Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Implementasi IoT pada Monitoring Suhu dan Kelembaban Media Budidaya Maggot Berbasis Wemos D1 Mini Irwan Novianto; Miftahul Hudha; Adelia Octora Pristisahida
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 9: Agustus
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah di kota-kota besar di Indonesia tanpa dipungkiri masih kerap ditemui. Penumpukan sampah didominasi dengan sampah organik berupa sisa makanan yang mencapai 39,8%. Larva BSF atau maggot kini sedang dikembangkan, karena dapat mendekomposisi sampah organik dan memberikan nilai tambah sebagai pakan tenak. Namun dalam budidaya maggot membutuhkan kondisi lingkungan dengan suhu antara 27oC - 36oC dan kelembaban pakan antara 60% - 90%. Ketentuan atau syarat diatas perlu dimonitor secara terus menerus bahkan bilamana perlu monitoring jarak jauh. Alat ini dirancang berbasis Internet of Things (IoT) untuk dapat memantau suhu dan kelembaban media budidaya maggot. Komponen elektronika yang digunakan berupa sensor suhu DS18B20, sensor kelembaban YL-69 dan wemos D1 mini sebagai mikrokontrolerr. Data yang sudah di proses akan dikirim menuju ke smartphone melalui aplikasi blynk untuk menampilkan hasil pembacaan sensor. Pengujian alat dilakukan selama tujuh hari dengan pengambilan data setiap dua jam sekali. Budidaya maggot dengan menggunakan alat ini mampu menghasilkan media budiaya dengan suhu rata-rata 32,2oC dan kelembaban rata-rata 64,2%. Hasil ini sesuai dengan dasar teori budidaya manggot kondisi ideal untuk suhu dan kelembapan
PEMBERDAYAAN EKONOMI PESANTREN MELALUI OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH DENGAN TEKNOLOGI MESIN PENCACAH ORGANIK DI PONDOK PESANTREN AN-NUR Wulandari, NoviDiah; Pratiwi, Nurna; Pristisahida, Adelia Octora; Guna, Miqod Adi; Amalia, Lutfi; Suroyyah, Liya; Oktariantara, Ibra; Rohmadi, Imam
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 4 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i4.1992

Abstract

Pondok Pesantren An-Nur in Bantul, Yogyakarta, was established by K.H. Nawawi Abdul Aziz in 1978 and is a prominent Islamic educational institution that also plays a significant role in community outreach and empowerment. With a large number of students, this pesantren faces challenges in waste management, particularly with organic waste, which reaches up to 3.1 tons per day. This community service project aims to enhance waste management at Pondok Pesantren An-Nur by introducing an organic waste shredder machine to accelerate decomposition and increase maggot production used for decomposition. Through this initiative, it is hoped that there will be improvements in environmental conditions and economic benefits for the pesantren. Additionally, the program will provide practical learning experiences for students and contribute to academic dissemination. The main challenges include the large volume of waste and the need for ongoing education about environmental awareness.
Penerapan Internet Of Things (IoT) Pada Sistem Kontrol Lampu Pondok Pesantern Assalafiyyah Menggunakan Nodemcu Esp 8266 ubaidillah, Muhammad; Pristisahida, Adelia Octora
Action Research Literate Vol. 8 No. 4 (2024): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v8i4.326

Abstract

Perkembangan teknologi telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan efisiensi aktivitas manusia. Penggunaan Internet of Things (IoT) telah merambah ke berbagai sektor kehidupan, seperti rumah tangga dan industri. Namun, di lingkungan pondok pesantren, implementasi IoT masih terbatas. Padahal, dengan adopsi sistem IoT, kegiatan di pondok pesantren dapat menjadi lebih efisien. Masih terjadi banyak kasus di mana penghuni pondok pesantren lupa mematikan lampu, yang dapat mengakibatkan pemborosan energi listrik. Oleh karena itu, penerapan teknologi IoT, seperti penggunaan lampu otomatis berbasis NodeMCU ESP 8266, dapat menjadi langkah awal yang efektif. Lampu otomatis ini memungkinkan pengguna untuk mengontrol pencahayaan ruangan melalui aplikasi yang terkoneksi dengan NodeMCU ESP 8266. Dengan demikian, pengguna dapat menghindari pemborosan energi saat lupa mematikan lampu saat berpergian. Dengan menerapkan lampu otomatis berbasis IoT, pondok pesantren dapat mengoptimalkan penggunaan energi listrik dan mengurangi biaya operasional. Selain itu, hal ini juga akan meningkatkan kenyamanan dan keamanan penghuni pondok pesantren. Dengan adanya kontrol lampu yang lebih mudah dan efisien, penghuni tidak perlu lagi khawatir tentang lampu yang terus menyala tanpa pengawasan. Secara keseluruhan, penggunaan teknologi IoT, terutama dalam hal lampu otomatis di lingkungan pondok pesantren, akan membawa manfaat signifikan dalam hal efisiensi energi, kenyamanan, dan keamanan. Langkah sederhana ini dapat menjadi awal yang baik dalam mendorong adopsi teknologi IoT yang lebih luas di pondok pesantren, sehingga memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan dan kegiatan sehari-hari penghuninya.
Rancang Bangun Sistem Pemantauan Baterai PLTS Berbasis IoT pada Lahan Pertanian Zul, Zulkhairi; Pristisahida, Adelia Octora; Mardhiyyah, Rodhiyah; Prasaja, Bledug Kusuma; Fakhrurrozi, Akhmad; Amiyanto, Totok Sarwi; Machfud, Achmad Agim
Jurnal Riset Rekayasa Elektro Vol. 7 No. 2 (2025): JRRE VOL 7 NO 2 DESEMBER 2025
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrre.v7i2.24681

Abstract

Teknologi penyiraman otomatis pada lahan pertanian memerlukan sumber energi yang dapat dijangkau. Jauhnya sumber listrik dan luas lahan menjadi salah satu kendala dalam penerapan teknologi penyiraman otomatis. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) menjadi salah satu solusi sebagai sumber energi yang dapat dimanfaatkan. Pemanfaatan, keberlanjutan, dan keandalan sistem ini sangat bergantung pada performa baterai yang rentan terhadap kondisi Deep Discharge sehingga perlu untuk melakukan pengawasan pada penggunaannya. Penelitian ini melakukan rancang bangun sistem pemantauan kemampuan baterai dan mencegah terjadinya Depth of Discharge (DoD) berlebihan. Pemantauan dilakukan dengan merekam data listrik (tegangan, arus, daya) secara otomatis ke dalam spreadsheet dan mengendalikan sistem dari jarak jauh melalui aplikasi Blynk. Berdasarkan pengujian sistem monitoring berhasil memantau tegangan baterai. Baterai yang digunakan dapat bekerja pada siang hari dengan tegangan lebih dari 11V. Pada malam hari baterai mengalami penurunan tegangan hingga 9V namun sistem dapat memutus aliran penggunaan listrik saat tengangan kurang dari 11V untuk menghindari terjadinya DoD. Cara ini dapat digunakan untuk penggunaan PLTS secara luas agar kualitas baterai dapat terjaga