Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Melalui Model Problem Based Learning Pada Siswa Mts Miftahul Ulum Dampit Nazilah, Izzatun; Putri, Anggita Oktaviana; Handayani, Ucik Fitri
Tematik : Jurnal Konten Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 1 (2025): TEMATIK: Jurnal Konten Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Tadris Matematika Fakultas Tadris Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/tematik.v3i1.1996

Abstract

Pada pembelajaran matematika kemampuan berpikir kritis penting dimiliki siswa. Problem Based Learning efektif dalam pembelajaran berpikir kritis. Salah satu materi yang cara pengerjaannya menerapkan berpikir kritis adalah materi SPLDV. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis matematis melalui model Problem Based Learning pada siswa MTs Miftahul Ulum Dampit. Penelitian ini dilakukan kelas VIII dengan jumlah 24 siswa. Subjek penelitian yakni 3 siswa yaitu FQA, CHQ, dan ANM yang mewakili kategori indikator kemampuan berpikir kritis matematis yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, tes kemampuan berpikir kritis, dan wawancara. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah keajegan pengamatan dan triangulasi. Hasil dari penelitian ini adalah kemampuan berpikir kritis matematis siswa dalam menyelesaikan permasalahan melalui model Problem Based Learning tergolong pada kategori sedang dengan presentase 50%. Subjek dengan kemampuan berpikir kritis matematis tinggi mampu menyelesaikan semua indikator kemampuan berpikir kritis matematis yaitu interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi, penjelasan, dan regulasi diri sesuai dengan kemampuannya. Subjek dengan kemampuan berpikir kritis matematis sedang mampu menyelesaikan indikator interpretasi, analisis, evaluasi, penjelasan, dan regulasi diri sesuai dengan kemampuannya. Sedangkan subjek dengan kemampuan berpikir kritis matematis rendah hanya mampu menyelesaikan indikator interpretasi, analisis, evaluasi, dan regulasi diri sesuai dengan kemampuannya.
Analisis Kesalahan Mahasiswa dalam Pembuktian Identitas Trigonometri Handayani, Ucik Fitri; Hakim, Wildan; Putri, Anggita Oktaviana
Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M) Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/factor_m.v4i2.4146

Abstract

Trigonometri merupakan salah satu mata kuliah yang wajib ditempuh oleh mahasiswa Tadris Matematika Semester II. Salah satu materi yang dianggap sulit dalam mata kuliah ini adalah pembuktian identitas trigonometri. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kesalahan mahasiswa dalam pembuktian identitas trigonometri. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kesalahan mahasiswa dalam pembuktian identitas trigonometri berdasarkan model Newman dan beberapa faktor penyebabnya. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yakni dua mahasiswa Tadris Matematika. Pengumpulan data dilakukan melalui tes dan wawancara. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa terdapat perbedaan kesalahan yang dilakukan yakni subjek FR melakukan 4 kesalahan yaitu kesalahan memahami, transformasi, proses perhitungan dan penulisan jawaban pada soal pertama. Sedangkan subjek IN melakukan 4 kesalahan pada soal kedua yaitu kesalahan pemahaman, transformasi, proses perhitungan dan penulisan jawaban. Kemudian subjek IN melakukan 2 kesalahan pada soal ketiga yaitu kesalahan pemahaman dan proses perhitungan. Kesalahan yang sering dilakukan adalah kesalahan proses perhitungan, akan tetapi kedua subjek tidak melakukan kesalahan membaca. Beberapa penyebab kesalahan terjadi yakni tidak mengetahui strategi atau identitas trigonometri yang sesuai untuk digunakan dalam membuktikan identitas trigonometri, prosedur penyelesaian yang dilakukan kurang lengkap, kurang kreatifnya dalam manipulasi aljabar, dan kurang terampilnya dalam pengoperasian dan perhitungan yang menyebabkan hasil akhirnya menjadi kurang tepat. Trigonometry is one of the subjects that must be taken by second-semester Mathematics Tadris students. One of the materials that are considered difficult in this course is proving trigonometric identities. This research is motivated by the existence of student errors in proving trigonometric identities. The purpose of this study was to describe the mistakes of students in proving their trigonometric identities based on the Newman model and some of the factors causing them. This research belonged to a qualitative descriptive study. The research subjects were two Mathematics Tadris students. Data collection was carried out through tests and interviews. The results of this study showed that the mistakes made were the FR subject made 4 errors in understanding, transformation, calculation process, and answers to the first question. While the subject made 4 mistakes in the second problem, the errors, transformation, calculation process, and answer answers. Then, the IN subject made 2 mistakes in the third question, namely the misunderstanding and the calculation process. Mistakes that are often made were errors in the calculation process, but the two subjects did not make reading errors. Some of the causes of errors occur such as, namely not knowing the strategy or trigonometric identity that is suitable to be used in proving trigonometric identities, incomplete completion procedures, lack of creativity in algebraic manipulation, and lack of skill in operations and calculations which cause the final result to be less precise.
Students' Creative Thinking Skills in Solving Three-Variable Linear Equation System (SPLTV) Problems: A Gender Perspective Azizah, Lailatul Nur; Putri, Anggita Oktaviana
Desimal: Jurnal Matematika Vol. 9 No. 2 (2026): Desimal
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/

Abstract

Creative thinking is essential in mathematics because it enables students to generate varied, flexible, and original solutions to non-routine problems. This study investigated students’ creative thinking skills in solving Three-Variable Linear Equation System (SPLTV) problems from a gender perspective. A qualitative descriptive design involved 15 eleventh-grade students from a State Islamic Senior High School in Malang Regency, Indonesia. Data were collected through two open-ended SPLTV tasks and interviews. Five focal participants were selected purposively based on gender and creative-thinking ability categories. Their written responses and interview explanations were analyzed using the indicators of fluency, flexibility, and novelty, supported by data reduction, data display, conclusion drawing, and technique triangulation. The findings showed that all participants demonstrated fluency by producing several correct alternatives. However, flexibility and contextual novelty were identified only in the high-ability female participant, who used both elimination and matrix determinant methods. Male and female participants in the moderate and low categories showed similar patterns, as they could generate multiple answers but relied on one familiar strategy and did not produce a distinct approach. These results indicate that creative-thinking dimensions do not necessarily develop simultaneously and that ability level, strategic knowledge, and experience may be more influential than gender alone. The study provides a contextualized account of mathematical creativity in open-ended SPLTV problem solving and highlights the value of instruction that promotes comparison, justification, and evaluation of multiple solution methods.