Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kinerja Keuangan Menggunakan Du Pont System pada PT. Mayora Indah Tbk Rahim Rena; Gaffar Gaffar; Usman Usman
Jambura Accounting Review Vol. 6 No. 2 (2025): Jambura Accounting Review - August 2025
Publisher : Program Studi S1 Akuntansi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jar.v6i2.217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan PT. Mayora Indah yang diukur menggunakan Du Pont System dan hubungan NPM, TATO, ROI, EM, ROE dalam penilaian kinerja keuangan Du Pont System pada PT. Mayora Indah. Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan, diketahui bahwa perhitungan PT. Mayora Indah yang menggunakan model analisis Du Pont System memperoleh hasil bahwa Total Asset Turnover (TATO) menghasilkan hasil yang cukup efisien untuk mendapatkan asset dari penjualan dalam periode tahun 2019 sampai dengan periode 2023, hasil dari Return on Equity (ROE) dan Return on Investment (ROI) memperoleh hasil cukup efektif. Dan Equity Multiplayer (EM) menunjukkan hasil cukup bagus dalam menggunakan utang untuk membiayai asset perusahaan.
Pengaruh Implementasi Sistem Keuangan Desa dan Sumberdaya Manusia Terhadap Kualitas Laporan keuangan Nurul Atma Saleh; Usman Usman; Hartati Tuli
Jambura Accounting Review Vol. 6 No. 2 (2025): Jambura Accounting Review - August 2025
Publisher : Program Studi S1 Akuntansi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jar.v6i2.226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi sistem keuangan desa dan kompetensi sumber daya manusia terhadap kualitas laporan keuangan desa di Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif menggunakan data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner pada unsur yang terlibat dalam penyusunan laporan keuangan desa di Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo. Responden berjumlah 40 aparat desa yang diambil dari seluruh desa di Kecamatan Tilango. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan implementasi sistem keuangan desa dan kompetensi sumber daya berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan desa. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,328 atau 32,8% kualitas laporan keuangan dapat dijelaskan oleh implementasi sistem keuangan desa dan kompetensi sumber daya manusia. Implikasi hasil penelitian tersebut menekankan sistem keuangan desa dan sumberdaya manusia sangat penting dalam pengelolaan keuangan desa dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan akan semakin baik, sehingga pemerintah desa maupun pemerintah daerah perlu untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia pengelola keuangan desa.
Analisis Tingkat Financial Distress Terhadap Financial Reporting Delay pada Perusahaan Infrastruktur Sub Sektor Transportasi Miranda Bimbing; Usman Usman; Nurharyati Panigoro
Jambura Accounting Review Vol. 6 No. 2 (2025): Jambura Accounting Review - August 2025
Publisher : Program Studi S1 Akuntansi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jar.v6i2.253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat financial distress dan dampaknya terhadap financial reporting delay pada perusahaan infrastruktur sub sektor transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022–2024. Financial distress diukur menggunakan model Springate (S-Score), sedangkan financial reporting delay dihitung berdasarkan selisih waktu antara akhir tahun buku dan tanggal publikasi laporan keuangan. Sampel penelitian terdiri dari 12 perusahaan yang dipilih melalui purposive sampling dengan total 36 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial financial distress tidak berpengaruh signifikan terhadap financial reporting delay, namun secara simultan financial distress berpengaruh signifikan terhadap kemungkinan terjadinya keterlambatan pelaporan. Temuan ini mengindikasikan bahwa tekanan keuangan perusahaan secara keseluruhan berpotensi memengaruhi ketepatan waktu pelaporan keuangan, meskipun pengaruhnya tidak konsisten pada setiap perusahaan. Penelitian ini memberikan implikasi bagi investor dan regulator untuk lebih memperhatikan indikator distress sebagai salah satu faktor yang dapat memengaruhi kualitas pelaporan keuangan.
Analisis Akuntabilitas dan Kepatuhan Sistem Pencatatan Upah Petugas Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kota Gorontalo Dewi Rahayu O. Usman; Usman Usman; Ayu Rakhma Wuryandini
Jambura Accounting Review Vol. 7 No. 1 (2026): Jambura Accounting Review - February - Juli 2026
Publisher : Program Studi S1 Akuntansi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jar.v7i1.263

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis akuntabilitas sistem pencatatan upah petugas kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup Kota Gorontalo serta mengidentifikasi faktor penyebab ketidaksesuaian pembayaran. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, dokumentasi, dan triangulasi dengan melibatkan informan dari tingkat struktural hingga petugas lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntabilitas secara struktural telah terbentuk melalui alur pertanggungjawaban yang jelas. Namun, secara operasional belum optimal karena sistem pencatatan kehadiran masih manual dan bergantung sepenuhnya pada laporan pengawas, sehingga aspek transparansi hanya muncul di tahap akhir. Ketidaksesuaian upah disebabkan oleh faktor human error, kerusakan alat fingerprint, beban kerja pengawas yang tinggi, serta lambatnya mekanisme koreksi. Kondisi ini memicu kesalahan data seperti absensi tidak lengkap dan ketidaksinkronan jumlah kehadiran. Penelitian ini merekomendasikan implementasi sistem absensi digital terintegrasi, penguatan pengendalian internal, dan perbaikan mekanisme koreksi untuk meningkatkan akuntabilitas dan efektivitas penggajian.
Pelatihan Penetapan Harga Jual Produk Bagi Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Gorontalo Mattoasi Mattoasi; Ayu Rakhma Wuryandini; Usman Usman; Oktaviani Kadir; Tri Syawaluddin Luma; Mariana Sampeno; Freti Arta Melia Botutihe; Nur Hidayah Is Onu; Riska Husain; Natalia Isabel Wantah; Nur Cahyani Dehi; Fitria Putri Wolingalo; Savira Ramadhani Mokodongan; Inayah Helingo; Tia Latifa; Khalsja Oktaviani Kadir
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 8 (2026): Juni
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/s9d3zz46

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, sebagian pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam menentukan harga jual produk karena belum melakukan perhitungan biaya secara menyeluruh. Kondisi tersebut menyebabkan harga jual sering ditetapkan berdasarkan perkiraan atau mengikuti harga pesaing tanpa mempertimbangkan seluruh biaya yang dikeluarkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam menghitung harga pokok produksi serta menetapkan harga jual produk secara tepat. Kegiatan dilaksanakan melalui metode pelatihan partisipatif yang dipadukan dengan pendampingan praktik. Tahapan kegiatan meliputi observasi awal, penyampaian materi mengenai konsep biaya, klasifikasi biaya, harga pokok produksi, dan penetapan harga jual, serta praktik langsung menggunakan studi kasus yang relevan dengan usaha peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengidentifikasi komponen biaya produksi dan nonproduksi, menghitung harga pokok produksi, serta menentukan harga jual berdasarkan biaya yang dikeluarkan dan tingkat keuntungan yang diharapkan. Selain itu, peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya pencatatan biaya dalam mendukung pengambilan keputusan usaha. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan kapasitas manajerial pelaku UMKM dan mendukung keberlanjutan usaha melalui penetapan harga jual yang lebih akurat dan rasional.
The Effect of Audit Knowledge and Professional Skepticism on Audit Quality with Auditor Ethics as a Moderating Variable: Evidence from the Inspectorate of Gorontalo Province Heli Wahyuni Mamonto; Usman; Mentari Rizki Sawitri Pilomonu
Majapahit Journal of Islamic Finance and Management Vol. 6 No. 2 (2026): Islamic Finance and Management
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/mjifm.v6i2.1130

Abstract

This study investigates the effect of audit knowledge and professional skepticism on audit quality, with auditor ethics serving as a moderating variable. A quantitative approach was employed using survey data collected from auditors at the Inspectorate of Gorontalo Province. Data were analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). The results reveal that audit knowledge and professional skepticism have positive and significant effects on audit quality. Auditor ethics strengthens the relationship between audit knowledge and audit quality. However, auditor ethics negatively moderates the relationship between professional skepticism and audit quality. These findings indicate that auditors with adequate knowledge and strong professional skepticism tend to produce higher-quality audits. Furthermore, ethical values enhance the effective application of audit knowledge in the auditing process. This study contributes to the understanding of factors influencing audit quality in the public sector and provides practical implications for improving auditor competence, ethical conduct, and audit performance within government institutions.
The Effect of Audit Knowledge and Professional Skepticism on Audit Quality with Auditor Ethics as a Moderating Variable: Evidence from the Inspectorate of Gorontalo Province Heli Wahyuni Mamonto; Usman; Mentari Rizki Sawitri Pilomonu
Majapahit Journal of Islamic Finance and Management Vol. 6 No. 2 (2026): Islamic Finance and Management
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/mjifm.v6i2.1130

Abstract

This study investigates the effect of audit knowledge and professional skepticism on audit quality, with auditor ethics serving as a moderating variable. A quantitative approach was employed using survey data collected from auditors at the Inspectorate of Gorontalo Province. Data were analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). The results reveal that audit knowledge and professional skepticism have positive and significant effects on audit quality. Auditor ethics strengthens the relationship between audit knowledge and audit quality. However, auditor ethics negatively moderates the relationship between professional skepticism and audit quality. These findings indicate that auditors with adequate knowledge and strong professional skepticism tend to produce higher-quality audits. Furthermore, ethical values enhance the effective application of audit knowledge in the auditing process. This study contributes to the understanding of factors influencing audit quality in the public sector and provides practical implications for improving auditor competence, ethical conduct, and audit performance within government institutions.
THE MEDIATING ROLE OF FINANCIAL LITERACY ON THE EFFECT OF FINANCIAL ATTITUDE AND ACCOUNTING INFORMATION SYSTEMS ON BUSINESS SUSTAAINAABILITY ( A STUDY OF MSMEs IN GORONTALO CITY) Lutfiah Wanda Hiola; Tri Handayani Amaliah; Usman
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 3 No. 1 (2026): Vol. 3 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v3i1.1807

Abstract

This study aims to examine the effect of financial attitude and accounting information systems on business sustainability, with financial literacy as a mediating variable, among Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Gorontalo City. This research adopts a quantitative approach using a causal survey design. Data were collected through questionnaires distributed to 100 MSME owners in Gorontalo City and analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4. The results indicate that financial attitude has a positive and significant effect on business sustainability. Meanwhile, accounting information systems do not have a significant direct effect on business sustainability. Furthermore, financial literacy is not able to mediate the relationship between financial attitude and business sustainability. However, financial literacy significantly mediates the relationship between accounting information systems and business sustainability. These findings suggest that business sustainability among MSMEs is strongly influenced by internal financial behavior and competencies. Financial literacy plays a crucial role in transforming accounting information into meaningful managerial decisions that support long-term business sustainability. This study contributes to the Resource-Based View (RBV) theory by highlighting financial literacy as a strategic intangible resource for MSMEs.
Pengaruh Kejelasan Sasaran Anggaran Dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa (Studi Kasus di Provinsi Gorontalo) Mattoasi Mattoasi; Usman Usman; Andini Suiton
Jurnal Ilmiah Akuntansi Keuangan dan Bisnis (JIKABI) Vol 4, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Akuntansi Keuangan dan Bisnis (JIKABI) - NOVEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jbi.v4i2.6752

Abstract

Akuntabilitas pengelolaan dana desa adalah pertanggungjawaban pemerintah desa atas pengelolaan dana desa kepada bupati dan masyarakat, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Namun demikian pelaksanaan akuntabilitas masih terjadi dalam pengelolaan dana desa di Provinsi Gorontalo. Penelitian bertujuan untuk mengentahui bagaimana pengaruh variabel Kejelasan Sasaran Anggaran (X1) dan Partisipasi Masyarakat (X2)  terhadap akuntabilitas.  Metodelogi kuantitatif  yang digunakan dalam penelitian ini dengan analisis data berdasarkan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kejelasan Sasaran Anggaran (X1) berpengaruh terhadap akuntabilitas namun tidak signifikan. Demikian juga Partisipasi Masyarakat (X2) berpengaruh dan signifikan terhadap akuntabilitas.
Analysis of Production Cost Determination Using Full Costing and Variable Costing Methods as a Basis for Selling Price Determination (Case Study of Santi Karawang Cake SME) Rodiah Salsabillah Pakaya; Usman Usman; Ayu Rakhma Wuryandini
Majapahit Journal of Islamic Finance and Management Vol. 6 No. 1 (2026): Islamic Finance and Management
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/mjifm.v6i1.739

Abstract

This study aims to compare the full costing and variable costing methods in determining the cost of goods manufactured for selling prices (a case study of the Santi Karawang Cake SME). This study employed a quantitative descriptive method, utilizing primary and secondary data as sources of information. Secondary data included information on Krawang Cake production, raw material inventory, and Krawang Cake production at the Santi Karawang Cake SME. The data analysis techniques used in this study were the full costing and variable costing methods. These methods are considered relevant in calculating total costs incurred during the production process, which include direct material costs, direct labor costs, and factory overhead costs. The results showed that calculating the cost of goods manufactured using the full costing method yielded higher results than using variable costing. Furthermore, the calculation using the variable costing method resulted in a lower COGS because it only included variable costs, namely raw material costs, direct labor costs, and variable factory overhead costs.