Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

IKATAN VARIASI PEMAKAIAN GULA PASIR TERHADAP IKATAN AWAL SEMEN DAN KUAT TEKAN BETON Rahelina Ginting; Robinson Sidjabat; Dian Peristiwa Best Zamili
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 9 No 2 (2020): AGUSTUS
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton merupakan material bangunan yang terbuat dari campuran semen, air, pasir, dan kerikil yang merupakan komponen utama dalam pembuatan beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan perilaku beton terhadap penambahan kadar gula pasir sebagai retarder, dan untuk mengetahui perbandingan sifat-sifat beton yang menggunakan gula pasir dan tanpa menggunakan gula pasir. Persentase penambahan kadar gula pasir 0,25%, 0,50% dan 0,75 % dari berat semen. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium beton dan bahan di Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Darma Agung. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen di labolatorium dengan benda uji berupa silinder beton dengan ukuran diameter 15 cm dan tinggi 30 cm dan kuat tekan beton yang diisyaratkan f’c 30 MPa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan gula pasir berpengaruh terhadap waktu ikat awal semen, kelecakan beton segar, dan kuat tekan beton. Hasil yang didapat pada penelitian ini yaitu Variasi optimal penambahan larutan gula sebagai retarder adalah 0,25% dengan hasil kuat tekan rata – rata 30,51 MPa pada umur 28 hari.
PENGUJIAN KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BETON DENGAN MENGGUNAKAN AGREGAT DARI BENTENG HURABA, BATANG ANGKOLA, TAPANULI SELATAN UNTUK MUTU f’c 30 MPa Grace Octavia Sarmauli Pangaribuan; Poppy Ika Silalahi; Rahelina Ginting; Robinson Sidjabat
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 9 No 1 (2020): FEBRUARI
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v9i1.1645

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah ntuk mengetahui kuat tekan beton dengan menggunakan agregat dari Desa Benteng Huraba, Batang Angkola, Tapanuli Selatan pada mutu f’c 30 MPa dan kuat tarik belah dengan menggunakan agregat dari Desa Benteng Huraba, Batang Angkola, Tapanuli Selatan pada mutu f’c 30 MPa. Pasir sungai Benteng Huraba bagus digunakan untuk campuran beton. Dari hasil penelitian NaOH di dapat bahwa pasir sungai Benteng Huraba berwarna kuning muda yang berarti tidak banyak mengandung lumpur. Dari hasil pengujian kuat tekan beton diperoleh untuk umur 3 hari 13,71 MPa, 7 hari 16,33 MPa, 14 hari 23,40 MPa, 28 hari 28,91 MPa. Dari hasil pengujian kuat tekan untuk 28 hari adalah 28,91 MPa, untuk itu tidak dapat memenuhi hasil kuat tekan yang direncanakan yaitu 30 MPa. Hal ini terjadi karena pengadukan campuran beton di lakukan secara manual. Dari hasil pengujian kuat tarik belah untuk umur 28 hari adalah 7,370 MPa serta dari hasil penelitian abrasi/keausan dapat disimpulkan bahwa agrememenuhi syarat SNI 2417-2008 dalam keausan Agregat <40%, dengan besaran 31,64%.