Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

THE EFFECT OF USING CONTEXTUAL REDEFINITION STRATEGY TOWARD STUDENTS’ READING COMPREHENSION AT SENIOR HIGH SCHOOL (A Study at XI Grade of SMAN 1 Ranah Pesisir) Rahmadani, Rika; Octavia, Shanty; Sulastri, Nanik
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh dari penggunaan strategi Contextual Redefinition dalam pengajaran bahasa Inggris, khususnya dalam pemahaman membaca siswa kelas XI IPA SMAN 1 Ranah Pesisir. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode experimental. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMAN 1 Ranah Pesisir pada tahun ajaran 2012/2013. Sampel penelitian ini  yaitu siswa kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 31 siswa dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 32 siswa. Perlakuan diberikan sebanyak delapan kali pertemuan pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Materi yang diajarkan berkaitan dengan materi yang berdasarkan silabus. Instrumen yang diberikan adalah test pilihan ganda yang terlebih dahulu di uji cobakan pada salah satu kelas yaitu kelas XI IPA 3. Sebelum perlakuan diberikan, pre-test di berikan ke kelas sample. kemudian post-test diberikan setelah perlakuan pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kemudian peneliti membandingkan  nilai pre-test dan post-test siswa sehigga didapat nilai rata-rata untuk kelas experiment 10,81 dengan total kuadrat 3896,37 dan rata-rata kelas kontrol yaitu 7,5 dengan total kuadrat 3571,88. Setelah itu peneliti menemukan t-calculated. Berdasarkan hasil dari analisis data, t-calculated  yaitu 1,22 dan t-table yaitu 2,00. Berarti t-calculated lebih kecil dari t-table.  Maka peneliti menyimpulkan bahwa disana tidak ada pengaruh dari  Contextual Redefinition Strategy dalam peningkatan pemahaman membaca siswa di SMAN 1 Ranah Pesisir sehingga hipotesis pada penelitian ini ditolak.
Tugas dan Tanggung Jawab Supervisor di MAN 2 Tanah Datar Reni Refenski; Rika Rahmadani; Zahro Hilmi Shofuh; Jamilus; Anis Mahatika
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 2 No. 3 (2024): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v2i3.874

Abstract

Supervisor pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran di sekolah. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui peran kepala sekolah sebagai supervisor dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab nya sebagai supervisor di MAN 2 Tanah Datar. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian fenomenologi Metode yang digunakan dalam penelitian ini dalam pengumpulan data adalah dengan menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari data yang terkumpul melalui wawancara dan dokumentasi ditemukan bahwa supervisor di MAN 2 Tanah Datar telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai supervisor dengan melaksanakan supervisi sesuai dengan ketentuan dengan yang telah ditetapkan. Selain itu berdasarkan data yang telah terkumpul melalui wawancara dan dokumentasi.
PERCEPTION OF KKN STUDENTS TOWARD HYPERACTIVE BEHAVIOR OF JABAL NUR STUDENTS IN SEMPAJAYA VILLAGE DURING TEACHING AND LEARNING ACTIVITIES Sapri; Rahmad Fauzi Hasibuan; Hadis Agsa Shifa; Dinda Sakinah Pohan; Rika Rahmadani; Agmi Rayhani
Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Sains Vol. 5 No. 4 (2025): Algebra : Jurnal Pendidikan Sosial dan Sains
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/93xv0w19

Abstract

The teaching and learning process is not only influenced by teaching methods, but also by environmental factors, including temperature conditions. An interesting phenomenon is occurring at Jabal Nur School in Sempajaya Village, where students often exhibit hyperactive behavior during teaching and learning activities due to the village's location at the foot of a mountain. Students participating in the Community Service Program (KKN) who are placed in that village have the opportunity to observe and assess this phenomenon, making their perceptions important to study. This research uses a descriptive qualitative approach. The research subjects are KKN students assigned to Sempajaya Village. Data was collected thru observation, interviews, and documentation. The research results indicate that KKN students perceive the students of Jabal Nur as being more active, having difficulty focusing, and being restless during the learning process in the classroom. This hyperactive behavior is considered the body's response to warm itself up. Students also found that hyperactivity impacted the classroom atmosphere, making it less conducive, although there was individual variation in response levels to cold temperatures. The perception of KKN students indicates a relationship between cold temperatures and students' hyperactive behavior. This phenomenon aligns with the theory that environmental factors can influence learning behavior. Therefore, teachers and school authorities need to consider learning strategies and environmental adjustments so that students can still learn optimally even in low-temperature conditions.