Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Abdimasa

Introduksi Rumput Unggul dan Intensifikasi Sapi Bali di Kampung Wonosari Kabupaten Sorong Yusup Sopian; Achmad Guntur; Yusnita La Goa
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2022): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampung Wonosari terletak di distrik Klamono, Kabupaten Sorong, Papua Barat. Mayoritas penduduknya bekerja sebagai sebagai petani dan buruh harian. Minimnya kepemilikan lahan setiap keluarga menjadikan penghasilan dari sektor pertanian masih dirasakan kurang oleh masyarakat. Diluar pekerjaan utama, mayoritas warga memiliki ternak berupa ayam kampung dan sapi sebagai usaha sampingan, mayoritas dijadikan sebagai tabungan untuk dijual ketika dibutuhkan. Hal ini terbukti dari hasil diskusi dengan kepala kampung yang menyatakan bahwa banyak warganya yang kehilangan pekerjaan dan menjual ternak yang dimilikinya saat pandemi Covid-19 berlangsung. Kepemilikan ternak yang dipelihara dengan cara diumbar memiliki masalah keterbatasan pakan dan mengganggu kebun warga yang lain. Akibatnya produksinya cukup rendah. Sementara itu, kondisi jalan yang rusak dan jarak pasar yang jauh cukup menyulitkan warga dalam memenuhi kebutuhan pangan harian. Oleh karena itu, untuk mengatasi permasalahan mitra maka program yang ditawarkan berupa introduksi rumput unggul, pelatihan pembuatan pakan silase, penanaman sayuran dalam polybag dan pembuatan kandangsapi percontohan. Metode pelaksanaan program kemitraan masyarakat yang dilakukan menggunakan pendekatan partisipatif dan aksi yang melibatkan masyarakat serta aparat pemerintahan. Hasil yang telah dicapai pada kegiatan ini berupa peningkatan pengetahuan warga dalam pemanfaatan rumput unggul dan pakan silase bagi ternak selain itu terjadi peningkatan pengetahuan mitra dalam pembuatan kandang sapi yang ideal, pembuatan instalasi biogas, dan penanaman sayuran dalam polybag
HIDROPONIK SEBAGAI SOLUSI KEBUTUHAN PANGAN DI KAMPUNG MAIBO, DISTRIK AIMAS, KABUPATEN SORONG yusnita La Goa; Barselina Rumboi; Elton Mendy Simon; Muthmainnah Ely
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2023): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalabdimasa.v6i1.2637

Abstract

Desa Maibo merupakan salah satu desa di Papua Barat yang terletak di Kecamatan Aimas, Kabupaten Sorong. Desa Maibo merupakan desa yang terletak di daerah pesisir pantai yang dikelilingi oleh hutan mangrove yang lahannya tidak cocok untuk tempat bercocok tanam untuk menghasilkan sayuran. Nabati adalah istilah umum untuk bahan pangan nabati yang berkadar air tinggi dan dapat dikonsumsi setelah diolah atau dalam keadaan. Hidroponik adalah sistem bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah, melainkan menggunakan air sebagai media pengganti tanah dengan mengutamakan kebutuhan nutrisi tanaman. Hidroponik secara harfiah berarti hidro = air, dan phonic = kerja, sehingga secara umum berarti suatu sistem budidaya pertanian tanpa menggunakan tanah melainkan menggunakan air yang mengandung larutan nutrisi. Tujuannya agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangannya secara kreatif dan juga dapat menjadi salah satu pilihan mata pencaharian masyarakat. Kata kunci : Hidroponik, Maibo, ketahanan pangan
PKM Peningkatan Produktifitas Kambing Melalui Teknologi Pakan Serasi dan Optimalisasi Limbah Peternakan Di Kelompok Ternak Al. Jauhar, Sorong, Papua Barat Latifah Latifah; Yusup Sopian; Yusnita La Goa; Eva Maya Sari; Sitti Hadija Samual; Muh. Andika Prasetia
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2023): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalabdimasa.v6i1.3617

Abstract

Al. Jauhar group is located in Warmon Kokoda, Aimas District, Sorong Regency, West Papua. This group has 31 goats. The maintenance system carried out by this group is the cut and curry system. Goat farmers do not know how to provide good feed for their goats. The breeders still provide makeshift feed without paying attention to the nutritional needs of the goats. This causes the productivity of goats is not optimal. They are also unfamiliar with the provision of suitable feed with a specific average daily gain (ADG) target and feed formulations to improve the quality of goat feed. Another problem faced by Al. Jauhar is goat waste. Manure waste is left unmanaged, causing the cage to smell like ammonia. To overcome partner problems, the programs offered are in the form of training in providing compatible feed, solid waste treatment, and processing of goat livestock liquid waste. Implementing the community partnership program uses a participatory approach and action involving the community and government officials. The results achieved in this activity are increasing residents' knowledge in the provision of a suitable feed, processing solid waste, and processing goat livestock liquid waste.