Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SKRINING FITOKIMIA DAN STANDARISASI EKSTRAK KULIT BUAH LABU KUNING (CUCURBITA MOSCHATA) Erwin Indriyanti; Yuliana Purwaningsih; Dian Wigati
CENDEKIA EKSAKTA Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v3i2.2473

Abstract

Selama ini kulit labu kuning dianggap hanya sebagai sampah yang tidak terpakai. Penelitian-penelitian terhadap kulit buah labu kuning juga sangat jarang dilakukan padahal kulit labu kuning kaya akan senyawa metabolit sekunder. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan skrining fitokimia dan standarisasi ekstrak kulit labu kuning berdasarkan parameter spesifik dan non spesifik. Parameter spesifik meliputi identitas simplisia dan sifat organoleptik ekstrak. Sementara itu, parameter non spesifik yang diamati adalah susut pengeringan, kadar abu, kadar abu tidak larut asam dan uji bebas etanol. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan berdasarkan skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak mengandung flavonoid, alkaloid, saponin dan terpenoid. Hasil standarisasi parameter spesifik menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah labu kuning (Cucurbita muschata) berupa ekstrak kental dengan berwarna hijau kehitaman dengan bau khas kulit buah kering.. Berdasarkan standarisasi parameter non spesifik bahwa ekstrak kulit buah labu kuning telah memenuhi persyaratan berdasarkan parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat. Hasil penetapan parameter non spesifik ekstrak kulit buah labu kuning diperoleh susut pengeringan 7,27% , kadar abu 16,96%, kadar abu tidak larut asam 6,70%. Hasil uji bebas etanol menun jukkan tidak adanya kandungan etanol dalam ekstrak kulit buah labu kuning. Kata Kunci: Cucurbita moschata, kandungan kimia, kulit labu kuning, parameter non spesifik, parameter spesifik,
KANDUNGAN TOTAL FENOLIK DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL KULIT LABU KUNING (Cucurbita moschata) Yuliana Purwaningsih; Diyan Wigati; Erwin Indriyanti
CENDEKIA EKSAKTA Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v3i2.2475

Abstract

Penelitian tentang kandungan total fenolik dan aktivitas antioksidan telah dilakukan pada kulit labu kuning (Cucurbita moschata). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan total fenolik dan aktivitas antioksidan ekstrak etanol kulit labu kuning (Cucurbita moschata). Ekstrak kult labu kuning diperoleh dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Kandungan total fenolik dapat diketahui dengan uji menggunakan metode kolorimetrik Folin Ciocalteu.  Aktivitas antioksidan ekstrak etanol kulit labu kuning diuji menggunakan metode spektrofotometri dengan radikal bebas DPPH. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kandungan total fenolik pada ektrak etanol kulit labu kuning sebesar 56,62 mg GAE/g dan IC50 terhadap radikal bebas DPPH diperoleh pada konsentrasi ekstrak sebesar 64,8238 ppm. Kata Kunci: antioksidan, Cucurbita moschata, DPPH, kulit labu kuning, total fenolik
Pelatihan Pembuatan Red Bean Bar Sebagai Makanan Menjaga Kesehatan Jantung di Desa Dlimoyo, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung Novi Elisa; Yuliana Purwaningsih; F.X. Sulistiyanto W.S.; Bayu Tri Murti
Jurnal Dimas Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53359/dimas.v7i1.105

Abstract

Pengabdian masyarakat merupakan salah satu contoh dari penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Obyek yang menjadi target dalam pengabdian masyarakat ini adalah warga Desa Dlimoyo, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah. Berdasarkan informasi warga desa ini merupakan salah satu desa yang membudidayakan kacang merah sebagai salah satu komoditi pangan selain tembakau sebagai komoditi pertanian utama daerah tersebut. Warga menanam secara tumpang sari disela – sela tanaman tembakau atau jagung sebagai penghasilan tambahan. Kacang merah tersebut oleh masyarakat Desa Dlimoyo hanya di jual mentah saja dan harganya sangat murah ditingkat petani yaitu 18 ribu perkilo. Nilai ekonomis dari kacang merah dapat ditingkatkan dengan adanya inovasi pembuatan produk dari kacang merah/ red bean. Misalnya dapat dibuat makanan yang dapat menyehatkan tubuh terutama jantung seperti makanan ringan bars/ snack. Metode pengabdian yang dilakukan dengan cara survei lapangan, rapat koordinasi tim pengabdian, kemudian dilakukan penyuluhan dengan metode pemaparan materi di balai desa Dlimoyo, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah. Seperempat kilo kacang merah dicuci terlebih dahulu, direbus selama 5 menit, hancurkan dengan choper. Gula aren 75 gram di hancurkan. Siapkan semua bahan tambahan yan dibutuhkan seperti madu 3 sendok makan, bubuk kacang tanah 3 sendok dan kismis secukupnya. Campurkan seluruh bahan dalam baskom, aduk merata. Cetak adonan yang sudah jadi. Oven adonan pada suhu 250 ºC dalam waktu 15 menit. Adonan yang sudah matang dapat di potog-potong sesuai selera, bungkus dan tempatkan dalam wadah. Ibu – ibu PKK di desa Dlimoyo sangat antusias dengan pengabdian ini, hal ini terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan pada saat diskusi. Peserta pengabdian juga dapat mempraktekkan sendiri pembuatan red bean bar di rumah setelah pulang pengabdian