Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI PERMAINAN BAHASA PADA SISWA KELAS 1 SDN MUMBUL SARI Sukarto Sukarto; Emiliana Emiliana; Raden Sumiadi
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jime.v6i2.1435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas 1 di SDN Mumbul Sari. Penelitian didesain dengan menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Pada masing-masing siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu, tahap perencanaan, tahap pelaksanaan tindakan, tahap observasi, dan tahap refleksi. Tahap perencanaan merupakan tahapan dalam mengembangkan perangkat pembelajaran yang dapat mendukung pembelajaran  di kelas seperti menyusun RPP, menentukan metode yang tepat, mengembangkan media dan menyusun instrumen penilaian. Tahap pelaksanaan adalah tahapan peneliti dan menerapakan RPP, media, dan instrumen penilaian yang telah dikembangkan. Tahap observasi merupakan tahap dimana peneliti melakukan proses pengamatan terhadap pelaksanaan pembelajaran, objek pengamatan adalah guru dan siswa. Tahap refleksi adalah tahapan peneliti dalam mengevaluasi kekurangan dalam proses pembelajaran sebelumnya sebagai bahan perbaikan dalam mengelola pembelajaran pada tahap berikutnya. Dalam penelitian ini, instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes hasil belajar, lembar observasi, dokumentasi dan wawancara, selanjutnya data yang diperoleh dianalisis dengan rumus ketuntasan individu dan klasikal. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa hasil kemampuan membaca permulaan siswa sebagai berikut; siklus I prosentase kemampuan pengenalan bentuk huruf (60,16%), pengenalan unsur-unsur bahasa (61,72%), dan pengenalan pola ejaan (70,31%). Sedangkan pada siklus II prosentase kemampuan pengenalan bentuk huruf (90,63%), pengenalan unsur-unsur bahasa (87,50%), dan kemampuan pengenalan pola ejaan (87,50%). Dalam penelitian ini terdapat peningkatan kemampuan bahasa permulaan siswa kelas 1 SDN Mumbul Sari.
Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Menggunakan Media Visual Melengkapi Kata Di SDN 2 Medana Tahun Ajaran 2024/2025 Aidul Pahlevi; Sukarto Sukarto; Lalu Habiburrahman
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas 2 SDN 2 Medana melalui penggunaan media visual melengkapi kata. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus pada semester dua tahun ajaran 2024/2025. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa. Yang terdiri dari 12 orang siswa laki-laki dan 9 orang siswa perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes membaca yang diberikan pada setiap akhir siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca siswa dari pra siklus hingga siklus II. Pada pra siklus, hanya 2 dari 20 siswa (15%) yang mencapai ketuntasan minimal. Setelah diterapkannya media visual melengkapi kata pada siklus I, jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 8 siswa (40%). Pada siklus II, dengan penyempurnaan media dan strategi pembelajaran, ketuntasan meningkat signifikan menjadi 17 siswa (85%). Peningkatan ini menunjukkan bahwa penggunaan media visual melengkapi kata dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa secara signifikan. Media ini terbukti efektif dalam menarik perhatian siswa, meningkatkan minat belajar, serta membantu siswa memahami dan mengenali kata dengan lebih mudah.
Pengembangan Media Diorama Untuk Mengelola Pembelajaran IPAS Di Sekolah Dasar Lafaz Yoga Bintara; Sukarto Sukarto; Ihwan Ihwan
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa diorama tiga dimensi sebagai alat bantu dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di SDN 2 Pansor. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, yang mencakup tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Berdasarkan hasil penilaian pada lampiran, skor maksimal adalah 40 dan skor yang diperoleh adalah 36 (Perhitungan: (39 / 40) × 100% = 97%) dan Berdasarkan validasi hasil materi media diorama IPAS memperoleh nilai rata-rata sebesar 87.5%, yang dikategorikan sebagai layak untuk digunakan dalam pembelajaran.
Penerapan Alat Peraga Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Kelas V Di SD Negeri 1 Bayan Ranung Sakti Aryapangga; Sukarto Sukarto; H. Lalu Habiburrahman
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran matematika di SD Negeri 1 dapat dipresentasikan bahwa kegiatan pembelajaran matematika sanggatlah rendah. Dari 35 siswa yang berada pada Kelas V ( Lima ) Dingan Nilai rata-rata 64 dan nilai klasikal 23% . Untuk mengetahui tingkat ketuntasan hasil belajar siswa menggunakan alat peraga matematika di kelas V SD Negeri 1 Bayan. Penelitian tindakan kelas (PTK) dilakukan Untuk mencari ketuntasan nilai pada pembelajaran matematika. Pembelajaran matematika menggunakan alat peraga pada kelas V SD Negeri 1 Bayan mengalami peningkatan dapat dilihat dari hasil siswa pada siklus II di mana pada siklus I Nilai peserta didik dengan rata-rata nilai 71,43 (Baik) dengan nilai klasikal 71% tapi tidak sesuai dengan apa yang diinginkan peneliti, sehingga dilanjutkan kembali pada siklus ke II di mana hasil pembelajaran yang dilakukan oleh peserta didik dengan nilai rata-rata adalah 75.00 (Baik) dan nilai klasikal 83%. Dapat disimpulkan penggunaan alat peraga pada pembelajaran Matematika di kelas V SD Negeri 1 Bayan telah mencapai ketuntasan nilai.Mathematics learning in SD Negeri 1 can be presented that mathematics learning activities are very low. Of the 35 students in Class V (Five) Dingan, the average value is 64 and the classical value is 23%. To find out the level of completeness of student learning outcomes using mathematical teaching aids in class V SD Negeri 1 Bayan.
Analisis Penerapan Program Literasi Dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa SDN 2 Bentek Tahun Ajaran 2024/2025 Reni Handayani; Sukarto Sukarto; Nunung Mardianti
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis Penelitian Program Literasi dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa Kelas III SDN 2 Bentek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program literasi dalam meningkatkan minat baca siswa kelas III di SDN 2 Bentek. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya minat baca siswa yang menjadi tantangan dalam proses pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru kelas, siswa, dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program literasi yang diterapkan meliputi kegiatan membaca sebelum pembelajaran, pemanfaatan media gambar dalam buku bacaan, dan pengadaan pojok baca kelas sebagai upaya menarik minat siswa. Meskipun sekolah belum memiliki perpustakaan, guru berinisiatif menyediakan bacaan bergambar yang sesuai dengan usia dan minat siswa. Penerapan media gambar dinilai efektif dalam menarik perhatian siswa karena dapat membantu pemahaman isi bacaan melalui visualisasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa program literasi yang dilaksanakan secara kreatif dan disesuaikan dengan karakteristik siswa, khususnya melalui media gambar, mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan minat baca siswa kelas III di SDN 2 Bentek.
Penerapan Strategi Scaffoldung Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa SDN 2 Bentek Tahun Pelajaran 2025 Raden Yoga Muhajat; Marzoan Marzoan; Sukarto Sukarto
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan membaca siswa Kelas II SDN 2 Bentek melalui penerapan strategi scaffolding. Latar belakang penelitian adalah rendahnya kemampuan membaca siswa (ketuntasan klasikal awal 59,46%) dan heterogenitas level kemampuan (dari pemula hingga mahir) di kelas berjumlah 37 siswa. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif dengan guru kelas, dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Strategi scaffolding diimplementasikan dengan pendekatan bertahap sesuai level kemampuan siswa: (1) pemodelan membaca oleh guru, (2) bantuan intensif untuk siswa pemula (pengenalan huruf/suku kata), (3) bimbingan terarah untuk siswa menengah (kata/kalimat), dan (4) tantangan kompleks untuk siswa mahir (cerita dan pemahaman bacaan). Instrumen pengumpulan data meliputi tes diagnostik level membaca, lembar observasi aktivitas guru-siswa, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan: Siklus I: Ketuntasan klasikal meningkat menjadi 70,27% (26 siswa tuntas), tetapi belum mencapai target minimal 75%. Siklus II: Ketuntasan klasikal mencapai 81,08% (30 siswa tuntas) setelah perbaikan strategi, seperti pengoptimalan tutor sebaya, variasi media, dan pendampingan individual. Aktivitas guru juga meningkat dari kategori "Cukup" menjadi " Baik".Simpulan penelitian membuktikan bahwa strategi scaffolding efektif meningkatkan kemampuan membaca siswa dengan mengakomodasi keragaman level belajar. Rekomendasi bagi guru: (1) terapkan scaffolding secara konsisten, (2) gunakan media berjenjang, dan (3) optimalkan kolaborasi tutor sebaya.