Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

HASIL ANALISIS KEBUTUHAN ALAT KONSTANTA PEGAS DENGAN MIKROKONTROLER SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA SMA Nenden Sely Resty; Wahyu Dian Laksanawati
Prosiding Seminar Pendidikan Fisika FITK UNSIQ Vol 2 No 1 (2020): Vol 2 No 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN FISIKA FITK UNSIQ
Publisher : Prodi Pendidikan Fisika FITK UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kemajuan sains dan teknologi, sehingga bidang pendidikan juga tidak luput dari pengaruh kemajuan tersebut. Dalam bidang pendidikan media pembelajaran masih kurang dikembangkan, sehingga proses belajar mengajar menjadi kurang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat konstanta pegas dengan mikrokontroler sebagai media pembelajaran. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan desain pengembangan media instruksional Borg and Gall. Hasil yang ingin didapatkan berupa prototype alat praktikum konstanta pegas dengan mikrokontroler sebagai media pembelajaran Fisika. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan yang telah dilakukan di dua sekolah yaitu SMA Budhi Warman II dan SMA PGRI 4 Jakarta , didapatkan 11,7% peserta didik menggunakan alat praktikum sebagai media pembelajaran, 65% peserta didik mengalami kesulitan pada saat praktikum Hukum Hooke, 65% peserta didik belum mengetahui alat praktikum berbasis sensor, 40% peserta didik membutuhkan alat praktikum sebagai media pembelajaran, 35% peserta didik tertarik dengan alat praktikum berbasis sensor.
IDENTIFIKASI MASALAH KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA GUNA MENGETAHUI PENGARUH MODEL DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN Qornelia Rifa Ufairiah; Wahyu Dian Laksanawati
Prosiding Seminar Pendidikan Fisika FITK UNSIQ Vol 2 No 1 (2020): Vol 2 No 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN FISIKA FITK UNSIQ
Publisher : Prodi Pendidikan Fisika FITK UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah studi pendahuluan dalam identifikasi permasalahan yang dihadapi oleh guru dan siswa SMA dalam kegiatan pembelajaran fisika di sekolah yang dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa yang berakibat pada rendahnya hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di SMA Budhi Warman II. Subyek penelitian adalah 43 orang siswa kelas X MIPA 1 dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Data diperoleh dari hasil observasi, kuesioner, wawancara dan studi literatur. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa kemampuan berpikir kritis peserta didik pada indikator keaktifan peserta didik sebesar 62,5%, daya ingat peserta didik terkait pelajaran sebesar 73,8%, pemahaman peserta didik terkait penerapan fisika dalam kehidupan sehari-hari sebesar 73,8%, kemampuan identifikasi fenomena secara ilmiah sebesar 54,8%, hasil belajar peserta didik di bawah kriteria ketuntasan minimum sebesar 64,5%, dan sebesar 54,8% peserta didik menganggap materi momentum dan impuls merupakan materi yang paling sulit. Penelitian pendahuluan ini akan dilanjutkan ke penelitian selanjutnya untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematic (STEAM) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.
HASIL ANALISIS KEBUTUHAN MEDIA KINEMATIC CAR UNTUK PEMBELAJARAN DI SMA Sekar Harum Mastuty; Wahyu Dian Laksanawati
Prosiding Seminar Pendidikan Fisika FITK UNSIQ Vol 2 No 1 (2020): Vol 2 No 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN FISIKA FITK UNSIQ
Publisher : Prodi Pendidikan Fisika FITK UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada proses pembelajaran banyak yang dibutuhkan contohnya seperti media, namun sampai sekarang masih ada sekolah yang masih menggunakan media konvensional. Penelitian ini bertujuan mengembangkan produk media pembelajaran kinematic car dalam materi kecepatan dan percepatan di SMA kelas X. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model Borg & Gall. Dalam pembuatan media pembelajaran kinematic car mengkombinasikan sensor Infrared IR Obstacle dan sensor Ultrasonic HC-SR04 dengan dihubungkan dengan aplikasi pemrograman Arduino IDE (Integrated Development Environment) untuk menampilkan jarak dan waktu pada tampilan display. Analisis kebutuhan yang dilakukan di SMAN 5 Tambun selatan dan SMA Budhi Warman II Jakarta Timur didapatkan hasil berupa 80% siswa belum mengetahui kinematic car , 40 % siswa cukup tertarik dengan kinematic car , 48 % siswa setuju pada saat praktikum menggunakan kinematic car . Namun dalam penulisan ini dibahas studi pendahuluan tentang analisis kebutuhan pengembangan kinematic car sehingga penelitian ini dapat bermanfaat sebagai penunjang pembelajaran fisika.
Pengaruh penggunaan google classroom terhadap penguasaan konsep fisika peserta didik melalui model discovery learning Dea Julianingsih; Wahyu Dian Laksanawati
Gravity : Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Fisika Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/gravity.v9i1.13563

Abstract

This study aims to describe the effect of using google classroom on students' mastery of physics concepts through the discovery learning model. The method used in this research is a Pre-Experimental Design with the type of One-Group Pretest-Posttest Design. The population in this study were students of class X MIPA at SMA Negeri 3 Tangerang. Sampling technique using simple random sampling. As an experimental class, the sample used was 72 students in classes X MIPA 1 and X MIPA 2. The instrument used was an essay question instrument with 10 questions. Then the data were analyzed and tested using the F-test. The hypothesis test results obtained Fcount = 45,709 and Ftabel = 3,98, and it can be concluded that Fcount>Ftable. So it can be concluded that the null hypothesis is rejected, in other words accepting the alternative hypothesis which states that there is a significant effect of using Google Classroom on students' mastery of physics concepts through the discovery of learning model.