Kuntum An Nisa Imania
Institut Pendidikan Indonesia

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : JURNAL PETIK

Pengembangan Flipped Classroom Dalam Pembelajaran Berbasis Mobile Learning Pada Mata Kuliah Strategi Pembelajaran Kuntum Annisa Imania; Siti Husnul Bariah
JURNAL PETIK Vol 6, No 2 (2020): Vol 6 No 2 Tahun 2020
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/jpetik.v6i2.859

Abstract

Abstrac - This study aims to create a mobile learning development using the Flipped Classroom model. This development research aims to facilitate learning activities so that they are more effective & efficient in accordance with learning principles and are goal-oriented to be achieved in the learning. Mobile Learning with the Flipped Classroom model is intended to be accessible by students in a more flexible manner without limited space and time, more effectively and is also expected to be more efficient in its implementation. The research method used is R & D, this development method uses the learning development model proposed by Borg and Gall, Dick & Carrey and J. Moonen. This is done because what will be developed in this study is a product of mobile learning media with a flipped classroom model. The stages in development for this product are: (1) needs analysis, (2) Production planning Development Design Learning test instruments, in this case using the development model of Borg and Gall, Dick & Carrey and J. Moonen (3) validation, evaluation and model revision, including: expert review and one to one evaluation (4) Model implementation, carried out using experimental designs.Keyword - Mobile Learning, Flipped Classroom, Learning Strategies Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah pengembangan mobile learning dengan model Flipped Classroom. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk memudahkan kegatan pembelajaran agar lebih efektiv & efesien yang sesuai dengan kaidah-kaidah pembelajaran dan berorientasi pada tujuan yang akan di capai dalam pembelajaran tersebut. Mobile Learning dengna model Flipped Classsrom ini bermaksud agar dapat di akses oleh peserta didik secara lebih fleksibel tanpa terbatas ruang dan waktu, lebih efektif dan diharapkan juga dapat lebih efesien dalam penyelenggaraannya. Metode Peneitian yang digunakan adalah R & D, metode pengembangan ini menggunakan model pengembangan pembelajaran yang dikemukakan oleh Borg and Gall, Dick & Carrey dan J. Moonen. Hal ini dilakukan karena yang akan dikembangkan dalam penelitian ini adalah sebuah produk media pembelajaran mobile learning dengan model flipped classroom. Adapun tahapan dalam pengembangan untuk produk ini adalah : (1)analisis kebutuhan, (2) perencanaan Produksi Perancangan Pengembangan Instrumen tes Pembelajaran, dalam hal ini menggunakan model pengembangan Borg and Gall, Dick & Carrey dan J. Moonen (3) validasi, evaluasi dan revisi model,  meliputi : telaah pakar dan evaluasi one to one (4) Implementasi Model, dilakukan dengan menggunakan desain eksperimental.Keyword – Mobile Learning, Flipped Classroom, Strategi Pembelajaran
Pengembangan Multimedia Pembelajaran Bahasa Arab Pada Kelas IV di MI Al-Falah Cikelet Kuntum Annisa Imania; Yeni Maria Ulfa; Demmy Dharma Bhakti
JURNAL PETIK Vol 6, No 1 (2020): Vol 6 No 1 Tahun 2020
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/jpetik.v6i1.743

Abstract

Abstract - Learning Arabic is one of the lessons that is difficult for students to understand. Due to the method used by the teacher onlylecture method besides the teaching material used by the teacher is only in the form of Arabic language books provided by the school. Based on the background that the researchers describe above, then the problem can be formulated as follows: How to develop multimedia products for learning Arabic language for class IV in accordance with the curriculum applied at MI Al-Falah. The purpose of this research is to find out how to develop multimedia products for Arabic language learning for class IV in accordance with the curriculum applied at MI Al-Falah. This study uses a descriptive qualitative approach with the Research and Development (R&D) method with reference to the research model of Borg & Gall which is simplified by researchers into 5 steps, including: (1) preliminary research, (2) developing initial products, (3) validation experts and revisions, (4) small-scale field trials and product revisions, (5) large-scale field trials and final products. The population of this research is all fourth grade students of MI Al-Falah. Data collection techniques were carried out with interviews and questionnaires. The development of learning multimedia is validated by media experts and material experts and then some testing is done. The results of the feasibility of multimedia learning Arabic based on the results of the analysis can be concluded as follows: (1) Rating of the media experts get a score of 92% with the category Very Eligible, (2) Rating of the material experts get a score of 93% with the category Very Eligible, (3) Test small scale trials get a score of 80% with the Eligible category, and large scale trials get 89% with the Very Eligible category. Based on these results multimedia learning Arabic in class IV MI AL-Falah is very feasible to be used in learning.Keywords : Multimedia, Learning arabicAbstrak - Pembelajaran Bahasa Arab merupakan salah satu pelajaran yang sulit dipahami oleh siswa. Diakibatkan oleh metode yang digunakan oleh guru hanya metode ceramah saja disamping itu bahan ajar yang digunakan guru tersebut hanya berupa buku bahsa arab yang disediakan oleh sekolah. Berdasarkan latar belakang yang peneliti uraikan diatas, maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut: Bagaimana cara mengembangkan produk multimedia pembelajaran bahasa arab untuk kelas IV yang sesuai dengan kurikulum yang diterapkan di MI Al-Falah. Adapaun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui cara mengembangkan produk multimedia pembelajaran bahasa arab untuk kelas iv yang sesuai dengan kurikulum yang diterapkan di MI Al-Falah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode Research And Development (R&D) dengan mengacu pada model penelitian dari Borg & Gall yang disederhanakan oleh peneliti menjadi 5 langkah, diantaranya: (1) penelitian pendahuluan, (2) mengembangan produk awal, (3) validasi ahli dan revisi, (4) uji coba lapangan skala kecil dan revisi produk, (5) uji lapangan skala besar dan produk akhir. Populasi dari penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas IV MI Al-Falah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan penyebaran angket. Pengembangan multimedia pembelajaran ini di validasi oleh ahli media dan ahli materi kemudian dilakukan beberapa pengujian. Hasil kelayakan multimedia pembelajaran bahasa arab berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Penilaian dari ahli media mendapatkan skor 92% dengan kategori Sangat Layak, (2) Penilaian dari ahli materi mendapatkan skor 93% dengan kategori Sangat Layak, (3) Uji coba skala kecil mendapatkan skor 80% dengan kategori Layak, dan uji coba skala besar mendapatkan 89% dengan kategori Sangat Layak. Berdasarkan hasil tersebut multimedia pembelajaran bahasa arab pada kelas IV MI AL-Falah Sangat Layak untuk digunakan dalam pembelajaran.Kata kunci: Multimedia, Pembelajaran Bahasa Arab.
RANCANGAN PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN PEMBELAJARAN BERBASIS DARING kuntum annisa imania; Siti Khusnul Bariah
JURNAL PETIK Vol 5, No 1 (2019): Vol 5 No 1 Tahun 2019
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.644 KB) | DOI: 10.31980/jpetik.v5i1.445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah rancangan pengembangan (blueprint) dalam pembuatan instrumen pembelajaran berbasis Daring. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk memudahkan cara pembuatan instrument pembelajaran yang sesuai dengan kaidah-kaidah pembelajaran dan berorientasi pada tujuan yang akan di capai dalam pembelajaran tersebut. Instrument pembelajaran berbasis daring ini bermaksud agar agat di akses oleh peserta didik secara lebih fleksibel tanpa terbatas ruang dan waktu, lebih efektif dan diharapkan juga dapat lebih efesien dalam penyelenggaraannya. Metode Peneitian yang digunakan adalah R & D, tetapi hanya sampai tahap perancangan saja, metode pengembangan ini menggunakan model pengembangan pembelajaran yang dikemukakan oleh Borg and Gall, Dick & Carrey dan J. Moonen. Hal ini dilakukan karena yang akan dikembangkan dalam penelitian ini adalah sebuah rancangan produk pengembangan instrumen tes pembelajaran. Adapun tahapan dalam pengembangan rancangan instrument tes pembelajaran adalah : (1)analisis kebutuhan, (2) perencanaan Produksi Perancangan Pengembangan Instrumen tes Pembelajaran, dalam hal ini menggunakan model pengembangan Borg and Gall, Dick & Carrey dan J. Moonen (3) validasi, evaluasi dan revisi model,  meliputi : telaah pakar dan evaluasi one to one (4) Implementasi Model, dilakukan dengan menggunakan desain eksperimental.
PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARYA ILMIAH MAHASISWA Kuntum An Nisa
JURNAL PETIK Vol 2, No 1 (2016): PETIK Vol 2 No. 1 Tahun 2016
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/jpetik.v2i1.63

Abstract

Masalah pokok dalam tulisan ini difokuskan padaupaya untuk meningkatkan kemampuan menulis mahasiswadengan metode problem based learning.Mengingat bahwa untuk menghasilkan sebuah karyailmiah seperti buku atau jurnal memerlukan sebuah prosespanjang seperti menggali ide, menemukan referensi, melakukanpenelitian atau menganalisa, maka hambatan dan permasalahansering tidak terhindarkan.Pembelajaran berdasarkan masalah merupakanpendekatan yang efektif untuk pengajaran proses berfikir tingkattinggi. Pembelajaran ini membantu peserta didik untukmemproses informasi yang sudah jadi dalam benaknya danmenyusun pengetahuan mereka sendiri tentang dunia sosial dansekitarnya. Pembelajaran ini cocok untuk mengembangkanpengetahuan dasar maupun kompleks.Tujuan dari pembelajaran berbasis masalahdikembangkan untuk membantu peserta didik mengembangkankemampuan berpikir, mengembangkan kemampuan memecahanmasalah, keterampilan intelektual, dan menjadi peserta didik yangmandiri. Metode pembelajaran berbasis masalah terdiri atas 8tahap yaitu menemukan masalah, mendefinisikan masalah,mengumpulkan fakta, menyusun hipotesis,melakukanpenyelidikan, menyempurnakan permasalahan yang telahdidefinisikan, menyimpulkan alternatif pemecahan masalahsecara kolaboratif, dan melakukan pengujian hasil (solusi)pemecahan masalah.Berbagai problematika yang menjadi kendalamahasiswa dalam menulis karya ilmiah adalah (a) tidak berbakat,(b) kurangnya motivasi dan tidak percaya diri, (c) tidak fokus /kesulitan untuk memulai, (d) wawasan yang sempit, (e) kendalakebahasaan, (f) faktor eksternal dari mahasiswa.Untuk memecahkan persoalannya seyogianya diarahkankepada upaya peningkatan kemampuan menulis dan kualitaskarya tulis ilmiah, yaitu : (a) perlu dibentuk tim pembimbing, (b)perlu dibentuk forum pengkajian karya tulis ilmiah mahasiswa disetiap perguruan tinggi, (c) perlu dilakukan presentasi terlebihdahulu, (d) perlu diintensifkan lomba karya tulis ilmiah untukmahasiswa, (e) perlu dilakukan workshop, (f) perlu dilakukanpembenahan dan penyempurnaan sarana sumber informasi untukmahasiswa
Hybrid Learning Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Di Era Industri 4.0 kuntum annisa imania
JURNAL PETIK Vol 5, No 2 (2019): Vol 5 No 2 Tahun 2019
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.701 KB) | DOI: 10.31980/jpetik.v5i2.569

Abstract

Abstract - The purpose of this research is to describe the results of the analysis of hybrid learning in improving teacher professionalism in the industrial era 4.0. the research method used is descriptive analysis is a research method that aims to describe the results of the analysis clearly, in detail, systematically, and then expressed in words or sentences Viewed in terms of pedagogical competence, teachers still need a lot of training because in the field not all teachers skilled in making learning implementation plans (RPP) and less skilled in implementing learning. An important feature of hybrid learning is that it does not seek to replace lecturers, but seeks to make learning more effective.Keywords- Hybrid Learning, Industrial Revolution 4.0, Professional Teachers. Abstrak- Tujuan dari peneitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil analisis tentang hybrid learning dalam meningkatkan profofesionalisme guru di era industry 4.0. metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif adalah metode penelitian yang bertujuan menggambarkan hasil analisis secara jelas, rinci, sistematis, dan selanjutnya dikemukakan dengan kata-kata atau kalimat-kalimat Dilihat dari segi kompetensi pedagogik, guru masih perlu banyak pelatihan karena di lapangan tidak semua guru terampil dalam membuat rancangan pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan kurang terampil dalam melaksanakan pembelajaran. Fitur penting dari hybrid learning adalah bahwa ia tidak berupaya untuk menggantikan dosen, namun berupaya untuk membuat pembelajaran lebih efektif. Kata Kunci- Hybrid Learning, Revolusi Industri 4.0, Guru Profesional.
PEMANFAATAN PROGRAM PEMBELAJARAN LOVAAS (ABA) DENGAN PENDEKATAN ICARE DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN GENERAL LIFE SKILL ANAK AUTIS Kuntum Annisa Imania; Siti Husnul Bariyah
JURNAL PETIK Vol 4, No 1 (2018): Vol.4 No.1 Tahun 2018
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/jpetik.v4i1.7

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui bagaiamana penerapan metode Lovaas dengan pendekatan ICARE terhadap General Life Skill Anak Autis. Penelitian ini termasuk jenis penelitian studi literatur dengan mencari referensi teori yang relevan dengan kasus atau permasalahan yang ditemukan. Referensi teori yang diperoleh dengan jalan penelitian studi literatur dijadikan sebagai fondasi dasar dan alat utama bagi praktek penelitian ditengah lapangan. Untuk memperoleh informasi yang tepat dalam kegiatan pemanfaatan dilakukan melalui kegiatan pemanfaatan/penggunaan metode Lovaas dengan pendekatan ICARE. Secara umum, tujuan programnya adalah sebagai berikut: (1) Usaha Tim Pengajar - siswa, (2) Compliance (kepatuhan, (3) Mengurangi self-stimulatory, (4) Mengajarkan kemampuan menirukan, (5) Perkenalkan anak yang lain sebagai model, (6) berkomunikasi: (a) Berbicara, (b) Gambar, (c) Bahasa isyarat. (7) Bermain secara mandiri, (8) Kemampuan pra-sekolah, (9) Ajarkan kemampuan bantu diri, (10) Ajarkan kemampuan bersosialisasi (11) Ajarkan kemampuan motorik kasar dan halus, (12) Ajarkan bahasa reseptif/ekspresif. Kemampuan yang telah diajarkan kemudian digeneralisasikan ke orang-orang lain dan situasi lainnya.
Prototype Aplikasi Pembelajaran Daring Di Masa Pandemi Covid-19 Berbasis Cloud Storage Siti Husnul Bariyah; Kuntum An Nisa Imania; Yuniar Purwanti
JURNAL PETIK Vol 6, No 2 (2020): Vol 6 No 2 Tahun 2020
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/jpetik.v6i2.867

Abstract

Abstract - The Covid-19 pandemic that has been running for several months from April 2020 to September 2020 has caused adjustments in various fields, one of which is the field of education. Based on Circular No. 4 of 2020 concerning the implementation of education in the Covid-19 emergency period, one of the points is that the learning process is carried out from home, thus requiring the school to make a new innovation for the learning process because it does not allow face-to-face classrooms. The school and teachers make an agreement on how the method they will use. This research takes the example of a case in a private school in Bandung regency that implements online learning media through group wa found some of the deficiencies are for teachers there is no neat learning history because of its nature that continues to accumulate when there is an incoming message, for parents there is limited storage memory. which causes many obstacles in accessing the WA group to download teaching materials from the teacher or sending reports on the results of daily learning. Therefore researchers intend to develop a cloud storage-based online learning application prototype by utilizing a variety of technologies including Laravel programming language, react native (mobile ), Firebase for the use of its database and the Google Drive API for file cloud storage. The result of developing this prototype is in the form of a system design consisting of activity diagrams, use case diagrams, class diagrams and mobile-based interface designKeywords — Application, learning, online, cloud, storage Abstrak — Pandemic covid-19 yang telah berjalan beberapa bulan terhitung dari April 2020 sampai sekarang September 2020 telah menyebabkan penyesuaian di berbagai macam bidang salah satu diantaranya adalah bidang Pendidikan. Berdasarkan Surat Edaran No 4 Tahun 2020 tentang pelaksanaan Pendidikan dalam masa darurat covid-19, salah satu point nya adalah proses belajar dilaksanakan dari rumah, sehingga menuntut pihak sekolah untuk membuat sebuah inovasi baru untuk proses pembelajaran karena tidak memungkinkan untuk adanya tatap muka dikelas. Pihak sekolah dan guru membuat sebuah kesepakatan bersama bagaimana metode yang akan mereka gunakan. Penelitian ini mengambil contoh kasus di sebuah sekolah swasta di kab bandung yang menerapkan media pembelajaran daring memalui wa grup ditemukan beberapa kekurangan diantaranya adalah bagi guru tidak adanya histori pembelajaran yang rapih karena sifatnya yang terus menumpuk ketika ada pesan masuk, bagi orang tua adanya keterbatasan memori penyimpanan yang menyebabkan banyak kendala dalam mengakses WA grup untuk mengunduh bahan ajar dari guru atau mengirimkan laporan hasil pembelajaran harian.Oleh karena itu peneliti bermaksud untuk mengembangkan sebuah prototype aplikasi pembelajaran daring berbasis cloud storage dengan memanfaatkan berbagai macam teknologi diantaranya Bahasa pemrograman Laravel, react native (mobile), firebase untuk penggunaan database nya dan google drive API untuk file cloud storage. Hasil dari pengembangan prototype ini adalah berupa perancangan system yang terdiri dari activity diagram, use case diagram, class diagram dan desain antarmuka berbasis mobile.Kata Kunci— aplikasi,  pembelajaran, daring, cloud, strorage
Pembelajaran Darurat Selama Masa Pandemi Covid-19: Daring/E-learning Sebagai Solusi Kegiatan Pembelajaran dengan Berbagai Kelebihan & Kekurangannya Kuntum Annisa Imania; Siti Husnul Bariah; Dian Rahadian; Yuniar Purwanti
JURNAL PETIK Vol 7, No 2 (2021): Volume 7 no 2 Tahun 2021
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/jpetik.v7i2.1236

Abstract

Abstract - This study aims to describe the conditions of online learning during the emergency response period (covid-19), online learning activities certainly have advantages and disadvantages, especially during the Covid-19 emergency, where every educational institution and even the government does not have special preparations in the implementation of online learning, because The author mentions this condition is "learning in the Covid-19 emergency period" which happens to be learning carried out in the "online" concept. Various online-based media, such as WA, Zoom Meeting, and Google Classroom are used for learning with various advantages and disadvantages as long as they can support the continuity of learning activities. The literature study used by the author aims to search various written sources, whether in the form of books, archives, magazines, articles, and journals, or documents relevant to the problem being studied (literature). So that the information obtained from this literature study is used as a reference to strengthen the existing arguments.Keyword — Learning, Online Learning, Covid-19 Abstrak— Penelitian ini bertujuan menggambarkan kondisi pembelajaran daring selama masa tanggap darurat (covid-19), kegiatan pembelajaran daring tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan terutama ketika kondisi darurat covid-19, dimana setiap lembaga Pendidikan bahkan pemertintahpun belum memliki persiapan khusus dalam pelaksanaan pembelajaran daring, oleh karena penulis menyebutkan kondisi ini adalah “pembelajaran di masa darurat covid-19” yang kebetulan pembelajarannya dilaksanakan dalam konsep “daring”. Berbagai media berbasis daring, seeprti halnya WA, Zoom Meeting, dan Google Classroom dimanfaatkan untuk pembelajaran dengan berbagai kelebihan dan kekuranganya selama dapat menunjang keberlangsungan kegiatan pembelajaran. Studi literatur yang digunakan oleh penulis bertujuan untuk melakukan pencarian terhadap berbagai sumber tertulis, baik berupa buku-buku, arsip, majalah, artikel, dan jurnal, atau dokumen-dokumen yang relevan dengan permasalahan yang dikaji (literature). Sehingga informasi yang didapat dari studi kepustakaan ini dijadikan rujukan untuk memperkuat argumentasi-argumentasi yang ada.Kata Kunci — Pembelajaran, Daring, Online Learning, Covid-19
Lembar Kerja Siswa Berbasis ICT Sebagai Solusi Kegiatan Latihan Pembelajaran Mandiri Kuntum Annisa Imania
JURNAL PETIK Vol 2, No 2 (2016): PETIK Vol 2 No. 2 Tahun 2016
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/jpetik.v2i2.67

Abstract

The main problem in this paper is focused on the useof ICT based on students’ worksheet as a solution in learningactivities. The achievement of students’ learning outcomes isnot easy to be solved the main problem (the root of theproblem). One of which is to train students with exercises, thena collection of exercises is widely used by educators (teachers)in the form of print media or hard copy called LKS, butunfortunately sometimes the presence of LKS is generally onlya set of questions that monotony which often lead to boredom,so that students become lazy in working the exercises.Sometimes the serving method of students’ worksheet alsomonotonous and less varied. The student worksheet thatcontains questions of subjects may be categorized as subjectsless desirable by the students such as, math, English or science.If the serving method of students’ worksheet are notaccompanied by variations, the students will get bored andunwilling to understand the questions.With the presence of LKS based ICT can address allthe needs of students and teachers in implementing thelearning activities to be more variety, innovative and able toenhance students' creativity. In addition, in the terms of time itis more flexible, because of the presence of ICT-basedworksheets students are able to do the exercises wherever theyare, as long as they were able to connect with the Internetnetwork and can access it.The model of ICT based on interactive of the collection ofexercises (LKS) is different from the collection of exercises(LKS) circulated in the schools. This LKS based on ICTinteractive worksheets are used to deliver the material into aseries of questions as an introduction to learners inconstructing their understanding. The series of questions toeach other are interconnected. So that students have to learnthe use of these worksheets in a coherent from beginning toend of materials. The learners learn the material presentedthrough questioning so that the formula or concept was foundby the learners.
Implementasi Media Pembelajaran Berbasis Video Pada Mata Pelajaran Pemrograman Di Masa Pandemi Covid-19 Kuntum Annisa Imania; Arival Dwi Saputro; Dian Nurdiana; Siti Husnul Bariah
PETIK : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol 8, No 2 (2022): Petik vol 8 no 2 tahun 2022
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/jpetik.v8i2.1529

Abstract

Abstrak - Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana Implementasi serta bagaimana pelaksanaan Media Pembelajaran Berbasis Video Pada Mata Pelajaran Pemrograman dimasa Pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian guru mata pelajaran dan 16 siswa. adapun teknik pengumpulan datanya yaitu Wawancara, angket, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan implementasi media pembelajaran berbasis vido pada mata pelajaran pemrograman dimasa pandemi covid-19 dilihat dari 4 aspek dengan hasil perhitungan presentase menunjukan bahwa Desain pembelajaran (72%) dengan kriteria kuat, komunikasi audio dan komunikasi visual (80%) dengan kriteria kuat, Penggunaan (76%) dengan kiteria kuat, dan Durasi/waktu (79%) dengan kriteria kuat. Berasarkan hasil angket wawancara dan dokumentasi implementasi pembelajaran berbasis video sudah layak digunakan tetapi masih ada kendala-kendala yang ditemukan.Kata kunci - Implementasi, Media Pembelajaran Berbasis Video Abstract - The purpose of this research is to find out how to implement and how to implement Video-Based Learning Media in Programming Subjects during the Covid-19 Pandemic. This research uses descriptive qualitative research with subject teachers and 16 students as research subjects. As for the data collection techniques, namely interviews, questionnaires, observation and documentation. Based on the results of research conducted on the implementation of video-based learning media in programming subjects during the covid-19 pandemic seen from 4 aspects with the results of percentage calculations showing that learning design (72%) with strong criteria, audio communication and visual communication (80%) with criteria strong, Use (76%) with strong criteria, and Duration/time (79%) with strong criteria. Based on the results of interview questionnaires and documentation of the implementation of video-based learning, it is feasible to use but there are still obstacles found.Keyword – Implementation, Video-Based Learning Media