Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Problematika Membaca Teks Arab bagi Siswa Madrasah Nur Khikmah
Alsina : Journal of Arabic Studies Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/alsina.1.1.3666

Abstract

Learning to read the text of the Qur'an and hadith at the initial level is to sound the letters of the Qur'an and the hadith itself. Learning to read the Qur'an means learning to pronounce written symbols (letters). The Qur'an and hadith are revealed in Arabic and become a foreign language in learning. Especially in reading the Qur'an, Allah has set rules in reading the Qur'an such as laws and rules. This study aims to describe the problems experienced by students in reading the texts of the Qur'an and hadith. This study uses a qualitative approach with descriptive-analytical methods and data collection techniques are observations. The subjects of this study were grade 3 students of MI Walisongo Semarang, totaling 45 people consisting of 6 men and 39 women. The results of the study explain the problem of reading the Qur'anic text and hadith, including: pronunciation of the sounds of the letters hijaiyah (makhorijul letters), short length of charity, and the law of reading (tajwid). And in terms of the environment, namely: students lack focus on learning materials, teacher teaching skills, lack of interest and activities of students in learning to read the Qur’an and hadith, lack of time, facilities and infrastructure for student learning, both at school and at home, and not supporting the community environment.
MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA UNTUK MENGEMBANGKAN MUTU PENDIDIKAN Nur Khikmah
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 No 2 Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.313 KB) | DOI: 10.17977/um027v3i22020p123

Abstract

Abstrak: Keberhasilan program pendidikan di sekolah sangat dipengaruhi oleh kondisi sarana dan prasarana pendidikan. Pemenuhan kebutuhan sarana prasarana bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis faktor-faktor perencanaan, pengorganisasian, penggerak, pemantauan, penunjang dan penghambat pengelolaan infrastruktur untuk meningkatkan mutu pendidikan di MI Kebonharjo Semarang Utara. Teknik pengumpulan data penelitian kualitatif dengan observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Teknik analisis data: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Temuan dari penelitian ini adalah perencanaan dengan rapat tahunan, evaluasi, review program kerja, pelaksanaan kegiatan program dan sosialisasi program kepada orang tua. Pengorganisasian: struktur organisasi, kepegawaian, uraian tugas dan tanggung jawab, komunikasi dan koordinasi. Mobilisasi dengan pengadaan barang, inventaris, pemeliharaan, seleksi, pelaporan. Pengawasan dengan melakukan evaluasi dan supervisi serta tindak lanjut dari supervisi. Faktor pendukung: desain rapi, penempatan pegawai, pengarsipan rapi dan keterlibatan pengawas madrasah. Faktor penghambat: komitmen setiap sumber daya manusia, kurangnya dana, regulasi yang berbelit-belit, dan kurangnya pengembangan keterampilan karyawan. Keyword: infrastructure management, education quality Abstrak: Keberhasilan program pendidikan di sekolah sangat dipengaruhi oleh kondisi sarana dan prasarana pendidikan. Pemenuhan kebutuhan sarana prasarana ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pengawasan, serta faktor pendukung dan penghambat manajemen sarana prasarana untuk mengembangkan mutu pendidikan di MI Kebonharjo Semarang Utara. Teknik pengumpulan data penelitian kualitatif dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Teknik analisis data: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun temuan penelitian ini adalah perencanaan dengan rapat tahunan, evaluasi, mereview program kerja, melaksanakan program kegiatan dan sosialisasi program kepada wali murid. Pengorganisasian: struktur organisasi, penempatan staff, uraian tugas dan tanggung jawab, komunikasi dan koordinasi. Penggerakan dengan mengadakan barang, inventarisasi, perawatan, pemilihan, pelaporan. Pengawasan dengan melakukan evaluasi dan supervisi serta ada tindak lanjut dari pengawasan. Faktor pendukung: perancangan apik, penempatan pegawai, pengarsipan rapi dan keterlibatan pengawas madrasah. Faktor penghambat: komitmen masing-masing sumber daya manusia, minimnya dana, regulasi yang rumit dan kurangnya pengembangan keterampilan pegawai. Kata Kunci : Manajemen Sarana Prasana, Mutu Pendidikan
Pemanfaatan Google Classroom dalam Praktik Microteaching Pembelajaran Fiqih MI bagi Mahasiswa PGMI UIN Walisongo Semarang Nur Khikmah; Lu’lu Naeli Lovia; Fatimatuz Zahro; Firdhany Nur Azizah
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2021): January - April
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.4.1.2021.466

Abstract

Pembelajaran Fiqih pada jenjang Madrasah Ibtidaiyyah (MI) menjadi tantangan tersendiri untuk praktikan microteaching. Praktikan harus mempersiapkan dengan baik dalam membuat rencana pembelajaran, mengetahui dan memahami materi Fiqih MI, metode, fasilitas pelajaran, begitu juga instrumen penilaian untuk dipakai dalam praktik microteaching. Pemanfaatan google classroom ini sebenarnya memberikan kemudahan bagi para pengajar untuk mengatur pembelajaran serta memberikan informasi dengan tepat serta akurat kepada peserta didik. Tujuan dari penelitian ini guna menggambarkan dan menganalisis pemanfaatan google classroom dalam praktik microteaching pembelajaran Fiqih MI bagi Mahasiswa PGMI UIN Walisongo Semarang. Cara mengumpulkan data untuk penelitian ini diantaranya melalui pengamatan, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Teknik analisis datanya dengan mengumpulkan data, menyajikan data serta menarik simpulan. Adapun temuannya yakni masih kurang efektif dalam pencapaian tingkat pemahaman siswa dan tujuan pembelajaran. Tidak cocok untuk materi pembelajaran Fiqih MI yang berkaitan dengan aspek keterampilan. Kendala yang dirasakan yaitu 1) Guru harus memberi jeda waktu untuk setiap siswa agar dapat mengakses materi dan memberi respon karena kehadiran siswa dicek melalui kolom komentar, 2) Platform sering di refresh untuk memuat materi baru, 3) Memerlukan koneksi internet yang cukup. Jika sinyal sedang susah berakibat loading-nya cukup lama, 4) Guru dan siswa tidak dapat bertatap muka. Fiqh learning at the Madrasah Ibtidaiyyah (MI) level is a challenge in itself for microteaching practitioners. The practitioner must prepare well in making lesson plans, know and understand Islamic Fiqh MI material, methods, learning facilities, as well as assessment instruments for use in microteaching practice. The use of google classroom actually makes it easy for teachers to organize learning and provide accurate and accurate information to students. The purpose of this study was to describe and analyze the use of google classrooms in the practice of microteaching learning Islamic Islamic Civilization History for students of PGMI UIN Walisongo Semarang. Ways to collect data for this research include observation, interviews, documentation and triangulation. The data analysis technique is by collecting data, presenting data and drawing conclusions. The findings are that it is still not effective in achieving the level of understanding of students and learning objectives. Not suitable for Islamic Fiqh learning materials related to skills aspects. The constraints that are felt are 1) The teacher has to give pause for each student to be able to access the material and give a response because student attendance is checked through the comments column, 2) The platform is frequently refreshed to load new material, 3) Requires sufficient internet connection. If the signal is difficult it results in a long loading time, 4) Teachers and students cannot meet face to face.
MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA UNTUK MENGEMBANGKAN MUTU PENDIDIKAN Nur Khikmah
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 No 2 Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i22020p123

Abstract

Abstrak: Keberhasilan program pendidikan di sekolah sangat dipengaruhi oleh kondisi sarana dan prasarana pendidikan. Pemenuhan kebutuhan sarana prasarana bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis faktor-faktor perencanaan, pengorganisasian, penggerak, pemantauan, penunjang dan penghambat pengelolaan infrastruktur untuk meningkatkan mutu pendidikan di MI Kebonharjo Semarang Utara. Teknik pengumpulan data penelitian kualitatif dengan observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Teknik analisis data: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Temuan dari penelitian ini adalah perencanaan dengan rapat tahunan, evaluasi, review program kerja, pelaksanaan kegiatan program dan sosialisasi program kepada orang tua. Pengorganisasian: struktur organisasi, kepegawaian, uraian tugas dan tanggung jawab, komunikasi dan koordinasi. Mobilisasi dengan pengadaan barang, inventaris, pemeliharaan, seleksi, pelaporan. Pengawasan dengan melakukan evaluasi dan supervisi serta tindak lanjut dari supervisi. Faktor pendukung: desain rapi, penempatan pegawai, pengarsipan rapi dan keterlibatan pengawas madrasah. Faktor penghambat: komitmen setiap sumber daya manusia, kurangnya dana, regulasi yang berbelit-belit, dan kurangnya pengembangan keterampilan karyawan. Keyword: infrastructure management, education quality Abstrak: Keberhasilan program pendidikan di sekolah sangat dipengaruhi oleh kondisi sarana dan prasarana pendidikan. Pemenuhan kebutuhan sarana prasarana ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pengawasan, serta faktor pendukung dan penghambat manajemen sarana prasarana untuk mengembangkan mutu pendidikan di MI Kebonharjo Semarang Utara. Teknik pengumpulan data penelitian kualitatif dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Teknik analisis data: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun temuan penelitian ini adalah perencanaan dengan rapat tahunan, evaluasi, mereview program kerja, melaksanakan program kegiatan dan sosialisasi program kepada wali murid. Pengorganisasian: struktur organisasi, penempatan staff, uraian tugas dan tanggung jawab, komunikasi dan koordinasi. Penggerakan dengan mengadakan barang, inventarisasi, perawatan, pemilihan, pelaporan. Pengawasan dengan melakukan evaluasi dan supervisi serta ada tindak lanjut dari pengawasan. Faktor pendukung: perancangan apik, penempatan pegawai, pengarsipan rapi dan keterlibatan pengawas madrasah. Faktor penghambat: komitmen masing-masing sumber daya manusia, minimnya dana, regulasi yang rumit dan kurangnya pengembangan keterampilan pegawai. Kata Kunci : Manajemen Sarana Prasana, Mutu Pendidikan
Pelatihan Pendekatan Pembelajaran Mikir Sebagai Solusi Menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh Bagi Guru MI Al Amin Ahmad Ismail; Nur Khikmah
AKM Vol 4 No 2 (2024): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v4i2.1027

Abstract

Mendorong siswa untuk berpikir kritis dan kreatif saat menghadapi tantangan pembelajaran jarak jauh adalah salah satu cara untuk memasukkan MIKIR ke dalam pembelajaran jarak jauh. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberi mitra PKM kesempatan untuk belajar lebih banyak tentang cara menggunakan MIKIR dalam pembelajaran jarak jauh. Model yang digunakan untuk pengabdian adalah model Experiential Learning dengan metode pelatihan, dan pendampingan praktik dikelas. Temuannya adalah ada peningkatan kemampuan siswa untuk berpikir kritis dan kreatif serta kemampuan untuk menangani tantangan dengan lebih efektif. Hal ini ternyata juga mendorong guru meningkatkan kemampuan membuat LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) yang berbasis HOTS yang menjadi kunci untuk siswa aktif dalam belajar. Selain itu ada perubahan pendekatan pembelajaran yang signifikan dikelas, siswa jadi lebih aktif dan antusias untuk bertanya yang berakibat kompetensi professional dan kompetensi pedagogik guru berkembang dengan adanya pendekatan baru yaitu MIKIR yang dapat diterapkan pada pembelajaran offline dan ataupun online.
Optimalisasi Google Classroom Dalam Pembelajaran Bagi Mahasiswa PGMI UIN Walisongo Semarang Nur Khikmah; Musthofa Musthofa
Jurnal Literasi Digital Vol. 1 No. 3 (2021): November 2021
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jld.1.3.2021.61

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis optimalisasi google classroom dalam pembelajaran bagi mahasiswa PGMI di UIN Walisongo Semarang. Pengumpulan data penelitian kualitatif menggunakan angket, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi. Teknik analisis data: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan dari penelitian ini adalah dosen membuat forum dengan merumuskan skenario pembelajaran. Pada formulir pembukaan, dosen mengisi topik dan poin. Dalam forum materi ini dosen menuliskan materi kemudian mahasiswa membacanya dan dilanjutkan berdiskusi bersama di kelas. Forum pertanyaan ini dibagikan di ruang utama google classroom. Jawaban anak-anak dikirim ke komentar pribadi dan dosen memberikan nilai dan umpan balik kepada setiap siswa. Forum review jawaban digunakan untuk menganalisis dan memetakan kemampuan berpikir LOTS (Lower Order Thinking Skill) atau HOTS (Higher Order Thinking Skill) siswa dan menekankan bahwa siswa mencari informasi dari sumber yang dapat dipercaya. Forum terakhir menurut skenario pembelajaran adalah penutupan dengan membaca hamdallah dan salam.
Peran Guru Kelas Menanamkan Pendidikan Karakter Melalui Bimbingan Konseling Sosial Wahyu Setyaningrum; Fitrotun Ni'mah; Nur Khikmah
Islamic Counseling: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jbk.v7i2.7031

Abstract

The purpose of this study was to determine the role of the classroom teacher in instilling character education at the elementary school level through counseling. The method used is descriptive qualitative research approach. The results of the study show that first, at the Al Azhar Islamic Elementary School, monitoring of student’s uses the habit of using parents to send photos, for example photos of children praying at home and doing assignments according to the goggle classroom. In this way, students will be more focused on learning and worship. Second, at the Al Azhar Islamic Elementary School 29 BSB Semarang City, every day the teacher records for children who violate the rules and records the orderly children to fill in the values of Core Competency I and Core Competency 2. Third, at Al Azhar Islamic Elementary School 29 BSB Kota Semarang the way the teacher anticipates unfavorable conditions according to external factors that can affect the character of students is by holding religious coaching activities at Al Azhar Islamic Elementary School holding puberty activities for students who are menstruating. Regarding motivation that aims to direct students to good things. For class 6 specific learning activities there is a specific plan for building school character calling resource persons to fill in the program. The contribution in this study is expected to increase knowledge related to social counseling at the elementary school level. 
Fostering entrepreneurial spirit: Elevating attitudes through local wisdom-infused project-based learning Imam Hanafi; M. Marzuki; Nur Khikmah; Indro Nugroho
Research and Development in Education (RaDEn) Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/raden.v4i2.33234

Abstract

Students often complete assignments just to fulfill their obligations, so project-based learning with an entrepreneurial orientation is expected to produce products with more market value. The purpose of this study was to improve students' entrepreneurial attitudes after implementing project-based learning on ecology material. This quasi-experimental study used a pretest-posttest control group design. A total of 48 students selected through purposive sampling technique were divided into experimental and control groups. The data collection instruments used were concept mastery tests, questionnaires, observations, and documentation while data analysis used descriptive analysis and mean difference tests. The results of the analysis showed that there was an increase in students' local wisdom-based entrepreneurial attitudes through the application of project-based learning models on Ecology material. Therefore, educators and curriculum developers adopt an approach that not only improves academic outcomes but also fosters entrepreneurial skills that are important for students' future success.