Nanik Dara Senjawati
Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor Keputusan Pembelian Konsumen Susu Almond di Ralalii Food Yogyakarta Aurora Yupita Achmada; Nanik Dara Senjawati; Antik Suprihanti
Agrisociabus Vol 1, No 2 (2022): Agrisociabus
Publisher : Agribusiness Department, Faculty of Agriculture, UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/asb.v1i2.7854

Abstract

This study aimed to analyze the effect of motivation, social strata, reference groups, lifestyle, and perceptions to consumer purchase decisions in purchasing almond milk products at Ralalii Food. The research method used a descriptive analysis method with a case study approach. The method of determining respondents used a non-probability sampling method with an incidental sampling approach. Total respondents 100 consumer divided into 50 consumers who purchased and 50 consumers who didn’t purchase Ralalii almond milk. The data used primary data and secondary data. Methods of data collection consists of observation, interviews, and documentation with questionnaires. This study used logistic regression analysis and descriptive analysis. The results showed that lifestyle and consumer perceptions influenced consumers’s purchasing decisions for almond milk products in RalaliiKeywords: Almond Milk, Consumer, Purchase Decisions
Pengaruh Faktor Sikap, Gaya Hidup, Budaya, Kelompok Acuan, Media Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Cokelat Premium Di Won.dis Cokelat Deliana Putri Hapsari; Nanik Dara Senjawati; Heni Handri Utami
Agrisociabus Vol 2, No 2 (2023): Agrisociabus
Publisher : Agribusiness Department, Faculty of Agriculture, UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/asb.v2i2.10805

Abstract

UMKM Won.dis Cokelat has a wide range of processed chocolate products with a variety of flavors making the majority of consumers Won.dis Cokelat prefer to buy the highest selling or best-selling products. The premium chocolate variant is a product with little sales. By looking at the small sales, companies need to pay attention to what factors influence consumers' decisions in making purchases of Premium Chocolate products. The purpose of this research was to determine the factors that influence consumers in making purchase decisions on Premium Chocolate products. The method used is a quantitative research method with a case study approach. The sampling method used a nonprobability sampling method with accidental sampling technique. The number of samples used in this study was 100 respondents. The data sources used are primary data and secondary data. Data collection techniques use interviews and questionnaires. The analytical techniques used are descriptive analysis and logistic regression analysis. The Result showed that: 1) variables of attitude, lifestyle, culture, reference groups and media influence together on the purchase decision of Premium Chocolate products at UMKM Won.dis Cokelat. 2) variables of attitude, lifestyle and media partially affect the purchasing decision of Premium Chocolate products at UMKM Won.dis Cokelat.
Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Taman Wisata Wana Sutan Asri di Kampung Singosutan, Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman Fitria Annisa Hasibuan; Nanik Dara Senjawati; Eko Murdiyanto
Agrisociabus Vol 2, No 1 (2023): Agrisociabus
Publisher : Agribusiness Department, Faculty of Agriculture, UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/asb.v2i1.8428

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis tahapan partisipasi masyarakat terhadap pengembangan taman wisata wanasutan asri (2) Menganalisis tingkat partisipasi masyarakat kampung Singosutan. Jenis penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, dokumentasi, kuesioner dan observasi. Untuk menganalisis tahapan partisipasi masyarakat dengan menggunakan analisis deskriptif dan menganalisis tingkatan partisipasi masyarakat dengan menggunakan analisis skoring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Tahapan-tahapan yang dilakukan masyarakat Singosutan yaitu Tahap perencanaan berupa kegiatan rapat rutin untuk perencanaan pengembangan. Tahap Pelaksanaan berupa kegiatan dalam memberikan kontribusi berupa tenaga dan materi. tahap Pemanfataan Hasil berupa kegiatan yang memanfaatkan sarana dan prasarana dari hasil pengembangan taman. Tahap Evaluasi berupa kegiatan dengan memberikan kritik dan saran dari hasil pengembangan Taman. Dari keempat tahapan tersebut masyarakat lebih dominan pada tahap Pelaksanaan. (2) Tingkat partisipasi masyarakat kampung Singosutan mencapai skor 86,07 dengan kategori Tinggi
Manajemen Risiko Pengolahan Bahan Baku Gula dengan Metode House of Risk Akhmad Gumono; Nanik Dara Senjawati; Wulandari Dwi Etika Rini
Jurnal Dinamika Sosial Ekonomi Vol 24, No 2 (2023): Jurnal Dinamika Sosial Ekonomi
Publisher : Agribusiness Department, Faculty of Agriculture, UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jdse.v24i2.11348

Abstract

Proses pengolahan tebu menjadi gula dihadapkan pada berbagai risiko sejak tebu masuk ke meja tebu, dicacah, digiling kemudian dipisahkan ampasnya, dimurnikan, diuapkan, dikristalkan hingga dipisahkan dari tetesnya kemudian dikemas dan disimpan di gudang penyimpanan. Risiko juga terjadi pada hal-hal yang berhubungan dengan bahan-bahan pembantu proses. Risiko-risiko tersebut perlu diidentifikasi, dianalisis dan dirumuskan prioritas strategi mitigasinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen risiko pengolahan tebu di Pabrik Gula Madukismo yang meliputi : mengidentifikasi kejadian risiko dan sumber risiko, menganalisis sumber risiko yang perlu diprioritaskan untuk dilakukan tindakan pencegahan dan menentukan prioritas mitigasi risiko. Pada pengolahan tebu teridentifikasi 11 kejadian risiko dan 29 sumber risiko. Sumber risiko prioritas pada pengolahan tebu ada 10. Mitigasi risiko untuk menangani sumber risiko prioritas pada pengolahan tebu ada 21, ranking 1-5 adalah: mengoptimalkan maintenance di luar dan di dalam musim giling, memetakan jalur kritis dan menyiapkan sparepart, melakukan penyetelan gilingan dengan tepat, memaksimalkan press hidrolik dan resetting gilingan, pemeliharaan mesin dengan tepat dan penggunaan bahan pembantu yang tepat dosis sehingga dicapai efektifitas dan efisiensi biaya,serta dan giling stabilitas giling sesuai kapasitas giling.