Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Implementasi Perancangan Media Loose Parts pada Guru Taman Kanak-Kanak Muhammad Reza; Nurul Khotimah; Ajeng Putri Pratiwi; Melia Dwi Widayanti
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 8 No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (703.667 KB) | DOI: 10.29062/seling.v8i1.1051

Abstract

Pembelajaran merupakan sistem yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi yang saling terintegrasi dan mempengaruhi satu dengan yang lainnya. Agar terjadi proses pembelajaran di Taman Kanak-kanak memiliki kualitas baik, guru harus mampu membuat perencanaan pembelajaran yang baik dan sesuai dengan tingkat pencapaian perkembangan anak. Penggunaan media yang tepat akan memudahkan dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Loose parts merupakan sebuah benda potongan yang bebas dimainkan dan tidak dapat diprediksi akan menjadi apa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pra-eksperimen. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya kenaikan kemampuan guru sebesar 25,7 berdasarkan hasil pretest dan posttest.
Pengembangan Media Lift The Flap Book untuk Meningkatkan Kemampuan Konsep Penjumlahan 1-5 pada Anak Usia Dini Armia Vidatul Zummiasa; Mas’udah Mas’udah; Sri Widayati; Muhammad Reza
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 9 No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/seling.v9i1.1512

Abstract

Konsep penjumlahan merupakan bagian dari aritmetika dasar dan merupakan pembelajaran yang harus dipelajari oleh semua orang karena berkaitan dengan pemecahan permasalahan dalam kehidupan seharihari. Penelitian R&D ini bertujuan untuk mengembangkan media lift the flap book sebagai media untuk meningkatkan kemampuan operasi hitung penjumlahan 1-5 pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan model 4-D : (Define, Design, Development, Disseminate). Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan lembar angket dan observasi. Uji coba penggunaan media buku lift flap dilakukan pada anak usa 5-6 tahun dengan mengunakan metode One Group Pretest-Posttest Design yang didalamnya terdapat tahap Pretest-Treatment–Posttetst dan hanya dilakukan pada satu kelompok. Media lift the flap book layak digunakan sebagai media pembelajaran yang dibuktikan dengan hasil validasi ahli materi dan media dengan perolehan presentase keseluruhan 89% dan dikategorikan sangat layak. Kepraktisan media lift the flap book mendapatkan presentase sebesar 95% dan berada pada kategori sangat praktis digunakan sebagai media pembelajaran. Adapun keefektifan media buku ini diperoleh melalui ujicoba kepada anak usia 5-6 tahun dengan analisis data mengunakan uji Wilcoxon. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan perolehan signifikasi adalah 0,000. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan media lift the flap book terhadap peningkatan kemampuan konsep penjumlahan 1-5 pada anak usia 5-6 tahun. Pengembangan media lift the flap book untuk anak usia dini selanjutnya diharapkan dapat menyesuaikan dengan kebutuhan, kondisi, dan karakteristik peserta didik, sehingga dapat menciptakan pengembangan media pembelajaran yang layak, efektif, efisien, dan dapat mendukung terlaksananya proses pembelajaran yang optimal.
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MEDIA CERMIN EKSPRESI UNTUK MENINGKATKAN PERCAYA DIRI PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Reza Aprilia Indrawan Putri; Sri Widayati; Muhammad Reza; Masudah Masudah
Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Nahdlatul Ulama University Sunan Giri Bojonegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/abata.v3i1.1426

Abstract

Pendidikan usia dini merupakan waktu krusial bagi tumbuh dan kembang potensi diri anak. Salah satu potensi diri yang penting untuk dikembangkan sejak dini adalah rasa percaya diri. Memiliki tingkat rasa percaya diri yang tinggi, membuat anak lebih dapat menyelesaikan tugas hingga selesai dengan berani dan mandiri. Salah satu langkah yang dapat mengoptimalkan perkembangan kepercayaan diri anak adalah dengan menggunakan alat permainan edukatif (APE), seperti media cermin ekspresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penggunaan media cermin ekspresi untuk meningkatkan percaya diri anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode Single Subject Research (SSR) dengan desain penelitian A-B-A yang dilakukan 15 kali. Pada tiap tahap, subjek akan diminta untuk memainkan media Cermin Ekspresi, menirukan ekspresi, dan mencocokkan kartu ekspresi. Pengambilan data dilakukan secara langsung dengan metode observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode statistik deskriptif dengan penyajian grafik. Hasil penelitian menunjukan bahwa media cermin ekspresi efektif untuk meningkatkan percaya diri pada anak. Hal ini berdasarkan adanya peningkatan dalam percaya diri anak pada setiap fase baseline-1, intervensi dan baseline-2, terutama pada fase baseline-2 dimana anak diminta untuk menirukan ekspresi dan anak percaya diri ketika menirukan ekspresi. Dapat disimpulkan bahwa media cermin ekspresi efektif untuk meningkatkan percaya diri pada anak usia 5-6 tahun
Pengembangan Media Kotak Menggunting untuk Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun Fara Astari Ulfa; Muhammad Reza; Dewi Komalasari; Melia Dwi Widayanti
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 9 No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/seling.v9i2.1725

Abstract

Keterbatasan dalam pemberian stimulasi yang tepat pada perkembangan motorik halus anak, akan berdampak secara langsung dalam proses kegiatan belajar di sekolah. Seperti kegiatan menulis yang sangat erat dilakukan setiap hari saat pembelajaran. Sehingga tujuan dari penelitian ini yaitu menghasilkan media kotak menggunting yang dapat menstimulasi keterampilan motorik halus anak usia 4-5 tahun. Metode yang dilakukan pada penelitian menggunakan R&D (Research and Development), dengan menggunakan model penelitian pengembangan ADDIE yaitu Analisis, Perancangan, Pengembangan, Implementasi dan Evaluasi. Desain media pembelajaran kotak menggunting menggunakan berbagai macam bahan – bahan seperti kertas bufallo, kertas art paper, kertas foam dan spons ati. Hasil uji validasi ahli materi diperoleh sebesar 75% yang dinyatakan layak digunakan dengan revisi dan ahli media sebesar 90% yang dinyatakan layak digunakan tanpa revisi. Subjek yang digunakan pada uji coba yaitu pada 8 anak usia 4-5 tahun, penerapan media kotak menggunting menunjukkan hasil 1) anak memiliki keluwesan dan kekuatan jemari yang lebih baik, 2) anak mampu menggunting pola garis lurus, zig-zag dan lengkung dengan tidak terputus, 3) anak mampu memegang gunting dengan tepat, 4) anak memiliki postur tubuh yang baik saat menggunting, 4) anak sudah tidak takut lagi ketika memegang gunting. Hasil uji keefektifan media kotak menggunting yang telah diuji menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan hasil signifikan sebesar 0,012 lebih kecil dari 0,05, bahwa ada pengaruh penggunaan media kotak menggunting. Sehingga kesimpulan dari penelitian pengembangan ini yaitu media kotak menggunting dapat memberikan stimulasi yang tepat untuk meningkatkan keterampilan motorik halus dan layak untuk digunakan dalam pembelajaran di sekolah.
E Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis STEAM Dalam Penanaman Nilai Karakter Pancasila Anak Usia Dini Nur Ika Sari Rakhmawati; Sri Setyowati; Muhammad Reza
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 8 No 1 (2023): JANUARI
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.8.1.219-232

Abstract

Social, scientific, and technological changes require a flexible curriculum. The prototype curriculum emphasizes essential material, project-based learning, and teacher flexibility. Early childhood education must develop Pancasila character value, a new learning outcome for the students. This study uses the ADDIE development model consisting of 5 stages: analysis, design, develop, implement, evaluate. The setting of this study was in two Early childhood institutions in Surabaya and Sidoarjo. The Evaluation stage involves formative and summative evaluation at each development stage. This lesson plan and learning resources based STEAM for developing Pancasila character value was 85.4% based on an expert questionnaire. Therefore, it can be concluded that STEAM-based teaching modules to implant Pancasila values are ideal learning reference materials for kindergarten teachers
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MEDIA CERMIN EKSPRESI UNTUK MENINGKATKAN PERCAYA DIRI PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Reza Aprilia Indrawan Putri; Sri Widayati; Muhammad Reza; Masudah Masudah
Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Nahdlatul Ulama University Sunan Giri Bojonegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/abata.v3i1.1426

Abstract

Pendidikan usia dini merupakan waktu krusial bagi tumbuh dan kembang potensi diri anak. Salah satu potensi diri yang penting untuk dikembangkan sejak dini adalah rasa percaya diri. Memiliki tingkat rasa percaya diri yang tinggi, membuat anak lebih dapat menyelesaikan tugas hingga selesai dengan berani dan mandiri. Salah satu langkah yang dapat mengoptimalkan perkembangan kepercayaan diri anak adalah dengan menggunakan alat permainan edukatif (APE), seperti media cermin ekspresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penggunaan media cermin ekspresi untuk meningkatkan percaya diri anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode Single Subject Research (SSR) dengan desain penelitian A-B-A yang dilakukan 15 kali. Pada tiap tahap, subjek akan diminta untuk memainkan media Cermin Ekspresi, menirukan ekspresi, dan mencocokkan kartu ekspresi. Pengambilan data dilakukan secara langsung dengan metode observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode statistik deskriptif dengan penyajian grafik. Hasil penelitian menunjukan bahwa media cermin ekspresi efektif untuk meningkatkan percaya diri pada anak. Hal ini berdasarkan adanya peningkatan dalam percaya diri anak pada setiap fase baseline-1, intervensi dan baseline-2, terutama pada fase baseline-2 dimana anak diminta untuk menirukan ekspresi dan anak percaya diri ketika menirukan ekspresi. Dapat disimpulkan bahwa media cermin ekspresi efektif untuk meningkatkan percaya diri pada anak usia 5-6 tahun
Pengembangan Buku Cerita Sembara untuk Mengembangkan Perilaku Prososial pada Anak Usia 5-6 Tahun Siti Lailatul Husnah; Muhammad Reza; Sri Setyowati; Mallevi Agustin Ningrum
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i2.521

Abstract

This research is motivated by the development of children's prosocial behavior which is not yet in accordance with the standards for the developmental attainment level of children aged 5-6 years. Lack of prosocial behavior makes children less sensitive to their surroundings, such as children being unable to share, children being unable to help and children being unable to work together. The aim of this research is to determine the feasibility and effectiveness of using Sembara storybook media to develop prosocial behavior in children aged 5-6 years. This research uses a type of development research with the ADDIE model (Analyze, Design, Development, Implementation and Evaluation). The results of the effectiveness test using the Wilcoxon test show that 0.001 < 0.05, because the results of significance are less than 0.05, Ho is rejected and Ha is accepted. It can be concluded that the use of Sembara book media is effective in developing prosocial behavior in children aged 5-6 years.