Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Harga Pokok Produksi Kompos Potensial Limbah Media Jamur Merang Kampung Padamaran Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon Siti Wahana; Mutia Intan Herista
Paradigma Agribisnis Vol 2 No 2 (2019): paradigma agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v2i2.3157

Abstract

Jamur merang merupakan komoditas unggulan baru untuk Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon, khususnya untuk Desa Bojongkulon.Dalam program pengabdian masyarakat tingkat kampus di Desa Bojongkulon, kami mengolah limbah media jamur merang, yang belum dapat dikelola dengan baik oleh masyarakat, menjadi kompos. Ternyata ada ketertarikan dari masyarakat setempat. Namun mereka mengkhawatirkan tentang kualitas kompos potensial yang dihasilkan, ketersediaan pasar dan besarnya biaya produksi. oleh karena itu, kami mencoba untuk menganalisis masalah tersebut. Penelitian ini menggunakan dua pendekatan yaitu secara deskriptif dan kuantitatif. Dalam penelitian ini, metode deskriptif akan dilakukan untuk mengidentifikasi dan menjelaskan mengenai hasil analisis kompos di lab dibandingkan dengan standar mutu kualitas kompos menurut SNI 19-7030-2004. Metode kuantitatif yaitu berupa data proses pengomposan dan perhitungan biaya harga pokok produksi kompos potensial dengan menggunakan metode variable costing. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompos yang dihasilkan memiliki kualitas kompos yang telah sesuai dengan SNI 19-7030-2004. Nilai C-organik 49,04%, N 2,3%, P2O5 0,59%, K2O 0,88, Ca 9,07 dan Mg 1,38%. Biaya pokok produksi kompos media jamur merang adalah sebesar Rp.1.503,-/kg. Kata Kunci :  Limbah, jamur merang, kompos, biaya produksi
EFISIENSI DAN RISIKO USAHATANI BAWANG MERAH DI KECAMATAN GEBANG, KABUPATEN CIREBON, JAWA BARAT Wijaya Wijaya; Dina Dwirayani; Mutia Intan Savitri; Siti Wahana; Lusia Cipto Astuti
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 11 No. 2 (2023): Desember 2023 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2023.11.2.408-421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi dan risiko dalam usahatani bawang merah di Kecamatan gebang, Kabupaten Cirebon, Jawa barat. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survai terhadap 44 petani bawang merah yang dipilih secara purposive. Analisis data yang digunakan meliputi : (1) Analisis Deskriptif, (2) Fungsi Produksi Cobb-Douglas dengan pendekatan SFA menggunakan Frontier 4.1, (3) Koefisien Keragaman, dan (4) Koefisien Keengganan mengahadapi Risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Faktor produksi luas lahan garapan dan bibit memepunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap produksi bawang merah, penggunaan SP-36, KCl dan tenaga kerja berpengaruh negatif dan signifikan, sedangkan penggunaan Urea, pupuk organik dan pestisida tidak memberikan pengaruh yang signifikan, (2) Petani dalam berusahataninya telah mencapai tingkat efisiensi teknis, alokatif dan ekonomi yang baik, (3) Umur, pendidikan, lama berusahani dan banyaknya anggota keluarga berpengaruh signifikan terhadap inefisiensi teknis. Umur dan banyaknya anggota pengaruhnya bersifat positif, sedangkan pendidikan dan lama berusahatani bersifat negatif, (4) Petani dalam menjalankan usahataninya mempunyai risiko produksi dan risiko pendapatan yang tergolong tinggi, dan (5) Sebagian besar (75%) petani bawang merah di daerah penelitian termasuk berperilaku netral dalam mengahadapi risiko pendapatan