Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pembangunan Agama Pada Masa Pandemi Covid-19: Meneguhkan Komitmen Kebangsaan dan Mewujudkan Perdamaian Sumarto Sumarto; Emmi Kholilah Harahap
Jurnal Literasiologi Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v6i1.246

Abstract

Kemajemukan, Pluralisme atau Multikulturalisme tidaklah asing bagi Bangsa Indonesia. Karena salah satu penyebab lahirnya Indonesia karena Kemajemukan tidak hanya agama bahkan sosial, budaya, bahasa dan pola perilaku, Berpikir juga. Tetapi tidak menjadi Indonesia hancur, tidak menjadi Indonesia bubar. Dengan kemajuan Indonesia bisa tumbuh berkembang menjadi bangsa dan negara yang besar di Dunia. Pentingnya pembangunan Agama pada masa Pandemic Covid-19, Membangun rasa kepedulian, Membangun rasa simpati dan empati, meneguhkan Komitmen Kebangsaan dan Mewujudkan Perdamaian, hal ini menjadi konsentrasi dari Kementerian Agama RI; Negara menjamin kebebasan setiap ummat beragama dalam menjalankan kegiatan keagamaannya. Negara Indonesia terwujud karena kekuatan, Perjuangan dan Pengorbanan Ummat Beragam dalam mengusir penjajah dan mewujudkan Kemerdekaan.
Pemahaman Nilai – Nilai Moderasi Beragama dan Kebangsaan Melalui Kegiatan Diklat Kementerian Agama RI dalam Muwujudkan ASN Moderat Studi di Balai Diklat Keagamaan BDK Palembang Sumarto Sumarto; Emmi Kholilah Harahap
Jurnal Literasiologi Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v7i1.271

Abstract

Menjadi ASN adalah pengabdian kepada Negara. Menjadi ASN bukan di layani tetapi melayani masyarakat dalam konteks ini adalah melayani mahasiswa yang sudah menjadi tanggung jawab untuk melahirkan generasi yang berkarakter dan bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan Negara. Tidak hanya melayani mahasiswa terlalu sedikit, tetapi melayani masyarakat dengan memberikan pengetahuan, pengalaman dan mampu menjadi problem solver. Mewujudkan ASN Moderat bisa melalui kegiatan Pelatihan Moderasi Beragama dan Nasionalisme/Kerukunan Umat Beragama bagi ASN Angkatan III Kementerian Agama RI Tahun 2021 se - Provinsi Sumatera Selatan, Lampung dan Bengkulu. Mengapa harus bersikap moderat? Pertanyaan yang mendasar bagi kita semua tidak hanya ASN. Menyikapi gesekan sosial yang terjadi belakangan hari ini dan bahkan terjadi banyak konflik yang dikarenakan isu Suku, Agama, Ras dan Adat Istiadat. Pentingnya Internalisasi dari nilai nilai Moderasi yaitu Komitmen Kebangsaan, Anti Kekerasan dan Radikalisme, Toleransi dan Akomodatif atau ramah terhadap Budaya lokal.
Penerapan Sistem Informasi Manajemen dalam Lembaga Pendidikan yang Profesional Sumarto Sumarto; Emmi Kholilah Harahap
Jurnal Literasiologi Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v7i2.283

Abstract

Penerapan Sistem Informasi Manajemen dalam Lembaga Pendidikan yang Profesional sangat penting. Lembaga pendidikan yang berkembang dan maju, tentu memiliki manajemen yang baik, mulai dari proses perencanaan setiap program yang akan dilakukan, pengorganisasian, pelaksanaan program dan proses evaluasi. Setiap kegiatan yang dilakukan oleh lembaga pendidikan tidak dilakukan dengan sesuka hati, tetapi memiliki system dan aturan yang harus dipatuhi oleh setiap kompone – komponen yang ada di lembaga pendidikan, untuk melakukan koordinasi dengan baik diperlukan system informasi manajemen, sehingga setiap informasi yang ada dikelola dengan baik, disampaikan dengan rapi sehingga setiap orang bias menikmati informasi dengan baik dan benar, tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menyampaikan pentingnya system informasi manajemen untuk mewujudkan lembaga pendidikan yang professional.
Moderasi Beragama Ummat Hindu di Kampung Bali Kecamatan Nibung Kabupaten Muratara Sumatera Selatan Sumarto Sumarto; Emmi Kholilah Harahap
Jurnal Literasiologi Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v8i1.355

Abstract

Moderasi Beragama tidak hanya untuk agama Islam, tetapi semua agama harus melakukan moderasi beragama, karena pesan – pesan dalam moderasi beragama bersifat umum dan bisa dijalankan semua agama. Ada beberapa indicator dalam moderasi beragama sesuai dengan Buku Moderasi Beragama yang diterbitkan oleh Kementerian Agama RI diantaranya adalah komitmen kebangsaan, bersikap toleransi, anti terhadap kekerasan dan ramah terhadap budaya dan relegi local, seperti halnya yang diterapkan masyarakat ummat hindu di Kampung Bali Kecamatan Nibung, Muratara, Sumatera Selatan. Metodologi penelitian yang digunakan penelitia adalah kualitatif deskriptif yaitu menggambarkan setiap kegiatan moderasi beragama yang dilakukan masyarakat Hindu seperti kegiatan keagamaan upacara Ngaben, Upaca Melasti dan kegiatan keagamaan lainnya. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan Triangulasi Data. Hasil dari penelitian ini adalah masyarakat Hindu di Kampung Bali Kecamatan Nibung menerapkan indicator – indicator moderasi beragama seperti komitmen kebangsaan dan bersikap toleran dengan ummat Islam dan ummat Kristen yang ada disana, walaupu masyarakat Hindu menjadi dominan, tetap saling menghormati dan menghargai setiap kegiatan keagamaan yang dilaksanakan ummat Islam dan ummat Kristen.
SEKOLAH TRANSFORMATIF PAYUNGI UNIVERSITY ANALISIS PERUBAHAN SOSIAL Sumarto Sumarto; Emmi Kholilah Harahap
Jurnal Literasiologi Vol 8 No 3 (2022): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v8i3.404

Abstract

Penelitian ini merupakan hasil analisis yang dilakukan oleh peneliti di Payungi Uiversity salah satu Rumah Pendidikan Non Formal da In Formal yang ada di Kota Metro Lampung. Rumah Pendidikan yang tidak memiliki proses administrasi atau manajemen seperti Lembaga Pendidikan Formal atau Pendidikan Tinggi. Tidak ada Ijazah dan tidak ada proses Perlengkapan Proses Pembelajaran yang ditetapkan dalam Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT). Proses pembelajaran yang dilakukan berdasarkan kepedulian dan kesadaran masyarakat sekitar untuk melakukan perubahan social yaitu perubahan hidup yang lebih baik dan sejahtera melalui pendidikan, agama, social, ekonomi dan pemerintahan. Karena prinsip dari pendidikan transformative adalah proses dari perubahan bukan berorientasi hasil dari perubahan, karena proses adalah hasil, bukan hasil adalah hasil, karena prinsip keberlanjutan dari peruubahan adalah proses itu sendiri. Keberadaan Payungi Uiversity di Kota Metro Lampung memberikan dampak yang luar biasa pada aspek pendidikan, social budaya dan ekonomi karena di Payungi University di ajarkan bagaimana bersikap mandiri secara ekonomi, bersikap peduli secara social, bersikap saling mendidikan secara pendidikan, karena pada hakikatnya setiap manusia adalah makhluk social yang harus saling membantu dan menghargai. Analisis yang digunakan penelitia dalam penelitian ini adalah Analisi Perubahan Sosial salah satu pendekatan dalam metodologi penelitian kualitatif.
The Role of Islamic Education in Shaping Disciplinary Culture and School Climate: Evidence from Bengkulu Province, Indonesia Sumarto Sumarto; Emmi Kholilah Harahap
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 2 (2025): JUNE 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i2.7429

Abstract

This study examines the role of Islamic education in shaping a culture of discipline and improving school climate in senior high schools in Bengkulu Province, Indonesia. The quantitative survey design included two groups of 300 students and 50 teachers from various senior high schools. For the student sample, there were 30 people and the teacher sample was 5 people. The sampling method used stratified random sampling. They were selected from public and private high schools. Data were collected using structured questionnaires and analyzed through one-way ANOVA to identify differences in school climate perceptions based on the level of Islamic education integration. The findings reveal a significant positive correlation between the integration of Islamic education and improvements in student behavior, as well as in teacher-student relationships. The one-way ANOVA results show statistically significant differences in school climate perceptions corresponding to varying levels of Islamic education integration. Schools with stronger implementation of Islamic values demonstrated a more disciplined culture and a more positive, orderly, and motivational environment. The study highlights how Islamic education contributes not only to fostering discipline but also to creating a peaceful and inspiring school climate. The integration of Islamic values encourages students and educators to view discipline as a fundamental aspect of religious practice, promoting time management, adherence to school rules, and mutual respect. Islamic education plays a vital role in cultivating discipline and enhancing the overall school climate in Bengkulu Province. Its integration supports educational success by aligning moral teachings with behavioral expectations, contributing to a harmonious and productive school environment.
STRATEGI PENGEMBANGAN LAYANAN ADMINISTRASI KEMAHASISWAAN Tenti Elizah; Hamengkubuwono Hamengkubuwono; Emmi Kholilah Harahap
Tarbiyatuna Kajian Pendidikan Islam Vol. 8 No. 2 (2024): (September 2024)
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69552/tarbiyatuna.v8i2.2437

Abstract

This research aimed to explore the strategies for developing student administrative services at IAIN Curup and the contributing factors to these services' development. This case study involved administrative staff, students, and institutional leaders at IAIN Curup, recruited using purposive sampling methods. Data collection was conducted through interviews and observations and analyzed using an interactive model. Key findings of the research emphasized crucial indicators for enhancing student administrative services. Response time was prioritized by implementing flexible staff scheduling, enhancing information systems, and conducting periodic evaluations. Improvements in information accessibility were achieved through data standardization and optimization of digital access. Queue reduction was addressed through process engineering, staff augmentation, and effective dissemination of queue information. Quality of service was enhanced by satisfaction surveys, feedback analysis, and benchmarking practices. Integration of information systems involved comprehensive evaluations, data protection measures, and system maintenance. Enhancements in communication quality were realized through channel reviews, ensuring transparency, advancing technology, and providing staff training. Supporting the development of these services were institutional management support, investments in information technology, human resource training, interdepartmental cooperation, student involvement in improvements, and a commitment to continuous enhancement. Future research should extend these findings to different higher education contexts to validate the results.