google Form. The use of this technology is expected to optimize online learning. In addition, it is expected to increase the interaction between teachers and students, so as to improve the ability of students and teachers to use technology.
PENDAMPINGAN BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN CALISTUNG MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN FUN THINKERS Novita Erni Hendrawati; Gilang Ary Sandy; Mokhammad Dedi Penta Putra; Rahmatia Rahmatia; Teguh Santoso; Sigit Prafiad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 7, No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jpm-ikp.v7i1.2081

Abstract

Proses pembelajaran yang membosankan menyebabkan anak tidak tertarik dalam belajar. Berdasarkan permasalahan tersebut kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta anak-anak terhadap pembelajaran dan membuat aktivitas belajar matematika menjadi mudah dan menyenangkan melalui penggunaan media fun thinkers. Media fun thinkers adalah seperangkat buku yang dikemas untuk menciptakan kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di kampung Sidey Makmur distrik Sidey. Pada pelaksanaan kegiatan ini anak-anak dikelompokkan menjadi beberapa kelompok. Setiap anak dalam kelompok latihan menggunakan media fun thinkers dan bekerja sama dalam menyelesaikan soal. Untuk melihat keberhasilan kegiatan ini makan dilakukan wawancara secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis anak-anak aktif berpartisipasi aktif dalam pembelajaran. Penggunaan media fun thinkers membuat aktivitas anak dalam belajar menjadi menyenangkan dan pembelajaran dapat berjalan dengan baik.