Chavid Moyo Jaladri
Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PENENTUAN PORTOFOLIO YANG OPTIMAL DENGAN MENGGUNAKAN MODEL INDEKS TUNGGAL PADA INDEKS LQ-45 PERIODE 2015-2016 DI BURSA EFEK INDONESIA Zaki Bahrun Ni'am; Chavid Moyo Jaladri
JOURNAL KOPERASI DAN MANAJEMEN Vol 2 No 02 (2021): JOURNAL KOPERASI DAN MANAJEMEN
Publisher : STIEKOP MALANG PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.967 KB) | DOI: 10.52838/komastie.v2i02.51

Abstract

Purpose – Dalam memilih saham yang akan dimasukkan ke dalam portofolio para investor juga harus berhati-hati karena saham-saham yang dipilih akan menentukan besarnya risiko dan tingkat keuntungan yang akan diperoleh investor dari investasinya. Untuk memperoleh portofolio yang optimal, para investor perlu memilih sebuah model untuk menganalisisnya. Design/methodology/approach – Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Sifat dari penelitian ini merupakan replikasi dari penelitian sebelumnya Findings – Konsistensi pembentukan portofolio optimal dalam penelitian ini menggunakan data historis. Untuk membentuk portofolio yang optimal maka proporsi dana yang akan dibentuk pada saham Jasa Marga Tbk (JSMR) mayoritas lebih besar presentase proporsi dananya dibandingkan dengan presentase proporsi dana saham Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Portofolio optimal yang terbentuk tersebut menawarkan tingkat keuntungan/tingkat pengembalian yang lebih besar daripada risiko portofolio yang akan dihadapi investor. Research limitations/implications – Dalam penelitian ini yang dimasukan hanya saham-saham yang ada di LQ45, diharapkan kedepan bisa menjadikan penelitian lanjutan apakah hasil yang didapat sekarang masih tetap atau berubah di masa yang akan datang. Originality/value – Penelitian ini meggunakan data skunder karena mempertimbangkan nilai fundamental yang ada dalam perusahaan. Disamping itu juga menggunakan data historis agar data bisa relevan untuk sumber rujukan di masa yang akan datang. Keyword : IHSG; Saham; Indeks; LQ-45; Model Indeks Tunggal; Paper type : Case Study
ANALISIS PENENTUAN PORTOFOLIO YANG OPTIMAL DENGAN MENGGUNAKAN MODEL INDEKS TUNGGAL PADA INDEKS LQ-45 PERIODE 2015-2016 DI BURSA EFEK INDONESIA Zaki Bahrun Ni'am; Chavid Moyo Jaladri
JOURNAL KOPERASI DAN MANAJEMEN Vol 2 No 02 (2021): JOURNAL KOPERASI DAN MANAJEMEN
Publisher : STIEKOP MALANG PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52838/komastie.v2i02.51

Abstract

Purpose – Dalam memilih saham yang akan dimasukkan ke dalam portofolio para investor juga harus berhati-hati karena saham-saham yang dipilih akan menentukan besarnya risiko dan tingkat keuntungan yang akan diperoleh investor dari investasinya. Untuk memperoleh portofolio yang optimal, para investor perlu memilih sebuah model untuk menganalisisnya. Design/methodology/approach – Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Sifat dari penelitian ini merupakan replikasi dari penelitian sebelumnya Findings – Konsistensi pembentukan portofolio optimal dalam penelitian ini menggunakan data historis. Untuk membentuk portofolio yang optimal maka proporsi dana yang akan dibentuk pada saham Jasa Marga Tbk (JSMR) mayoritas lebih besar presentase proporsi dananya dibandingkan dengan presentase proporsi dana saham Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Portofolio optimal yang terbentuk tersebut menawarkan tingkat keuntungan/tingkat pengembalian yang lebih besar daripada risiko portofolio yang akan dihadapi investor. Research limitations/implications – Dalam penelitian ini yang dimasukan hanya saham-saham yang ada di LQ45, diharapkan kedepan bisa menjadikan penelitian lanjutan apakah hasil yang didapat sekarang masih tetap atau berubah di masa yang akan datang. Originality/value – Penelitian ini meggunakan data skunder karena mempertimbangkan nilai fundamental yang ada dalam perusahaan. Disamping itu juga menggunakan data historis agar data bisa relevan untuk sumber rujukan di masa yang akan datang. Keyword : IHSG; Saham; Indeks; LQ-45; Model Indeks Tunggal; Paper type : Case Study